Reinkarnasi Bos Mafia Ke Dunia Sihir

Reinkarnasi Bos Mafia Ke Dunia Sihir
Drama Xavi Dimulai


__ADS_3

Di sebuah Kerajaan kecil yang konon katanya merupakan kerajaan dengan banyak penyihir hebat ada disana. Kerajaan Hailink, ini adalah kerajaan yang kecil namun peradapannya dalam ilmu sihir lebih hebat dari kerajaan-kerajaan lainnya.


Konon katanya ada sihir kuno yang sedang di lakukan oleh pihak kerajaan dengan memanggil orang-orang dari dunia lain. Karena sebuah peristiwa melintasi dua dunia. Mereka mendapatkan sebuah kekuatan yang hebat. Ini bisa digunakan untuk membangun dunia, lebih seperti saat kemunculan Raja Iblis ataupun krisis yang dialami suatu kerajaan. Namun, belakangan ini ada beberapa fenomena aneh yang terjadi.


Kerjaan Hailink sengaja menggunakan sihir kuno untuk memanggil para isekai atau orang dari dunia lain untuk kepentingannya sendiri. Inilah yang akan diselidiki oleh Faramis dan Xavi di kerajaan Hailink tersebut.


Keadaan didalam istana Kerajaan Hailink.


" Hei bukankah kau tadi kusuruh untuk berjaga dan berpatroli diluar istana, kenapa kau kembali lagi?" Seorang kepala prajurit di istana kerajaan memanggil Faramis dan Xavi yang sedang menyamar.


Dalam hati Xavi berfikir kalau ini awal yang tidak baik. " Haduh, kenapa sudah seperti ini? Padahal kami baru saja masuk ke istana. Apakah harus dengan cara kekerasan kali ini. "


Faramis yang lebih pengalaman dari Xavi menghampiri kepala prajurit tersebut dan membisikkan sesuatu.


...[ Weseswewesewwes. ]...


" Hah, Apa yang dibicarakan ayah dengan orang itu? Dia pakai bisik-bisik lagi. Aku kan tidak bisa mendengarnya. " Xavi penasaran dengan apa yang terjadi.


Lalu setelah Faramis selesai. Mereka langsung melanjutkan ke tujuan mereka lagi.


" Hah? Kenapa begitu mudah. Apa yang kau bicarakan tadi dengannya ayah? " Xavi memasang wajah yang curiga pada Faramis.


" Ohoho, tidak apa-apa. Kau cukup tahu saja kalau dia sudah mengijinkan kita untuk berjaga didalam istana saja katanya. " Faramis menyembunyikan sebuah kemampuan yang bukan untuk dimengerti anak kecil.


Sementara itu para orang isekai sedang berlatih atas perintah Raja Hailink.


" Hahaha, ternyata asik juga ya mempunyai kekuatan yang hebat seperti ini. Hei kau prajurit berbarislah! " Salah seorang yang terlihat arogan sedang melatih kekuatannya.

__ADS_1


Para prajurit yang menemani mereka disuruh berbaris dan ingin dilakukan ujicoba apakah mereka bisa menahan serangannya tanpa harus mati. Ini berbahaya bagi para prajurit. Tapi, Raja meminta para prajurit sebelumnya untuk menuruti apa kata orang-orang isekai itu.


Sebuah bola api yang melayang di udara dengan volume yang cukup besar di lambungkan ke udara. Bersiap untuk menembakkan itu kepada para prajurit yang sedang berbaris tadi, seolah-olah ini adalah sebuah pembantaian yang akan dilakukan oleh orang isekai itu hanya untuk memenuhi keinginannya.


Xavi dan Faramis yang melihat itu kaget.


" Hei, apa-apaan orang itu? Dia tidak berfikir panjang dengan mengeluarkan kekuatan yang besar dan diarahkan kepada prajurit yang tidak bersalah itu. Hah, kelinci percobaan ya. " Xavi yang sudah tidak bisa tinggal diam saja itu mengepalkan tangannya, tanda kalau dia sedang sebal kepada orang isekai tersebut.


" Eh, tunggu dulu Xavi! Kau bisa menghancurkan rencana kita nanti. " Faramis mencoba menghentikan Xavi. Tapi, Xavi langsung berlari dan berada didepan para prajurit yang berbaris itu.


Sebuah bola api yang melayang tadi dijatuhkan kebawah oleh orang isekai tersebut. Dan,


... [ bruell ... . ]...


Dengan sebuah pedang biasa yang dipakai oleh seorang prajurit. Xavi menahan benda yang cukup besar tersebut dengan dua tangannya. Lalu, dengan beberapa hentakan dilepaskan keatas.


Sebuah bola energi api tersebut terbelah diudara dan menghasilkan cahaya yang begitu terang.


... [ Cling ... . ]...


