
Setelah Rain mengalahkan Rhino, semua orang terkejut, pasalnya seorang mage bisa mengalahkan seorang Knight di pertarungan jarak dekat itu tak bisa di percaya.
Peserta akademi Blue Dragon pun juga terkejut dengan kekalahan Rhino, bagaimanapun Rhino adalah salah satu yang terkuat diantara mereka jika dirinya memasuki mode mengamuk.
"Si gorila kalah? kau bercanda."
"Kita tak boleh kehilangan anggota lagi, maju dan serang dengan kekuatan penuh." Kata kapten Blue Dragon.
Sontak mereka pun langsung maju secara bersamaan menyerang akademi Ethiopia.
Edward yang melihat hal tersebut pun langsung memerintahkan anggotanya untuk bersiap untuk bertempur.
Rain yang masih berada di dekat tubuh Rhino pun juga menyadari kalau peserta Blue Dragon hendak menyerang timnya pun langsung ikut masuk ke dalam formasi.
Saat kedua tim berbentrokan, terjadi pertempuran yang cukup rusuh, berbagai komando dari masing-masing kapten terdengar.
"Jaga jarak sebisa mungkin, akan sulit mengalahkan mereka jika tak menjaga jarak."
"Terus sudutkan mereka, jangan beri mereka space untuk menjaga jarak."
Saat ini, Rain sedang berhadapan dengan dua peserta akademi Blue Dragon, satu orang membawa sebuah pedang dan perisai sedangkan yang satu lagi membawa sebuah dual knife.
Dalam kondisi ini, Rain diharuskan bertahan dan menyerang di saat yang bersamaan. Jika tidak lama kelamaan ia akan kalah. Karena dua orang ini meskipun tak lebih kuat dari pada Rhino, namun kerja sama mereka membuatnya cukup kesulitan.
Namun Rain tak terlalu khawatir karena ia bisa menyerang dari mana saja, ia tinggal teleport ketempat yang ia mau dan memborbardir mereka menggunakan sihir. Namun hal itu akan terlalu mencolok, karena teknik teleportasi tidak ada di dunia ini, jika ia di suruh untuk menjelaskan teknik apa itu ia akan cukup kerepotan.
Meskipun ia memakai teleport saat melawan Rhino tadi, tekniknya masih belum terekspos, karena saat itu keadaan di sekitarnya dipenuhi oleh asap dan debu akibat serangan Rhino. Karena itu Rain bisa teleport semau dia pada saat itu.
Saat menghadapi kedua orang itu, Rain berkali-kali ingin menjaga jarak, namun selalu di cegah oleh pria yang membawa perisai, sedangkan saat Rain ingin menyerangnya, pria yang membawa dual knife selalu melindunginya begitu juga sebaliknya.
'Cih, sepertinya aku harus menciptakan sebuah spell lagi, untuk menghadapi kedua orang ini.' batin Rain sambil membuat sebuah spell dari spell creator.
Saat spellnya telah berhasil dibuat, ia langsung menggunakannya.
'Super Jump.'
Bomm!
Rain langsung melompat sangat tinggi bahkan lompatannya mencapai 15 meter dari tanah.
Hal itu membuat kedua orang yang menahan Rain terkejut dan tak pernah terpikirkan oleh mereka.
Rain yang masih berada di udara pun langsung melempar Big Fire Ball kearah mereka berdua.
Bomm!
Karena terkejut dan terlambat untuk bereaksi kedua orang itu pun terkena serangan Rain dengan telak, dan langsung tumbang seketika. Sekarang tinggal 7 lagi peserta yang harus dikalahkan.
Saat Rain melihat keadaan timnya, ia terkejut karena sudah ada 4 orang dari timnya yang telah tumbang.
Saat Rain ingin membantu mereka ia lagi-lagi dihadang oleh seseorang, dan kali ini cukup berbeda, salah satu diantara mereka juga pernah dilihat oleh Rain, yaitu pria berambut hitam panjang yaitu Lancelot.
"Hmm, dari semua peserta, hanya kamu dan pria bernama Edward itu yang cukup merepotkan, yah meskipun kamu jauh lebih merepotkan. Jadi kali ini aku akan menahan mu, meskipun aku pesimis bisa mengalahkan kamu, namun setidaknya aku akan menahan sampai semua anggota timmu tumbang dan menyisakan dirimu seorang.
Karena aku sudah pernah melihatmu bertarung dengan Rhino sebelumnya maka aku tak akan basa basi." Kata Lancelot yang saat itu, tubuhnya muncul aura-aura berwarna hijau yang berada di sekitar tubuhnya.
