Ragnarock System

Ragnarock System
Dungeon Rank SS part 2


__ADS_3

Dalam Dungeon


Setelah memasuki Dungeon rombongan Antonius pun di sambut sebuah lorong yang panjang dan gelap bahkan ujung Lorong nya pun tidak bisa terlihat akibat tertutupi oleh kegelapan.


Antonius menatap keujung lorong lalu mengedarkan mana nya, Antonius mendeteksi banyak jebakan yang mematikan yang terpasang di lantai maupun dinding lorong.


"Aku akan katakan beberapa hal pada kalian, aku disini untuk membersihkan dan menutup Dungeon ini secepat mungkin, dan aku tidak punya waktu untuk melindungi kalian jadi jaga keselamatan kalian sendiri".


"Kemudian berhati-hati lah dalam melangkah karena di depan banyak jebakan yang bisa membunuh kalian ber tiga dengan cepat" ucap Antonius memperingatkan Lin Hua, Tuoli, dan Can Fan.


Mendengar perkataan Antonius membuat ke 3 hunter yang mengikuti nya itu menelan ludah, setelah mendengar bahwa di depan ada jebakan yang bisa membunuh mereka dengan cepat.


Selain itu Tuoli dan Can Fan menjadi kesal dengan Ucapan Antonius yang seolah mengatakan mereka adalah beban baginya.


"Cih,,, kau tenang saja, kami tidak akan menjadi beban untuk mu" kata uoli dengan nada sombong disambut anggukan oleh Can Fan.


Sementara Lin Huan yang dari awal memasuki Dungeon, selalu mencuri pandang melihat Antonius kini menjadi serius setelah mendengarkan ucapan Antonius.


Lin Hua mengaktifkan Skill Vision Nigth nya dan melihat ke depan meskipun jarak skill Vison Night nya hanya 50 meter namun Lin Hua dapat melihat sesuatu yang Aneh di tembok dan lantai yang berbeda dengan lantai yang lain nya.


"Apa mungkin itu jebakan yamg dia maksud" gumam Lin Hua dalam hati nya.


Antonius pun kembali melangkah kan kaki nya berjalan paling depan dengan tenang, Antonius tidak merasakan hawa keberadaan Monster apa pun di sepanjang Lorong, sehingga Antonius fokus terhadap jebakan-jebakan yang terpasang di depan.


Jika bukan karena ke 3 hunter yang di belakang nya, kemungkinan besar Antonius akan langsung menorobos semua jebakan yang ada dam dapat dengam cepat menyelesaikan Dungeon ini seorang diri.


Namun Antonius berpikir untuk tidak melakukan nya karena Negara ini terancam krisis akibat Antonius membuat Koma salah satu hunter terkuat mereka yaitu Xiao Lang.


Setelah berjalan 50 meter, Antonius pun menghentikan langkah nya dan memberitahu kan bahwa di depan ada jebakan, dan juga mengatakan cara supaya dapat melewati jebakan itu dengan aman.


Setelah memberitahukan hal itu, Antonius pun mengaktifkan Skill ligthning Step nya dengan Cepat Antonius langsung menghilang dan tiba di seberang dengan Aman.

__ADS_1


Lin Hua juga melakukan hal yang sama meskipun kecepatan nya tidak secepat Antonius namun dengan kekuatan nya yang berada di rank SS+ membuat nya dengan mudah melewati jebakan itu tanpa masalah.


sementara Tuoli dan Can Fan yang melihat Antonius dan Lin Hua telah tiba di sebrang dengan aman, berdecak kesal.


"Cihhh, kalian kira cuma kalian yang bisa" ucap Tuoli dengan Sombong.


Tuoli dan Can Fan pun bergerak bersama dengan cepqt menuju ke arah Antonius dan Lin Hua, namun secara tak sengaja Can Fan menyetuh sebuah lantai yang membuat jebakan menjadi aktif.


Puluhan tombak tajam muncul dari kiri, kanan tembok dan juga dari atas dan bawah.


Awal nya Tuoli dan Can Fan dapat menghindari tombak yang muncul.


