Ragnarock System

Ragnarock System
Provokasi Hunter Shark Evils


__ADS_3

"Dasar monster jelek, berani-berani nya kau merusak suasana hati ku" ucap Antonius dengan dingin.


...-------------------------------------------------------------------------...


Hunter Rank B, yang melihat kejadian di depan nya pun terdiam Membisu, hati nya penuh dengan gemetar dan rasa yang teramat takut.


Bagaimana tidak, tiba-tiba seorang pemuda muncul dari dalam portal, dan dapat membunuh monster rank A+ dengan sangat Mudah.


"Siapa pemuda ini?, dari mana dia berasal?, mengapa dia bisa keluar dari dalam portal? Apakah dia Monster dalam bentuk iblis? apa yang harus kulakukan?" banyak pertanyaan yang muncul dalam kepala hunter Rank B itu, hingga dia tidak menyadari bahwa Antonius memperhatikan nya dari tadi.


Setelah membunuh monster itu, Antonius menepuk-nepuk tangan nya seperti membersihkan tangan nya dari bekas monster yang ia bunuh.


Antonius lalu melihat sekeliling nya, dan hanya ada sedikit pohon dan cukup banyak bebatuan besar.


Lalu Antonius melihat seseorang yang sedang duduk termenung dan melihat ke arah nya*.


"Hei, dimana kita sekarang?" tanya Antonius.


Namun orang itu tidak menjawab pertanyaan Antonius, bahkan beberapa kali Antonius mencoba bertanya kembali namun tetap tidak ada respon.


"Apakah orang ini mayat hidup? atau dia bisu atau tuli, hingga tidak merespon pertanyaan ku" gumam Antonius. Antonius berjalan mendekati orang tersebut lalu mengguncang sedikit badan nya.


Akhir nya hunter Rank B tersebut tersadar dari lamunan nya, dan melihat ke arah Antonius.


"Ma..maaf tuan, kalau boleh saya tau, anda siapa, lalu bagaimana tuan bisa keluar dari dalam portal?" tanya Hunter rank B itu dengan sopan dan hati-hati.


"Aha, itu cerita nya panjang, tapi bisakah aku tau kita ada dimana sekarang?" tanya Antonius balik


Hunter rank B yang mendengar jawaban Pemuda itu pun terdiam sejak lalu dan segera menjawab pertanyaan Pemuda itu.


"Kita saat ini berada dalam Dungeon tuan" jawab Hunter Rank B itu.


Sebenar nya hunter rank B itu ingin bertanya lagi namun dia takut akan menyinggung perasaan pemuda itu, dan membuat nya marah.


"Apa itu Dungeon, kenapa aku bisa ada didalam Dungeon, Bukan nya system mengatakan aku sudah kembali ke dunia ku" gumam Antonius dalam hati nya, dan kembali bertanya pada orang yang di hadapan nya.


"Apa Dungeon ini ada di bumi? tanya Antonius lagi.


"Iya tuan, Dungeon ini ada di bumi lebih tepat nya di kota Medan, di distrik 6" jawab Hunter Rank B itu.

__ADS_1


Saat nendengar kata Medan Antonius menjadi sangat senang, ternyata dia benar ada di bumi.


"Medan, itu sangat dekat dengan tempat ku di distrik 10, akhir nya setelah sekian lama aku bisa bertemu dengan keluarga ku" gumam Antonius dalam hati, sambil tersenyum.


"Hmmp ngomong-ngomong sekarang tanun berapa?" tanya Antonius lagi.


"Sekarang tahun 2025 tuan" jawab Hunter B itu lagi.


"Apa..! Ternyata sudah 10 tahun berlalu sejak aku masuk ke dan terjebak dalam dimensi sialan itu" umpat Antonius dalam Hati.


Hunter rank B yang masih merasa penasaran dan takut, memberanikan diri bertanya.


"Ma...maaf tuan jika saya lancang, apakah tuan ini manusia atau monster yang menyerupai manusia? tanya hunter itu dengan nada kecil namun masih terdengar jelas oleh Antonius.


"Tentu Saja Aku manusia, nama ku Antonius, Aku berasal dari kota medan Distrik 10", jawab Antonius singkat.


