
"Kak Leo suka?" Tanya Jovanka sambil mengedipkan matanya.
Cup
"Tentu saja suka." Jawab Leo kemudian mengecup bibir istrinya secara singkat.
Leo memberikan pemanasan terlebih dahulu membuat Jovanka mengeluarkan suara merdunya sambil memegang wortel import milik suaminya kemudian membelainya.
"Sstttttt... Ahhhhhhh..." Ucap ke duanya bersamaan.
Jleb
"Ahhhhhhh.." Ucap keduanya bersamaan.
Apa yang dilakukan oleh Jovanka membuat Leo tidak bisa menahannya lagi membuat Leo menyatukan tubuhnya bersamaan mereka mengeluarkan suara merdu.
Leo menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang sedangkan Jovanka ikut menggoyangkan pinggulnya hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar dari wortel import milik suaminya.
"Ahhhhhhh..." Ucap mereka bersamaan tanda mereka berdua sama - sama mendapatkan pelepasan.
Wortel importnya yang berada di dalam goa perlahan ditarik oleh Leo kemudian Leo menggulingkan tubuhnya ke arah samping lalu memeluk tubuh istrinya.
__ADS_1
Cup
"Terima kasih sayang, aku sangat puas." Ucap Leo kemudian mengecup kening istrinya.
"Sama-sama Sayang." Jawab Jovanka sambil membalas pelukan suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.
"Belajar darimana? Sampai aku benar-benar puas" Tanya Leo penasaran.
"Dari Mbah google." Jawab Jovanka jujur.
"Sama aku juga dari Mbah google." Jawab Leo jujur.
"Kapan bacanya?" Tanya Jovanka penasaran.
"Berarti tadi Kak Leo senyum-senyum sendiri karena baca artikel?" Tanya Jovanka.
"Tentu saja." Jawab Leo sambil menarik dagu istrinya agar menatap dirinya.
"Apa jangan-jangan kamu tadi menangis karena mengira aku berkirim pesan dengan gadis lain?" Tanya Leo.
Jovanka hanya menganggukkan kepalanya membuat Leo tersenyum kemudian memeluk istrinya.
__ADS_1
"Percayalah padaku, aku tidak akan mengkhianati dirimu karena aku sangat tulus mencintaimu. Apa yang kita lihat belum tentu benar karena itu aku minta untuk lain kali bertanyalah padaku agar tidak terjadi kesalahan pahamaman." Ucap Leo.
"Maafkan aku." Ucap Jovanka.
"Tidak apa - apa hanya saja aku minta, kita tidak boleh membohongi satu sama lain karena inti dari pernikahan adalah kejujuran. Jika kita tidak jujur yang ada rumah kita bubar." Ucap Leo.
"Apa yang dikatakan oleh Kak Leo memang benar kalau inti dari pernikahan adalah saling percaya satu sama lain. Mulai saat ini dan seterusnya aku akan mempercayai suamiku, suami yang sangat aku cintai." Ucap Jovanka.
"Begitu pula dengan diriku, aku percaya dengan apa yang kamu katakan dan aku harap pernikahan kita sama seperti orang tua kita yang selalu rukun terlebih aku tidak pernah melihat ke dua orang tuaku bertengkar." Ucap Leo.
"Amin." Jawab Jovanka dan Leo bersamaan.
"Tidurlah." Ucap Leo yang merasakan kalau Jovanka beberapa kali menguap karena Leo hanya bisa melihat kepala Jovanka.
Jovanka hany menganggukkan kepalanya kemudian Jovanka memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu Jovanka tidur dengan pulasnya.
Cup
Leo mengecup rambut Jovanka singkat kemudian menatap ke arah langit - langit matahari.
'Aku tahu saat ini kamu merasa rendah diri karena mempunyai Ayah kandung yang hanya menginginkan kekayaan tanpa melakukan pekerjaan berat. Di tambah lagi dengan sikap Ibu tiri mu dan adik tiri mu yang bersedia melakukan apapun termasuk mencelakai Jovanka.' Ucap Leo sambil menahan amarahnya.
__ADS_1
'Mereka bertiga merupakan keluarga sampah dan aku akan membalaskan apa yang telah kalian lakukan pada Jovanka. Gadis yang aku cintai dan kini menjadi istriku.' Sambung Leo dalam hati.