Namun makin lama tombak itu muncul secara bersamaan sehingga membuat Tuoli dan Can Fan menjadi panik dan ke takutan.


"Sial ini lah akhir nya" ucap Can Fan yang melihat tombak muncul bersamaam dari segala arah menuju mereka berdua.


Antonius yang melihat hal itu pun langsung bergerak cepat dengan skill ligthning step nya Antonius langsung tiba di sisi Tuoli dan Can Fan


Tuoli dan Can Fan yang mendengar ucapan Antonius pun hanya terdiam, mereka berdua juga menyadari kelemahan mereka, bahkan melewati jebakan saja mereka harus di bantu oleh Antonius.


Setelah tiba di tempat Aman Antonius melepaskan Tuoli dan Can Fan.


"Kalau kalian tidak ingin mati, kalian dapat tinggal disini hingga aku menyelesaikan Dungeon ini, atau kalian tetap mengikuti ku dan jangan sampai tertinggal" ucap Antonius lalu melanjutkan perjalanan nya kembali, di ikuti Lin Hua di belakang nya.


Sementar Tuoli dan Can Fan saling tatap kemudian bergerak cepat menyusul Antonius dan Lin Hua.


Dengan pemberitahuan dan bantuan Antonius mereka berempat pun tiba dijalan yang memiliki 4 Cabang.


Antonius kembali mengedarkan mana nya, dan memperluas area deteksi nya hingga Antonius dapat gambaran mengenai seluruh keadaan Dungeon.


Antonius pun tau bahwa Dungeon ini merupakan sebuah dungeon tipe labirin dimana terdapat 3 Blok yang masing-masing Blok terapat 2 ribu hingga 3 ribu monster rank S dan SS. dan 1 jalan yang langsung mengarah ke ruangan Boss.

__ADS_1


"Hmmp tidak buruk sesuai dengan rank nya" gumam Antonius setelah melihat rank Monster yang ada dalam Dungeon.


"Aku akan mengambil jalan yang di tengah,karena jalan itu akan langsung mengarah ke ruangan Boss, dan kalian pilihlah jalan mana yang akan kalian ambil".


"Setiap cabang jalan ini akan membawa kalian ke tempat ribuan monster rank S dan SS atau kalian dapat mengikuti ku ke ruangan boss" ucap Antonius pada Lin Hu, Tuoli dan Can Fan.


Awal nya Tuoli dan Can Fan ingin mengikuti Antonius ke ruangan Boss namun mereka berubah pikiran karena mereka ingin menambah pengalaman bertarung jadi mereka memilih jalan masing-masing sementara Lin Hua memilih mengikuti Antonius ke ruangan Boss dungeon.


Setelah menetukan pilihan mereka, Antonius memanggil 6 prajurit bayangan nya yang berada di rank SSS termasuk Sloth (Dosa Kemalasan).


Sekelebat bayangan dengan pun melesat keluar dari Bayangan Antonius dan berlutut memberi hormat di dahapan Antonius.


Lin Hua, Tuoli dan Can Fan melihat ke 6 mahluk yang memancarkan aura yang mengerikan pun langsung berkeringat dingin.


"Jadi benar rumor yang tersebar bahwa mahkluk sumoning itu adalah ulah nya" itu lah yang ada di pikiran Lin Hua, Tuoli dan Can Fan.


Namun 1 hal yang membuat mereka bertiga semakin gemetar ketakutan, mereka bertiga melihat ke anehan terhadap mahkluk Sumoning yang sedang berlutut di hadapan Antonius.


Lin Hua yang masih gemetar ketakutan pun mencoba memberanikan diri mengamati dengan seksama. Sloth yang merasakan seseorang menatap nya dengan tajam kemudian langsung menatap tajam ke arah Lin Hua.


Seketika Lin Hua pun berkeringat dingin lalu terjatuh kelantai.


"Mereka adalah mayat yang dibangkikan" gumam Lin Hua dengan pelan namun dapat di dengar oleh Tuoli dan Can Fan.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Komen Guys😁


__ADS_2