
Sebuah lingkaran sihir warna hijau yang terpancar dan Firo yang ada diatasnya sedang dipertahankan mananya agar stabil dan tidak mati. Saat ini Silvana sedang berusaha mengembalikan mana Firo supaya tidak turun terus.
" Heal ... ayo Firo kamu bisa bertahan! Kumohon ... ! " Silvana yang menerapkan sihir penyembuhan mencoba menyelamatkan Firo diambang kehabisan mana.
Marsa yang melihat Silvana sedang berusaha menyelamatkan Firo dan merasa ingin membantu. Dia segera menghampiri Silvana dan menepuk pundak Silvana dengan kedua tangannya.
" Sihir penambah daya. Booster magic. " Marsa menggunakan Booster magic untuk menambah daya sihir Silvana.
" Ternyata dia bisa menggunakan Booster magic, penggunanya sendiri tergolong langka atau bahkan mungkin hanya sebatas legenda. Dan sekarang aku melihat dengan mata kepalaku sendiri Marsa menggunakanya dan mematahkan bahwa pengguna Booster magic hanya sebuah legenda. Jadi, aku tahu maksud dari Kerajaan Vender yang menginginkan Marsa. " Checil melihat dan berfikir tentang apa fenomena langka pengguna Booster magic yang konon katanya hanya sebatas legenda.
" Ini sihir apa? Kenapa manaku meningkat drastis, dan lingkaran sihirku diperkuat dengan beberapa lingkaran sihir di samping lingkaran sihir utama. Benarkah ini kekuatan Marsa. Dia bisa menggunakan Booster magic. Yah, ini sangat membantuku sekali. Sekarang aku tidak akan khawatir tentang keselamatan Firo, karena dengan Booster magic ini. Firo bisa selamat. " Silvana tersenyum dengan gembira karena bisa menyelamatkan Firo.
Dilain sisi Faramis yang sedang berhadapan dengan Arden. " Sihir apa ini. Aku merasakan Sihir yang hebat dari barisan belakang. "
" Oh kau ternyata juga bisa merasakannya ya. Itu adalah Booster magic, sihir yang bisa membuat hal yang lebih gila dari kelihatannya. Dan kau pasti tahu siapa penggunanya. Yah, dia adalah putri Kerajaan Arcane. Marsa. Aku akan merebutnya darimu sekarang. " Arden bersiap menyerang Faramis.
" Aku tidak peduli tentang apalah itu. Booster magic atau apa. Tapi, jika kau sedang ingin merebut temanku, dan hanya ingin kau manfaatkan saja kekuatannya demi kepentinganmu yang sebenarnya tidak penting itu. Aku menolak menyerahkannya. " Faramis menacungkan pedangnya kearah Arden.
" Oh, jadi itu keputusanmu. Baiklah, aku akan merebutnya secara paksa meski harus membunuh semua orang-orang Arcane. Sihir pemanggil. Light Guardian. "
Light Guardian adalah Prajurit panggilan yang memiliki level bertempur yang tinggi, dan dia bisa menjadi satu dengan pemiliknya dengan penambahan daya kekuatan yang dahsyat.
" Selama ada aku, aku tidak akan membiarkan itu terjadi. bermimpilah. Dan sekarang kau memanggil bala bantuan. Ah sayangnya aku tidak memiliki sihir seperti itu. Dan Firo juga sedang kelelahan karena menghadapi kuda poni tadi. Baiklah, aku akan melawan kalian berdua sekaligus. " Faramis tidak gentar dengan bahaya yang ada di depannya.
__ADS_1
" Kau kira kami akan menyerang sendiri-sendiri. Hah, kau salah. Light Guardian menyatulah dengan pedang dan prisaiku dan buatlah kekuatannya berlipat ganda. " Light Guardian berubah menjadi cahaya dan masuk kedalam pedang dan perisai Arden, membuat pedang dan perisainya berubah menjadi pedang cahaya yang di sekelilingnya dikelilingi oleh cahaya mana yang kuat.
Sebuah tebasan diayunkan oleh Arden.
... [ Slasshh ... ]...
Sebuah garis besar bekas tebasan yang dihasilkan dari pedang tersebut sangat berbahaya. dan Faramis berhasil menangkisnya dengan membelah tebasan Arden.
" Oh, kau cukup kuat untuk menahan tebasanku barusan. " Arden berlari dan menerjang Faramis.
