
Selama ini Arsene tidak pernah menyentuh seorang gadis ataupun wanita dan jika ada yang berani menyentuhnya maka Arsene tidak segan-segan memaki orang tersebut di tambah tubuhnya sama sekali tidak bereaksi sedikitpun namun entah kenapa ketika dirinya menyentuh pinggang Angela langsung tubuhnya mengalami reaksi.
Sedangkan Angela selama ini dirinya belum pernah berpacaran karena dirinya trauma melihat pernikahan ke dua kakaknya yang tidak bahagia membuat Angela membenci pria yang hanya bisa menyakiti perasaan seorang wanita yang sangat tulus mencintai suaminya. Namun ketika tubuhnya di peluk oleh Arsene membuat jantung Angela berdetak kencang.
"Maaf." Ucap Arsene dan Hero bersamaan sambil masing-masing melepaskan pelukannya.
"Tidak apa-apa." Jawab Angel dan Angela bersamaan.
"Rina! Jadi orang jangan ngelamun! Apa Kamu ada niat untuk menguasai harta Tanteku?" Tanya ulang Lisa sambil berdiri tepat dihadapan Rina karena melihat Rina terdiam.
Tanpa menjawab Rina mengeluarkan pisau lipat dari saku dress nya namun gerakan Rina terbaca oleh Lisa. Lisa langsung menahan tangan Rina agar tidak menusuk ke arah perutnya.
"Kamu pikir Aku tidak tahu? Cihhhhh... Asal Kamu tahu trik ini sudah Aku pelajari oleh Tanteku jadi tidak bisa membunuhku." Ucap Lisa sambil menekuk tangan Rina.
"Ahhhhhh ... Sakit ... Lepas!" Teriak Rina sambil berusaha memberontak.
Jleb
"Ahhhhhh ...!" Teriak Rina kembali.
Tanpa menjawab Lisa masih menggenggam tangan Rina yang memegang pisau kemudian mengarahkan tangan Rina ke arah dada Rina lalu menusuknya membuat Rina kesakitan.
"Temani lah Tanteku yang sudah meninggal." Ucap Lisa.
Selesai mengatakan hal itu Lisa perlahan menekan pisau tersebut hingga mengenai jantung Rina membuat Rina kembali berteriak kesakitan dan tidak berapa lama menghembuskan nafas terakhirnya.
__ADS_1
Bela yang melihatnya sangat ketakutan hingga dirinya melihat tongkat bisbol kemudian dengan perlahan mengambilnya.
Bugh
"Ahhhhhh ... !" Teriak Lisa.
Bruk
Bruk
Bela yang melihat Lisa sibuk menghabisi Rina membuat Bela memukul kepala Lisa dengan tongkat bisbol. Hal itu tentu saja Lisa berteriak kesakitan dan ambruk menimpa jasad Rina.
"MATILAH KAMU LISA, SEMUA HARTA INI AKAN MENJADI MILIKKU!" teriak Bela sambil mengangkat tongkat bisbol.
Sambil menahan rasa sakit pada bagian kepalanya, Lisa memundurkan tubuhnya dengan menggunakan ke dua tangan dan ke dua kakinya karena saat ini posisi Lisa sedang duduk.
Prang
Prang
"Asal Kamu tahu, Aku sedikit belajar ilmu bela diri dari Kak Hero jadi percuma saja Kamu melempar semua barang yang ada di sekitarmu." Ucap Bela sambil tersenyum devil.
"Si*l ... Ternyata Aku berteman dengan dua orang pengkhianat. Kalau tahu begini Aku tidak mau berteman denganmu dan Rina." Ucap Lisa merutuki kebodohannya.
"Kenapa menyesal ya? Kasihan deh. Untunglah Rina sudah mati dan sekarang tinggal Kamu yang masih hidup namun sebentar lagi akan menemani sahabat kita yaitu Rina." Ucap Bela sambil tersenyum menyeringai.
__ADS_1
"Ka ... Kamu psychophat.." Ucap Lisa dengan gugup dan wajah yang sangat ketakutan.
"Baru tahu ya? Sejak kecil Aku sudah membunuh kelinci yang sangat imut milik sepupuku karena sejak sepupuku mempunyai binatang peliharaan Aku jarang di ajak mengobrol dan bermain karena itulah Aku bunuh. Bukan itu saja jika temanku menyakitiku maka Aku tidak segan-segan membunuhnya dengan cara menabraknya. Setelah membunuhmu barulah Aku membunuh Angel agar Kak Hero sepenuhnya mencintaiku." Ucap Bela sambil tersenyum menyeringai.
Bugh
"Akhhhhhhhh..." Teriak Lisa.
Selesai mengatakan hal itu Bela memukul tubuh Lisa membuat Lisa berteriak kesakitan. Tanpa punya rasa empati sedikitpun Bela memukul Lisa bertubi-tubi tanpa memperdulikan jerit kesakitan karena bagi Bela itu merupakan alunan melodi yang enak untuk di dengar.
"Kasihan Lisa, kita tolong Dia." Ucap Angel dan Angela bersamaan.
Grep
"Lisa juga sangat jahat dan sudah sepantasnya mendapatkan apa yang selama ini di perbuatnya." Ucap Hero sambil memeluk tubuh Angel.
Grep
"Jika kita bantu Lisa, tetap saja Lisa selamanya jahat dengan kalian karena sifat Lisa tidak akan pernah berubah." Ucap Arsene sambil memeluk tubuh Angela.
"Tapi ..." Ucapan Angel dan Angela terpotong oleh Hero dan Arsene.
"Lisa pernah mencelakai adik sahabat kami hingga adik sahabat kami meninggal." Ucap Hero dan Arsene bersamaan.
"Orang seperti Lisa tidak pantas untuk di tolong, mereka sangat jahat dan sekarang Lisa harus menerima karmanya atas apa yang telah mereka lakukan." Sambung Hero.
__ADS_1
"Setelah Lisa barulah kita keluar untuk menghukum Bela." Sambung Arsene.