
Keesokan paginya.
Rain bersiap untuk kembali ke akademi sihir, Cristina tidak ikut karena masih ingin menemani orang tuanya. Sehingga, Rain sendirian saat perjalanan ke akademi sihir.
Dalam perjalanan, seperti biasa tidak banyak hal yang terjadi, paling tidak hanya seekor beast Rank E yang menghalangi perjalanannya, tentu hal tersebut dengan mudah ia selesaikan.
***
2 Hari kemudian.
Rain sampai di kota Valletta pada malam hari, ia pun segera menuju ke asrama untuk beristirahat. Sesampainya di kamarnya, Rain bertemu dengan Haris, ia pun segera menyapanya, Haris yang melihat sosok Rain pun terkejut, dan ia terlihat cukup senang dengan kehadiran Rain.
Dan mereka pun banyak berbincang-bincang, saling menceritakan mengenai apa yang terjadi di tempat masing-masing. Keesokan paginya, Rain berangkat ke akademi bersama dengan Haris dan di akademi tidak ada yang berbeda, mereka hanya belajar seperti biasa.
Saat jam istirahat, Rain juga tidak lupa menyerahkan surat yang di titipkan ayahnya untuk diberikan kepada kepala akademi, dan saat Rain memberikan surat kepada bu Ella selaku kepala akademi, Rain melihat wajah bu Ella yang tadinya tersenyum lebar, setelah melihat surat yang di berikan Rain, raut wajahnya langsung berubah menjadi serius, setelah itu bu Ella pun menyuruh Rain untuk kembali ke kelasnya. Rain menyadari ada yang aneh dengan surat tersebut, namun ia tidak ingin menguliknya lebih dalam dan memutuskan untuk kembali.
Dan kehidupan yang membosankan pun terus berlanjut. Hingga satu minggu kemudian, Rain yang sedang tidur di kelas saat jam pelajaran tiba-tiba di panggil oleh Hera, untuk pergi ke ruang kepala akademi. Rain yang baru bangun dari tidurnya pun menguap, dan segera berdiri pergi dari kelas bersama Hera menuju ke ruang kelas akademi.
Beberapa saat kemudian, Rain dan Hera tiba di ruang kepala akademi, mereka pun masuk ke dalam, dan terlihat delapan siswa komite sudah berada di ruangan tersebut, dan seluruhnya adalah siswa yang mewakili untuk turnamen tahunan yang di tunda beberapa waktu yang lalu.
Dari situ, Rain langsung menyadari kalau alasan dipanggilnya mereka ada kaitannya dengan turnamen tahunan, dan disaat yang bersamaan suara bu Ella terdengar.
"Sepertinya semuanya sudah berkumpul, kalau begitu langsung saja ibu akan memberitahu kalian bahwa Turnamen tahunan akan segera di mulai kembali besok, jadi persiapkan diri kalian.
Karena babak penyisihan sudah selesai, dan ada delapan akademi yang lolos ke babak selanjutnya, dan jika kita bisa lolos di babak kedua ini, maka otomatis akademi kita akan maju ke babak semi final.
Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, pertandingan kali ini akan sedikit lebih berat dibandingkan yang sebelumnya, karena besok kita akan berhadapan dengan akademi yang menempati peringkat ke tiga saat turnamen tahun lalu.
Dan lawan kita selanjutnya adalah akademi ksatria Valcon."
Setelah itu, Rain dan anggota komite lainnya pun segera keluar dari ruangan kepala akademi, dan berjalan menuju ke kelasnya masing-masing.
__ADS_1
Sambil berjalan, Rain bertanya kepada Hera,
"Hera, apa kamu tahu mengenai akademi Valcon yang menjadi lawan kita besok?"
"Tentu saja aku tahu, akademi Sihir kita dengan akademi Valcon bisa dianggap sebagai rival.
Seperti yang kamu dengar dari bu Ella tadi turnamen tahun lalu akademi kita berada di peringkat kedua, sedangkan akademi Valcon berada di peringkat ke tiga, meskipun akademi kita dulu menang melawan mereka.