Sebuah hal yang menandakan pertarungan sengit, hantaman demi hantaman yang diberikan Arden di tangkis oleh Faramis. Dia bisa mengimbangi Arden yang dalam mode bergabung dengan Light Guardian. Secara kekuatan Arden berada di level yang berbeda dengan Faramis, karena kekuatannya sekarang bisa dengan mudah menghancurkan satu negara. Meski begitu, Faramis tetap bisa menahannya.
Saat terlontar karena serangan Arden kepadanya. Faramis mengerem dengan menancapkan pedangnya ke tanah. " Hah, cukup menyulitkan ya. Saat kau harus terus menepis sebuah serang dan menghindarinya. Baiklah, akan kuturuti kemauanmu. "
Faramis melepaskan mana hitam yang banyak di sekelilingnya dan maju menyerang Arden.
...[ Brell-brell-brell ... . ]...
Serangan bertubi-tubi dilancarkan Faramis kearah Arden, tapi dengan tamengnya Arden berhasil menangkis semua serangan Faramis.
Disisi lain dimana Mikasa yang sedang menjalankan misi pembasmian prajurit bayangan, dihadapan Raja Algard, Raja Kerajaan Vender yang sedang berada di tendanya menunggu hasil perang. Tapi tidak disangka Mikasa yang berhasil menerobos barisan pertahanan belakang Kerajaan Vender dan sekarang tinggal tugas akhir. Melenyapkan Algard, meski begitu. Algard bukanlah orang yang bisa dibunuh begitu saja. Dia memiliki suatu rahasia yang dia gunakan untuk melawan lawannya.
... [ Suet ... . ]...
__ADS_1
Sebuah serangan dilancarkan oleh Mikasa ke Algard dan dengan santainya Algard masih berdiri dan yang dilihat oleh Mikasa adalah prajurit yang dihidupkan kembali dan dengan tengkorak yang masih utuh.
" Hahaha, jika kau bisa membunuh mereka berarti kau memang seorang pembunuh yang hebat. Tapi mereka adalah undead, mayat hidup yang kugunakan dengan sihirku. Jadi, bagaimana kau akan membunuh mayat hidup ini yang berjalan tanpa nyawa, dan hidup tanpa jantung. " Algard tersenyum melihat Mikasa yang kebingungan.
Tapi dengan santainya Mikasa mengeluarkan rantai pengikat. " Sihir pengikat, Rantai kematian. " Sebuah tekhnik dengan menggunakan sebuah rantai yang dialiri mana.
Sebuah tekhnik dengan rantai yang mengikat para undead dan mengalirinya dengan mana. Para undead berhenti bergerak karena rantai yang mengikat mereka.
" Aku tahu tekhnikmu adalah memakai manamu pada para unded-unded itu, tapi tekhnikku adalah memotong aliran mana melalui rantaiku. Jadi mereka hanya tumpukan tulang belulang yang tidak berguna sekarang ini. Dan untukmu.
... [ krek-krekek. ]...
Rantai Mikasa membelenggu Algard dan dia sekarang tidak berdaya lagi karena kekuatan Mikasa adalah memutus rangkaian mana. Sekarang Algard tidak bisa lagi mengalirkan mananya dan membuat pasukan Undead.
" Dasar bocah kurang ajar. Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang padaku. Kau akan menyerahkanku ke Kerajaan Arcane dan mempenjarakanku? " Algard kesal karena tidak bisa melakukan perlawanan.
" Oh, itu terlalu lembut. Benar Kalau Faramis menyuruhku untuk membungkammu. Tapi aku tidaklah selembut itu. " Mikasa tersenyum dengan senyuman menakutkan.
Rantai yang mengikat Algard semakin kencang dan belati yang ada ditangan Mikasa mengeluarkan cahaya mana. Dia siap dengan konsekuensi dimarahi Faramis. Dan,
... [ jleb. ]...
" Apa? kau membunuhku? Kau tidak akan selamat setelah ini. Karena Arden akan mencarimu dan membunuhmu. " Algard menghembuskan nafas terakhirnya.
__ADS_1
" Hem, aku ragu akan hal itu. Karena Faramis tidak selemah itu untuk dikalahkan oleh putramu. " Mikasa meninggalkan Algard dari tendanya dan menyingkir dari tempat kejadian perkara.
Saat Arden dan Faramis bertarung, Arden tiba-tiba marah dan mengamuk. " Beraninya kalian membunuh Ayahku. Akan kuberi kalian semua pelajaran yang pantas. Light sun, bunuh mereka semua. Diawali denganmu. " Arden menatap Faramis dengan tatapan yang tajam, menandakan bahwa dia sedang benar-benar marah.