Ragnarock System

Ragnarock System
Bertempur melawan prajurit DemiGod


__ADS_3

Para pasukan DemiGod Wolf Of Silver pun langsung bergerak menerjang ke arah Antonius, Elsa, dan kelompok nya.


"Groaaaarrrrr"


Tanah didalam Dungeon pun bergertar akibat hentakan kaki pasukan Wolf of Silver yang belarian.


Antonius yang mendengar teriakan dari Monster yang melayang di udara dan melihat Para monster yang berlarian menerjang kearah mereka pun hanya berdecak kesal.


"Cih, merusak suasana saja" ucap Antonius dan berniat membunuh Monster yang sedang melayang di udara itu, namun Antonius segera mengehentikan tindakan nya saat melihat Elsa dan kelompok nya yang sedang bersiap untuk menyambut jutaan monster yang sedang menerjang kearah mereka.


"Hoh, tontonan yang menarik" gumam Antonius dalam hati nya.


Sementara Elsa sudah memberikan perintah pada Anggota nya untuk langsung membunuh seluruh monster yang ada.


Dhea dan 8 anggota lainya langsung mengeluarkan senjata mereka masing-masing, dan melesat maju kearah berlawanan dengan para monster.


Sementara Elsa mencabut salah satu katana milik nya yang ia sandangkan di pinggang nya lalu mengeluarkan pedang katana nya itu dari sarung pedang nya dan menatap dingin kearah para monster, lalu dengan cepat Elsa langsung bergabung ke dalam pertempuran.


Antonius dapat merasakan Aura yang kuat saat Elsa menarik pedang dari sarung nya.


"Hoh, pedang yang menarik, apalah itu senjata suci?" gumam Antonius dalam hati nya, lalu mengamati pertempuran yang sedang terjadi.


Antonius sebenar nya ingin terlibat dalam pertempuran itu, namun Antonius ingin melihat terlebih dahulu kekuatan para manusia dari dunia lain itu. meskipun begitu pandangan Antonius hanya terfokus ke arah Elsa.


Entah mengapa Antonius merasa ada perasaan yang tak bisa di jelaskan saat ia menatap wajah Elsa tadi, jantung dan hati nya bedegup dengan cepat, dan tak menentu.


"Hmmmp, apakah ini yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama" ucap Antonius.


Elsa yang sedang bertarung dengan gerombolan monster pun tiba-tiba merinding karena merasa ada yang mengamati dirinya, namun Elsa tetap Fokus dan terus menebaskan pedang nya dan membunuh satu persatu monster yang ada di hadapan nya.


Antonius yang masih berdiri di posisi nya dan mengamati pertarungan Elsa dengan para monster.


"Hmmp, sejauh ini tidak ada masalah, lagi pula lawan mereka rata-rata Monster rank General tingkat 1 dan 2, dan hanya ada beberapa di monster di rank King tingkat 2"


"Sementara 8 bawahan Elsa itu berada di rank general tingkat 3, dan wanita yang cerwet itu berada di rank King tingkat 3 (Dhea), Dan Elsa berada di rank kaisar tingkat 1. mungkin mereka hanya akan kalah jumlah dan kelelahan" Ucap Antonius sambil mengamati Elsa dan bawahan nya.


Jika Antonius ikut kedalam pertempuran maka bisa dipastikan pertempuran itu akan selesai dalam waktu singkat apalagi saat ini kekuatan prajurit bayangan Antonius telah meningkat dah bahkan sudah ada yang mencapai rank Kaisar tingkat 1.

__ADS_1


Antonius lalu menatap monster yang sedang melayang di atas udara.


"Apakah itu Bos Dungeon ini?" tanya Antonius.


Ding : benar tuan, mahkluk itu adalah DemiGod Wolf of Silver for Abbys.


Antonius yang mendengar pembritahuan dari system nya pun mengangguk paham.


"Baru kemarin aku melawan Bawahan DemiGod NozDog, dan sekarang aku bertemu langsung dengan Salah satu DemiGod, ya tidak masalah semakin banyak kalian yang datang semakin kuat juga pasukan yang akan ku miliki" ucap Antonius sambil tersenyum dingin.


DemiGod Wolf Of Silver yang masih melayang di udara dan mengamati pasukan nya bertempur dengan kelompok manusia itu tak bisa menyembunyikan rasa ke khawatiran nya.


Meskipun mereka menang Jumlah, namun 20 menit pertempuran berlalu, para monster bawahan nya masih belum bisa memberi luka goresan pada kelompok manusia itu, justru bawahan nya terus berguguran.


DemiGod Wolf of Silver ingin turun tangan langsung namun ia berubah pikiran saat melihat seorang pemuda yang dari awal pertempuran masih belum melakukan pergerakan apa pun.