Setelah mendengat jawaban Antonius, Hunter rank B itu pun bernafas lega dan senang ternyata pemuda didepan nya adalah Manusia sama seperti diri nya.


"Maaf tuan, perkenalkan nama saya suparman, saya adalah hunter Rank B dari Guild Grim Reaper, dan sedang berpartisipasi dalam penaklulan Dungeon ini" ucap Suparman memperkenal kan diri.


"Owh, dari tadi kau bicara tentang Dungeon, lalu sekarang hunter, dan guild, aku tidak pernah mendengar hal itu dulu, bisakah kau jelaskan pada ku apa yang terjadi dalam 10 tahun ini" ucap Antonius.


"Tidak apa, lagi pula aku masih punya banyak waktu" jawab Antonius dengan singkat.


Suparman pun memberitahukan semua yang telah terjadi *dalam 10 tahun terakhir, bagaimana sebutan hunter,guild, dungeon, dan asosiasi tercipta.


Suparman juga memberitahukan nama-nama Guild dan 3 guild teratas dan beberapa informasi mengenai Guild dan juga Asosiasi*.


Setelah 1 jam mendengar informasi dari Suparman Antonius pun akhir nya mulai mengerti dan paham apa yang terjadi saat ini.


"Ternyata benar saja, pertarungan yang terjadi di alam dewa 100 ribu tahun lalu menyebabkan Gejolak dan perubahan pada dunia ku" gumam Antonius lagi.


Setelah mengetahui apa yang terjadi dalam 10 tahun terakhir, Antonius pun bertanya lagi.


"Lalu bagaimana bisa kau terpisah dari party mu?" tanya Antonius.


Suparman pun kembali menjelaskan kronologi bagaimana dia dan tim nya bisa terpisah dan juga kelicikan hunter dari Guild Shark Evils.


"Sudah 10 tahun berlalu namun sifat kelicikan manusia dalam memanfaatkan orang lain masih tidak ada perubahan" gumam Antonius.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, bawa aku sekarang ke tempat party mu berada, oh iya jika nanti yang bertanya tentang ku, katakan saja aku adalah seorang porter yang datang terlambat" ucap Antonius.


Antonius ingin menyembunyikan kekuatan nya, dan tak ingin terlihat mencolok.


Suparman hanya bisa mengangguk *dan tak ingin bertanya alasan nya, lalu mulai beridiri dan berjalan mengarah ke tempat Tim nya bertarung dengan monster tadi.


Setelah berjalan 20 menit Suparman Dan Antonius tiba di tempat pertarungan terjadi.


Begitu tiba di tempat, Suparman melihat 4 mayat monster yang tergeletak, lalu melihat rekan-rekan nya yang terluka parah, bahkan Boris, wakil Guild master nya sendiri pun sudah terluka cukup parah.


Sementara itu 5 hunter dari Guild Shark Evil tidak mengalami Luka yang serius*.


"Wow, liat lah siapa yang datang, Hunter pengecut dari Guild Grim Reaper kembali" ucap Moris mengejek Suparman.


"Hei, siapa pemuda yang kau bawa itu?" tanya Totti penasaran.


"Dia adalah Seorang Porter yang terlambat datang" jawab Suparman tenang.


Boris yang menyadari kebohongan Suparman hanya diam dan mengamati pemuda yang sedang bersama Suparman.


"Hahahah, tambah lagi seorang manusia pengecut yang bosan hidup" ucap Moris sambil tertawa dan menghina Antonius.


Para bawahan Antonius yang berada di dalam bayangan Antonius pun sangat marah, dan ingin melesat keluar namun segera di larang Antonius.


Suparman yang melihat Moris menghina Antonius, hanya bisa menelan air liur nya. Pasal nya Suparman sudah melihat sendiri kekuatan Antonius, bahkan Monster Rank A+, dapat dengan mudah di bunuh oleh Antonius*.


"Kalau saja kau tau, kekuatan orang yang kau provokasi itu, mungkin kau akan segera berlutut dan memohon ampun" Gumam suparman dalam hati nya.


.


.


.


.


Bersambung.......


Jangan lupa like dan Komen

__ADS_1


Author masih membutuhkan Saran dan masukan dari para readers semua🙏🙏🙏


__ADS_2