"Oh, ngomong-ngomong aku tak lebih lemah dari Rhino." Kata Lancelot yang saat itu juga ia melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Rain.
__ADS_1
Lancelot menusukkan hanggarnya ke arah Rain. Rain menghindari serangannya dengan menggerakkan tubuhnya ke samping.
Blass!
Dari tusukannya tercipta sebuah angin yang melesat seperti bor dan menabrak penghalang arena.
Rain dengan sigap langsung menebaskan kedua pisaunya ke arah Lancelot. Namun dapat ditangkis dengan mudah olehnya. Rain pun mundur kebelakang untuk menjaga jarak.
'Jika si Rhino tadi unggul dalam segi kekuatan, maka si Lancelot ini unggul di kecepatan dan kelincahan ya.'
Dari jarak 5 meter Lancelot menebaskan hanggarnya berkali-kali ke udara, dan dari tebasan tersebut tercipta sebuah bilah angin yang dengan cepat melesat ke arah Rain.
Rain pun menangkis serangan tersebut menggunakan dual knife nya dan beberapa dia hindari.
"Percuma mudur kemanapun, jangkauan serangan ku adalah seluruh arena ini, aku bisa menyerang dari manapun."
'Sepertinya akan susah jika aku bertarung di jarak dekat, lebih baik aku bertarung jarak jauh.'
Kemudian Rain memasukkan senjatanya ke inventory. Ia pun kembali mengeluarkan Big Fire ball miliknya ke arah Lancelot.
Bomm!
Namun dengan mudah Lancelot berpindah tempat untuk menghindari serangan tersebut.
"Kau ini ngapain, kau sudah tahu kalau aku pengguna kecepatan, tapi kau malah mengeluarkan bola api itu?"
Tiba-tiba kakinya telah terjerat sebuah tanah yang di buat oleh Rain.
"Dari tadi kau banyak omong sekali, jujur saja pria bernama Rhino itu jauh lebih baik dari kamu," Kata Rain yang langsung melesat kearah Lancelot.
"Sialan!!" Lancelot mencoba untuk keluar dari jeratan tanah namun terlambat, Rain sudah ada di depannya dan siap untuk menyerangnya.
Krakk!
Ughookk!
Rain memukul perut Lancelot dengan sangat keras hingga beberapa tulang rusuknya patah.
Tak berhenti Rain langsung, berlari ke arah timnya berada untuk membantu mereka. Dan saat ia tiba, terlihat hanya Edward dan Hera yang masih berdiri, keadaan mereka juga tak baik-baik saja.
Sedangkan di pihak musuh tersisa tiga orang, dan salah satunya adalah kapten akademi Blue Dragon yang tampak masih baik-baik saja.
Rain pun langsung melesat ke arah ketiga orang berada. Dan menendang dua orang selain kapten tim Blue Dragon.
"Ho, kamu berhasil mengalahkan Lancelot? aku akui kamu memang kuat, seperti yang diharapkan oleh keturunan keluarga Wolford, namun kamu harus kalah hari ini, sebelum itu perkenalkan namaku Chris, semoga kamu mengingatnya." Kata Kapten Blue dragon yang langsung mengeluarkan kekuatannya.
Tiba-tiba pedangnya berubah menjadi sebuah pedang cahaya dan matanya yang awalnya berwarna coklat berubah menjadi emas dan dipupilnya terbentuk sebuah lambang +(plus) yang setiap ujungnya lancip.
Saat Rain menganalisis kekuatannya, pria bernama Chris ini adalah seorang Saint of Light atau saint cahaya meskipun belum sepenuhnya terbangkit dan ia telah mencapai Circle 4 menengah.
[Ding, ini adalah skill berserk yang sebenarnya tuan.]
"Purgatory."
Tiba-tiba dari langit muncul sebuah laser cahaya yang cukup besar dengan sangat cepat melesat ke arah dirinya. Rain pun langsung membuat pertahanan untuk melindungi dirinya.
'Earth Dragon Nest'
__ADS_1
Dari dalam tanah muncul sebuah kubah yang terus berputar melindunginya. Dan saat keduanya bertabrakan, terjadi ledakan yang sangat besar.
Blarrr!!
Karena kubah tanah yang melindungi Rain terus berputar maka serangan dari Chris pun banyak terpental kemana-mana yang mengakibatkan banyak kerusakan pada arena.
