Ragnarock System

Ragnarock System
Kematian Sima dan Buraxs


__ADS_3

"Terimakasih tuan, sudah datang dan menjawab panggilan budak mu ini" ucap Sima dengan hormat.


-------‐-------------------------------------------------------------------------


Burak yang mendengar ucapan Sima pun hanya berdehem dan berjalan mengabaikan Sima.


"Maaf tuan, apakah Dewa Asura tidak ikut datang kesini" tanya sima


Burak yang mendengar itu pun langsung mengeluarkan aura membunuh yang pekat, Sima yang berada di dekat nya pun, langsung merasakan tubuh nya seperti di tekan oleh sebuah gunung, dan kesulitan bernafas.


"Untuk apa tuan Ku repot-repot berurusan dengan mahkluk rendahan seperti kalian, aku saja sudah cukup menghabisi kalian" ucap Burak dengan sinis dan menatap tajam ke Arah Antonius.


"Ma...maaf kan saya tuan, saya tidak bermaksud merendahkan Tuan dan Dewa Asura" ucap Sima dengan nada terengah-engah.


Burak yang mendengar ucapan Sima hanya diam dan mengabaikan kan nya lagi.


"Lalu apakah pemuda disana, yang membuat mu sampai minta tolong kepada tuan ku" tanya Burak pada Sima


"Benar tuan, pemuda itu bukan orang biasa kekuatan nya jauh lebih kuat dibandingkan dengan ku" jawab Sima.


"Menarik, aku ingin melihat seperti apa kekuatan nya, sehingga membuat mu meminta tolong pada tuan ku" ucap Burak dengan sinis.


Lalu menyuruh ke sembilan manusia iblis yang di belakang nya untuk maju menyerang Antonius.


Antonius yang melihat ke sembilan iblis maju menyerang nya, pun segera bersiap, salah satu manusia iblis melesat dan menebaskan pedang ke arah Antonius.


Namun tebasan nya berhasil di tangkis oleh Antonius, tak sampai di situ, salah satu manusia iblis lain nya pun segera melepaskan tembakan Sihir es ke arah Antonius.


Antonius segera melompat mundur kebelakang, menghindari serangan sihir es itu, seolah tak memberi ruang kepada Antonius, manusia iblis lain nya datang dengan cepat dan menyerang Antonius.


"Sial, Kesembilan manusia iblis ini ternyata memiliki kerja sama yang baik" gumam Antonius dalam Hati nya lalul kembali meloncat menghindari serang salah satu manusia iblis.


"Cukup menghibur, kalian adalah Monster yang cukup menghibur sejauh ini, yang ku temui setelah aku keluar dari dalam dimensi ruang terkutuk itu".


"Karna kalian cukup menghibur maka aku akan memberi kalian penghargaan" ucap Antonius sambil melepaskan segel pertama pada kekuatan nya.


*Di dalam ruang Dimensi sebelum Antonius keluar kembali ke dunia nyata, Antonius menekan kekuatan nya dengan 7 segel agar, saat di datang ke dunia nyata tidak membuat gempar dan menjadi pusat perhatian.


Selain itu Antonius juga sengaja menekan kekuatan nya agar, para dewa tidak bisa menemukan nya, Antonius tidak ingin mengeksplor kekuatan nya sebelum dia benar-benar yakin dengan kekuatan nya*.


"Hahahahaha lihat lah mahkluk rendahan itu, masih bisa sombong, apakah manusia jika sudah di ambang kematian selalu sombong seperti itu" ucap Buraks dengan Sombong.


"Tenang saja kau akan segera mengetahui nya" Ucap Antonius, selang semenit kemudian, suasana di area pertempuran menjadi hening sejenak.


Lalu muncul energi dari berwarna ke emasan dari tubuh Antonius, angin behembus kencang, mana di sekitar area pertempuran mulai bereaksi, seolah seluruh energi mana yang ada terhisap masuk ke dalam tubuh Antonius.

