
Di sisi lain Bang Ser sudah mulai sada dan membuka mata nya, Saat Bang Ser membuka mata nya, ia melihat Adik nya, Sarah yang sedang duduk bermeditasi di samping nya.
"Ughhh, apa yang terjadi?, kenapa kepalaku terasa sakit" ucap Bang Ser sambil memegang kepala nya.
Sarah yang mendengar suara Bang Ser, langsung menyudahi meditasi nya.
"kakak, syukurlah kakak sudah sadar" ucap Sarah dengan senang.
"Iya, tapi apa yang terjadi, sebelum aku hilang kesadaran, aku merasakan tubuh ku mati rasa, dan ku pikir aku sudah mati" ucap Bang Ser sambil mengingat-ngingat apa yang terjadi sebelum dia tak sadar kan diri.
"Itu, aku juga gak terlalu tau kak, yang aku tau saat kakak terluka parah dan sekarat, Kak Antonius tiba-tiba datang, saat itu aku melihat jelas wajah Kak Antonius sangat marah, dan mengeluarkan kekuatan yang mengerikan, hingga aku pun pingsan tak sadar diri" ucap Sarah.
Bang Ser yang mendengar ucapan Sarah pun menjadi melamun.
"sial, lagi-lagi aku jadi beban buat Adikku, tidak-tidak, ini teralhir kali nya aku membebani adik ku, aku harus terus berlatih dan bertarung agar aku bisa menjadi kuat" gumam Bang Ser dalam hati nya.
Sarah yang melihat Bang Ser melamun, menjadi khawatir jika bang Ser masih terluka dan belum pulih sepenuh nya.
"Kakak ada apa?, mengapa kakak melamun?, apa kakak masih merasakan sakit?" tanya Sarah.
"Ahk, tidak ada hanya saja kakak berpikir kakak terlalu lemah dan selalu membebani Antonius" ucap Bang Ser.
"Jangan merasa begitu Bang Ser dan Sarah sudah sangat kuat bahkan saat ini bang Ser dan Sarah sudah menjadi hunter rank S, hanya Saja monster yang bang Ser hadapi tadi adalah monster dengan Rank SSS".
"Jadi wajar kalau bang Ser kalah" ucap Antonius yang tiba-tiba datang dan mendengar percakapan Bang Ser dan Sarah.
Bang Ser dan Sarah yang melihat Antonius telah datang pun segera bangkit berdiri.
"Ehk kakak sudah datang, apa yang kakak ucapkan itu benar?, bahwa kami sudah menjadi Hunter rank S? tanya Sarah.
"Iya tentu saja, saat ini kekuatan Bang Ser sudah berada di rank SS dan dirimu berada di rank S+ Setelah kita keluar dari sini aku akan membawa kalian berdua ke Kantor Asosiasi untuk mengurus Lisensi hunter kalian berdua" jawab Antonius.
Bang Ser dan Sarah dapat mencapai Rank SS dan S+ dikarenakan Seluruh Exp yang di dapatkan saat membunuh Monster yang ada di dalam menara Dungeon di berikan kepada Bang Ser dan Sarah. sementara Antonius tidak mendapatkan exp sama sekali kecuali Emas, Antonius tidak mendapatkan Exp dikarenakan monster yang terbunuh sangat lemah.
...Bang Ser...
...Job : Swordmanship...
...Rank : SS...
...---...
...Mana : S+...
...STRENGTH : SS...
...AGILITY : S+...
...VITALITY : S+...
...Inteligence : A...
...------------------------------------------------------...
__ADS_1
...Sarah...
...Job : Archer...
...Rank : S+...
...---...
...Mana : S...
...STRENGTH : S...
...AGILITY : S+...
...VITALITY : S...
...Inteligence : S...
...------------------------------------------------------...
"Itu Arti nya apa kami sudah bisa melakukan Raid Dungeon secara mandiri?" tanya Sarah.
"Hmmp, kalau untuk Dungeon Rank A seharus nya bisa, tapi kalau untuk dungeon rank S ke atas kalian harus membuat Party, Karena Dungeon rank S ke atas akhir-akhir ini tidak dapat di prediksi monster yang ada di dalam nya" jelas Antonius
Sarah yang mendengar penjelasan Antonius langsung mengangguk paham, Bang Ser yang dari tadi diam dan menyimak pembicaraan ke 2 adik nya pun angkat bicara.
"Maaf Kalau aku selalu merepotkan mu dan terimakasih karna sudah menolong ku lagi" ucap Bang Ser pada Antonius
Antonius yang mendengar perkataan Bang Ser pun mengekerut kan kening nya.
"Tapi kan- ucap Bang Ser pun langsung di potong Antonius.
"Sudah lah tidak ada tapi-tapi, sekarang mari kita keluar dari tempat ini" ucap Antonius lalu berjalan ke arah Portal yang telah muncul dan terhubung ke dunia luar.
Bang Ser yang mendengar perkataan Antonius pun terdiam, dan tangan nya segera di tarik Sarah.
