
Antonius terus melanjutkan langkah nya, lantai demi lantai di lalui Antonius.
Dengan Kekuatan yang Antonius miliki, tentu saja para monster yang ada di setiap lantai bukan lah masalah besar bagi Antonius.
2 jam berlalu Antonius telah tiba Di lantai 15.
Saat berada di lantai 15, Antonius berniat mengunjungi ke 2 saudara nya yang berada di dunia buatan milik nya.
Antonius pun memanggil 5 prajurit bayangan Milik nya yang berada di rank SSS, dari dalam bayangan Antonius melesat keluar 5 bayangan hitam pekat.
5 bayangan itu menjelma menjadi mahkluk Demi Human dengan tubuh diselimuti Armor dan Asap Hitam, Lalu berlutut dan memberi hormat kepada Antonius.
"Salam Yang Mulia" ucap ke lima prajurit bayangan itu serentak.
"Bersihkan monster yang ada di lantai ini, Aku akan segera kembali" ucap Antonius.
"Baik Yang mulia" jawab ke 5 prajurit itu serentak lalu langsung melesat pergi dan berpencar ke berbagai Arah.
Antonius yang melihat ke 5 prajurit nya telah pergi pun, langsung membuka portal Dimensi kegelapan milik nya lalu berjalan memasuki portal itu.
Antonius pun tiba di dunia Buatan nya, dan melihat ke dua saudara nya yang masih duduk bermeditasi.
Antonius mengaktifkan Skill True Eyes nya lalu memeriksa perkembangan ke 2 saudara nya.
.
.
...Bang Ser...
...Job : Swordmanship...
...Rank : C...
...---...
...Mana : A+...
...STRENGTH : A...
...AGILITY : B...
...VITALITY : B...
...Inteligence : B...
...------------------------------------------------------...
...Sarah...
...Job : Archer...
...Rank : D...
...---...
...Mana : A...
...STRENGTH : A...
...AGILITY : B...
__ADS_1
...VITALITY : B...
...Inteligence : B...
...------------------------------------------------------...
Note : tampilan Status nya telah Author Ubah, jadi gak nampilin Angka lagi biar lebih mudah.😁
.
.
Antonius yang melihat perkembangan saudara nya pun tersenyum puas. Meskipun rank ke 2 saudara nya tidak meningkat namun, Status ke 2 saudara nya yang setara dengan hunter rank A dan Rank B jelas merupakan sebuah hal yang luar biasa.
Bang Ser dan Sarah yang sedang bermeditasi dan samar-samar merasakan Aura Antonius pun segera mengakhiri meditasi mereka lalu membuka mata, dan benar Saja saat mereka membuka Mata nya, mereka dapat melihat Antonius yang sedang tersenyum melihat kearah Mereka berdua.
"Kakak, akhir nya kakak Datang juga" ucap Sarah sambil berlari kecil ke arah Antonius.
"Hmmp, apa kau datang menjemput kami?" tanya Bang Ser.
"Iya, ini sudah 2 jam berlalu, dan perkembangan Bang Ser dan Sarah benar-benar luar biasa" ucap Antonius.
"Akhir nya kau sadar juga dengan kempuan Kakak mu ini" ucap Bang Ser dengan Bangga.
"Tapi jangan beresenang hati dulu, meskipun kekuatan Bang Ser dan Sarah meningkat pesat, namun itu masih lah tergolong lemah, Bang Ser dan Sarah harus terus berlatih dan mengasah kemampuan bertarung agar kekuatan kalian dapat terus berkembang" ucap Antonius.
"Baik kak, tentu saja kami terus berlatih dan mengasah kemampuan bertarung kami" jawab Sarah.
"Hmmp, kalau begitu mari kita kembali, Masih ada Monster yang kusisakan untuk kalian berdua" ucap Antonius sambil kembali membuka portal dimensi kegelapan nya.
"Baik lah, kebetulan Aku juga ingin menguji kemampuan ku yang baru" ucap Bang Ser lalu berjalan mengikuti Antonius dan Sarah yang telah berjalan ke dalam portal dimensi.
Dalam hiitungan detik, Antonius, Bang Ser, dan Sarah telah keluar dari dunia buatan, dan muncul di dalam Menara Dungeon. Tak jauh dari posisi Antonius dan kedua Saudara nya terdengar suara Ledakan dan teriakan yang nyaring.
"Yaps betul, saat ini kita Ada dilantai 15" jawab Antonius.
Tiba-tiba Seekor Monster terpental bagai peluru melewati Antonius, Bang Ser dan Sarah, dan menghantam tanah dengan keras.
Bang Ser dan Sarah yang melihat Monster itu menghantam Tanah dengan keras dan tewas mengenaskan menjadi penasaran siapa yang sedang dilawan para monster itu.
Tak berselang lama sebuah Notifikasi muncul dipikiran Antonius.
Ding : Selamat tuan berhasil menaklukan lantai 15.
