Ragnarock System

Ragnarock System
Menuju lokasi pertambangan


__ADS_3

Brush pun segera mengangkat tubuh Jakob dan segera pergi membawa nya pada Antonius.


...----------------------------------------------------------------------------...


Tak berapa lama Brush dan Hirarri tiba di tempat Antonius, lalu meletakkan Tubuh Jakob di hadapan Antonius.


"Tuan kami kembali, dan membawa orang bernama Jakob seperti yang tuan perintah kan" ucap Hirarri sambil membungkuk memberi hormat, dan di susul oleh Brush.


"Hmmmp, kerja bagus" ucap Antonius.


Antonius lalu melihat Jakob yang pingsan, dan melihat wajah nya yang babak Belur.


"Bagaimana mau menanyakan sesuatu pada nya, kalau di pingsan begini?" tanya Antonius pada Brush dan Hirarri.


"Ma...maaf Tuan, tadi saya hanya berniat memberi salam perkenalan pada nya, namun saya tidak menyangka orang bernama Jakob itu sangat lemah, bahkan tidak bisa menahan 1 pukulan dari ku" ucap Brush sambil meminta maaf.


"Hadeh,,,klau begitu cepat bangun kan dia lagi" perintah Antonius pada Brush.


"Baik Tuan" jawab Brush, lalu mendekati Jakob yang terbaring di tanah, dan Brush memegang kerah Baju Jakob, lalu menamar nya.


"Hei mahkluk Bodoh, ayo cepat bangun, tuan ku ingin bicara pada mu" ucap Brush sambil menampar Jakob.


"Plaaaakkkk," suara tamparan cukup keras terdengar, bahkan tamparan Brush membuat beberapa Gigi jakob terlepas.


Antonius yang melihat Brush menampar Jakob pun segera menghentikan nya.


"Hei Brush, kenapa kau menampari nya? aku menyuruh mu untuk membuat nya sadar, bukan menampar nya" ucap Antonius menghentikan Brush yang ingin menampar Jakob kembali.


"Maaf kan saya tuan, saya kurang tau bagaimana membangunkan nya" jawab Brush pada Antonius.


"Hadeehhh, sudah biar aku saja" ucap Antonius lalu mendekati Jakob dan Mengalirkan sedikit enrgi nya.


Jakob pun perlahan sadar dari pingsan nya, dan melihat 3 orang sedang berdiri di hadapan nya.


Jakob juga merasa sakit di seluruh tubuh nya.


"Siapa kalian, bagaimana aku bisa disini"ucap Jakob


"Siapa kami, kau tak perlu tau, sekarang cepat beritau pada ku dimana Letak tambang permata yang kau milliki itu" ucap Antonius pada Jakob.


"Hahahaha, mengapa aku harus menjawab Pertanyaan mu itu" balas Jakob pada Antonius.

__ADS_1


Brush yang mendengar jawab Jakob pun kesal, menatap tajam pada Jakob Mengeluarkan aura membunuhJakob pun segera merasa sesak nafas, dan tubuh nya gemetar akibat aura membunuh dari Brush.


"Tenang lah Brush" ucap Antonius.


"Baik tuan" ucap Brush sambil menarik kembali Aura membunuh nya.


Sementara itu Jakob pun dapat kembali bernafas dengan lega, namun rasa takut di hati nya pun semakin menjadi-jadi. Pasal nya tuan dari orang yang mengalahkan nya dan membuat nya pingsan, sekarang berada di hadapa nya.


"Jika bawahan nya saja sudah sekuat itu, lalu seberapa kuat Tuan nya" gumam Jakob dalam hati nya.


"Hei, kenapa kau hanya diam?, cepat jawab pertanyaan ku tadi " ucap Antonius.


"Ba...baik tuan, saya akan menujukan lokasi tambang itu pada tuan" ucap Jakob gemetaran.


Sementara itu di kantor cabang Asosiasi Medan, terlihat seseorang berlari dengan tergesa-gesa menuju salah satu Ruang Eksekutif.


"T....tuan ada berita buruk, telah terjadi pertempuran di Distrik 10 di kediaman salah satu hunter rank S dari guild Shark Evil" ucap bawahan Azka ter engah engah sambil mengatur nafas nya.


