Reincarnation With System

Reincarnation With System
Menjadi Anggota Resmi


__ADS_3

"System, Buka semua kotak yang aku punya" Kata Rain.


[Ding, membuka kotak misteri, dan kotak bronze]


[Selamat, Tuan mendapatkan Golden Armor(S), Void Sword(SS), 1.000.000Ps]


Rain yang melihat pemberitahuan itu pun langsung senang sekaligus bingung. Ia senang karena ia mendapatkan 1.000.000Ps yang jumlah tersebut adalah jumlah yang fantastis.


Namun Rain juga bingung mau senang atau sedih, pasalnya ia mendapatkan item tingkat S, dan SS, namun kedua item tersebut merupakan item dari seorang Ksatria, sedangkan dirinya adalah seorang mage.


Ya, meskipun ia masih bisa menggunakan Void Sword, namun tidak dengan Golden armor, karena armor tersebut merupakan armor tipe Heavy armor yang akan membuat gerakannya menjadi sangat lambat.


Rain pun hanya bisa mensyukuri apa yang ia dapat, meskipun ia sama sekali tidak mengharapkan mendapatkan equipment milik ksatria.


Setelah itu Rain pun langsung berangkat ke akademi dengan cara berteleport, tentu saja di tempat yang tidak ada orang.


Sesampainya ia di akademi, ia bertemu dengan Edward dan beberapa anggota komite yang mengikutinya.


"Pagi, senior" Sapa Rain.


"Oh, Rain!, kebetulan sekali aku bertemu dengan mu disini" Kata Edward.


"Ada apa senior?" Tanya Rain.


"Aku membutuhkan bantuanmu untuk mengumpulkan anak-anak yang lolos untuk menjadi anggota komite, ini daftar ke 6 anak tersebut, tolong temukan mereka dan suruh mereka untuk segera pergi ke ruang komite segera" Kata Edward sambil memberikan sebuah lampiran yang berisi data ke enam siswa tersebut.


"Ehh, aku?, tapi aku tidak tahu dimana mereka, bahkan kenal saja tidak" kata Rain.


"Ayolah, ini adalah tugas pertama mu sebagai anggota komite, jika kau tidak kenal dengan mereka, apa lagi aku yang bahkan tidak berasal dari kerajaan ini?" Kata Edward dan setelah itu langsung pergi.


"Hahh!, dasar tidak bertanggung jawab, bagaimana bisa orang sepertinya menjadi ketua komite, seenaknya saja menyerahkan tugas kepada orang lain, sepertinya pagi hari ini akan sangat merepotkan" Kata Rain menghela nafas.


Lalu Rain pun melihat data ke 6 siswa yang ada di lembaran, dan Rain melihat kalau ada nama Haris di daftar tersebut.


Rain pun langsung berteleport kembali ke asrama untuk menemukan Haris.


Sesampainya Rain di asrama, ia langsung menggunakan skill Detection untuk menemukan keberadaan Haris. dan dengan cepat ia menemukan dimana haris yang berada di kantin asrama, Rain pun langsung menuju ke kantin, dan beberapa saat kemudian ia sampai di kantin dan melihat bahwa Haris sedang makan di salah satu meja kantin. Rain pun langsung memanggilnya.

__ADS_1


"Hariss"


"Rain?, katanya kau tadi berangkat duluan, tapi kenapa kau sekarang ada di sini?" Tanya Haris.


"Hahh, Nih liat" Kata Rain sambil menyerahkan lembaran data siswa.


"Ehhh, i-ini, daftar siswa yang lolos menjadi anggota komite?"


Tanya haris tak percaya.


Ya, tadi aku bertemu dengan ketua komite, dan dia menyuruhku untuk menemukan ke enam anak yang ada di daftar itu, namun aku sama sekali tidak mengenal mereka, dan hanya kau yang aku kenal.


"Ohh, begitu ya* kata Haris sambil mengangguk.


"Jangan hanya 'oh, begitu ya' cepat bantu aku menemukan mereka semua" Kata Rain sambil menarik tangan haris.