DemiGod Wolf of Silver dapat merasakan aura yang tidak biasa dari pemuda itu, dan ia tau bahwa pemuda itu jauh lebih kuat dari pada sekelompok manusia yang sedang bertarung dengan monster bawahan nya.


"Bajingan, jika melawan kelompok manusia itu aku masih bisa menang dengan skill berseker milikku, namun jika pemuda itu bergerak maka kemenangan ku hanya tinggal khayalan"


"Sial, jika saja aku tidak terjebak dengan taruhan Dewa Hades untuk menaklukan dunia ini, mungkin aku tidak akan berhadapan dengan pemuda itu, aku tidak punya pilihan lain, selain menunggu kelompok manusia itu lelah, lalu mengahabisi mereka, jika pemuda itu ikut campur atau tidak, itu urusan belakangan" Ucap DemiGod Wolf of Silver. sambil mengamati situasi pertempuran.


Meeskipun waktu di dalam Dungeon berjalan 5 kali lebih cepat dibandingkan dengan dunia nyata, Namun tetap saja Antonius merasa bosan.


Antonius pun yang bosan dan jenuh, apalagi dia yang sedikit tertarik dengan Elsa pun beniat mengerjai nya.


Antonius menghilang dari tempat nya dengan berteleport dan muncul di belakang Elsa.


Elsa yang sedang fokus bertarung dengan monster pun tiba-tiba kaget karena kemunculan pemuda di belakang nya dan berbalik arah.


Dan kembali lagi Elsa dapat melihat wajah pemuda yang membuat hati nya berdegup kencang, karena Kaget Elsa langsung meloncat mundur kebelakang.


Saat Elsa melompat mundur tanpa membalikan badan nya seekor monster langsung mengangkat senjata nya dan ingin melukai punggung Elsa.


Antonius yang melihat hal itu langsung mengangkat tangan nya lalu menjentikkan jari nya, kepala monster itu langsung meledak akbiat sebuah hantaman energi kecil yang di lepaskan oleh Antonius.


Elsa yang menyadari hal itu sontak kaget dengan kekuatan pemuda di depannya, namun dengan cepat Elsa kembali besikap Normal dan menganggap kejadian itu adalah Hal biasa.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan..!" bentak Elsa marah.


Antonius yang melihat Elsa marah pun tersenyum meskipun wanita itu sedang marah, namun kecantikan nya tidak menghilang bahkan bertambah imut.


"Tidak ada, aku hanya bosan dan ingin membantu mu" ucap Antonius sambil tersenyum.


Elsa yang melihat pemuda itu tersenyum kepadanya, kembali membuat hati nya bedegup dengan cepat, wajah Elsa pun mulai memerah.


"Aku tidak butuh bantuan mu" jawab Elsa dengan dingin lalu membalikkan badan nya dan mulai kembali menebaskan pedang nya ke arah para monster, agar Pemuda itu tidak melihat wajah Elsa yang mulai memerah.


"Hmmp baiklah kalau begitu, tetap semangat" ucap Antonius memberi semangat lalu kembali menghilang dan muncul di tempat nya semula.


Elsa yang melihat pemuda itu sudah menghilang dari sisi nya pun kembali fokus bertarung.


Namun setiap 15 menit berlalu, Antonius kembali lagi muncul di belakang Elsa, dan terus mengganggu Elsa.


Elsa yang tak bisa fokus bertarung pun beneran Marah lalu mengarahkan pedang katana nya ke arah Antonis.


"Jika kau berani mengganggu ku lagi, maka percaya atau tidak aku akan memenggal kepalamu seperti monster ini" teriak Elsa sambil mengarahkan pedang katana nya.


Namun pemuda yang sedang ditunjuk Elsa sudah menghilang dari posisi nya dan muncul di belakang Elsa.


"Ternyata makin marah makin imut ya" ucap Antonius yang muncul di belakang Elsa.


Elsa yang beneran marah sudah tidak peduli dengan pujian pemuda itu dan langsung menebaskan pedang nya ke arah pemuda itu.


Antonius pun langsung menangkis tebasan Pedang Elsa itu dengan sarung pedang milik Elsa yang entah sejak kapan sudah ada di tangan Antonius.


"Buaaammm" "Wosssshhh" tebasan Elsa menghantam sarung pedang yang di pegang Antonius pun langsung menciptakan hembusan Angin yang kuat, puluhan Monster yang berada di sekitar Elsa dan Antonius pun tersapu akibat hembusan angin itu.


"Gawat kali ini dia benaran marah" ucap Antonius lalu dengan cepat menjatuhkan sarung pedang milik Elsa lalu, berteleport kembali ke tempat nya semula.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan Lupa like dan Komen😤😤😤😡😡😡


__ADS_2