
Setelah Rain menghabisi para bandit, Rain segera pergi ke pedagang yang ada di dekat kereta kuda. Terlihat pedagang tersebut tubuhnya gemetaran.
"T-terima kasih tuan, sudah menolong saya," Ujar pedagang tersebut.
"Tak masalah, tidak perlu berbicara formal, dan jangan panggil aku tuan, panggil saja Rain," Jawab Rain.
"Baiklah kalau begitu, perkenalkan saya adalah seorang pedagang dari kota sebelah, melihat kamu masih muda, panggil saja aku pak Gill." Ucap pedagang tersebut
"Baiklah pak Gill, mau kemana kamu, dan bagaimana bisa kamu di kepung oleh sekelompok bandit?"
"Yah, aku sebenarnya ingin melakukan perjalanan ke kota Bakry, namun dan aku menyewa beberapa prajurit dari kota dimana aku berasal, dan dalam perjalanan tiba-tiba ada sekelompok bandit yang sudah mengepungku, dan selanjutnya seperti yang kau lihat tadi," Jelas pak Gill.
Rain pun mengangguk mengerti, sebaliknya pak Gill juga menanyai Rain kemana ia akan pergi, dan Rain mengatakan kalau dirinya akan pergi ke hutan Floris, Pak Gill yang mendengarnya pun sedikit terkejut, namun segera tenang kembali mengingat kekuatan Rain.
Pak Gill juga menawari Rain untuk pergi bersama dirinya, karena tempat yang ia akan tuju, memiliki jalur yang sama dengan hutan Floris.
Namun Rain menolaknya, karena akan lebih cepat sampai jika ia berlari daripada menaiki kereta kuda. Mendengar hal itu, Pak Gill sekali lagi berterima kasih kepada Rain, dan ia juga menawari Rain sejumlah uang, namun Rain menolak karena ia juga tidak sedang kekurangan uang.
Setelah itu, Rain pun berpamitan kepada pak Gill dan melanjutkan perjalanannya menuju ke hutan Floris.
Sampai malam hari tiba, Rain pun segera mencari tempat untuk istirahat, dan ia menemukan sebuah pohon besar di sekitar tempat itu, dan beristirahat di bawah pohon, dan Rain pun membuat api unggun untuk menghangatkan tubuhnya.
Tak lama setelah ia beristirahat, tiba-tiba ia melihat sosok hitam pekat yang melesat sangat cepat, Rain yang melihatnya pun sontak langsung mengejar sosok hitam tersebut untuk melihat makhluk apa itu.
Namun Rain tidak bisa menyamai kecepatan makhluk tersebut, akan tetapi, Rain berhasil menganalisanya menggunakan skill eye of truth miliknya.
Rain lun kembali ke pohon tempat ia beristirahat tadi dan duduk untuk melihat status dari sosok hitam tadi. Dan saat ia melihat statusnya, Rain pun terkejut.
...----------------...
Nama : Morsu
Level : 100
Ras : Iblis
Rank : S
Title : {Tangan kanan Beelzebub},{Hunger}
...----------------...
"Dia adalah seorang iblis?, dan juga iblis Rank S?, sepertinya aku secara tidak langsung mencari kematian tadi, untuk saat ini aku tak akan bisa melawan iblis itu," Kata Rain.
__ADS_1
"System, maksud dari tangan kanan Beelzebub ini apa?, dan juga siapa Beelzebub ini?" Tanya Rain melihat title yang di miliki oleh iblis tadi.
[Ding, Beelzebub adalah salah satu anggota dari Seven Deadly Sins, dan iblis yang tuan jumpai tadi adalah tangan kanan dari iblis bernama Beelzebub ini]
"Seven Deadly Sins?, apa itu?"
[Seven Deadly Sins adalah sekelompok iblis yang mewakili tujuh dosa besar, yaitu :
• Greed(Ketamakan)
• Wrath(Kemarahan)
• Lust(Nafsu)
• Envy(Iri hati)
•Pride(Kesombongan)
•Sloth(Kemalasan)
•Gluttony(Kerakusan)
Dan mereka bertujuh adalah para komandan dari ras iblis saat peperangan besar ratusan tahun yang lalu, serta iblis yang mendapatkan perintah langsung dari Raja Iblis]
"Begitu ya..." Kata Rain sambil mengelus dagunya.
