
20 Menit berlalu
Suara ledakan terus terdengar di dalam Menara Dungeon.
Saat Ini Antonius masih duduk di kursi megah yang di buat menggunakan elemen tanah nya, dan mengamati pertempuran para bawahan nya.
Sebenar nya Antonius dapat mengalahkan Raja iblis dengan mudah jika dia membuka segel kekuatan nya. Namun Antonius ingin melihat kemajuan perkembangan para prajurit nya.
"Triiiiing"
"Buammmm"
"Dug..... Dug...Dug...."
Suara pedang Mosess dan Raja Iblis Barbatov beradu terdengar nyaring, dan bahkan menyebabkan ledakan di sekitar pertarungan mereka berdua akibat gelombang energi yang mereka keluar sangat besar.
Gelombang energi itu menyebabkan getaran yang keras hingga keluar menara Dungeon.
Di luar menara Dungeon
8 jam setelah Antonius memasuki Dungeon, Brian (Ketua Asosiasi), Azka, Kenta (Guil master Herkules) dan Riko (Guild master Lions) masih menunggu di luar menara Dungeon sementara 3 Guild master lain nya sudah kembali karena ada portal dungeon muncul di wilayah Guild mereka.
Selain itu Para Wartawan dan beberapa hunter yang masih penasaran dengan Antonius pun masih bertahan di sekitar menara Dungeon dan bahkan ada yang mendirikan tenda dan memilih istirahat di sekitar menara Dungeon.
"Siall, apa yang harus kita lakukan? mengapa tidak ada tanda-tanda bahwa Dungeon ini akan selesai " ucap Azka yang tampak khawatir.
"Hah, apa kau pikir menyelesaikan Menara Dungeon itu gampang, kau tidak ingat menara Dungeon yang kita selesaikan di Jakarta. yang mana kita butuh waktu 4 bulan dan itu hanya sampai di lantai ke 7" ucap Kenta.
"Yah, kau benar dan itu pun kita semua bekerja sama untuk meyelesaikan nya, maka nya kita bisa sampai di lantai ke 7.
Sementara Tuan Antonius hanya masuk sendirian ke dalam, meskipun dia kuat, tapi akan sulit menyelesaikan menara Dungeon ini di setiap lantai nya" ucap Riko.
"Semoga saja, tuan Antonius tidak kenapa-kenapa, karna kalau sempat tuan Antonius mengalami kejadian buruk maka itu akan menjadi pukulan fatal bagi kita dan juga negara ini" ucap Brian (Ketua Asosiasi)
Azka, Kenta, dan Riko hanya mengangguk paham maksud dari perkataan Brian. Tiba tiba menara dungeon bergetar hebat.
Tanah di sekitar luar menara dungeon pun retak seolah terjadi gempa yang keras menghantam menara dungeon.
Beberapa orang yang sedang berdiri pun terjatuh karena kehilangan keseimbangan.
Getaran itu berlangsung 3 menit dan tak berselang lama getaran itu kembali terjadi lagi
secara terus menerus.
__ADS_1
Banyak Wartawan dan hunter yang awal nya berkumpul di sekitar menara dungeon pun menjadi berlarian dan panik.
"Cepat ungsikan para warga sipil, dan buat pembatas sejauh 20 Meter agar tidak mendekat ke menara dungeon ini" perintah Brian kepada Anggota Asosiasi nya.
"Sial apa sebenar nya yang terjadi di dalam" ucap Kenta sambil menatap ke arah Menara dungeon.
Di dalam Dungeon....
Tubuh Raja iblis Barbatov kembali terpental belasan meter menabrak stalakit yang ada di lantai 50.
"Ughhhh, kau berani nya menghkhianati ras iblis dan memihak manusia rendahan itu" ucap Raja Iblis Barbatov sambil memuntahkan seteguk darah.
Mosess melesat dengan cepat kemudian menebaskan pedang nya secara vertikal ke arah Barbatov.
Barbatov yang masih berlutut mengangkat pedang nya secara horizontal menangkis serangan Mosses namun karena energi nya sudah mulai habis Barbatov kembali terpental.
"Kau tidak pantas menhina tuan ku yang Agung" ucap Moses dengan dingin lalu kembali melesat dan menebaskan pedang nya.
Barbatov yang kembali menghantam stalakit mencoba bangkit berdiri, dengan menancapkan pedang nya ketanah sebagai penopang tubuh nya untuk berdiri.
Belum sempat Dia bernafas lega Mosess sudah kembali melepaskan tebasan ke arah Barbatov.
Barbatov bergerak cepat mendorong tubuh nya ke samping namun ke cepatan tebasan Mosess tak bisa di hindari sepenuh nya.
Sementara para prajurit Antonius tidak membuang waktu dan memanfatkan kesempatan itu dan langsung mengabisi para monster yang sedang terdiam dan mengalihkan pandangan nya.
