
Antonius yang telah tiba di rumah nya pun kaget melihat ekspresi keluarga nya, Ayah dan ke 2 saudara nya menatap Antonius dengan penuh penasaran
Antonius yang melihat ekspresi keluarga nya terkekeh kecil lalu melihat pemberitaan yang sedang muncul di televisi.
"Sial, cepat sekali berita ini menyebar" gumam Antonius dalam Hati nya.
"Jadi kakak benaran jadi hunter dan lebih lagi kakak satu-satu nya hunter terkuat yang ada di Negara kita ini" ucap sarah dengan bangga.
"Hahahaha sekarang kau percayakan dengan perkataan kakak mu yang tampan ini" ucap Antonius sambil tertawa.
Antonius pun berbicara banyak hal pada keluarga nya sambil menyerahkan kartu ATM yang berjenis Black Card pada ayah nya.
Antonius juga mengatakan pada ayah dan ke 2 adik nya bahwa mulai besok ia akan jarang pulang ke rumah karena akan membersihkan dungeon menara.
Namun Antonius tidak memberitahukan bahwa dia akan membersihkan dungeon menara itu seorang diri saja. Kabar muncul nya hunter rank SSR di Indonesia pun menyebar hingga ke luar negri.
Di China
"Tidak salah lagi, dia pasti adalah hunter yang membunuh Yu Yan di perang Natuna, cepat kirim pembunuh bayaran untuk membunuh hunter itu"
ucap Yu Nuan hunter rank SS+ saudara dari Yu Yan yang telah tewas di bunuh oleh bawahan Antonius.
Yu Nuan juga seorang Guild master Fiery Devils salah satu Guild terbesar di China dan Yu Nuan termasuk ke dalam 10 hunter terkuat di China.
"Ta...tapi tuan, pembunuh bayaran pasti tidak akan sanggup membunuh hunter itu, terlebih diah adalah hunter rank SSR" ucap Houchun salah satu orang kepercayaan Yu Nuan dan juga hunter rank SS.
"Jika kita tidak dapat menyentuh nya, maka keluarga nya lah yang akan kita habisi" ucap Yu Nuan dengan dingin sambil mengepalkan tangan nya dengan kuat.
"Baik tuan" jawab Houchun sambil berlutut memberi hormat lalu pergi meninggalkan Yu Nuan.
Sementara itu Ketua Asosiasi China, dan perdana mentri China, telah menarik seluruh pasukan mereka dan bertahan di pangkalan militer mereka yang ada di Laut China Selatan, setelah mendengar kemunculan Hunter rank SSR di Indonesia.
Ketua Asosiasi juga meminta seluruh para hunter yang ada untuk menahan diri untuk membalaskan dendam atas kekalahan mereka di pulau Natuna.
__ADS_1
Tak jauh beda dengan negara china, negara-negara luar pun yang awal nya memiliki niat untuk mengganggu dan mencaplok beberapa pulau di wilayah Indonesia menjadi berfikir 2 kali.
Di Amerika....
"Hoh menarik, kelihatan nya kita kedatangan pendatang baru, aku sangat penasaran apakah dia benaran seorang hunter iregular atau Indonesia hanya melebih-lebihkan nya saja" ucap Amstrong sekaligus hunter Iregular dangan Rank SSR Amerika.
"Ntah lah, tapi ada baik nya kita tidak memprovokasi mereka lebih dulu, dan lagi 2 mahkluk demon human yang di sumon sewaktu perang di Pulau natuna.
Sehingga menyebabkan China kehilangan beberapa huntee berharga nya termasuk Yu Yan hunter rank SS+ mereka" ucap Adam (Guild master Black Panter).
"Hahaha aku tak menyangka kau akan percaya begitu saja, dengan rumor yang beredar. Dua mahkluk Demon human yang muncul di pulau Natuna, rank nya masih belum jelas, bisa saja hunter-hunter china itu yang lemah" ucap Amstrong lagi sambil tertawa.
"Kau Jangan terlalu sepele, meskipun rumor itu belum dipastikan, namun tidak ada salah nya kita bersikap waspada, dan aku setuju dengan perkataan Adam".
"Lebih baik kita tidak memprovokasi hunter rank Iregular yang baru muncul itu, karena 5 bulan lagi akan ada pertemuan Hunter Internasional jadi kita bisa memastikan rumor itu" ucap Nicholas (Ketua Asosiasi Hunter Amerikas serikat)
Di Indonesia....
Antonius pamit pada keluarga nya lalu menunu Distrik 12. hampir 2 jam di perjalanan Antonius tiba di Menara Dungeon yang ada di distrik 12.
Terlihat di luar menara dungeon banyak Wartawan dan hunter yang berkumpul, selain itu 20 anggota Asosiasi terlihat memberi batas dan menghalangi para wartawan itu mendekat ke arah pintu menara Dungeon.
"Sial, apa kabar aku ingin membersih menara dungeon ini juga di sebarkan oleh tua bangka itu" gumam Antonius.
Antonius lalu turun dari sepeda motor nya, dan tak lupa memakai topi Sweater nya hingga wajah nya tidak bisa dilihat orang lain, meskipun nama dan rank nya sudah di publish namun masyarakat dan para hunter belum mengenal wajah Antonius.
Antonius berjalan ke arah pintu menara Dungeon namun di halangi oleh Anggota Asosiasi.
Antonius yang di halangi anggota Asosiasi pun menunjukkan kartu lisensi nya.
Seketika wajah hunter yang menghalangi Antonius pun berubah pucat, gemetar dan
ketakutan.
__ADS_1
"Maaf tuan, silahkan" ucap anggota Asosiasi itu.
Antonius pun berjalan mendekati pintu Menara Dungeon
Wartawan dan Hunter yang berada di sekitaran menara Dungeon pun sontak menjadi heboh, banyak teriakan dan pertanyaan yang di lontarkan baik dari Wartawan.
Antonius tetap berjalan dan mengabaikan pertanyaan-pertanyaan itu, setelah tepat di depan pintu gerbang, Antonius bertanya pada Anggota Asosiasi itu.
"Apa kalian punya informasi penting, mengenai Menara Dungeon ini?" tanya Antonius.
"Ti...tidak tuan, menara ini belum ada yang pernah membersihkan mya sehingga baik pihak Asosiasi maupun Guild tidak mempunya informasi mengenai Menara Dungeon ini" jawab anggota Asosiasi itu sambil gemetaran.
"Hmmp, baiklah kalau begitu, aku akan masuk sekarang" ucap Antonius sambil berjalan lalu mendorong pintu menara Dungeon.
"Kreeeeeekkk" suara pintu menara terbuka Antonius pun langsung masuk kedalam menara, setelah Antonius masuk kedalam menara, pintu menara pun langsung tertutup dan tidak dapat dibuka dari luar maupun dari dalam.
Antonius yang sudah berada di dalam Menara Dungeon pun melihat area sekeliling nya, yang mana tempat dia berada sekarang adalah di hutan yang lebat. Lalu tak berselang lama suara serigala pun terdengar.
"Auuuuuuuwwwwwww" lolongan Red Wolf terdengar keras, seolah memberitahukan bahwa ada pendatang, lalu gelombang Monster beast pun mulai berdatangan yang membuat tanah di tempat Antonius bergetar.
"Wow, sungguh penyambutan yang sangat mewah, datang lah lebih ramai, aku sudah lama tidak ber olahraga semenjak keluar dari Dimensi Sialan itu" ucap Antonius sambil tersenyum sinis.
.
.
.
.
Bersambumg
Jangan lupa like dan Komen😁😁😁
__ADS_1