__ADS_1


Burak, sima dan ke sembilan manusia iblis pun segera merasakan firasat buruk dari pancaran energi yang di keluarkan Antonius.


"Apa yang kalian tunggu, cepat habisi mahkluk rendahan itu!" bentak Burak dengan marah.


Sima dan ke sembilan Manusia iblis pun segera melesat menyerang Antonius.


Antonius yang telah selesai membuka segel pertama dari kekuatan nya, membuka mata nya dan melihat manusia iblis yang melesat sambil menebas kan pedang ke arah nya, hanya tersenyum.


Sima dan Sembilan manusia iblis yang melihat Antonius tidak menghindar justru mallah tersenyum, menjadi heran namun mereka tetap melesat ke arah Antonius.


Saat tebasan salah satu manusia iblis ingin mengenai Antonius langsung mengaktifkan skill teleport dan muncul di belakang Sima.


"Sudah ku katakan aku adalah malaikat maut mu, saat kau di neraka sampai salam ku kepada dewa Asura mu itu" ucap Antonius sambil mengangkat tangan tangan kanan nya yang memegang pedang, dan memenggal kepala Sima hingga lepas dari tubuh nya.


Sembilan Manusia iblis yang melihat Antonius muncul di belakangSima dan memenggal kepala Sima, langsung segera berbalik dan melesat ke arah Antonius.


Antonius segera memanggil prajurit bayangan milik nya.


"Brussh, Hirari, Apito, Kumara, keluar lah" ucap Antonius.


Sekelebat bayangan hitam muncul dari bayangan Antonius dan langsung melesat ke arah Sembilan Manusia Iblis.


Buraks yang melihat sekelebat bayangan yang keluar dari Antonius tidak dapat menyembunyikan keter kejutan nya.


Sementara sembilan manusia ibils yang melesat ke arah Antonius langsung berhenti dan mencoba menjaga jarak, namun Brush, Hirari, Apito, Kumara, tidak menunggu waktu dan langsung menyerang ke sembilan Manusia iblis.


Brush mempercepat langkah nya dan langsung menangkap salah satu manusia Iblis, namun manusia iblis itu dangan cepat merespon serangan dari Brush, dengan mengayunkan pedang nya dan berniat memotong tangan Brush.


Brush yang melihat serangan balik dari manusia Iblis itu pun segera melepas kan Ice Arrow.


Tring,,, tringgg,, suara pedang yang berbenturan dengan Ice Arrow, tak sampai di situ, Brush pun segera melanjutkan serangan beruntun, dengan Ice Ball.


Manusia Iblis mulai terpojok dan salah satu Ice ball milik Brush mengenai dada manusia Iblis dengan keras.


"Bugh" suara hantaman ice ball mengenai tubuh manusia iblis itu, dan terlempar beberapa meter ke belakang, manusia iblis merasa nafas nya sesak dan suhu dingin yang berasal dari bekas Ice Ball pun merambat ke seluruh tubuh nya.


Dalam sekejap mata, Manusia Iblis itu langsung membeku, Brush dengan cepat melesat lalu mengakat tangan kanan nya dan memukul manusia iblis yang telah membeku hingga Hancur.


Kondisi delapan Manusia Iblis lain nya pun mulai terdesak, meski manusia iblis itu masih menang Jumlah, namun kekuatan dari Apito,Kumara, dan Hirari, mampu mendesak ke delapan manusia iblis itu.


Brush yang telah membunuh manusia iblis pun segera bergabung dan menbantu teman-teman nya.


Buraks yang melihat Anak buah nya terdesak mulai sedikit gemetar, dia tidak menyangka bahwa, anak buah nya dapat di kalahkan oleh bawahan Pemuda itu.


"Aku tidak mengira mahkluk rendahan itu memiliki bawahan yang kuat" gumam Buraks dalam dalam hati nya.

__ADS_1


Buraks ingin mundur dan melapor kepada dewa Asura, terlebih lagi manusia yang meminta tolong kepada tuan nya sudah tewas.