Ding : Selamat Tuan mendapatkan 900 Juta Emas
Ding : -
Ding : -
Antonius mengabaikan Notifikasi system, lalu sebuah Pintu muncul tak jauh dari Antonius.
Kelima Prajurit Antonius yang telah membantai para Monster di lantai 15 pun segera melesat kembali menghadap Antonius, Dan berlutut memberi Hormat.
Bang Ser dan Sarah yang melihat ke 5 mahkluk mengerikan sedang berlutut di Hadapan Antonius pun merasa sedikit tertekan, Bang Ser dan Sarah tau bahwa Mahkluk yang sedang berlutut di hadapan Antonius bukan lah Mahkluk biasa dan memiliki kekuatan yang sangat kuat.
Namun Bang Ser dan Sarah tidak terkejut atapun ketakutan karena Bang Ser dan Sara sudah pernah bertemu dengan mahkluk yang sama saat mereka di sergap pembunuh bayaran di Dunia Nyata,
Bang Ser dan Sarah tau bahwa Mahkluk itu adalah prajurit Bayangan milik Antonius, Namun Bang Ser dan Sarah tidak mengetahui berapa banyak jumlah prajurit bayangan yang dimiliki Antonius.
"Kerja Bagus, kalian kembalilah" perintah Antonius kepada ke 5 prajurit nya.
__ADS_1
"Baik yang Mulia" jawab ke 5 prajurit bayangan nya lalu melesat masuk kedalam bayangan Antonius.
Bang Ser dan Sarah yang melihat ke 5 Mahkluk mengerikan itu menghilang pun bernafas lega.
Dibalik itu Bang Ser dan Sarah merasa bangga dengan Antonius bahkan mahkluk sekuat itu saja tunduk dan patuh di hadapan Antonius.
"Hmmp karena urusan disini selesai, mari kita lanjutkan ke lantai berikut nya" ucap Antonius lalu berjalan kearah pintu yang menghubungkan ke lantai 16.
Bang Ser dan Sarah pun segera sada dan mengikuti Antonius dan memasuki pintu menuju lantai ke 16.
"Bang Ser dan Sarah uruslah monster yang ada di lantai ini" ucap Antonius kepada Bang Ser dan Sarah.
"Baiklah, kalau begitu saat nya menunjukkan kekuatan ku yang baru" ucap Bang Ser sambil mengeluarkan pedang nya dengan semangat.
Sarah pun tak jauh berbeda, ia pun mengeluarkan busur dan anak Panah milik nya.
"Kalau begitu kami pergi dulu" ucap Bang Ser dan Sarah sambil berlari memasuki kedalaman Hutan yang ada di lantai 16.
Sementara Antonius yang melihat ke 2 saudara nya bersemangat hanya tersenyum lalu diam-diam mengawasi ke 2 saudara nya dari jauh.
Bang Ser dan Sarah yang telah berlari cukup lama Akhir nya dapat melihat gerombolan Monster tak jauh dari mereka berdua.
"Baik lah, waktu nya bagi kita untuk unjuk gigi" ucap Bang Ser lalu mencabut pedang nya dan melesat maju ke arah gerombolan Monster itu.
Sementara Sarah Melompat ke atas dan naik ke dahan pohon lalu mulai mencabut Anak panah nya dan menarik busur panah nya lalu mulai menembak kearah gerombolan Monster.
Gerombolan Monster yang merasakan Bahaya pun segera menoleh kebelakang dan melihat seorang manusia yang sedang melesat ke arah mereka langsung bereaksi dengan cepat, dengan melesat menyambut serangan Manusia itu.
Baru selangkah monster itu bergerak sebuah Anak panah melesat dengan cepat menembus kepala monster itu.
Para monster tidak memperdulikan rekan nya yang mati, dan terus berlari ke arah Bang Ser.
Bang Ser yang melihat itu pun hanya tersenyum lalu mulai menebaskan pedang nya, begitu juga dengan Sarah yang berada di atas dahan Pohon terus menembakan Anak panah nya tanpa henti.
Dengan jumlah Stat mereka yang meningkat pesat dengan Mudah Bang Ser dan Sarah dapat membunuh para Monster itu, terlebih lagi para monster itu hanyalah monster rank A
Suara senjata beradu, dan teriakan para monster pun kembali terdengar.
.
.
Di Amerika.....
Wangshiton DC
5 hunter rank SSR dan ratusan hunter rank A dan Rank S sedang berjaga di depan Gerbang Dungeon rank SSR. para hunter itu belum ada yang berani masuk ke dalam dungeon dan hanya berjaga-jaga di luar dungeon.
Ini adalah kemunculan pertama dungeon tingkat rank SSR sejak kemunculan Dungeon 10 tahun yang lalu, kemunculan Rank SSR ini membuat para hunter dan ilmuwan terkejut, rasa takut dan khawatir pun mulai menghantui umat manusia.
Terutama jika Dungeon itu mengalami Breakdown maka bisa dipastikan umat manusia akan mengalami kepunahan massal.
.
.
Bersambung......
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like dan Komen😡😤