Ranjang Panas Sang CEO 3

Ranjang Panas Sang CEO 3
Tamat


__ADS_3

"Tentu saja Kami baik-baik saja, bagaimana denganmu?" Tanya Adriana dengan wajah ikut kuatir.


"Baik-baik saja Mom." Jawab Jovanka sambil tersenyum.


"Maafkan keluargaku yang mengira kalau ..." Ucapan Adriana terpotong oleh Jovanka.


"Lupakan apa yang telah terjadi karena yang terpenting Mommy dan Daddy baik-baik saja." Ucap Jovanka sambil masih tersenyum.


"Sungguh beruntung putra Kami bisa menikah dengan wanita sebaik dirimu." Ucap Adriana.


"Justru Aku yang sangat beruntung karena memiliki Suami yang baik dan juga memiliki Mommy, Daddy serta keluarga besar suamiku yang sangat baik dan perduli sama Aku dan juga perduli dengan ke dua Tante ku." Ucap Jovanka.


Leo, ke dua orang tuanya dan keluarganya sangat terkejut sekaligus bahagia dalam waktu bersamaan ketika mendengar ucapan Jovanka di mana Jovanka tidak dendam ketika di tuduh jahat bahkan nyaris kehilangan nyawanya.


Mereka pun mengobrol sambil sesekali tertawa bersama. Mereka sangat bahagia karena sebentar lagi mereka akan menyambut anggota keluarga baru di mana saat ini Jovanka sedang hamil.


xxxxxxxxxx


Satu Tahun Kemudian


Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya, Jovanka sudah melahirkan sepasang anak kembar yang diberi nama Julia dan Julian sedangkan saat ini Angel dan Angela sedang mengandung enam bulan.


Mereka berkumpul di mansion milik Daddy Raka di mana anggota keluarga besar lainnya berkumpul agar hubungan mereka tidak terputus.


"Sejak Kamu menikah yang ke dua kalinya, wajahku semakin terlihat sangat bahagia." Ucap Leo ketika berada di taman belakang bersama Hero dan Arsene.


"Tentu saja karena Angel berbeda dengan gadis yang lainnya." Jawab Hero.


"Tentu saja, Tante Angel dan Tante Angela sifatnya sama seperti istriku di mana mereka sangat setia dengan pasangannya." Ucap Leo.


"Tapi jujur Aku masih bingung." Ucap Arsene.


"Bingung kenapa?" Tanya Leo dan Hero bersamaan.


"Setelah Aku dan Kak Hero menikah besok paginya kenapa jalan Kak Angel dan istriku Angela sama-sama seperti pertama kali melakukan hubungan suami istri? Maaf bukankah Kak Angel sudah tidak ... Ucap Hero menggantungkan kalimatnya namun terlihat wajahnya sepertinya orang bingung.


"Walau Angel sudah pernah menikah tapi dirinya masih tersegel." Ucap Hero sambil mengingat waktu melakukan malam pertama.


xxxxxxxxxx Flash Back On xxxxxxxxxx


Angel yang merasa lelah hampir empat jam menyambut tamu undangan membuat Hero tidak tega dan meminta ijin ke keluarga besar Daddy Raka untuk istirahat.


Daddy Raka bersama istrinya Mommy Nicole dan keluarga besarnya yang sudah dituakan hanya menganggukkan kepalanya kemudian Hero dan Angel berjalan ke arah lift untuk istirahat di kamar pengantin.


Kini Hero dan Angel sudah berada di kamar pengantin, Angel berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket namun ketika ingin menarik gaun resleting Angel mengalami kesulitan.


Ceklek


Angel membuka pintu kamar mandi untuk meminta bantuan Hero dan Hero pun melakukan apa yang di minta Angel setelah selesai barulah Angel masuk ke dalam kamar mandi.


"Kenapa jantungku berdebar kencang? Bukankah Aku sudah pernah menikah dan pernah melakukan malam pertama tapi kenapa yang ini berbeda?" Tanya Hero sambil menatap ke arah jalan raya karena saat ini Hero berdiri di balkon.


"Apalagi Aku dan Angel sama-sama sudah pernah menikah dan sama-sama pernah merasakan hubungan suami istri jadi kenapa jantungku tidak berhenti berdetak?" Tanya Hero.


Ceklek


Angel membuka pintu kamar mandi dengan memakai handuk yang menutupi setengah bagian dua gunung kembarnya dan setengah ke dua paha yang putih mulus.


"Sayang." Panggil Angel.


