
Tiba di Tebing Kematian, adam langsung menuju masuk kedalam goa persembunyiannya.
“Mengapa Tuan ku tidak memberikan mereka duplikat Kristal Air milik Tuan." Pertanyaan itu diajukan oleh Jarvis.
Adam hanya terdiam dan dia teringat akan kejadian tadi, sepuluh ribu bangsa Pholidota dan bangsa reptil lainnya sangat membutuhkan Kristal Air itu.
Mereka harus menahan haus dan bertahan hidup di Benua Nar’Aka yang merupakan benua yang keras, karena hampir disetiap bagian di benua Nar’aka adalah gunung berapi.
Melihat adam hanya terdiam, Jarvis melanjutkan apa yang ada dipikirannya..
“Menurutku Tuan sebaiknya membangun kerjasama dengan mereka, jika itu berhasil pasti mereka akan melindungi Tuan juga."
“Tuan juga bisa mempelajari pengetahuan dari mereka juga.” ucap Jarvis.
“Jarvis, apakah kamu tidak tahu bahwa pengetahuan ku sudah cukup bahkan lebih dari mereka?” ucap adam.
“Jadi maksud Tuan pengetahuan itu sendiri sudah tertanam banyak dikepala Tuan.?"
“Semenjak aku memakan buah pengetahuan itu, aku mendapat semua pengetahuannya, dan selama aku berhibernasi, aku seperti masuk kedalam alam lain.”
Yang dimaksudkan adam adalah, saat berhibernasi, pikirannya atau Soul Spiritnya ternyata dibawa oleh suatu benda yang berbentuk bola cahaya putih dan terang.
Saat itu semua pengetahuan tentang dasar skill, kekuatan, produksi, herbal dan obat-obatan, bahkan disana dia terus belajar dan membuat semua yang dia inginkan.
Akan tetapi walau pun begitu disaat awal terbangun adam masih menyesuaikan diri, juga sedikitnya informasi tentang Eden lah yang sedikit menghambat pengetahuan nya.
“Jadi benar seperti informasi yang ada padaku, Bahwa orang yang memakan buah-buah dewa akan dapat memasuki garden of eden."
“Apa maksudmu? bukan kah Garden of Eden itu berada di tengah benua manusia” adam bertanya.
“Memang dikabarkan disana, tapi karena informasi baru yang kita dapat dari kedua naga itu."
"Bahkan jika kita mencari ketengah benua manusia, kita tidak akan menemukan Garden of Eden."
"Karena tempat itu hanya bisa dimasuki oleh soul spirit yang dipilih dewa saja."
"Jadi buah ini adalah kunci masuk ruang tersebut?." Adam berpikir sambil melihat buah pengetahuan di inventorynya.
"Duplikat:" Ujar nya kali ini memanggil skill duplikat untuk digunakan pada buah tersebut.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
\= GAGAL \=
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Skill tidak bisa melakukan duplikat terhadap benda yang berasal dari Garden of Eden.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Adam menatap pemberitahuan sistem tersebut, dipikirannya bahwa skill ini bahkan bisa menduplikat mayat yang baru mati, tapi bagaimana mungkin bisa menolak menduplikat satu item buah-buahan.
Penasaran akan hal tersebut adam mencoba skill nya lagi, kali ini dia melakukan ke beberapa buah yang dia dapatkan di sekitar Lembah Nar’Aka.
Dan ternyata itu berhasil, kemudian dia ingin melihat informasi buah pengetahuan kembali, karena menurut pikirannya dulu dia hanya melihat buah ini saat belum sepenuhnya berada di level yang tinggi, jadi tidak menampilkan informasi yang berarti.
“Analisis and Exam : Buah Pengetahuan, adam segera mengeluarkan skill nya untuk meneliti buah pengetahuan secara lebih detail."
“Mohon Menunggu.”
“Loading..”
“Loading..”
“Mohon Menunggu...”
“Loading..”
"Kenapa ini memerlukan waktu yang lama biasanya hanya beberapa detik." adam mulai tidak sabar.
Adam benar-benar ingin melihat Buah Pengetahuan itu, karena setelah memakan buah itu dia mendapatkan kemampuan untuk Menciptakan, Menghancurkan, Menduplikasi.
Melihatnya bingung karena menunggu, Jarvis memberikan informasi yang ada padanya.
“Saya Rasa Tuan Tidak mendapatkan ketiga skill itu karena memakan buah Pengetahuan." ucap jarvis.
“Jelaskan.” ucap adam yang sependapat dengan Jarvis.
“Saat seorang mahluk mencapai level maksimal pada pada element dasarnya, maka orang tersebut akan mendapatkan skill spesial."
“Hal sama juga terjadi dengan Ratu Winka'a, dia yang memiliki element air, juga skill nya berada di level maksimal."
“Sehingga dia bisa menggunakan skill restructions yang Tuan punya."
