Reinkarnasi Bos Mafia Ke Dunia Sihir

Reinkarnasi Bos Mafia Ke Dunia Sihir
Sihir Kuno Pemanggilan Orang Dari Dunia Lain


__ADS_3

Dirumah Xavi yang terlihat tenang dan nyaman. Tiba-tiba semua menjadi berisik.


" Woe, Xavi ... kau akan membayar ini. Kenapa kamarmu begitu berantakan? Aku bukan pembantumu yang bisa merapikan kamarmu setiap saat. " Vani marah-marah melihat kamar Xavi yang begitu berantakan.


Sementara itu di atap rumah. Cid dan Xavi bersembunyi. " Hei Tuan, apa tidak apa-apa kita lari dari tanggungjawab ini? "


Xavi yang sembunyi diatas atap bersama Cid sedang berbisik. " Hehehe, tenanglah Cid. Kita akan lolos dari Vani yang sedang marah-marah itu. "


Sambil menghela nafas, Cid memasang muka yang sedikit kecewa karena tuannya tidak mau bertanggungjawab atas kamarnya sendiri yang berantakan. " Hah ... terserah padamu saja. Nanti kalau adik anda menemukan kita disini. Aku tidak mau ikut-ikutan dimarahi. Seorang wanita sangat mengerikan saat dia marah, itu yang aku tahu. "


Lalu dari belakang Xavi dan Cid dikejutkan kehadiran Vani yang sedang membawa sapu. " Hehehe, sepertinya kalian sedang merencanakan sesuatu. Bolehkah aku ikut serta dalam rencana itu? "


" Ehehehe." Xavi tersenyum tidak tahu harus ngomong apa. Lalu,


...[ duar-der-plak-gubrak. ]...


Akhirnya mereka berdua membersihkan kamar mereka karena diberi pelajaran oleh Vani.


" Ehehehe, kalau begini kan bersih. " Vani yang tersenyum puas karena melihat Xavi dan Cid yang akhirnya mau merapikan kamarnya.


" Hem, kau benar Cid. Wanita kalau sedang marah, mereka terlihat lebih kejam dari iblis. " Xavi bergumam dengan Cid.


" Hei, aku mendengar itu. " Vani denga wajah yang menyeramkan membuat Xavi dan Cid cepat-cepat menyelesaikan beres-beresnya.


" Hah, untung saja senjata Vani belum diselesaikan paman Morgan. Aku tidak bisa membayangkan nantinya kalau dia marah dengan memakai senjata itu. Hihihi, aku tidak mau membayangkannya. " Xavi merinding sendiri.

__ADS_1


Sementara itu sebelumnya di atap toko Morgan.


" Hei, aku memiliki syarat untuk bisa menyelesaikan senjata ini. Kau harus memberikanku setiap hari dengan menu yang berbeda dari restoranmu itu. Aku sudah muak mengantri disana karena selalu ramai dan sering tidak kebagian. Jadi, kau sebagai pemilik restoran akan membawakannya padaku. " Syarat yang cukup menyusahkan jika Xavi sendiri yang harus membawakan makanan itu kepada Morgan setiap hari.


Lalu Xavi berfikir kalau sebaiknya Mikasa saja yang membawakannya untuk Morgan. Itu lebih efektif karena Mikasa sendiri sangat lihai dan cepat dalam melaksanakan tugas. Mungkin Mikasa akan sangat cocok sebagai kurir pengantar makanan.


Di bawah rindangnya pohon depan rumah Xavi. Dia dan Cid beristirahat setelah lelah merapikan kamar Xavi.


Datanglah Mikasa sebagai prajurit bayangan yang profesional. Dia datang tanpa sebuah angin.


" Maaf Tuan Xavi. Apa yang tuan inginkan karena memanggilku pagi-pagi begini? " Mikasa bertanya pada Xavi.


" Oh iya, Mikasa. Kau bisa antarkan beberapa menu kita untuk paman Morgan! Oh, maaf sebelumnya karena tidak memberitahumu dulu. Dia meminta setiap hari dibawakan sebuah menu yang berbeda untuknya. Karena aku sedang memintanya membuat sebuah senjata untuk Vani. Tapi, karena dia tahu kalau aku pemilik restoran naga tanah. Dia memintaku membawakan menu yang berbeda setiap hari. Kau bisa kan mengantarnya ke tempat paman Morgan? " Xavi memberikan atau justru melimpahkan tugasnya kepada Mikasa.


Pada dasarnya sihir pemanggilan orang dari dunia lain biasanya dibuat untuk memanggil pahlawan disaat genting terjadi. Atau pada saat kebangkitan Raja Iblis. Maka dari itu sihir ini tidak banyak orang yang tahu. Dan hanya bisa dipakai oleh beberapa orang yang memang memiliki tingkatan dalam ilmu sihir yang tinggi. Resiko dari sihir ini pun juga bisa membunuh pemanggil itu sendiri jika gagal melakukan sihir tersebut. Namun, belakangan ini disuatu kerajaan sedang gencar melakukan percobaan ini, terlepas dari apa tujuan kerajaan tersebut melakukan pemanggilan orang dari dunia lain tersebut, sudah banyak jatuh korban dari penyihir yang gagal dalam pemanggilan itu. Namun kerajaan ini masih begitu ambisi dalam mencapai tujuannya.