Namun itu bukan kemenangan yang mudah, diantara 10 peserta kita, hanya 1 yang bertahan sampai akhir, dan memenangkan pertandingan tersebut."
"Siapa peserta yang bertahan itu?"
"Tentu saja ketua komite dua tahun lalu, kakakmu sendiri Pricilia Wolford, sejujurnya hanya kak Pricilia yang kuat di antara peserta kita, sembilan dari sepuluh peserta kita hanya berada di Circle 1 akhir waktu itu, dan kak Pricilia sendiri berada di Circle 2 akhir.
Tanpa kak Pricilia kita mungkin akademi kita sudah tereliminasi lebih awal."
"Apa kamu juga ikut sebagai peserta?"
"Begitu ya."
Tak lama kemudian Rain tiba di depan kelasnya.
"Baiklah kalau begitu, sampai jumpa nanti," Kata Rain.
"Iya," Jawab Hera sambil mengangguk.
Setelah itu Rain pun kembali ke tempat duduknya dan tidur seperti biasa.
Keesokan paginya...
Di depan halaman akademi, sudah ada Bu Ella, Bu Zia serta familiarnya, dan juga ada beberapa anggota komite yang sudah berada di sana.
__ADS_1
Rain pun segera menghampiri mereka,
"Pagi Bu Ella, Bu Zia," sapa Rain.
"Oh, Rain kamu sudah datang, sepertinya kamu cukup bersemangat untuk turnamen hari ini," Ucap bu Zia.
"Haha..." tawa kecil Rain.
"Kamu tunggu dulu di sini Rain, sambil menunggu peserta lain datang," Kata bu Ella.
"Iya bu." Jawab Rain.
Beberapa saat kemudian, seluruh peserta yang mewakili akademi sudah berkumpul.
"Baiklah anak-anak, karena semuanya sudah berkumpul, maka mari kita berangkat menuju ke ibu kota untuk turnamen hari ini."
10 peserta termasuk Rain pun segera naik ke atas punggung familiar milik bu Zia, dan mereka pun terbang dengan kecepatan penuh menuju ke ibu kota.
Beberapa menit kemudian, mereka pun akhirnya tiba di depan gerbang ibu kota, mereka semua pun turun dari punggung pteranodon dan segera memasuki ibu kota, dan bergegas menuju ke Colloseum
Saat mereka tiba, terlihat bahwa di sekitar Colloseum sudah sangat padat akan banyaknya orang yang datang, Rain dan yang lainnya pun segera masuk kedalam ruang tunggu untuk para peserta.
Setelah menunggu cukup lama, akhirnya pembukaan babak kedua pun dimulai.
"Baiklah para penonton sekalian, setelah cukup lama turnamen tahunan di tunda karena tragedi waktu itu, akhirnya sekarang akan di mulai kembali turnamen tahunan babak kedua, dengan total delapan akademi yang akan bertanding, dan akan menyisakan empat akademi untuk maju ke babak semi final.
Kalian tidak perlu khawatir akan terjadinya tragedi seperti beberapa waktu yang lalu akan terulang, karena kali ini keamanan Colloseum sudah jauh di tingkatkan untuk mencegah hal yang tidak di inginkan seperti waktu lalu.
Tak perlu berlama lama, mari kita langsung mulai saja pertandingan pertama di hari ini antara Akademi Ksatria terbaik di kerajaan Ethiopia, seperti yang kita tahu, mereka adalah akademi yang memegang peringkat pertama di turnamen tahunan 2 tahun yang lalu, mereka adalah Akademi Ksatria Blue Dragon.
Dan yang akan menjadi lawan mereka pada pagi hari ini adalah akademi yang dulu menempati peringkat ke 8 dari total 16 akademi, dan saat ini mereka berkembang sangat pesat dan berhasil maju menuju ke babak ke dua, yaitu akademi ksatria Red Bull.
__ADS_1
Bersambung>>