Antonius yang melihat Buraks mulai gelisah, dan ingin pergi, segera melesat ke arah Buraks. dalam sekejap Mata Antonius langsung berada di samping kiri Buraks.


"Hei, kenapa kau gelisah, bukan nya tadi kau sangat percaya diri" ucap Antonius.


Melihat Antonius telah berada di samping nya, Burak tidak bisa menyembunyikan rasa terkejut nya, Buraks segera melompat ke samping kanan menjaga jarak dari Antonius.


Namun Antonius pun ikut melesat lalu menebaskan pedang nya secara vertikal ke Arah Buraks.


Buraks segera menangkis tebasan pedang Antonius. tapi tebasan Antonius yang mengandung energi mana yang besar langsung menghantam Buraks dan terpental ke belakang. dan memuntahkan seteguk darah segar.


"Apakah hanya segini kekuatan mu, dimana rasa percaya diri mu tadi" Ucap Antonius memprovokasi Buraks.


"Manusia rendahan berani nya kau...!!!" teriak Buraks marah, lalu segera berdiri dan mengeluarkan seluruh energi milik nya.


Buraks merasa menyesal tidak segera mengahabisi Antonius saat pertama kali bertemu.


Buraks membakar inti energi nya, sehingga energi berwarna hitam pekat keluar dari seluruh tubuh nya, Buraks sadar bahwa pemuda di hadapan nya jauh lebih kuat dari diri nya, sehingga buraks mengorbakan sisa hidup nya untuk mendapatkan kekuatan yang besar.


"Mungkin aku tidak bisa mengalahkan nya, tapi setidak nya aku akan memberikan luka parah padanya, meski pun harus mengorban kan nyawaku sendiri" ucap Buraks dalam hati nya.


Antonius yang melihat tindakan Buraks kembali tersenyum.


"Hahaha, apakau seputus asa itu dalam menghadapi ku, hingga mengorban kan nyawa mu" ucap Antonius.


"Diam kau mahkluk rendahan akan ku robek mulut hina mu itu" ucap Burak lalu melesat menyerang dengan pedang nya.


Namun kecepatan serangan Buraks bukan lah masalah besar bagi Antonius, dan setiap serangan Buraks dapat di hindari oleh Antonius.


Antonius pun menyerang balik dengan menggunakan skill pedang twenty fourh lightning sword.


Pedang Antonius dilapisi kilatan petir, daya serang Antonius sangat tajam dan cepat sehingga tidak dapat di perediksi oleh Buraks, sehingga beberapa sayatan yang cukup besar terukir di tubuh Buraks.


Buraxs yang telah menggunakan seluruh kekuatan nya, namun masih tidak mampu memberikan sedikit pun goresan kepada Antonius, sehingga buraks semakin marah dan menyerang secara membabi buta.


"Arggghhhh, mengapa,,,,,,, mengapa,,,, aku masih tidak bisa mengenai mu-, belum sempat buraxs menyelesaikan perkataan nya.


Sebuah tebasan pedang bertikal bersarang ke dada nya, luka tebasan itu cukup dalam hingga memperlihatkan bagian isi perut dalam Buraxs.


Buraks pun terdiam, dengan mata melotot, darah keluar dari mulut nya.


"Ughhhh, tu..tuanku, akan membalas kematian ku ini" ucap Buraks lalu tumbang ke tanah dan tewas seketika.


Antonius pun membersihkan pedang nya lalu menyarungkan kembali, dan tak berapa lama Brush, Apito, Hirari, Kumara, pun telah selesai membunuh ke delapan manusia iblis yang tersisa, dan segera datang menghadap Antonius.

__ADS_1


Di alama Dunia Bawah


"Hoh, menarik sangat menarik, sudah lama ada yang berani menantang dan membunuh anak buah ku, Exon pergi lah ke alam manusia, dan cari tau siapa orang yang telah membunuh Buraxs" ucap Dewa Asura pada Pelayan nya.


__ADS_2