Ragnarock System

Ragnarock System
Masalah baru


__ADS_3

"Hahahaha, ingat lah yang akan ku katakan ini, Sekuat apa pun hunter yang ada di bumi Ini, mereka semua hanya lah segerombolan semut di hadapan ku" ucap Antonius dengan Tegas.


...---------------------------------------------------------------------------------...


Sementara itu, di Kantor pusat Guild Shark Evils yang berada di Jakarta.


"Apa, 5 hunter kita tewas di dungeon A" ucap Kazu marah.


Kazu adalah wakil Guildmaster Shark Evils juga merupakan Hunter Rank S.


"Benar tuan, menurut informasi yang di berikan oleh Tori dari kantor cabang kita di Medan distrik 6, bahwa 2 hunter A+ dan 3 hunter A yang ikut melakukan Raid bersama Guild Grim Reaper semua nya terbunuh di dalam Dungeon" ucap bawahan nya.


"Lalu bagaimana dengan Hunter dari Guild Grim Reaper, apa mereka juga ada kehilangan hunter mereka?" tanya Kazu pada bawahan nya itu.


"Tidak ada tuan, Hunter dari Grim Reaper hanya mengalami luka berat," jawab Bawahan nya.


"Sial berani nya Guild rendahan ini bermain api" gumam Kazu dalam Hati nya.


"Pasti Guild reaper melakukan sebuah rencana agar Nama Guild mereka bisa terkenal, segera kirim 4 Eksekutif kita, ke kantor cabang di Medan, dan cari anggota Hunter mereka yang selamat dari dungeon tersebut lalu interogasi, jika ada yang mencoba menghalangi, segera habisi" ucap Kazu dengan marah.


"Baik tuan" jawab bawahan nya dengan cepat lalu pamit pergi.


Sementara di kantor Guild Grim reaper, Boris sudah kembali kekantor dan melaporkan nya pada Guild Master nya.


"Jadi kelima hunter yang dikirim Shark Evils untuk bekerja sama dengan Guild kita semua nya mati" ucap Agus yang terlihat sedang berpikir.


Agus adalah Hunter dengan Rank S dan Guild master Grim Reaper. Agus dan Boris sudah bersahabat dari kecil.


Agus memikirkan apa langkah apa yang harus di ambil selanjut nya, pasal nya dengan terbunuh nya hunter Shark Guild.


Tentu saja guild nya tidak akan tenang, karena Shark guild pasti akan menyelidiki nya dan membuat masalah pada Guild nya.


"Pergilah ke Guild Lion's dan ceritakan masalah yang terjadi, dan minta lah agar mereka mengirim kan hunter untuk membantu Guild kita, kemungkinan target mereka adalah kalian yang selamat dari dalam dungeon" ucap Agus.


"Tapi jika Guild Lion's terlibat kemungkinan besar perang Guild akan pecah" ucap Boris.

__ADS_1


"Lalu, apa kita memiliki solusi lain, jika Guild Lion's tidak terlibat maka Guild kita akan Musnah" ucap Agus.


*Boris pun terdiam, tentu saja yang dikatakan Agus ada benar nya. namun Boris memikirkan sebuah ide.


Boris ingin mencoba meminta bantuan Antonius, Namun itu akan memakan sedikit waktu*.


"Seandai nya tuan Antonius mau membantu kami, pasti Guild kami akan selamat dan perang antar guild dapat di hindari, namun tidak ada salah nya aku mencoba, aku hanya perlu menunda waktu hingga tuan Antonius mau membantu kami" gumam Boris dalam hati nya.


"Tidak perlu terburu-buru, untuk meminta bantuan pada Guild Lion's, dari pada melibatkan guild lain, ada baik nya kita meminta bantuan dari Aosisasi saja" ucap Boris mencoba menenang kan kegelisahan Guild master nya.


"Tapi apa pihak Asosiasi mau membantu kita, selama ini pihak Asosiasi juga tidak bisa berbuat banyak, jika berhubungan dengan guild shark Evils" ucap Agus.


"Kita hanya membutuh kan pihak asosiasi untuk mengulur waktu agar guild Shark Evils tidak menyerang Guild kita" ucap Boris.


"Mengulur Waktu, apa maksud mu? apa kau punya rencana lain? tanya Agus.