"Kukira dengan memiliki pemahaman menyeluruh sebelumnya aku bisa menciptakan skill itu." ujar adam
“Tuan memang menciptakan nya dari pemahaman Tuan, karena jika seseorang memiliki sebuah pengetahuan terhadap sebuah skill berlevel maksimal, pengetahuan itu akan muncul dengan sendirinya dan membuat mahluk itu bisa menciptakan skill baru.”
"Bedanya skill yang diciptakan Ratu Winka'a memiliki penggunaan manna yang besar, jadi pemahaman nya beda dengan Tuan."
Adam berpikir sejenak perkataan Jarvis, dia benar-benar ingin menggabungkan teka-teki ini.
Dia adalah seorang yang berelement Cahaya, artinya dia dapat mempelajari dan menguasai semua element, termasuk skill-skill element itu sendiri.
Artinya, jika adam memiliki skill yang mengeluarkan Sub skill Restructions, berarti dia sudah berada dalam Level maksimal pada Element Air.
__ADS_1
Adam juga berpikir bahwa skill Duplikat nya berasal dari level maksimal element ruang dan skill Destructions yang dia miliki berakar dari level maksimal element waktu.
Karena hanya kedua skill ini lah yang masuk akan baginya saat ini, untuk membuktikan teorinya adam membuka status dirinya sambil menunggu Exams dari buah pengetahuan yang sangat lama tersebut.
“Open Status Element.” Ujarnya mengucapkan perintah ke program.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
ADAMA
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Lv : 1.000
HP : ∞
MP : ∞
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Element Dasar : Cahaya (Murni)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Cahaya (Max)
Ruang (Max)
Waktu (Max)
Air (Max)
Api (Lv.6/10)
Tanah (Lv.5/10)
Angin (Lv.1/10)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Body of Forbidden,
Immortal Space dan Times,
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Setelah Adam melihat status element miliknya, sekarang semuanya jelas dan sangat masuk akal, Jarvis adalah program yang selalu memberikan pertimbangan-pertimbangan masuk akal baginya.
Mungkin karena jarvis lah yang selama ini membantunya, dan karena penampilan bahkan bahasa jarvis, dia seperti merasakan adanya seorang penasehat disampingnya.
“Jadi karena level maksimal sebuah element.”
Ting.. ting.. ting..
“Analisis, Berhasil.”
“Exams, Berhasil.”
“Menampilkan informasi Buah Pengetahuan, dapat membuat kamu terdeteksi oleh bangsa Kerubim."
“Apakah kamu mau melanjutkan? (Yes/No).”
Kali ini adam benar-benar dibawa untuk berpikir lebih keras, bahwa ada bahaya yang pasti menunggunya nanti jika dia melanjutkan proses ini.
Hidupnya memang selalu na’as, dibumi dia harus merenggang nyawa saat kecelakaan pesawat terjadi dalam perjalanannya dari Seoul, Korea Selatan – Los Angeles USA, memang hari itu banyak yang menjadi korban kecelakaan dan secara ajaib hanya beberapa yang berhasil hidup.
Kecelakaan pesawat memang jarang dapat menyebabkan orang selamat, tapi hari itu kecelakaan tersebut masih menyisakan beberapa korban yang selamat, anehnya kejadian itu terlintas sebentar di ingatan adam.
Padahal sebelum dia meninggal, dia tidak ingat apa-apa, yang ada di ingatannya hanya sebuah kamar yang gelap.
Karena itu dia tidak ingin mengulur waktu lagi, dia harus cepat-cepat memahami kekuatannya, agar segera bisa bertahan hidup di Eden.
“Yes.”
Adam menyentuh yes, di papan hologram itu sehingga hologram tersebut menampilkan informasi dari Buah Pengetahuan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Buah Pengetahuan
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Umur : 1 Milliar Tahun
Asal : Garden of Eden
Informasi : Jika dimakan dapat memberikan Pengetahuan tentang Dunia dan pengetahuan itu sendiri, Aman untuk dimakan oleh semua makluk Kecuali, Reptil.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kemampuan yang didapatkan :
1.Wisdom (Kebijaksanaan)
2.Dosa/Sifat (Kejahatan)
__ADS_1
3.Loves (Cinta / Kasih Sayang)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Spesial Power :
Up Level to Max.
Karena merupakan buah dari Garden of Eden, buah pengetahuan dapat meningkatkan HP dan MP menjadi tidak terbatas.
"What the Heck." Adam menjadi kesal dalam hatinya.
“Apa-apaan ini, aku bahkan mengambil resiko diketahui oleh bangsa Kerub dari Garden of Eden, hanya untuk mengetahui kemampuan yg ku dapat dari buah ini."
Dia bahkan berteriak kesal kepada Jarvis, melampiaskan kemarahan nya.
Adam sangat marah saat dia melihat kemampuan yang diberikan buah pengetahuan, dalam pikirannya buah tersebut harusnya memberikan skill yang berguna.
Menurutnya semua sifat itu adalah hanya pembawaan manusia sejak dia terlahir, jadi untuk apa lagi dia memerlukan hal tersebut.
“Tidak perlu ada yang seperti itu..”
“Aku tidak membutuhkannya..”
“Wuaaahhhhhh....”