"Ughh, sampai kapan sialan ini akan mempertahankan serangannya, ini tak akan bertahan lebih lama, padahal aku telah melepaskan kekuatanku sampai circle 5 menengah namun masih sulit untuk menahannya." Kata Rain yang sekuat mungkin menahan serangan Chris.
Namun beberala detik kemudian, tiba-tiba serangan dari Chris berhenti.
"Apa sudah berhenti?" Kata Rain sambil membuka kubah yang melindunginya.
Dan saat ia membuka pelindungnya, betapa terkejutnya ia melihat keadaan arena sekitar sudah sangat kacau dengan banyak cekungan tanah disekitar.
Dan terlihat Chris dengan wujud normal dan bukan wujud saint cahaya. Wajahnya juga terlihat sedikit pucat. Sepertinya serangan tersebut benar-benar menguras tenaga dan mentalnya.
Itu sudah wajar, karena serangan barusan bukanlah serangan dari seorang dengan tingkatan Circle 4 menengah, lebih seperti serangan circle 5 menengah atau bahkan akhir.
"Hey, apa kau mencoba untuk membunuhku?"
"Haha, apa itu penting, lagi pula kau juga bisa menahannya."
"Cih!" Rain mengambil posisi bertarung.
Namun.
"Sudahlah aku sudah tak bisa bertarung, aku menyerah." Kata Chris menyerah dan otomatis akademi Ethiopia memenangkan pertandingan.
"Aku harap kita bertemu lagi Rain, lain kali aku akan jauh lebih kuat dari ini, jika kau berada di Holy Light Kingdom(Kerajaan cahaya suci) maka aku ingin kau mengunjungi aku di sana, karena besok aku akan keluar dari akademi Blue Dragon." Kata Chris.
"Hey jangan seenaknya se--
Tiba-tiba sorakan penonton menggelegar hingga bisa memekakkan telinga.
"Wowww, pertandingan yang sangat dantastik yang di tampilkan oleh akademi Ethiopia dan Blue Dragon, benar-benar pertandingan yang sangat seru." Ucap pembawa acara.
Rain yang masih berada di arena pun tiba-tiba teringat sesuatu.
"Ehh, bagaimana keadaan Edward dan Hera. Aku melupakannya, apa mereka baik-baik saja saat serangan tadi?" Kata Rain yang sontak menoleh mencari keberadaan Hera dan Edward.
Namun beberapa saat kemudian ia menjadi lega, karena melihat Hera yang telah berada di tempat pengobatan dan ia juga terlihat baik-baik saja, dan untuk Edward, Rain tak terlalu mempedulikannya.
Dan Pembawa acara pun mengumumkan pemenang turnamen tahunan kali ini adalah Akademi Sihir Ethiopia. Dan saat itu juga terdengar suara system.
[Ding, berhasil menyelesaikan hidden Quest, menangkan turnamen tahunan, mendapatkan kotak perak, 100.000Ps, dan Hell stone]
Rain pun tersenyum puas dengan apa yang ia dapatkan.
Dan tiba saatnya untuk penghargaan dari sang raja. Rain dan ke sembilan orang lainnya pun maju kehadapan raja dan mereka semua diberi sebuah medali yang yang memiliki fungsi untuk memasuki perpustakaan kerajaan.
Dan khusus untuk Rain, sang Raja memperbolehkannya untuk meminta sebuah permintaan.
Dan tanpa basa-basi, Rain pun meminta untuk meningkatkan keamanan keluarganya, terutama karena keluarga Rain baru mengalami tragedi akhir-akhir ini. Namun sang raja berkata.
"Jangan khawatirkan keluargamu nak, ayahmu beberapa saat yang lalu sudah mengirimiku surat untuk menjaga keluargamu, dan aku juga sudah mengirim salah satu jendral ku beserta 1000 ksatria elit untuk menjaga keluargamu. Jadi mintalah hal lain."
Mendengar hal tersebut Rain pun meminta agar dirinya diberi kebebasan untuk berlatih secara individual dan tidak harus pergi ke akademi. Rain meminta hal tersebut karena ia akan leveling selama beberapa tahun untuk meningkatkan kekuatannya sebagai persiapan untuk menyelamatkan kakaknya.
__ADS_1
"Ho, permintaan yang unik, namun aku tetap akan mengabulkannya. Mulai hari ini aku Raja Kerajaan Ethiopia meresmikan bahwa Rain Wolford dibebaskan untuk berlatih secara individual dan tidak lagi berkewajiban untuk pergi ke akademi, dan masih akan menerima pernyataan lulus saat usianya mencapai 17 Tahun."
Bersambung>>