"Eh, tapi makananku"


"Sudah, apa kau lebih memilih makanan dari pada sahabatmu yang sedang kesusahan ini?" Kata Rain.


Haris diam sejenak dan berkata.


"Baiklah" Jawab Rain.


Setelah 30 menit mencari, akhirnya ke 6 siswa terkumpul, dan Rain pun mengarahkan mereka untuk menuju ke ruang komite kedisiplinan untuk menemui Edward.


"Hahh, lelahnya, Edward sialan itu, aku jadi ingin sekali menghajarnya" Kata Rain yang sedang duduk di kursi taman akademi.


Tiba-tiba ada suara seorang wanita.


"Jangan begitu, meskipun Edward memang menyebalkan, tapi dia adalah pria yang baik" kata wanita tersebut.


"Eh, siapa kau?" Tanya Rain yang melihat seorang wanita yang memiliki wajah cantik, dan memiliki rambut hitam legam, yang memakai seragam khas komite.


"Oh, Perkenalkan aku adalah wakil ketua komite kedisiplinan panggil saja Hera." Kata wanita yang mengaku bernama Hera.


"Sepetinya kau sedang marah kepada Edward ya?" Tanya Hera.

__ADS_1


"Yah, itu karena dia melemparkan tugas yang seharusnya ia lakukan kepadaku" Kata Rain.


"Hahaha, Memang seperti itulah Edward" Kata Hera.


Dan mereka akhirnya berbicara tentang banyak hal, yang bahkan tidak ada hubungannya dengan akademi. Entah mengapa saat bersama dengan wanita bernama Hera ini, Rain jadi bisa berbicara dengan lepas, seakan akan mereka sudah kenal sejak lama dan baru kali ini Rain bisa mengobrol sampai seperti itu sejak ia berada di dunia ini.


Setelah beberapa saat, terdengar pengumuman untuk segera berkumpul di lapangan akademi.


"Sepertinya kita harus berhenti disini, kau orang yang menarik Rain, sudah lama aku tidak berbicara seperti ini dengan orang lain" Kata Hera.


"Aku pun juga merasa seperti itu" Kata Rain sambil mengangkat kedua bahunya.


"Baiklah, mari kita pergi ke lapangan akademi" Kata Hera.


Mereka pun akhirnya berjalan menuju ke lapangan akademi, Sesampainya di sana, Rain langsung di panggil oleh anggota komite dan di beritahu untuk segera berbaris di barisan para anggota komite baru.


Rain pun segera ikut berbaris di barisan anggota komite baru bersama ke sembilan anak yang lain. Dan acara peresmian anggota baru komite kedisiplinan pun dimulai, yang di pimpin oleh Edward selaku ketua komite.


Namun saat acara sedang berlangsung, tiba-tiba ada sebuah serangan sihir yang menuju ke arah Rain. Untung saja Rain menyadari hal itu dan bisa menghindari serangan tersebut.


Dan setelah di selidiki, serangan itu berasal dari Raclus, yang tidak terima kalau dia tidak terpilih menjadi anggota komite.


"Kubunuh kau Rain!!!" Teriak Raclus.


Saat Rain ingin balik menyerangnya, tiba-tiba.


"Lightning Chain"


Muncul sebuah rantai petir berwarna emas yang langsung mengikat tubuh Raclus dengan kuat, sampai ia jatuh ke tanah.


Orang yang mengeluarkan sihir tersebut adalah Edward, ia memiliki elemen petir.


'System, kenapa petir milik Edward berwarna Emas?' tanya Rain saat melihat petir milik Edward.


[Ding, Petir milik Edward adalah petir yang unik, berbeda dengan elemen petir biasa, yang berwarna putih ke biruan, petir miliknya berwarna kuning ke emasan seperti warna matanya, dan petir emas tersebut memiliki daya hancur yang lebih kuat jika dibandingkan dengan petir biasa, selain petir emas, ada juga jenis petir lain yang jauh lebih kuat seperti petir merah atau petir hitam.


Selain petir, elemen lain juga mempunyai banyak macam, seperti api biru, angin salju, dll.]

__ADS_1


'Oh, begitu ya' Batin Rain.


>> Bersambung.


__ADS_2