Dia marah dan melepaskan sangat besar energi ke atap goa..
DDDuuuuuuuaarrrrr....
Gua itu hancur seketika, dari dalam goa sekarang dapat terlihat benda-benda diangkasa, karena lubang yang menganga seperti dibor oleh mesin raksasa, lobang itu bahkan berdiameter 10 meter.
Pikirannya semakin kacau karena buah pengetahuan, bahkan adam tidak mengetahui kekuatan tembakan nya itu karena sangat kuat nya tembakan itu hingga melewati atmosfer Eden.
Kekuatan energi tembakan adam itulah yang membuat bangsa manusia yang sedang melayang diantara galaxy-galaxy menerima sinyal kejut yang dibuat adam, akhir nya Ark Sphere bangsa manusia merubah arah dan menuju ke Eden.
Yang tidak adam ketahui mengenai sifat-sifat turunan buah pengetahuan adalah Mahluk yang Berevolusi seperti bangsa reptil tidak ada memiliki hal tersebut.
Seperti halnya Armor atau Pakaian yang adam pakai, bangsa reptil tidak merasakan malu untuk menutupi kelamin mereka yang terlihat jelas, malah mereka bangga akan sisik-sisik dan tubuh mereka yang dilihat orang lain.
Seperti halnya untuk bertahan hidup bangsa reptil, Tidak Merasa Bersalah jika harus Mencuri Batu Kristal Air yang diklaim adam adalah miliknya di Tebing Kematian.
Seperti halnya Pertempuran, yang mereka pikirkan hanyalah untuk untuk Membela diri dan Mencari Makanan, tetapi tidak pernah membunuh lawan mereka yang tidak mencelakai mereka, walaupun mereka sanggup melakukannya.
Mereka dapat membunuh spesies lain tapi hanya untuk mereka makan dagingnya atau karena terpaksa membunuh saat mereka diserang.
Bangsa reptil ini ibaratkan adalah seorang anak yang masih Lugu, jelas mereka bisa marah, jelas mereka bisa kesal, tapi hanya sebatas itu, tidak seperti manusia yang dapat berlaku kejam pada sesama mereka.
Atau sifat mereka seperti seekor harimau, yang menjaga sarang dan wilayahnya.
mereka tidak mengetahui yang Baik dan yang Jahat, dimata mereka hidup hanya untuk bertahan.
Bahkan dibumi manusia purba saja tahu caranya menutupi kelamin mereka dengan kulit binatang ataupun dengan tanaman.
Untuk perkawinan pun tidaklah seperti perkawinan manusia, mereka melakukan reproduksi seperti layaknya hewan dan tidak memilih tempat, mereka melakukan itu disembarang tempat biarpun banyak Pholidota lain yang melihat.
Terkecuali adalah keturunan raja, mereka tidak boleh terlihat saat melakukan perkawinan, dan keturunan murni harus mencari lawan jenisnya yang bergaris murni juga, untuk menjaga spesies mereka, itupun hanya karena insting dan sifat hewan mereka.
Ketika menemukannya maka keturunan murni itu saling mengikat pasangannya, seperti halnya merpati yang selalu setiap dengan satu pasangan sampai dia meninggal, atau seperti hal nya burung enggang yang mempertaruhkan hidupnya demi pasangannya hingga mereka mati.
Tetapi,
Manusia jelas berbeda, Manusia bisa merasakan malu yang sangat besar, jika kelamin atau bagian intim tubuh mereka dilihat orang lain.
Manusia Juga akan merasakan bersalah jika ada melakukan Hal yang merugikan orang lain, apalagi itu adalah sesama manusia.
Layaknya yang adam lakukan, walaupun dengan sikap yang sangat kejam dia membunuh jelas dia merasa bersalah dan memikirkan nasib bangsa Pholidota itu sampai akhirnya menyerahkan Kristal Air untuk membantu mereka.
Manusia jelas mengetahui yang namanya “Baik dan yang Jahat” dan Manusia jelas mengetahui yang namanya :
Wisdom (Kebijaksanaan),
Kemampuan ini memberikan manusia sebuah akal dan pikiran, untuk bertindak berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya dalam menghadapi kesulitan yang dilaluinya.
Buah dari kebijaksanaan ini adalah, Kejahatan dan Kasih-Sayang.
Dosa (Kejahatan),
Kemampuan ini memberikan manusia sebuah tindakan yang membuat dia mampu melakukan sesuatu yang kejam, ditakuti, dan Lepas Kendali atas diri.
Buah dari Dosa adalah,
Penyesalan, Rasa Bersalah, dan Kenangan Buruk yang selalu menghantui.
Loves (Cinta / Kasih Sayang),
Kemampuan ini memberikan manusia sebuah tindakan yang dapat membuat mereka menjadi, Peduli, Belas Kasih, Rasa ingin memiliki, juga Nafsu dan Birahi.
Buah dari Cinta adalah,
Ketertarikan, Pengorbanan, dan Kenangan Indah.
***
Halo Pembaca,
__ADS_1
Tetap dukung Author dengan cara Like dan Vote.
Thanks XL