Yang Awal nya Jumlah monster itu lebih dari 10 juta kini hanya tersisa 100 saja yang masih bertahan dan tubuh mereka penuh dengan luka. Tak jauh beda dengan 10 jendral iblis Barbatov yang kini hanya tersisa 2 jendral yang masih bertarung dengan Brussh dan Apito.
Melihat raja nya meraung ke sakitan salah satu jendral iblis itu mencoba melesat pergi untuk menolong raja nya, namun Apito tak membiarkan itu terjadi dengan cepat menggunakan skill wind strom.
Sebuah pusaran angin tercipta dan langsung menghantam jendral iblis itu, tak sampai disitu Apito menembakkan fire ball ke dalam pusaran angin itu sehingga membuat tornado Api yang cukup besar dan menyedot sisa monster yang berada di sekitar nya.
"Arggggghhhhh"
"Arggghhhhhh" teriakan jendral iblis dan monster yang terhisap kedalam pusaran angin itu terdengar, tubuh mereka terpotong potong akibat sayatan angin lalu dibakar habis oleh api, yang membalut pusaran angin itu.
"Ughhhhh,,, kurang Ajar.!!!!! teriak Barbatov dengan sisa tenaga nya mencabut pedang nya dari tanah dengan tangan kanan nya lalu mengayunkan pedang nya ke arah Mosess
Serangan itu cukup kuat bagi hunter rank S namun tidak bagi Mosess, dengan santai nya meangkap pedang Babrbatov dengan tangan kiri nya lalu menggenggam nya dengan kuat, Mosess kemudian menusukkan pedang di tangan kanan nya ke perut Barbatov.
"Matilah dan jadilah bawahan setia tuan ku" bisik Mosess kemudian memutar pedang nya yang masih tertusuk di perut Barbatov sehingga luka di perut Barbatov semakin lebar dan dalam.
"Ughhhh, tunggu saja cepat atau lambat dewa dunia bawah akan menguasai dunia kalian dan memperbudak manusia yang tinggal di dunia ini" ucap Raja Iblis Barbatov lalu terjatuh ketanah tak bernyawa.
__ADS_1
Brussh yang tadi sengaja tidak membunuh jendral iblis karna ingin bermain-main pun langsung meningkatkan kecepatan nya dan tiba-tiba muncul di belakang Jendral iblis itu dan langsung menebas kepala jendral iblis itu hingga terpisah dari tubuh nya.
Sisa monster yang tersisa pun sudah habis di bunuh oleh prajurit Antonius.
Setelah semua nya beres, Prajurit Antonius pun langsung melesat ke arah Antonius lalu berlutut dan memberi hormat.
"Keja bagus semua nya, sudah lama aku tidak melihat kalian semua karena di bumi memiliki aturan Absolut sehingga aku hanya bisa memanggil beberapa diantara kalian yang memiliki level dibawah SSR saja.
Dan hanya di dalam Dungeon lah aku bisa memanggil kalian semua" ucap Antonius.
"Tidak masalah yang Mulia, meski kami tidak bisa terlalu banyak membantu yang mulia di luar dungeon, namun kami sudah senang bisa selalu berada di dekat yang mulia dan dapat berguna disaat yang mulia membutuhkan kekuatan kami" ucap Brussh dengan Hormat.
"Baiklah, kembalilah ke dalam bayangan ku" perintah Antonius. Prajurit Antonis pun memberikan hormat terakhir lalu kembalu ke dimensi bayangan Antonius.
Ding : Selamat tuan telah membersihkan Menara Dungeon 50 lantai.
Ding : selamat tuan mendapatkan 10 juta exp
Ding :Selamat tuan mendapatakan 90 miliar emas
Ding : Selamat tuan mendapatkan skill penciptaan dunia dimensi.
Skill penciptaan dunia dimensi adalah skill yang bisa membuat tuan menciptakan segala hal di dunia dimensi milik tuan.
Tapi dengan catatan segala hal yang di ciptakan tidak dapat dibawa ke dunia nyata, namun hanya efek nya saja yang akan terbawa ke dunia nyata.
"Wow hasil kali ini tidak mengecewakan, terlebih skill penciptaan ini, itu arti nya aku bisa membuat Dunia ku sendiri di dalam dimensi bayangan ku. tapi aku tidak mendapatkan bahan obat untuk ibu ku" ucap Antonius dengan sedikit lesu.
Ding : sistem mendeteksi Seorang Dewa Absolut akan datang ke tempat tuan.
Ding : Sebuah energi penghalang tercipta yang membuat tuan tidak dapat keluar.
Ding : Sistem akan menonaktifkan diri sendiri hingga pertemuan tuan dan dewa Absolut itu selesai.
Antonius yang tiba-tiba mendengar pemberitahuan sistem pun menjadi kaget
tiba-tiba sebuah energi yang sangat besar muncul dan mengoyak ruang dimensi.
.
.
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa like dan Komen😁