
Setelah beberapa saat berkeliling markas Warrior Of Justice, Rain pun memutuskan untuk pergi ke tempat makan karena biasanya di sana banyak orang mengobrol tentang banyak hal, mungkin Rain bisa mendapat informasi yang berguna di sana.
Layaknya pelanggan biasa, Rain duduk di kursinya sambil menikmati makanan yang ia pesan. Sambil makan Rain juga menajamkan telinganya sehingga ia bisa mendengar apa yang sedang di bicarakan orang-orang di sana.
"Hey, apa kau tahu baru-baru ini para pilar sedang mencari kelompok iblis yang sering mengacau di sekitaran sini."
"Oh, apa akhirnya para pilar akan turun tangan menghadapi Blood demon?"
"Harusnya begitu, jika tidak akan lebih banyak korban lagi."
"Aku dengar 2 hari lagi mereka akan melakukan pencarian besar-besaran untuk membasmi mereka, dan besok akan diadakan perekrutan di kantor pusat untuk mengikuti pembasmian ini."
"Oh, kalau gitu kita ikut saja."
"Palamu ikut, hanya seorang yang telah berada di Rank S yang boleh ikut perekrutan, Rank A macam kita ini bisa apa?"
"Ho, pembasmian Blood Demon kah. Apa aku perlu mengikutinya?"
Saat itu juga suara system terdengar di benaknya.
[Ding, misi terdeteksi]
Misi : Ikut Raid pemusnahan Blood Demon.
Diff : Easy
Reward : Lokasi tepat dimana Nightmare berada.
'Kebetulan sekali, kau memang yang terbaik system.'
Setelah makan, Rain pun segera keluar dan mencari sebuah penginapan untuk istirahat.
Saat Rain ingin memesan kamar, Ghost berkata,
"Tuan tak perlu memesan kamar untuk saya, saya bisa masuk kedalam bayangan tuan untuk istirahat."
"Oh baguslah, apa kau juga bisa masuk kedalam bayanganku Freya?"
"Eh, saya minta maaf tuan saya tidak memiliki kemampuan seperti itu," Kata Freya sambil menundukkan kepalanya.
"Sudah lah tak apa-apa, kalau begitu aku akan memesan 2 kamar."
Sebelum Rain pergi ke penginapan, ia mampir ke kantor pusat WOJ untuk menukarkan beberapa core rank A untuk dijadikan uang.
Setelah Rain menjual sekitar 10 core rank A, total Rain mendapat sekitar 40 keping emas, dengan setiap core-nya berharga sekitar 4 koin emas.
Mata uang di dunia ini juga cukup sederhana.
1 koin emas : 10 perak
__ADS_1
1 koin perak : 10 copper
Sedangkan koin tertinggi di dunia ini adalah koin emas hitam yang satu koinnya sama dengan 10 koin emas.
Setelah itu Rain kembali ke penginapan dan memesan 2 kamar untuk tempat tinggal sementara.
Keesokan paginya.
Rain pun pergi ke kantor pusat kembali dan bertanya kepada resepsionis yang bertugas di sana.
"Permisi, apa hari ini ada perekrutan untuk Raid Blood Demon?"
"Selamat datang tuan, iya memang hari ini adalah penyeleksian untuk Raid Blood Demon, namun persyaratannya cukup tinggi untuk berpatisipasi, apa tuan ingin mencoba tesnya?"
"Apa saja syaratnya?"
"Syarat untuk mengikuti tes adalah telah mencapai Rank S, tuan juga akan di uji kemampuan bertarung saat menjalankan tes."
"Itu saja?"
"Iya tuan, apa tuan tertarik?"
"Baiklah aku akan mengikutinya."
"Kalau begitu silahkan taruh tangan tuan di sini, dan masukkan mana kedalamnya, jika bola sihir ini berwarna Merah, maka tuan bisa mengikuti tesnya."
"Ehh, bagaimana mungkin bisa secepat itu?"