Dengan efek dari bola energi api tersebut. Pedang yang dibuat Xavi untuk menangkisnya pun meleleh karena tidak kuat menahan energi sihir yang mengenainya.


" Hei, apa kau sudah gila karena baru pindah dari duniamu? " Xavi dengan sorotan tajam dimatanya itu melihat kearah orang tersebut.


" Ho, ternyata ada juga orang yang hebat bisa menahan itu. Aku sudah bosan karena disini tidak ada orang yang bisa kuajak bermain. " Orang itu malah terlihat senang.


" Sudah kuduga kau memang sudah tidak waras. Akan kuberi kau pelajaran atas yang terjadi ini. " Xavi akan melawan orang isekai tersebut, namun dihentikan oleh perdana menteri Kerajaan Hailink.

__ADS_1


" Hei, kalian sudah cukup. Aku memiliki usul dengan prajurit disana yang baru saja menghentikan serangan tadi. Kau kesinilah! " Perdana Menteri itu memanggil Xavi.


" Cih, baru saja aku akan bersenang-senang. Dasar tua bangka yang menyebalkan. " Orang isekai itu terlihat kecewa karena Xavi dipanggil oleh Perdana Menteri.


" Kau ikut aku sebentar! Kita akan ketempat Raja kita. " Perdana Menteri itu mengajak Xavi menemui Raja Kerajaan Hailink.


" Hah, kan sudah kubilang tadi jangan ikut campur dulu. Sekarang apa yang akan dilakukan Perdana Menteri tersebut? Sebaiknya aku menunggu dulu sebelum melakukan sebuah tindakan lebih lanjut. " Faramis diam-diam mengikuti Xavi dan Perdana Menteri.


Lalu mereka keruangan Raja Hailink. Dan Raja disana sedang tidak ngapa-ngapain dan hanya sedang bersantai ditemani oleh beberapa perempuan yang pastinya bukan Istrinya. Lebih kepada para perempuan penghibur disaat Raja sedang senggang.


" Ho, Ada apa Perdana Menteriku? Utyo, Kau membawa seorang prajurit kesini. Memangnya ada apa dengannya? " Raja Hailink penasaran kenapa Xavi ikut bersama Perdana Menteri.


" Rajaku, Foyer. Saya kesini ingin melaporkan kalau kita memerlukan orang yang bisa membimbing para orang isekai tersebut untuk mengasah kemampuan mereka. Jadi, saya membawa seseorang yang bisa untuk hal tersebut? " Utyo lalu memperkenalkan Xavi kepada Raja Hailink Foyer.


" Ho, lalu bagaimana dia akan mengajari orang isekai tersebut? Bukankah kekuatan mereka sendiri sulit untuk ditandingi baik para Ksatria maupun para prajurit yang ada. " Raja penasaran dengan jalan pikiran Utyo.


" Tadi, saat mereka sedang latihan. Aku melihat kalau prajurit ini mampu menahan serangan dengan volume besar dan dilontarkan ke udara. Aku yakin dia pasti bisa menjadi pengawas untuk latihan mereka. " Utyo sedikit menceritakan kejadian tadi.


" Ho, aku belum pernah melihat seorang prajurit yang sehebat itu? Apa kau dari dulu menyembunyikan kemampuanmu agar orang-orang tidak tahu ya? Andai kau menunjukkan kemampuanmu dari dulu mungkin kau sekarang sudah menjadi komandan Ksatria. " Raja Foyer terlihat tertarik dengan Xavi.


Xavi yang sebenarnya bukan prajurit Kerajaan Hailink pun berfikir bagaimana dia bisa lolos dari hal yang dia lakukan barusan. " Bagaimana ini? Kalau aku harus berpura-pura lebih lagi. Apakah rencananya akan berhasil. "


Lalu, Xavi memutuskan untuk sedikit berdrama untuk menyembunyikan identitasnya.


" Maafkan saya Rajaku, karena saya memang menyimpan kekuatanku. Aku tidak mau menjadi seorang yang begitu angkuh nantinya saat orang-orang tahu dengan kekuatanku yang sebenarnya. Jadi, untuk selama ini aku menyembunyikannya. " Drama Xavi telah dimulai.


" Ho-ho. Persih seperti kisah pahlawan yang sering aku baca dan dengar. Baiklah, kau akan menjadi pengawas untuk latihan orang-orang isekai itu. Jadi, turuti perintah ku itu. Kau akan kuberi imbalan yang besar nanti diatas bayaranmu sebagai seorang prajurit. " Raja mengiming-imingi Xavi.

__ADS_1


" Baiklah, karena ini adalah perintah langsung dari Raja Foyer yang sangat kuhormati. Aku akan mengemban tugas ini dengan senang hati. " Lalu Xavi dengan peranan seorang pengajar akan dimulai dari sini.


__ADS_2