Ragnarock System

Ragnarock System
Konflik Antar Guild


__ADS_3

Sementara itu di Negara Indonesia.


Sendiri terdapat sekitar 10 Guild, dan 3 diantara nya adalah Guild teratas yang terkuat di antar Guild lain nya setiap guild memiliki Guild Master dengan Rank S.


Indonesia Sendiri Memiliki kurang lebih 100 hunter dan memiliki 20 Rank S.


Namun jumlah hunter Rank S ini masih kalah dengan jumlah yang dimiliki di negara-negara luar seperti China, Jepang, Korea, dan Amerika.


Di sebuah Guild yang bernama Gulid Lion's


Guild Lion's merupakan Guild terbesar dan menduduki peringkat Ke 3 di Indonesia.


Guild Lion' memiliki 3 Hunter Rank S dan para eksekutif nya rata-rata adalah Rank A.


Terlihat beberapa Eksekutif dan petinggi Gulid Lion's Sedang melakukan pertemuan.


"Bagaimana dengan persiapan pembangunan cabang guild kita di provinsi SUMUT, dikota Medan?" tanya Riko, sang Guild master Lion's.


Note : Sebagian hunter biasanya mendapatkan sponsor akan mendapatkan Sponsor dari satu Dewa.


"Kondisi nya kurang bagus Tuan, seperti nya Guild kita dipersulit oleh Guild Antares, mereka meminta syarat, jika kita ingin mendirikan cabang disana 10% persen hasil dugeon yang kita bersihkan harus di serahkan pada mereka" ucap Samman salah Satu Eksekutif Guild Lion's.


"Apa..! bukan kah itu permintaan yang sengaja ingin memprovokasi Guild Kita, bagaimana kalau kita hancurkan Saja Guild Antares, lagi pula mereka hanya memiliki 1 hunter Rank S, dan kebanyakan Anggota nya hanya Rank C dan D" ucap Tristan Salah Satu Hunter Rank S.


"Tenang lah Tristan, Meskipun Guild Antares lemah, Tapi apakah kau lupa mereka didukung oleh Guild Shark Evil" ucap Shakira Hunter Rank S sekaligus Wakil Guild Master Lion's.

__ADS_1


Mendengar Nama Guild Shark Evil's suasana menjadi hening Sejenak.


**Guild Shark EVIL Adalah, salah satu guild terkuat, guild itu berada di peringkat ke 2 di Idonesia.


Guild master Shark Evil memiliki ambisi untuk melakukan monopoli Dugeon dan juga menginginkan agar Semua Guild tunduk pada guild Shark Evil**.


Shark Evil memiliki 4 hunter Rank S, dan rata-rata anggota mereka memiliki Hunter Rank A dan B, dan jumlah mereka cukup banyak, guild ini sudah memiliki cabang Di kota-kota besar, dan banyak melakukan tindakan kriminal secara diam-diam.


Meskipun Shark Evil memiliki 4 hunter Rank S, dan Ambisi mereka yang tamak akan kekuasaan, Tapi Guild itu tidak berani melakukan Kejahatan secara terang-terangan, ini Karena Mereka tidak ingin berperang dengan Guild No.1 yaitu Guild Herkules, maupun Asosiasi Hunter's.


Guild Herkules memiliki 3 hunter Rank S, dan memiliki anggota dengan rank A dan Rank B, jumlah Anggota Guild Herkules berbeda sedikit dengan Jumlah Guild Shark Evil's.


Namun yang membuat Guild ini terkenal dan menjadi Guild dengan peringkat no.1 di Indonesia adalah Karena Guild Master nya sendiri


Guild Master Herkules pernah berhasil melakukan Solo raid pada dungeon Rank A+, inilah yang membuat Shark Evil's berpikir dua kali jika ingin melakukan kejahatan secara teranga-terangan.


Dan yang paling membatasi gerak gerik para hunter saat ini untuk melakukan tindak kejahatan adalah ketua Asosiasi Hunter.


Ketua Asosiasi Hunter's memiliki kekuatan yang sangat kuat, bahkan kemampuan Ketua Asosiasi ini sudah terkenal dan diakui oleh beberapa negara luar, banyak Rumor beredar bahwa untuk mengalahkan ketua Asosiasi dibutuhkan Kerja sama 2 hunter rank S.


Hal ini lah yang menyebabkan Shark Evil's tidak dapat menunjukkan ambisi nya secara langsung, namun Guild Shark Evil's tetap melakukan operasi kejahatan mereka secara diam-diam. Yaitu melakukan monopoli Dungeon kepada Guild-guild kecil.


Note : Di chapter Selanjut nya Author akan Spill Satu-satu hunter dari 3 Guild teratas ya.


Bukan hanya konflik antara guild saja yang terjadi, konflik Antar negara pun mulai terjadi, dimana Negara-negara yang besar, dengan jumlah hunter Rank S yang banyak, mulai melakukan perebutan wilayah pada negara-negara kecil yang memiliki Hunter Rank S lebih sedikit.

__ADS_1


Seperti Negara China yang berhasil memaksa Taiwan untuk tunduk dan bergabung dengan Negara nya. China sendiri Memiliki 25 Hunter Rank S, sama dengan jumlah yang dimiliki Amerika dan Jepang, maupun Beberapa Negara Eropa lain nya.


Kondisi Indonesia Sendiri sedang dalam kondisi yang kurang baik, Saat ini Indonesia terlibat perang Dingin dengan China di laut China selatan, tepat nya di pulau Natuna.


Namun perang dingin Antara China dan Indonesia terjadi Antara militer, China Dan Indonesia masih sama-sama belum menurunkan satu pun hunter untuk ikut berperang di laut china selatan.


Selain itu para Ilmuwan Dunia pun mulai melakukan Riset penelitian terhadap Item-item, yang didapatkan dari dalam Dungeon, dan meneliti Asal kekuatan para Hunter dan bagaimana cara awakening bisa berhasil.


Dengan bantuan Hunter, Para peneliti menemukan bahwa menara Dungeon yang hanya memiliki Lantai satu, dapat dijadikan sebagai tempat Awakening Bagi manusia Biasa, Namun Dungeon Lantai 1 ini memiliki batas waktu tersendiri.


Yaitu dapat dibuka selama 1 minggu, setelah 1 minggu Dungeon ini akan Tertutup kembali selama 6 bulan, lalu akan terbuka lagi dengan sendiri nya.


Sehingga ketika Hasil penelitian ini tersebar, banyak Guild dari seluruh dunia belomba-lomba mencari Dugeon Menara Berlantai 1.


Negara-Negara yang telah menemukan Menara Dugeon Lantai 1 ini, mencoba membangkitkan para hunter sebanyak-banyak nya.


Di Indonesia sendiri, dugeon menara berlantai 1, telah di amankan oleh pihak Asosiasi, dan di kelola dengan baik, namun untuk masuk ke dalam menara Dungeon, para calon hunter harus membayar biaya masuk sebesar10 juta per orang.


Jumlah biaya ini adalah kesepakatan bersama yang telah di setujui oleh seluruh pihak Guild.


Bersambung,,,,,,


Maaf ya jika cerita nya sedikit membosan kan,


Jangan Lupa like dan ketik saran di kolom komentar, agar author bisa lebih baik lagi agar karya ini bisa lebih baik lagi🙏🙏🙏**

__ADS_1


__ADS_2