"Ya aku punya rencana, Aku mengenal seseorang hunter yang sangat kuat, dan aku berencana meminta bantuan nya" ucap Boris.


"Apa kau sedang bercanda, hunter mana yang mau berurusan dengan Guild Shark Evils, kecual dari Hunter dari Guild Herkules, atau jangan bilang kalau hunter kenalan mu itu berasal dari Guild No 1, Guild herkules?" ucap Agus lagi.


"Tentu saja bukan, dia belum bergabung dengan Guild mana pun, namun kekuatan nya benar-benar luar biasa, bahkan yang membunuh Ke 5 hunter Shark Evils adalah dia, bukan hanya itu monster rank S+ yang kami hadapi dalam dungeon kemarin, mati ditangan bawahan nya". ucap Boris.


"Jika yang kau katakan itu benar, bahwa hunter yang kau sebutkan itu memiliki kekuatan yang besar, lalu jika dibandingkan dengan ketua asosiasi siapa yang paling kuat diantara mereka berdua" tanya Agus penasaran.


"Untuk itu, aku belum bisa pastikan, namun kalau aku liat saat dia bertarung melawan ke 5 hunter Shark evils, dan saat melawan Monster rank S+ di dalam dungeon, jelas kekuatan nya melebihi ketua asosiasi. Bahkan saat dia bertarung, dia terlihat santai" ucap Boris menjelaskan.


Agus yang mendengar perkataan Boris pun terdiam.


"Siapa hunter yang dimaksudkan oleh Boris?, jika benar dia memiliki kekuatan yang melebihi ketua Asosiasi, mengapa nama nya tidak pernah terdengar,? dan mengapa dia belum bergabung dengan ke dalam guild?" berbagai pertanyaan pun muncul didalam benak Agus.


"Lalu apa kau pikir dia mau membantu kita?" tanya Agus.


"Akan saya coba sebisa mungkin agar mau membantu guild kita ucap" Boris.


"Baiklah kalau begitu, kirim seseorang untuk meminta bantuan asosiasi, dan ke 3 rekan mu yang terluka kemarin segera pindah kan kerumah sakit yang lebih aman, dan sampaikan juga pada Suparman untuk mencari tempat yang aman"

__ADS_1


Jika melihat situasi nya, shark evils pasti akan mengincar kalian lebih dulu yang selamat dari dungeon kemarin" ucap Agus.


"Baik lah, klau begitu aku pergi dulu" ucap Boris.


Sementara itu, di kantor cabang Asosiasi Azka yang sedang duduk di meja nya, dan memegang beberapa lembar kertas yang berisi laporan yang dituliskan oleh Boris, setelah Azka membaca laporan itu pun segera memanggil beberapa 10 hunter rank A+


"Ini akan menjadi masalah besar, Shark Evils pasti tidak akan terima dengan kematian5 hunter nya, dan pasti akan membuat kekacauan, setengah dari kalian cepat pergi dan awasi pergerakan Hunter shark Evils"


Jika ada yang mencurigakan segera laporkan padaku, dan setengah lagi, awasi keadaan Guild Grim Reaper" ucap Azka.


"Baik tuan" jawab mereka serentak dan ijin pamit lalu pergi menjalankan tugas nya masing-masing.


Sementara itu Antonius yang sedang didalam perjalan menuju diistrik 10, beberapa kali bersin diatas sepeda motor ZX-25R yang di kendarai nya.


Suparman memberikan Sepeda Motor itu sebagai hadiah karena sudah menyelamatkan nyawa nya. pada awal nya Antonius hanya ingin meninjam sebuah sepeda motor untuk agar dia bisa pergi ke Distrik 10.


"Haciiiuuuuu, sial siapa yang sedang membiacarakan ku" gumam Antonius diatas sepeda motor nya.


Setelah 3 jam diperjalanan Antonius tiba di distrik 10 dan langsung menuju rumah nya.


Namun setelah tiba di depan rumah nya Antonius melihat rumah nya sudah menjadi puing-puing bangunan.


Seketika Antonius turun dari sepeda motor nya, hati nya gemetar, sedih, khawatir dengan keadaan kedua orang tua nya.dan saudara-saudara nya.


Antonius mencoba tetap tenang dan mencari tau informasi pada beberapa warga yang ditemui nya.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya


Author masih membutuhkan saran dari para reades semua🙏


__ADS_2