"Aku ada di balkon." Jawab Hero sambil membalikkan badannya dan berjalan ke arah istrinya.


Glek


Hero menelan saliva nya dengan kasar ketika melihat penampilan Angel membuat dirinya menghentikan langkahnya.


"Sudah malam, Aku sudah menyiapkan air hangat agar Sayangku tidak masuk angin jika mandi malam jadi Sayangku mandi dulu biar tubuh terasa segar." Ucap Angel dengan nada lembut.


Grep

__ADS_1


"Aku ingin merasakan sekarang, bolehkah?" Tanya Hero sambil memeluk tubuh Angel.


"Nanti saja setelah mandi." Jawab Angel sambil membalas pelukan suaminya.


Hero hanya bisa menganggukkan kepalanya kemudian melepaskan pelukan nya begitu pula dengan Angel.


Hero berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket sedangkan Angel berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian.


"Sayang." Panggil Hero sambil menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya.


"Ya." Jawab Angel sambil membalikkan badannya.


"Jangan tidur karena Aku ingin merasakan malam pertama bersama istri yang Aku cintai." Ucap Hero.


Angel hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum malu kemudian Hero membalikkan badannya kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


"Haruskah Aku memakai lingernie yang di hadiahkan oleh ponakanku Jovanka?" Tanya Angel sambil membalikkan badannya.


Angel menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian membuka pintu lemari. Angel membuka handuk yang dikenakannya hingga menampilkan tubuhnya yang polos tanpa sehelai benangpun.


Angel langsung memakai lingernie tanpa menggunakan dalam man setelah selesai Angel meletakkan handuk tersebut di keranjang khusus pakaian kotor bersama pakaian milik Hero dan juga dirinya.


Setelah selesai Angel berjalan ke arah ranjang kemudian berbaring sambil menyelam tubuhnya untuk menutupi lingernie yang dikenakan oleh dirinya.


Ceklek


Hero membuka pintu kamar mandi membuat Angel pura-pura tidur. Hero berjalan ke arah ranjang dan melihat istrinya sedang tidur dengan pulas.


"Padahal Aku lagi pengen banget eh malah tidur." Ucap Hero sambil menarik lilittan handuk kemudian membuangnya secara asal.


Hero berjalan ke arah lemari dengan tubuh polos tanpa sehelai benangpun untuk mengambil celana boxernya.


'Waduh, adik kecilnya gede banget kira-kira muat tidak ya?' Tanya Angel dalam hati.


Selesai memakai celana boxer Hero berjalan ke arah ranjang kemudian berbaring di sebelah Angel kemudian masuk ke dalam selimut yang sama lalu memeluk pinggang istri nya karena saat ini posisi mereka saling berhadapan.


Di balik selimut Angel sengaja menyentuh wortel import milik suaminya yang terbilang lumayan besar membuat Hero menatap wajah cantik istrinya yang masih setia memejamkan matanya.


"Hehehehe... Ketahuan ya." Ucap Angel sambil tertawa.


Tanpa menjawab Hero yang sudah ingin merasakan hubungan suami istri menarik selimutnya kemudian membuangnya secara asal.


Glek


Hero menelan saliva nya dengan kasar ketika melihat betapa seksi nya istrinya membuat Hero menaiki tubuh istrinya.


"Istri ku ternyata nakal ya." Ucap Hero.


"Nakal sama suami, boleh dong." Ucap Angel.


"Harus sama Aku." Ucap Hero


Srettttttt


Srettttttt


Selesai berbicara Hero menarik lingernie yang dikenakan oleh istrinya hingga polos tanpa sehelai benangpun.


"Sayang, Kamu benar-benar sangat nakal." Ucap Hero.


"Pffttttttt... Tapi suamiku sukakan?" Tanya Angel.


"Suka banget, sering lah seperti ini." Ucap Hero sambil menggulingkan tubuhnya ke arah samping.


Hero melepaskan celana boxer nya hingga terlihat jelas wortel import kebanggaan nya membuat Angel menutupi bagian privasinya dengan menggunakan ke dua tangannya.


"Punya suamiku besar banget, apakah bisa masuk?" Tanya Angel polos.


"Tentu saja, punya siapa yang lebih besar dan panjang?" Tanya Hero.

__ADS_1


"Maksudnya?" Tanya Angel dengan wajah bingung.


"Punyaku sama punya mantan suamimu?" Tanya Hero yang penasaran sekaligus ingin memuaskan istrinya melebihi mantan suami Angel.