"Ada yang salah kak?"
"T-tidak tuan, hanya saja biasanya seorang Rank S membutuhkan sekitar 5 menit untuk menunjukkan warna kuning, namun tuan barusan hanya kurang dari 3 detik."
"Begitu ya, tapi aku tetap lulus kan?"
"Iya, tuan bisa langsung pergi arena di sana untuk tes kekuatan bertarung."
Selain Rain, Freya juga mengikuti tesnya, namun tidak dengan Ghost, karena ia bisa masuk ke dalam bayangan Rain saja, dan jika di butuhkan maka ia akan keluar. Sedangkan Freya tak bisa melakukan hal tersebut jadi ia mau tidak mau harus mengikuti tesnya untuk berpatisipasi dalam Raid kali ini.
Rain juga memberitahukan kepada Freya untuk menahan kekuatannya hingga Rank S saja.
Setelah keduanya selesai, mereka pun di beri sebuah nomor antrian, dan mereka langsung menuju ke arena untuk seleksi kekuatan bertarung.
Saat Rain baru tiba di area bertarung. Rain melihat cukup banyak orang di sana yang menunggu giliran mereka untuk di tes oleh penguji.
Meskipun penguji telah berumur cukup tua, namun penguji yang mengetes kekuatan mereka bukan sembarang orang namun seorang Veteran Rank S yang telah menjalani banyak pertarungan hingga memiliki pengalaman yang tak sedikit.
Rain pun mengecek status penguji tersebut.
"Ho, Rank S puncak ya, hampir menembus Rank S+, jika pengujinya sudah sekuat ini bagaimana orang yang di juluki pilar itu?" Rain cukup penasaran dengan hal itu.
__ADS_1
Saat nomor antrean milik Rain di panggil, Rain pun langsung naik ke arena.
"Kenapa kau hanya diam saja? kau tak mengeluarkan senjatamu? Ataukah kamu petarung tangan kosong?" Tanya Penguji.
"Hmm, ya bisa dibilang begitu, meskipun aku lebih condong ke pedang sih, namun aku juga cukup suka bertarung tangan kosong."
"Kau cari mati bocah."
"Maaf pak tua, namun aku tak berniat kalah seperti peserta lainya."
Penguji tersebut langsung melesat menuju ke arah Rain dan menebaskan Heavy Sword miliknya.
Rain pun menghindar dengan sedikit mundur kebelakang.
Woshhh!
Serangan penguji hanya mengenai udara kosong. Dan Rain pun menyerang balik.
"Authority Of Power, First Fist."
Rain mengarahkan tinjunya ke arah penguji, Dan.
Bommm!
Meskipun penguji telah menahan pukulannya dengan heavy sword miliknya, namun ia tetap terpental kebelakang hingga keluar dari arena.
Setelah itu penguji kembali berdiri dan masuk kembali ke arena.
"Aku akui kau cukup kuat nak, hingga membuatku terpental hingga keluar arena, aku pikir senjata ku akan hancur saat menahannya tadi."
"Hahaha, kau memujiku pak tua."
'Yah meskipun yang aku gunakan tadi serangan paling dasar dan paling lemah di authority of power.'
'Kalau begitu aku lulus kan?"
"Tentu saja kau lulus, hanya orang bodoh yang tidak meluluskan-mu setelah dirinya di lempar keluar arena."
Rain pun kembali ke tempat duduknya dan giliran Freya untuk di uji, Freya pun masuk kedalam arena.
Beberapa saat yang lalu Freya sudah diingatkan oleh Rain untuk menahan diri, seperti yang akan ia lakukan nanti. Dan tak di duga ia malah melakukan hal yang sama persis dengan apa yang Rain lakukan.
Saat tes dimulai, Freya langsung meninju penguji yang menyebabkannya keluar dari arena, sama persis seperti apa yang dilakukan oleh Rain.
Rain pun menepuk jidatnya.
"Hadeh, wanita ini."
Bersambung>>
__ADS_1