Ragnarock System

Ragnarock System
Pertemuan Antonius dengan Ayah dan saudara nya


__ADS_3

"hah, kau pikir kami akan percaya ha!!!", ucap lori lalu melesat menyerang Azka dan teman nya


...--------------------------------------------------------------------------...


*Di dalam tambang.


Setelah mencari cukup lama Antonius masih belum menemukan Ayah dan Saudara laki-laki nya.


Namun ketika Antonius ingin melangkah ke tempat selanjut nya, terdengar suara yang tak asing di telinga Antonius.


"Suara ini, mirip dengan suara ayah ku," gumam Antonius, lalu melirik ke arah sumber suara itu, yang berjarak 10 meter dari nya.


Ternyata sumber suara itu, memang benar adalah Ayah Antonius, meskipun hampir tidak bisa dikenali, karena Kondisi tubuh Ayah dan kakak nya cukup memprihatin kan.


Tubuh ayah nya yang dulu tegap kini kurus, dan terlihat lemah. Sementara tubuh saudara laki-laki nya penuh luka cambuk.


Antonius yang melihat kondisi ayah dan saudara nya, tak kuasa menahan air mata nya, rasa emosi, terharu,sedih, bergejolak di dalam hati nya.


"Benar-benar biadap, tak kan ku maaf kalian yang telah melakukan ini pada Keluarga ku" ucap Antonius dalam Batin nya.


Antonius lalu berjalan mendekati ayah dan kakak laki-laki nya, yang terlihat sedang duduk bersandar di dinding Gua.


Ayahnya dan saudara laki-laki nya yang melihat seorang pemuda datang mendekat ke arah mereka pun menjadi khawatir.


Saudara laki-laki nya pun bergegas mendekati pemuda itu, dan ingin menahan nya agar tidak mendekati ayah nya.


"Tuan, tolong biarkan ayah saya istirahat sebentar, ayah saya sedang dalam kondisi tidak sehat" ucap Saudara laki-laki nya yang mengira Antonius adalah salah satu hunter pengawas tambang.


Antonius yang mendengar ucapan Saudara laki-laki nya, bertambah sedih, walaupun sudah dalam kondisi yang seperti itu, namun saudara nya tetap menjaga dan peduli pada ayah nya.


"Te..tenanglah kak, ini aku Antonius adik mu" ucap Antonius yang sambil ter isak tangis.


Saudara laki-laki nya yang mendengar ucapan pemuda dihadapa nya pun menjadi kaget. Pasal nya adik nya sudah hilang 10 tahun yang lalu, disaat dimana dunia berubah secara drastis.


*Saat keluarga nya belum bergabung di tempat pengungsian, mereka sudah mencari kemana-mana.


Bahkan keluarga Antonius sudah meminta bantuan pada militer dan poster adik nya pun sudah di sebar, namun adik nya tetap tidak di temukan*.


Karena tidak bisa di temukan Pihak militer pun segera mengumumkan bahwa kemungkinan Antonius sudah tewas di serang oleh monster.


Dan itulah yang ada dipikiran saudara laki-laki nya sekarang.


"Tidak mungkin, adik ku sudah lama hilang 10 tahun yang lalu, dan bahkan sudah dianggap meninggal karena diserang monster" ucap saudara laki-laki nya.


"Aku memang adik mu kak, ucap Antonius sambil mengatakan tanggal lahir, tahun lahir, nama ibu dan ayah mereka, pada saudara laki-laki nya.


"Ternyata kau benar adik ku, lalu di mana kau selama 10 tahun ini?" tanya Saudara laki-laki nya, sambil memeluk Antonius.

__ADS_1


"Cerita nya panjang, biarkan aku bertemu dengan ayah terlebih dahulu" ucap Antonius. sambil melepaskan pelukan saudaranya dan berjalan mendekati ayah nya.


Antonius kemudian berlutut dan megang tangan ayahnya.


"Ayah maafkan aku, aku tidak bisa membantu dan ayah dalm 10 tahun terakhir," ucap Antonius sambil memegang tangan ayah nya.


Ayah Antonius yang melihat seorang pemuda berlutut dan meminta maaf pada nya, seketika menjadi sedih dan terharu.


"Apa kau adalah Antonius, anak ku yang hilang 10 tahun yang lalu? tanya ayah Antonius dengan mulut nya sedikit bergetar.


"Iya ayah, ini aku Antonius anak mu," ucap Antonius lalu memeluk Ayah nya.


"Hahahahaha, sudah kuduga insting ku juga mengatakan bahwa kau masih hidup" ucap Ayah Antonius sambil memeluk anak nya itu.


Saudara laki-laki Antonius yang melihat ayah nya menjadi senang pun ikut memeluk Ayah dan adik nya itu.


Selang beberapa waktu, Antonius kemudian bertanya di mana ibu dan adik nya.


"Ibu mu, sekarang berada dirumah sakit, pada saat mendengar pihak militer mengatakan kau telah mati oleh monster, ibu mu tiba-tiba jatuh sakit dan sekarang adik mu sedang menajaga ibumu" ucap Ayah Antonius.


"Ini salahku, gara-gara aku, ibu menjadi sakit" ucap Antonius sambil menyesal.