[Ding, system juga tidak mengetahuinya, namun sepertinya para iblis sudah mulai bergerak, system menyarankan tuan untuk bertambah kuat secepat mungkin untuk menghindari terjadinya hal yang tak diinginkan]
Rain yang mendengar suara system pun langsung sadar kalau dirinya tidak boleh bersantai-santai. Ia pun segera melanjutkan perjalanannya untuk pergi ke hutan Floris.
Rain melakukan perjalanan selama kurang lebih 4 hari nonstop, dan hanya beristirahat sebentar untuk makan.
Sesampainya di hutan Floris, ia langsung masuk ke dalam hutan dan mencari sebuah goa untuk ia tinggali selama sebulan ini.
Tak lama setelah mencari, Rain pun menemukan goa yang dulu pernah ia kunjungi saat ingin membunuh para pemuja iblis yang bersembunyi.
Ia pun langsung masuk ke dalam goa dan menelusuri goa tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada beast yang bisa membahayakan dirinya saat sedang tidur.
Di dalam goa, ia banyak menemukan beast rank E yang menghuni goa tersebut, namun bisa di bereskan oleh Rain dengan mudah.
Setelah memastikan bahwa goa tersebut sudah aman, Rain pun segera membangun tenda yang ia bawa dari asrama, dan juga mencari kayu untuk membuat api unggun, Rain juga menguliti satu beast berbentuk serigala yang ia bunuh saat ia menelusuri goa tadi, untuk makan malamnya.
Kemudian Rain pun membakar daging serigala untuk makan, dan setelah makan ia tidur di dalam tenda yang ia buat tadi.
__ADS_1
Keesokan harinya, Rain pun memulai untuk memburu para beast di hutan Floris untuk meningkatkan levelnya.
Saat berburu Rain menggunakan skill detection miliknya untuk mengetahui letak para beast berada. Ia pun dengan mudah meningkatkan levelnya.
Ia banyak menemukan beast yang berada di Rank E - D, namun tidak ada beast Rank C di area tersebut. Rain pun memutuskan untuk masuk sedikit lebih dalam untuk menemukan beast yang lebih kuat.
Dan benar saja, saat ia menjelajah lebih dalam, ia langsung mendeteksi beast rank B menggunakan skill detection. Rain pun tidak menyia-nyiakan hal tersebut dan langsung berteleport ke lokasi dimana beast rank B itu berada.
Dan ketika ia berteleport, Rain melihat seekor singa yang ukurannya seperti seekor gajah, dengan bulu yang sangat lebat, dan memiliki mata merah yang tampak menakutkan.
Rain pun langsung mengeluarkan katananya dan langsing melesat sambil mengayunkan katananya secara vertikal ke arah Singa tersebut.
Wuss!
Serangan Rain di hindari oleh singa tersebut dan hanya menebas udara kosong. Dan singa itu langsung balik menyerang Rain menggunakan cakar tajamnya.
Rain pun menangkis serangan singa tersebut menggunakan katana miliknya.
Tangg!! Bomm!!
Rain berhasil menangkis serangan singa itu, namun masih terpental kebelakang sampai menabrak sebuah pohon yang ada di belakangnya.
'Cih, kuat juga singa ini,' batin Rain.
Melihat singa yang berlari ke arah Rain dan menyerangnya menggunakan cakar, Rain pun segera berdiri dan dan menghindari serangan tersebut.
Brakk!
pohon yang ada si belakang Rain langsung hancur saat terkena serangan singa tersebut. Melihat sebuah celah, Rain langsung melompat dan menebaskan katananya secara vertikal dan menebas singa di bagian lehernya.
Slashh!!
Namun serangan Rain tidak membuat singa tersebut langsung mati, dan Singa tersebut langsung mengaum keras saat ditebas oleh Rain. Singa itu pun marah dan menyerang secara membabi buta ke arah Rain.
Rain pun dengan sigap menghindari semua serangan yang di lancarkan oleh sang singa, dan karena singa tersebut menyerang secara asal-asalan, maka singa tersebut membuat banyak celah yang tak di sia-siakan oleh Rain.
Rain pun menunduk untuk menghindari serangan singa tersebut dan maju menusuk leher singa menggunakan skill double stab,
Jelb! Jlebb! Crashh!
Darah langsung muncrat dari leher yang di tusuk oleh Rain menggunakan katananya. Tak lama, singa itu pun tumbang. Dan terdengar suara notifikasi dalam benak Rain.
__ADS_1
[Level Up]
"Huhh, akhirnya naik level juga, seharusnya aku berburu beast sekelas ini dari tadi, ngapain juga aku tadi malah berburu beast Rank E dan D."