
Boomb..!!
Bomb..!!
Energi sihir sangat kuat tiba-tiba menghantam mereka semua yang baru saja memasuki ruangan last boss Pulau Permata.
"Formasi bertahan, tebar kan batu Luminous di segala arah," perintah Ubur itu langsung saja dilakukan oleh seluruh anggota party.
Memasuki ruangan last boss yang gelap ini membuat visual mereka tidak dapat membantu sama sekali. Memang dari ruangan tersebut mereka dapat melihat ribuan titik merah dari Gelang DOD. Sebagai Penanda keberadaan musuh.
"Ketua..." Perkataan itu membuat Ubur segera melihat sekitar. Ribuan skeleton army berzirah lengkap menyambut mereka disana.
"Baik lah bersiap bertarung."
Tanpa aba-aba sigap itu mereka semua mungkin tidak akan bersiap menghadapi kekuatan monster knight skeleton yang sekarang menyerang.
Dengan Shield yang diangkat tinggi Tanker dan Bestial melakukan blok, sebelumnya memang Adam mengajarkan trik tersebut. Membuat Tiger Don sedikit lebih harus beradaptasi dengan cara bertarung yang sudah lama dia kuasai sebagai seorang Berserkers.
Tebasan demi tebasan, juga pukulan keras menjadi adegan mengerikan di ruang tersebut.
20 orang petualang pemberani ini melawan kurang lebih 2.000 Skeleton Knight yang datang, kekuatan skeleton ini memang dibawa level mereka. Tetapi karena jumlah bahkan mereka juga harus ter mundur beberapa kali menerima tekanan-tekanan tersebut.
Auman Lion Roar mewarnai lokasi tempat mereka berdiri sekarang. Bergantian dalam beberapa detik suara itu terdengar kuat.
Nyala skill-skill kuat dan ledakan-ledakan mewarnai area tersebut. Kengerian bisa dilihat dari wajah mereka yang sekarang sedang bertarung dengan pasukan Skeleton Knight.
Memang benar mereka juga merasakan kesenangan tersendiri karena mendapatkan exp tinggi. Tetapi pasukan skeleton knight yang lebih kuat dari pasukan skeleton army. Mampu menyaingi kekuatan Petualang Tier 2 dan mereka semua yang berada di Tier 1 itu.
"Mundur sedikit kembali ke arah pintu masuk," kali ini teriakan adam, membuat mereka sempat terdiam sejenak.
Bingung karena mendapatkan dua arah perintah langsung membuat kerjasama mereka sedikit terganggu.
"Apa maksud mu memerintahkan mundur?" Tiger Don kesal dengan aba-aba adam yang sekarang bertarung di bagian paling depan berdampingan dengan Siau Fei.
"Ketua Party lihat ke arah tengah ditempat singgasana!" sekali lagi teriakan Adam memaksa Ubur melihat ke arah yang di maksudkan adam.
"Itu Skeleton King..." ucapan Ubur terdengar mereka yang sekarang sedang bertarung.
[SKELETON KING, LORD]
Level : 150
__ADS_1
HP. 10.000.000
Tampilannya biasa saja. Tubuh yang semua sudah menjadi tengkorak hanya bertutup jubah hitam compang camping. Baju jubah seorang mage itu terlihat lusuh. Dengan kepala yang memakai serban hitam.
Wajah bertutup Topeng Skull benar-benar konyol seperti ingin menutupi tangan tulang yang dia miliki.
Bukan itu yang membuat Adam memberi perintah mundur tadi. Tetapi di sekitar monster itu terlihat cermin dimensi yang berada diatas lantai batu ruangan itu.
Mirip seperti Black Pearl. Skeleton King ternyata bisa memanggil pasukan tengkorak, bahkan keberadaan Undead Army yang dia panggil lebih kuat dari milik Adam.
Tanpa batas dan tak berjeda mungkin. Karena tidak bisa mengukur kekuatan Raja Tengkorak itu Adam memerintahkan untuk mundur.
Ubur yang juga melihat kejanggalan itu menyadari sesuatu. Tidak mungkin mengalahkan pasukan yang abadi ini. Dia segera memerintahkan mereka semua untuk mundur perlahan ke arah pintu masuk.
**
Keadaan Guild Horizon terlihat sangat ramai hari ini, penuh berdesakan. Para Petualang datang lebih banyak dari hari biasa.
Karena mulai hari ini mereka mengumumkan akan membuka 20.000 Slot untuk para petualang memenuhi kuota mereka. Selain itu mereka juga akan membuka cabang di Kota Uji.
Dengan adanya lebih banyak dana cair yang masuk ke Guild ini. Mereka bahkan sekarang sudah dapat membiayai sebuah Guild Kelas II sekalipun.
Di ketahui juga kabar dari Magic Newspaper yang dikeluarkan Guild Horizon. Bahwa mereka jugalah para petualang yang berhasil menaklukkan Dungeon Tambang Nce.
Dia dinobatkan sebagai Wakil Ketua Guild sementara sekarang, sebab memang jabatan Ketua Guild hanya dapat diwariskan melalui Gulungan suci Guild yang sekarang berada di tangan Black Stalker.