Dihari ini, spertinya kerajaan itu berhasil memanggil orang dari dunia lain.


" Hahaha, akhirnya kita berhasil memanggil orang dari dunia lain itu. Sekarang kita bisa memulai tahap selanjutnya untuk menguasai kerajaan-kerajaan besar seperti kerajaan Arcane dan lainnya. Kerajaan kecil yang kupimpin ini akan menjadi kerajaan yang akan menguasai semuanya. Hahaha. " Seorang Raja yang sedang menyaksikan pemanggilan itu senang karena usahanya tidak sia-sia.


Sementara itu. Xavi yang tadi masih duduk dibawah pohon merasakan sesuatu yang kuat telah muncul.


" Apa itu tadi? Sesuatu yang diluar nalarku telah muncul dan jumlahnya lebih dari satu entah itu ada lima orang mungkin. " Xavi yang merasakan sesuatu hal yang ganjal langsung bersiap mencari tahu.


" Tuan mau kemana? " Cid yang menanyakan kenapa Xavi terburu-buru.

__ADS_1


" Kau merasakannya juga kan Cid? Aku ingin kau menggantikanku lagi. Berubahlah menjadi wujudku! Aku akan pergi menyelidiki hal ini dulu. " Xavi merubah penampilannya menjadi seorang petualang. Samaran Xavi ketika dia ingin berpetualang.


Xavi langsung pergi dari Arcane dan menyelidiki hal tersebut. Sepertinya cukup jauh dari kerajaan Arcane. Tapi, Xavi tetap akan melakukan perjalanan untuk menemukan sumber dari kekuatan yang muncul barusan. Tiba-tiba Mikasa menghampiri Xavi.


" Maaf Tuan Xavi, Anda mau kemana terburu-buru? " Mikasa mencoba menghentikan Xavi.


" Oh, kau rupanya Mikasa. Aku akan menyelidiki tekanan mana yang kuat sekali tadi yang muncul beberapa saat lalu. Maaf, jika kau mau mencegahku karena keselamatanku. Aku tidak akan berhenti disini. " Xavi akan tetap melanjutkan perjalanannya meski Mikasa mencoba menghentikannya.


" Hem, aku tahu pasti Tuan mengatakan itu. Tapi, jika Tuan hanya sendirian. Aku akan khawatir nantinya. " Mikasa tahu dia tidak akan bisa menghentikan Xavi.


" Hem, baiklah. Kau ikut saja untuk menemaniku! Tapi, tugas untuk menu makanan paman Morgan harus kau serahkan pada bawahanmu. Aku tidak mau paman Morgan kecewa karena tidak ada yang mengiriminya makanan kesukaannya saat kau juga pergi bersamaku. " Xavi malah mengajak Mikasa.


" Baiklah Tuan. Karena tugasku adalah menjadi pengawalmu. Jadi, aku tidak akan membiarkanmu pergi sendiri. " Akhirnya Mikasa ikut dengan Xavi.


Dari sela pepohonan, ada seorang yang sedang mengintai Xavi.


" Hem, anak itu sudah terlihat lebih dewasa ya. " Ucap seorang yang diam-diam mengintai Xavi.


Lalu mereka berjalan sambil melihat peta dan menentukan dimana letak dan sumber kekuatan besar yang barusan muncul itu.


" Hem, menurut dari perkiraanku. Kemunculan tekanan mana tadi jika disejajarkan berdasarkan peta yang sedang kita lihat adalah menuju arah utara dari Kerajaan Arcane. Dan kalau perhitunganku tidak salah itu berasal dari Kerajaan kecil yang bernama Hailink, apa kau tahu sesuatu tentang kerajaan itu Mikasa? " Xavi dan Mikasa berhenti sebentar untuk beristirahat.


" Jika dari penjelasan Tuan Xavi tadi. Benar kalau kerajaan itu kabarnya sedang melakukan sebuah sihir kuno yang begitu sulit. Entah itu baru kabar burung yang beredar. Tapi, belum ada bukti jelas tentang itu. " Mikasa memberitahu Xavi tentang apa yang dia ketahui.


Lalu ditengah perjalanan, Xavi sudah menyadari kalau dirinya sedang diikuti. Tapi, dia tidak langsung memergoki orang itu karena dia ingin memastikan niat dari orang yang mengintainya. Jadi, Xavi tetap melanjutkan perjalanannya sambil waspada kalau-kalau orang yang sedang mengintainya tiba-tiba menyerangnya.

__ADS_1


__ADS_2