Reincarnation With System

Reincarnation With System
Mulai Berdatangan


__ADS_3

"Seperti yang diharapkan, kalian memang kuat. Namun sepertinya kita harus menyelesaikan ini."


Boomm!


Rain melompat hingga tanah yang dipijaknya hancur membentuk sarang laba-laba.


Dari atas Rain menyatukan tangannya didepan dada.


"Ultimate Black Fire Art, Thousand Bird."


Di Sekeliling Rain terbentuk ribuan burung yang terbuat dari api hitam miliknya.


"Kejar mereka." Perintah Rain kepada para burung.


Burung api yang tercipta disekitar Rain langsung melesat mengejar para malaikat, dan mereka pun menjadi terpencar karena nya.


Saat Rain mendarat ketanah, ia langsung mengeluarkan senjata miliknya.


"Aku akan mengandalkan mu lagi," Kata Rain sambil melihat Custom Weapon ditangannya yang berbentuk sniper.


Tak menyia-nyiakan kesempatan, selagi para malaikat disibukkan mengurus burung api, Rain mengambil posisi nyaman untuk menembak.


Sesaat setelah mengambil posisi, Rain pun segera menyalurkan mana nya kedalam senjata tersebut.


Rain pun membidik salah satu fallen angel, dan menekan pelatuk sniper miliknya.


Tasss!


Plarr!


Tembakan Rain berhasil mengenai paha fallen angel, yang menyebabkan kaki tersebut langsung hancur dan putus.


"Sampai kapan pun, menembak adalah keahlianku."


Disisi Lilith dan Ghost, mereka juga bertarung dengan sengit 1 vs 1 dengan fallen angel yang tersisa.


Untuk Lilith tampak mengungguli pertarungan, namun Ghost tampak seri atau sama kuatnya dengan fallen angel, membuat pertarungan tersebut cukup berat baginya.


Pertarungan terus berlanjut hingga 10 menit berlalu.


Saat ini Rain telah menumbangkan 3 fallen angel yang ia hadapi, namun belum 1 pun mati karena dilindungi oleh fallen angel yang lain.


Begitu juga Lilith, ia hanya kelelahan dan terluka ringan, sedangkan lawannya kehabisan energi untuk bertarung juga kehilangan 1 lengan. Untuk Ghost seperti yang diduga ia sama-sama menerima luka yang cukup parah, namun tak lebih parah dari lawannya.


Saat para fallen angel begitu terdesak, juga yang dapat bertarung biasa hanya Araqiel yang merupakan sosok wakil pemimpin dari fallen angel.


Araqiel yang juga kewalahan melawan sosok Rain yang menyerupai dewa api, pun bertanya pada Rain.


"H-hey ksatria, setidaknya sebelum mati aku berharap mengetahui nama orang yang akan membunuhku. Katakan siapa namamu?"


"Hmm, yah tak masalah, namaku adalah Rain Wolford orang yang akan membunuhmu disini."


"Wolford? Hahaha!"


"Apa ada yang lucu disini?"


"Hahaha, maaf saja, namun aku tak akan mati disini."

__ADS_1


"Hufffb!" Araqiel menarik nafas dengan kuat dan berteriak.


"SEVEN DEADLY SINS! AKU MENEMUKAN ORANG YANG KAU CARI! KETURUNAN WOLFORD ADA DISINI!!" Teriak Araqiel dengan keras ke langit.


Sesaat setelah Araqiel berteriak, dari atas langit muncul sebuah petir hitam yang melesat jatuh tak jauh dari lokasi Rain.


Darrr!


Dari petir tersebut muncul sosok iblis bertubuh besar dengan tinggi mencapai 2,5 meter, kulitnya berwarna hitam yang ditutupi oleh sisik berwarna biru, di bagian kepalanya terdapat 3 buah tanduk yang berada di samping kanan, kiri dan dikepala bagian belakang.


Di Punggungnya terdapat sepasang sayap besar berwarna campuran antara merah, hitam dan putih.


Sosok tersebut merupakan salah satu dari Seven Deadly Sins yaitu Behemoth yang menyandang gelar Wrath, perwakilan dari sifat marah.


"System, siapa itu?"


[Ding, dia adalah salah satu anggota seven deadly sins, Behemoth yang merupakan wujud dari kemarahan atau wrath]



"Kau, apakah kau Wolford?" Tanya Behemoth sambil menunjuk Rain.


"Ya, mema-


Bughh!