"Apa..! siapa Guild master yang berani memprovokasi Guild Shark Evils" ucap Azka kaget.


"Bukan Guild master tuan, namun hanya seorang Pemuda yang kemarin bersama dengan pak Boris dan pak Suparman" jawab bawahan Azka.


Azka yang nendengar jawban bawahan nya itu, terdiam sejenak.


"Semua hunter yang bekerja di bawah perintah Jakob, semua nya binasa, bukan hanya itu, tembok dan gerbang pengungsian juga di robohkan oleh pemuda itu.


Dan Mansion milik Jakob juga hancur lebur, sementara itu Jakob di hajar oleh bawahan pemuda itu, dan sekarang Jakob sedang berada di tangan penuda itu" ucap Bawahan nya lagi.


Azka kembali terdiam, setelah mendengar ucapan bawahan nya lagi, dan bertanya -tanya dalam hati nya.


"Siapa pemuda itu, seberapa kuat pemuda itu, hingga para hunter dan bahkan Jakob pun tidak bisa mengalahkan nya" gumam Azka dalam hati nya.


"Segera laporkan ke kantor pusat, aku akan pergi ke distrik 10, dan jika ada eksekutif lain yang datang suruh mereka untuk menyusulku" ucap Azka.


"Baik tuan" jawab bawahan nya.


*Sementara itu di waktu yang sama, Kantor pusat Guild Shark Evils.


"Tuan, kami mendapatkan kabar, bahwa salah satu kediaman eksekutif di kota medan distrik 10, telah diserang, bahkan para hunter yang bekerja langsung dibawah nya juga sudah dimusnakan" ucap salah satu bawahan Kazu.


"Apa...! Distrik 10, itu tempat nya Jakob, yang bertanggung jawab dalam tembang permata guild kita,,, lalu siapa yang berani menyerang dan memprovokasi guild kita secara langsung" ucap Kazu dengan marah.

__ADS_1


"Lalu bagaikana situasi disana" tanya kazu lagi.


"Untuk tempat pengungsian sudah di hancurkan oleh orang yang nenyerang tuan Jakob, dan tuan Jakob juga sudah ditahan oleh orang tersebut" ucap bawahan Azka.


"Sial ini akan masalah besar bagi guild kita, jika tempat orang-orang dari pengungsian itu melaporkan nya pada Guild lain, atau pada asosiasi, cepat suruh semua hunter yang berada di kantor cabang untuk segera menutup area masuk ke distrik 10, jangan biarkan siapa pun masuk kesana" ucap Kazu. dengan nada tinggi.


Lalu bagaimana dengan kedua eksekutif yang sudah dikirim kesana?" tanya kazu.


"Seharus nya mereka sudah tiba di kantor cabang kita tuan" jawab bawahan nya.


"Baiklah kalau begitu, aku juga akan kesana atur ulang jadwal ku," ucap Kazu.


" Baik tuan" jawab bawahan nya lalu pergi mengurus keberangkatan Kazu.


.


.


Di distrik 10, di tempat Antonius.


Pada saat Antonius ingin pergi, Suparman Dan Boris tiba di lokasi Antonius.


Bukan hanya itu saja, banyak pihak wartawan yang juga datang kelokasi untuk meliput berita tentang camp Pengungsian para budak.


"Akhir nya kalian tiba juga, aku akan pergi bersama Pecundang ini ke lokasi pertambangan, kalian berdua urus lah para pengungsi" ucap Antonius pada Boris dan Suparman.


"Baik tuan" jawab Mereka berdua serentak, meskipun Suparman dan Boris khawatir Antonius pergi bersama Jakob, namun mereka sudah tau bahwa Antonius memiliki kekuatan yang besar, sehingga percuma saja mereka khawatir.


Antonius lalu pergi bersama Jakob menuju lokasi pertambangan


.


.


.


.


Bersambung


Maaf Author up nya telat, dan hari ini hanya bisa satu chapter, Author lagi sibuk ngerjaiin laporan untuk Sempro🙏🙏

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen🙏


__ADS_2