"Mari kita keluar, aku sudah bosan disini" ucap Sarah sambil menarik tangan Bang Ser dan berejalan mengikuti Antonius dari belakang.
Di liuar Dungeon....
Brian, dan Takanishi beserta 3 hunter nya, telah menjaga jarak dari menara dungeon sejauh 25 meter.
Mereka yang melihat Menara Dungeon berhenti bergetar, bahkan aura intimidasi yang mengerikan yang sempat keluar dari dalam Dungeon pun telah menghilang.
Tiba-tiba gerbang pintu menara dungeon berubah menjadi portal, dari balik portal itu keluar 3 sosok yang dikenali oleh Brian.
Brian yang melihat Antonius, Bang Ser dan Sarah, yang kekuar dari balik Portal pun langsung segera melesat cepat ke arah Antonius, dan meninggalkan Takanishi dengan rombongan nya
Garou yang melihat Brian melesat dengan cepat ke arah menara Dungeon langsung menjadi heran.
"Apa itu Hunter rank SSR yang kita tunggu-tunggu?" tanya Garou.
"Kelihatan nya begitu, tunggu apa lagi cepat kita kesana juga" ucap Takanishi.
__ADS_1
Brian yang telah tiba di hadapan Antonius dan ke 2 saudara nya pun mencoba mengatur nafas nya.
"Syukurlah tuan telah keluar, tadi aku merasakan aura mengerikan dari dalam Dungeon, apa ada masalah di dalam dungeon tuan?" tanya Brian basa basi.
"Tidak ada masalah, dan kebetulan kau disini, uruslah sisa nya, aku akan membawa ke 2 saudara ku kembali ke penginapan" ucap Antonius sambil beranjak pergi di ikuti ke 2 saudara nya.
"Baik tuan, serahkan pada saya, tapi tuan ada orang yang ingin bertemu dengan tuan, mereka ingin membicarakan hal yang darurat dan penting, Mereka adalah-" ucapan Brian pun terhenti ketika Takanishi dan kelompok nya telah datang.
Antonius yang melihat 4 orang yang barusan datang pun langsung tau asal ke 4 orang itu, dikarenakan penampilan ke 4 orang itu sangat mencolok.
"Tuan perkenalkan nama saya Takanishi, saya berasala dari negara- ucapan Takanishi pun terputus karena Antonius.
"Cukup, aku sudah tau kalian darimana, saat ini aku dan ke 2 saudara ku sangat lelah dan ingin beristirahat secepat nya, jadi besok saja kita bicarakan masalah kalian" ucap Antonius lalu kembali melanjutkan langkah nya menuju parkiran mobil beserta ke 2 saudara nya.
Taknishi, beserta 3 hunter yang bersama nya langsung berwajah masam, terutama Takanishi yang merupakan perdana mentri Jepang dan orang yang sangat di hormati di Jepang merasa terhina dengan sikap Antonius.
Meskipun begitu Takanishi mencoba menahan amarah nya, karena dia tau bahwa orang yang di hadapan nya sekarang bukan lah orang sembarangan.
"Cuihhh, mengapa kau begitu sombong, jika bukan karena hal mendesak, kami pun tak sudi meminta pertolongan dari mu" ucap Garou sambil meludah.
"Kau tenang lah Garou" ucap Takanishi.
"Tapi tuan- ucapan Garou pun terpotong oleh hasegawa.
"Saya minta maaf Tuan, teman saya ini memang tidak bisa menjaga mulut nya, tapi ada baik nya jika tuan mau mendengar kan dulu tujuan kami, karna ini sangat penting" jawab Hasegawa.
Antonius yang mendengar perkataan Hasegawa pun menghentikan langkah nya, sementara ke 2 saudara nya telah memasuki Mobil terlebih dahulu.
"Apa kalian tidak mengerti perkataan ku, jika aku bilang besok ya besok" ucap Antonius sambil mengeluarkan Aura membunuh yang mengerikan.
Takanishi, Hasegawa, Garou dan 1 hunter yang ikut bersama mereka pun langsung bergidik ngeri dan merasa sesak nafas.
"Ughh,, aura yang mengerikan" gumam Hasegawa dalam hati nya.
"Ba...baik tuan, tidak masalah besok kami akan datang menjumpai tuan lagi" jawab Takanishi terbata-bata.
"Bagus kalau begitu aku pergi dulu" jawab Antonius sambil menarik aura membunuh nya, sebelum Antonius masuk kedalam mobil.
Antonius menyuruh 10 Prajurit bayangan milik nya yang berada di rank SSR untuk masuk ke dalam bayangan Takanishi dan anggota nya.
"Kurasa itu sudah cukup untuk membantu negara mereka" gumam Antonius lalu masuk kedalam Mobil.
Saat di dalam Mobil Antonius mendengar Notifikasi system.
Ding : Tuan saya merasakan kehadiran Pengguna System yang berasal dari dunia lain.
.
.
.
Bersambung.......
__ADS_1
jangan Lupa Like dan Komen😤😤😡😡
Maaf ya cuma bisa 1 chap🙏🙏