Sosok Behemoth langsung menghilang dan tiba-tiba sudah memukul perut Rain.


Brakk! ... Brakk! ... Brakk!


"Ughh, tak sabaran sekali." Kata Rain sambil berdiri.


Rain pun langsung melesat ke arah behemoth dengan sangat cepat.


Wushhh!


Saat berada 1 meter dari behemoth Rain menebaskan katana miliknya ke leher behemoth.


Wungg!


Sosok Behemoth menghilang, dan saat Rain sadar, dia sudah berada di atas Rain dan menendang Rain dengan kedua kakinya.


Prakkk!


Terdengar suara tulang punggung yang hancur karena tendangan tersebut. Rain pun langsung jatuh ketanah dengan keras.


'Ughh, ini bukan kekuatan dari iblis tingkat SS, si baj*ngan ini sudah berada di tingkat disaster.'


"Tuann!!" Terdengar suara Ghost memanggil Rain.


Rain pun membatalkan authority tubuh dewa api, dan menggantinya.


"Authority of Life, Instant Recovery."


Krakk! Krakk! Krakk!


Suara-suara aneh muncul dari tubuh Rain, yang merupakan efek dari pemulihan authority nya yang mengembalikan tulang-tulangnya menjadi normal kembali.

__ADS_1


Saat Rain telah pulih meskipun tak sepenuhnya, ia pun mencoba untuk berdiri, dan saat ia melihat kedepan, ia melihat sosok iblis yang tak pernah ia lihat sebelumnya, bertarung dengan Behemoth.


Iblis tersebut memakai armor hitam diseluruh tubuhnya, tangan kirinya mengeluarkan asap-asap hitam dengan campuran sedikit warna merah, sedangkan tangan kanannya tampak seperti besi yang sudah meleleh menjadi lava.



"L-lindungi, sang master, lindungi master, lindungi master~" Ujar Ghost mengulang-ulang katanya.


"I-itu wujud asli Ghost?" Kata Rain terkejut dengan perubahan Ghost.


Blarr! Blarr! Blarr!


Pertarungan sengit terjadi antara Ghost dengan Behemoth, Lilith juga turut membantu Ghost melawan Behemoth.


Melihat hal tersebut, Rain menjadi malu.


"Hahhh, tuan macam apa aku ini, malah dilindungi oleh bawahannya..."


Rain pun berjalan pelan kearah Behemoth.


"God Mode..." Ucap Rain lirih.


Sesaat penampilan Rain langsung berubah, matanya yang awalnya berwarna biru berubah menjadi warna emas, tubuhnya yang normal mulai muncul retakan-retakan yang tampak seperti jaring laba-laba yang tak teratur menyala berwarna emas.


"Hufft." Rain menghela nafas, sambil memegang erat katana ditangannya.


Wunggg!


Sosok Rain langsung menghilang dari tempatnya dan muncul kembali di atas Behemoth sambil menyatukan kedua tangannya, ia memukul Behemoth dengan keras dibagian punggungnya.


Brakkk!


Behemoth langsung jatuh tengkurap ditanah dengan keras akibat pukulan Rain.


Tak berhenti disitu, Rain kembali mengangkat kakinya dan menginjak kepala Behemoth dengan keras.


Bommm!


Begitu kuat hingga asap dan debu mulai beterbangan menghalangi pengelihatan.


Saat debu masih memenuhi udara, tembakan laser cahaya tiba-tiba mengarah kearah Rain berada.


Rain dengan santai seperti sudah tahu akan ada serangan dari arah tersebut pun menjulurkan tangannya, dan menembakkan laser cahaya yang jauh lebih kuat dan besar.


Blarrrr!


Sesaat kemudian, saat debu mulai hilang terlihat sosok Araqiel yang sudah kehilangan lengan dan dada sebelah kanan sedang tergeletak lemas ditanah.


Behemoth yang masih diinjak oleh Rain juga diam tak berbuat atau melakukan perlawanan apapun. Bukannya tak mau, namun tak bisa.


'SIALAN, SIALAN KAU WOLFORD BRE*GSEK, KENAPA AKU TAK BISA BERGERAK SEDIKITPUN HANYA KARENA DIINJAK OLEH SATU KAKI.' Batin Behemoth.


Tiba-tiba Rain melihat kearah langit dibelakangnya, merasakan beberapa kehadiran yang kuat melesat dengan sangat cepat kearahnya.


'Ini buruk.'


Bersambung>>

__ADS_1


__ADS_2