"Ini bukan salah mu, tapi mungkin ini adalah jalan takdir yang harus keluarga kita jalani," ucap Ayah Antonius.


Antonius terdiam sejenak mendengar ucapan Ayah nya.


"Baik lah mulai detik ini dan seterus nya tidak akan kubiarkan siapapun menyakiti keluarga ku lagi" ucap Antonius.


"Baik tuan" jawab Agera lalu muncul dari dalam balik bayangan Antonius.


Ayah dan saudara Antonius yang melihat kemunculan sosok mahkluk ber armor hitam dari bayangan Antonius pun menjadi kaget.


Antonius yang melihat wajah kaget yah nya pun segera menenangkan ayah nya.


"Tenang saja ayah, dia adalah bawahan ku, owh iya aku sekarang adalah hunter" ucap Antonius dengan sedikit bangga.


"Apa..! kau sudah menjadi hunter" ucap ayah dan saudara Antonius serentak.


"Iya benar, aku sekarang menjadi hunter terkuat di bumi ini" ucap Antonius sambil menggosok hidung nya.


"Hahahaha, kau jadi hunter itu bagus untuk keluarga kita, namun mengaku menjadi yang hunter terkuat itu sedikit berlebihan" ucap Ayah Antonius yang tidak percaya pada Antonius.


"Benar kata ayah, tidak mudah menjadi hunter, apalagi menjadi yang terkuat" ucap Saudara Antonius lagi.


"Hadeh, mentang-mentang dulu aku sering berbohong, jadi sekarang tidak ada yang percaya pada ku" ucap Antonius.


Agera pun telah selesai mengobati ayah dan juga saudara nya, semua luka di tubuh ayah dan kakak nya telah disembuhkan, meskipun luka nya sembuh namun, tubuh ayah dan kakak nya terlihat masih kurusan.

__ADS_1


"Kelihatan nya setelah keluar dari sini, ayah dan kakak harus banyak makan, agar kembali gemuk seperti yang dulu" ucap Antonius lalu mengajak ayah dan saudara nya meninggal kan Gua itu.


Tiba di depan Gua ayah dan kakak nya Antonius melihat Jakob yang berlutut dan menundukkan kepala nya dan di jaga 2 sosok mahkluk yang mirip seperti bawahan Antonius yang mengobati mereka tadi.


Mereka berdua pun merasa heran bagaimana bisa Jakob yang merupakan Hunter rank S dipaksa tunduk seperti itu, padahal mereka Tau Jakob memiliki kekuatan yang besar, namun sekarang Jakob hanya diam berlutut tak berdaya.


"Ayah ini kan orang yang menyiksa ayah debgan menyuruh bekerja paksa di tambang ini, klau begitu aku serahkan pada ayah, terserah ayah mau apa in dia, dia tidak akan melawan" ucap Antonius dengan santai nya.


Ayah nya yang mendengar ucapan Antonius pun, menjadi heran lagi, jika betul yang dikatakan Antonius, itu arti nya Antonius lebih kuat dari pada Jakob.


"Meskipun ayah ada kebencian pada nya, namun ayah sudah memaafkan nya," ucap Ayah Antonius.


"Baik lah kalau ayah bicara seperti itu, sekarang mari kita pergi dari sini, Brush lakukan tugas mu" ucap Antonius.


Lalu Antonius dan ayah dan saudara nya pun meninggalkan tempat itu.


Jakob yang mendengar ucapan Antonius merasa sedikit senang, karena dia merasa nyawa nya diampuni, namun rasa senang nya pun sirna seketika.


"Mungkin Ayah tuan ku memaafkan mu, namun tidak dengan Tuan ku, dan mengirim mu ke neraka adalag tugas ku" ucap Brush lalu memenggal kepala Jakob.


Setelah membunuh Jakob, Brush dan Hirari pun segera melesat menyusul Antonius.


Area pertambangan itu masih masuk kedalam wilayah Mansion Jakob, jadi jika ingin keluar dari sana maka harus melewati mansion Jakob dan juga camp pengungsian.


500 meter sebelum tempat Pengungsian Antonius merasakan energi besar.


"Keliahatan nya telah terjadi pertarungan disana" gumam Antonius dalam Hati nya.


Antonius ingin melihat pertarungan yang terjadi di area Pengungsian, namun Antonius juga tidak ingin melibatkan ayah dan saudara nya. Jadi Antonius meminta ayah dan saudara nya untuk menunggu sebentar.


"Maaf ayah, bisa kah kalian berdua menunggu sebentar disini, aku ada urusan mendadak sebentar" ucap Antonius.


"Kau mau kemana?" tanya ayah nya


"Ke suatu tempat ayah, aku akan meninggalkan salah satu bawahan ku disini untuk menjaga ayah dan juga kakak" ucap Antonius lalu menyuruh Zonda, agar mengawasi Ayah dan saudara nya.


Antonius lalu melesat pergi ke arah pertarungan yang berasal dari Area pengungsian.


.


.


.


Bersambung.


Maaf ya Author butuh saran dari para readers, bagusan Antonius manggil apa ke sadara laki-laki nya, manggil kakak, atau abang? supaya ketika di baca bisa enak dan nyambung๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


Mohon tulis dikomen ya saran nya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


Terimakasih yang sudah dukung dan support Author๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™*


__ADS_2