
2 hari kemudian, di dalam Colloseum terlihat Rain beserta rombongannya sedang duduk di tempat tunggu peserta.
Berbeda dengan yang sebelumnya, di final ini jumlah penontonnya jauh lebih banyak, itu karena saat ini Raja Kerajaaan Ethiopia yaitu Raja Frederick Ethiopia akan ikut menonton pertandingan ini. Dan akademi yang menang akan langsung diberi penghargaan oleh Raja sendiri. Karena itu lah pertandingan kali ini akan jauh lebih ramai dari biasanya.
Beberapa saat kemudian, suara pembawa acara terdengar.
"Selamat datang para hadirin, tak terasa pada hari ini turnamen tahunan telah memasuki babak final dan seperti tahun-tahun lalu, kali ini Raja kerajaaan Ethiopia akan hadir dan menonton pertandingan final kali ini, dan pemenang turnamen tahunan ini akan mendapatkan sebuah penghargaan langsung dari raja kerajaan Ethiopia, yaitu Raja Frederick Ethiopia," Kata pembawa acara yang langsung di sambung oleh tepuk tangan meriah dari para penonton.
"Mari kita sambut raja kita semua, Raja Frederick Ethiopia."
Sesaat kemudian, terlihat seseorang pria tampan berusia sekitar 40 - 45 tahun dengan rambut emasnya yang terurai panjang dan di kepalanya terdapat mahkota khas seorang raja. Tatapan matanya yang berwarna kuning keemasan setajam pisau belati. Ia terlihat sangat tenang dan berwibawa sangat cocok untuk julukan seorang Raja.
Ia berjalan ditempat yang telah disediakan bersama dengan tiga Jendral yang mengikuti dibelakangnya.
Seluruh penonton pun menundukkan kepalanya untuk menyambut kedatangan Raja tersebut.
Setelah itu Raja pun duduk di singgasananya, dan memberi aba-aba untuk melanjutkan pertandingan.
Pembawa acara pun kembali melanjutkan pembukaannya.
"Baiklah, kalau begitu mari kita sambut juga kedua akademi yang akan bertanding di babak Final pada turnamen tahunan kali ini.
Akademi Ksatria Blue Dragon melawan Akademi Sihir Ethiopia. Para peserta dari masing-masing akademi dipersilahkan memasuki arena."
Rain dan yang lainnya pun segera memasuki arena bertarung, begitu juga sebaliknya.
Tepuk tangan dari para penonton pun terdengar sangat ramai, berbagai sorakan yang mendukung kedua akademi juga terdengar.
"Ayo, White Melee Magician kalahkan akademi Blue Dragon itu!"
"Ayo Blue Dragon, kalahkan mereka dengan satu orang seperti kemarin."
"Ppff, hahahaha! sepertinya kau sudah memiliki julukan ya Rain, White Melee Magician itu sangat cocok denganmu," Kata Hera.
"Ehh, yang mereka maksud itu aku?"
"Tentu saja, lagian siapa lagi yang berambut putih disini," Jawab Hera.
"Hahh, terserah."
Ketika masing-masing akademi berhadapan merekapun bersalaman. Dan Rain tepat bersalaman dengan Rhino.
"Hehehe, aku dengar sebagai seorang mage kau cukup kuat di pertarungan jarak dekat, tunggu saja aku akan menghancurkan mu." Kata Rhino sambil dengan kuat mencengkram tangan Rain.
"Semoga ocehan mu itu sebanding dengan kekuatanmu." Jawab Rain yang juga menguatkan cengkeramannya.
__ADS_1
'huh? bagaimana seorang penyihir memiliki kekuatan cengkraman sekuat ini?'
Setelah bersalaman, mereka pun kembali ke sisi masing-masing, dan wasit pun menghitung mundur sebagai tanda dimulainya pertandingan.
"Tiga...Dua...Satu...Mulai!"
Sesaat setelah pertandingan dimulai terlihat Rhino langsung melesat maju ke arah Rain dan yang lainnya.
'Sepertinya ia terprovokasi akibat salaman tadi, baiklah aku akan meladeni mu.'
Rain juga melesat maju ke arah Rhino sambil mengaktifkan skill Penguatan. Sekarang kekuatan fisiknya tak kalah dengan Rhino. Namun ia masih membatasi kekuatannya di Circle 3.
Saat mereka bertemu, Rhino langsung mengayunkan palunya yang sudah dilapisi oleh elemen tanah ke arahnya.
Rain pun menghindarinya dengan memiringkan tubuhnya. Rain memutar tubuhnya lalu menendang perut Rhino hingga ia mundur beberapa langkah.