"Bisakah kita tidak membahas tentang masa lalu?" Tanya Angel tanpa menjawab pertanyaan suaminya.


"Maaf, Aku janji tidak akan membahas tentang masa lalu." Ucap Hero merasa bersalah.


"Tidak apa-apa, apakah kita lanjutkan atau Kita tidur?" Tanya Angel.


"Tentu saja lanjutkan." Jawab Hero.


Hero tidak mungkin mengatakan tidak karena bisa dipastikan Angel akan kecewa karena itulah dirinya mengatakan lanjutkan.


Hero kembali menaiki tubuh istrinya kemudian memberikan pemanasan terlebih dahulu membuat istrinya mengeluarkan suara merdunya. Hingga dua belas menit kemudian memasuki permainan inti di mana tubuh mereka menyatu.


Hero menghentakkan tubuhnya namun gagal membuat Hero bingung pasalnya Angel pernah melakukan hubungan suami istri bersama suaminya tapi kenapa wortel import miliknya sangat sulit masuk ke dalam goa milik Angel.


Hero mencoba kembali tapi di hentakkan ke dua dirinya juga gagal hingga dihentakkan ke tiga barulah kepala wortel import nya bisa masuk ke dalam goa.


"Sayang, hiks... Hiks ... Hiks ... sakit banget." Ucap Angel sambil terisak.


"Kenapa bisa sakit? Bukankah ..." Ucap Hero menggantungkan kalimatnya karena dirinya sudah berjanji untuk tidak membahas masa lalu.


"Selama Kami menikah tidak pernah melakukannya karena itulah bagian privasi ku sangat perih ketika adik kecil suamiku masuk ke bagian privasi ku." Jawab Angel yang mengerti kalimat selanjutnya.


"Jadi selama ini Kamu masih menjaga kehormatanmu?" Tanya Hero dengan wajah terkejut.


"Ya, Sayangku masih ingatkan setelah Kita menikah Aku akan memberikan sesuatu yang berharga dan inilah yang Aku berikan untuk suami tercinta ku." Jawab Angel.


Hero sangat senang mendengar ucapan Angel kemudian Hero memberikan pemanasan kembali agar rasa perih bisa digantikan.


Setelah di rasa cukup barulah Hero menghentakkan tubuhnya hingga masuk ke dalam goa yang masih sangat sempit itu bersamaan teriakan kesakitan dari mulut Angel.


Namun lama kelamaan rasa sakit berganti rasa nikmat hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar dari wortel import milik Hero. Setelah beberapa saat Hero menarik wortel import nya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping.


Cup


"Terima kasih Sayang telah memberikan sesuatu yang berharga untuk diriku." Ucap Hero kemudian mengecup bibir istrinya secara singkat.


"Sama-sama Sayang." Jawab Angel sambil memeluk tubuh polos suaminya dan meletakkan kepalanya di dada bidang suaminya.


Hero hanya tersenyum kemudian menyelimuti tubuh polosnya dan juga tubuh polos istrinya kemudian memeluk tubuh istrinya.


Mereka tidur sambil berpelukan dengan perasaan sangat bahagia karena bisa menikah dan berharap pernikahan mereka selalu langgeng dan tidak ada kata bercerai.


xxxxxxxxxx Flash Back Off xxxxxxxxxx


"Pantas saja jalannya beda sama seperti istriku." Ucap Arsene.


"Hehehe..." Tawa Hero.


"Pria itu sangat bod*h dan Kamu sangat beruntung mendapatkan wanita sebaik istrimu." Ucap Leo.


"Tepat sekali, pria itu sangat bod*h dan Aku sangat beruntung." Ucap Hero.


Merekapun kembali mengobrol hingga beberapa saat kemudian mereka di panggil oleh istri mereka masing-masing untuk makan bersama keluarga besar Daddy Raka.


Mereka sangat bahagia terlebih tidak ada musuh yang menyerang mereka karena semuanya sudah mati menjadi santapan hewan kesayangan Hero.


Tamat


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Tidak terasa novel ini sudah tamat dan terima kasih atas komentar, like, hadiah dan vote. Maaf kalau author tidak semua membalas komentar para pembaca tapi yang pasti author sangat senang dengan komentar para pembaca setiaku.


Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua. Amin.


Maaf kalau ada kata-kata ku yang salah dan semoga para pembaca selalu sehat, bahagia dan sukses selalu.

__ADS_1


Salam Author,


Yayuk Triatmaja


__ADS_2