"Aku sungguh tidak menyangka kamu akan membuka semua kartu yang kita miliki," ucap Michelia menatap Shiro yang sekarang sedang duduk di meja Eiko.
"Berada di ruangan adik ku sekarang membuatku semakin merindukan dia," Shiro bergumam.
"Hey, aku sedang berbicara dengan mu sekarang," merasa kesal di acuh kan Michelia terlihat menyilangkan tangan menatap Shiro.
"Apakah kamu tidak lagi mempercayai otak ku ini?" Shiro menatap perempuan cantik itu balik.
"Setidaknya beritahukan kami rencana mu itu," ucapnya dengan nada sedikit lembut sekarang.
"Hanya perlu waktu lima tahun bagiku untuk membangun Guild ini dulu menjadi peringkat dua puluh besar dia seluruh Eden, dengan kekuatan ku sekarang, mungkin aku hanya perlu waktu satu atau dua tahun mengangkat Guild ini kembali."
Shiro segera berdiri dan menatap keluar jendela kaca yang ada dibelakang meja Eiko.
"Mendengar adik kecil ku bahkan meninggalkan istana Kekaisaran seorang diri dan mempertahankan Guild ini seorang diri."
__ADS_1
"Dia yang bahkan tidak bisa melakukan semua pekerjaan rumah itu pergi di usia mudanya, tanpa bantuan dari Ayah sedikitpun, Jelas tidak akan ku buat harapan adik ku satu-satunya itu hancur hanya karena menunggu Black Stalker."
"Sudah cukup bagiku kehilangan seorang adik..." ucapan Shiro terhenti karena kedatangan Jun keruangan itu.
Tanpa mengetuk pintu dia terlihat tergesa-gesa masuk keruangan itu. Melupakan keberadaan Michelia yang sedang berdiri di depan meja Wakil Guild.
"Apakah kalian sudah mendapatkan kabar?" pertanyaan Shiro itu disambut langsung oleh jawaban Jun.
"Tuan, Kabarnya mereka semua telah membebaskan desa nelayan dari pasukan Skeleton, Sampai saat ini belum terlihat kembali atau keluar dari sana," ucapan Jun terdengar sedikit kecil, dia takut membuat Shiro kecewa.
"Bagaimana keadaan Desa itu?"
"Mungkin tidak tepat lagi disebut sebagai Desa, sekarang sudah seperti sebuah Kota, Kami bahkan sudah memulangkan setengah dari penduduk yang mengungsi dulu kesana, Tampaknya Adam sudah mendirikan Base Guild kita disana sebagai bangunan terbesar disana," ucap Jun lagi menjelaskan.
Shiro membenarkan Kacamata yang dia miliki dengan telunjuknya. Memang mage ini sudah terbiasa memakai Kacamata Magic rank A yang pernah dibuat adam dulu.
"Adam yah...anak ini sungguh menarik, pantas saja Raja Iblis juga tertarik padanya," Shiro hanya berkomentar santai memikirkan jalan pemikiran Adam murid dari Black Stalker itu.
"Berikan aku Peta wilayah di sini."
Segera Jun mengeluarkan kertas map besar diatas meja Shiro, mereka dapat melihat Peta Wilayah barat tempat Danau Trenan berada.
Di Map jelas terlihat Desa Nelayan yang sekarang dikenal dengan nama Kota Nelayan itu memang berada di lokasi strategis untuk menjadi sebuah kota pelabuhan.
"Apakah dia sedang membuat Kota Pelabuhan besar untuk dapat mengangkut bangsa iblis dari Benua Demon?" gumam Shiro dalam hati bertanya-tanya seandainya dia menjadi Black Stalker strategi apa yang akan dia pakai.
Benua Demon memang berada di bagian sebelah barat Benua Reptilians. Kondisi teluk dalam yang ada disana membuat Kota Nelayan memang pantas dijadikan Kota Pelabuhan besar. Sehingga Shiro yang menaruh curiga kepada Black Stalker itu mengira dia akan membuat Kota Pelabuhan disana sebagai titik awal menginvasi bangsa manusia.
Dia juga tidak menolak keuntungan yang bisa di dapatkan Guild Horizon jika saja mereka bisa memonopoli Kota Pelabuhan itu terlebih dahulu.
Tidak ingin salah bertindak kali ini dia hanya menunggu perintah yang sudah diberikan Black Stalker itu. Apalagi diketahui Mage dengan pakaian serba hitam itu tidak diketahui keberadaannya sekarang.
Belum lagi kedua murid yang mengabdi kepada Black Stalker juga dikabarkan sedang menghilang. Masuk kedalam Dungeon untuk meningkatkan level.
Keadaan ini membuat Shiro berpikir sangat keras, apakah maksud dan tujuan dari Black Stalker melakukan itu semua. Terkadang Kesalahpahaman akan membuat kesalahan dalam menilai dan membuat strategi.
————
Mohon maaf otor sibuk dalam 2 hari ini, baru bisa up sekarang.
Thanks XL
__ADS_1