"Cuma segitu?" Ejek Rain sambil tersenyum tipis.
Wajah Rhino menjadi memerah, ia baru pertama kali dihina oleh seorang penyihir seperti saat ini, bahkan ia terpukul dan mudur beberapa langkah. Hal itu membuat harga dirinya sebagai peserta yang memiliki tubuh paling kuat tercoreng.
"Sialan Kau, akan aku tunjukkan kekuatanku yang sebenarnya."
Tiba-tiba tubuh Rhino membengkak merah, dan tubuhnya menjadi jauh lebih besar dari sebelumnya, saat ini dari pada manusia, besar tubuhnya lebih mirip seperti seekor beruang grizzly.
'Ho, apa itu? skill berserk kah?' batin Rain.
'Begitu ya.'
Rain pun kembali melesat ke depan dan saat ia sudah dekat dengan Rhino ia melompat dan memutar tubuhnya lalu menendang dada Rhino dengan keras.
Bughh!
Namun anehnya, tubuh Rhino sama sekali tidak bergeming, dan malah ia melancarkan serangan balasan, saat Rain mendarat ia langsung mengayunkan palu besar miliknya secara horizontal ke arah Rain.
Brakkk!
Srett!
Rain yang masih berada di udara pun tak bisa menghindari palu sebesar itu, dan hanya bisa menahannya menggunakan tangan. Dan alhasil ia terpental kesamping berapa meter namun ia masih bisa mendarat dengan baik.
'Lumayan juga, sepertinya aku juga harus meningkatkan kekuatanku,' batin Rain yang langsung menggunakan skill Acceleration dan meningkatkan kekuatannya di Circle 3 menengah, ia juga mengeluarkan dua buah belati yang dibuat menggunakan Custom Weapon.
'Ini pertama kalinya aku menggunakan Custom Weapon di turnamen ini.'
Detik berikutnya Rain dengan sangat cepat langsung melesat ke arah Rhino dan menebas dadanya menggunakan dual blade.
__ADS_1
Slashh!
Rhino bahkan tak sempat bereaksi terhadap kecepatan tersebut dan hanya menyadari kalau dadanya tiba tiba terluka meskipun tidak terlalu dalam.
'Mataku tak bisa mengikutinya,' Batin salah satu peserta Blue Dragon bernama Lancelot.
Saat Rain dan Rhino bertarung, tak satu pun peserta diantara kedua akademi yang mencampuri pertarungan mereka, dan hanya menonton dari posisi masing-masing.
Bahkan penonton pun tak ada yang mengeluarkan sepatah kata pun saat melihat pertarungan mereka berdua.
Rain kembali melesat, namun Rhino tahu kalau Rain akan menyerang dirinya lagi dan menghentakkan palu besarnya ke tanah.
"Ground Wave!"
Bommm!
Tanah di sekitarnya langsung hancur dan Rain yang berada di sekitar situ pun terpental karena gelombang angin yang tercipta.
Rain yang sedikit penasaran pun kembali memeriksa tingkat kekuatan Rhino saat ini, dan ia cukup terkejut, pasalnya kekuatan Rhino awalnya adalah Circle 2 akhir dan saat ini melonjak di Circle 3 menengah.
'System apa kau yakin ini bukan skill Berserk? kekuatannya melonjak cukup jauh.'
[Ding, System yakin tuan, jika ia memang menggunakan skill berserk, maka kekuatannya mungkin saat ini akan berada di circle 4 menengah atau bahkan Circle 5.]
"Huff."
Rain menghela nafas, lalu detik berikutnya ia menghilang dari tempatnya.
'Teleport'
Ia berpindah ke belakang Rhino dan menggunakan skill double stab dan menusuk punggungnya.
Stab!
Stab!
Tak berhenti sampai disitu, ia kembali berteleport ke depan Rhino dan mengeluarkan sihir Wind Blaster tepat di depan perutnya.
Blasss!!
Rhino terpental beberapa meter karena serangan tersebut. Merasa belum cukup, Rain mengeluarkan Big Fire ball dan melompat lalu Rain melempar bola api sebesar ban truk itu ke arah Rhino.
Blarrr!!
Asap pun memenuhi arena, dan saat asap menghilang terlihat Rhino yang telah terbaring dengan tubuh penuh luka, dari mulai luka tusukan, lebam dan luka bakar.
__ADS_1
Dan hal tersebut terjadi hanya dalam waktu 10 detik, bahkan satu Colloseum sampai diam tak mengeluarkan satu suara pun dibuatnya.
Bersambung>>