Ranjang Panas Sang CEO 3

Ranjang Panas Sang CEO 3
Makan Bersama


__ADS_3

Siang menjelang sore, para gadis dan para wanita sudah bangun dan kini berada di dapur namun Tante Angela, Tante Angel dan Jovanka lebih pertama datang.


"Kalian sudah datang duluan?" Tanya Mommy Nicole dengan wajah terkejut.


"Iya Buyut." jawab Jovanka sambil mengeluarkan semua bahan-bahan makanan dari kulkas.


"Oma Nicole, Tante Karen, Tante Rani, Tante Adriana, Tante Kasandra dan Tante Sandra lebih baik istirahat biar kami yang membantu Jovanka." Ucap Adara.


"Apa yang dikatakan Kak Adara benar lebih baik istirahat lagi atau mandi." sambung Adira.


"Ok." Jawab mereka bersamaan.


Mereka pun pergi ke arah kamar mereka masing-masing dan sisanya berada di dapur. Mereka saling membantu ada yang bagian potong bahan masakan dan ada yang bagian memasak.


Hingga tidak membutuhkan waktu lama akhirnya mereka sudah selesai memasak bersamaan kedatangan Bela dan kepala pelayan.

__ADS_1


"Maafkan kami datang terlambat, bolehkah kami bantu?" Tanya kepala pelayan.


"Terima kasih Paman, semua sudah selesai." Jawab Jovanka sambil tersenyum.


'Kenapa anak pelayan masih ada di sini?' Tanya mereka bersamaan.


Entah kenapa mereka tidak suka akan kehadiran Bela karena biasanya mereka tidak pernah suka membeda-bedakan orang lain atau pun merendahkan orang lain.


Mereka merasa kalau Bela bukan gadis baik-baik. Mereka tidak mungkin mengatakannya karena mereka tidak enak dengan kepala pelayan yang usianya lebih tua dari mereka.


"Kalau begitu, kami permisi dulu Nyonya - Nyonya dan Nona - Nona.' Pamit kepala pelayan dengan nada sopan.


Kepala pelayan dan Bela pergi dari ruangan dapur sedangkan para gadis dan para wanita meletakkan semua makanannya ke atas meja. Setelah beres semuanya mereka pergi meninggalkan ruang makan menuju ke kamar mereka masing-masing untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Sepeninggal mereka seseorang datang ke arah dapur kemudian mengambil botol yang berisi garam. Orang tersebut memasukkan garam tersebut ke semua makanan kecuali nasi setelah beres orang tersebut pergi meninggalkan tempat tersebut sambil tersenyum devil.

__ADS_1


'Rasakan kalian, kalian akan dipermalukan oleh pasangan kalian masing-masing dan bagi yang belum menikah akan malu karena masakannya sangat asin.' Ucap orang tersebut yang ternyata Bela.


xxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Setelah kepala pelayan berpamitan ke mereka Kepala pelayan dan Bela berjalan ke arah kamar mereka untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Namun ketika Bela melihat Ayahnya masuk ke dalam kamarnya Bela kembali ke dapur untuk mengambil garam dan mencampurkan garam tersebut ke dalam masakan yang sudah matang.


Lagi - lagi Bela melakukan kesalahan karena apa yang dilakukannya terekam jelas di cctv terlebih keluarga besar Daddy Raka tidak menyukai makanan di buang karena itulah mereka masak seperlunya.


Hal itu bisa menyebabkan kesalahan fatal untuk Bela karena telah membuat masakan terbuang percuma terlebih yang memasak adalah orang yang dicintai oleh suaminya bagi mereka yang sudah menikah dan orang - orang yang disayanginya bagi orang yang belum menikah.


xxxxxx Flash Back Off xxxxxxx


Kini mereka berada di ruang makan, Leo sengaja memesan meja yang sangat besar dan panjang agar jika ada acara makan bersama seperti saat ini keluarga besarnya bisa makan bersama.

__ADS_1


Para wanita mengambil makanan untuk suami mereka masing-masing sedangkan yang belum menikah mengambil sendiri makanannya.


"Mau aku ambilkan?" Tanya Tante Angel pada Hero.


__ADS_2