Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Undead Army


__ADS_3

“Bagaimana Siau Fei, Laporkan hasil pengintaian mu” ucap ubur segera setelah melihat anggota guildnya tersebut.


“Ketua Ada sekitar 2.000 Skeleton Army, 1.000 Skeleton Archer berjaga, beserta 500 Ghoul, dan 1 Mini Boss”


“Bagaimana dengan pola rotasi dan kekuatan musuh?”


“Untuk Pola Rotasi musuh random. Yang ku ketahui 5.000 Skeleton Army akan berotasi secara bergiliran melalui depan Dungeon setiap 30 menit sekali, Semuanya berada di Level 70 dan untuk Mini Boss berlevel 80”


“Hmmm... menarik. Kita tidak akan bisa mengalahkan mereka tepat waktu, ini seperti jebakan, Perkiraan ku kita memerlukan waktu sekitar 2 jam hanya untuk menghabisi penjaga pintu dungeon”


“Dengan Pola rotasi itu mereka datang 30 menit sekali. Maka itu artinya akan ada penambahan 20.000 pasukan Skeleton Army. Bahkan dengan kekuatan kita sekarang akan sulit menembus itu semua"


Ucap Ubur bergumam beberapa kali dan sekarang terlihat sedang mengusap-usap dagu sebelum melanjutkan perkataannya.


“Dan jika kita menarik mereka satu persatu nanti akan memakan waktu lebih banyak lagi” ucap Ubur.


“Tidak diperlukan!”


Mendengar jawaban keluar dari salah satu orang diantara mereka, segera semua memandang asal suara yang ternyata berasal dari Adam.


“Apakah kamu memiliki Ide?” ucap Ubur bertanya.


“Apakah kalian memiliki 15.000 Kristal Eden?” kini giliran Adam yang bertanya balik.


“15.000 itu terlalu banyak. Untuk apa semua itu?”


Tiger Don langsung memotong pembicaraan mereka mendengar Adam yang bertanya tentang Kristal Eden sebanyak itu, Kristal Eden dengan jumlah sebanyak itu bahkan bisa untuk seseorang membeli sebuah kota kecil seperti Kota Air Mata.


Jelas mereka semua memandang Adam sekarang dengan penuh kebingungan. Sebelum melanjutkan, Adam kali ini menatap ke arah Ubur dengan penuh keseriusan.


Dia memprediksi Putra Mahkota Ini pasti memiliki Kristal Eden sebanyak itu.


“Tolong jelaskan apa yang ingin kamu lakukan dengan Kristal Eden sebanyak itu?” Ubur semakin penasaran, karena Adam hanya terlihat diam.


“Ketua Party, aku memiliki sesuatu yang dapat kita gunakan untuk membersihkan monster-monster di sini dengan mudah tetapi itu memerlukan 15.000 Kristal Eden”


Adam melontarkan jawaban yang masih menjadi tanda tanya itu. Tujuannya untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan keseriusan Ketua Guild Airy Glyph itu memimpin mereka di dalam sana.


Memiliki item khusus untuk membersihkan puluhan ribu monster yang ada Pulau Permata dan diluar pintu dungeon dengan mudah, jelas adalah suatu berkah bagi mereka. Jadi jika Ubur adalah orang yang penuh perhitungan. Maka jangan mengharap Adam akan mengeluarkan Mutiara Hitam untuk membantu membersihkan area ini.


Walaupun Adam juga berada dalam Party tersebut. Dia lebih memilih untuk bertarung seperti biasa dengan sepenuh hati tentunya. Tetapi jika Ketua Party mereka ini terlalu perhitungan dengan material sihir. Bagaimana dia bisa menyelamatkan semua anggota Party saat di dalam sana.


Dan jika dia mengeluarkan Kristal Eden yang diminta, modal yang dia keluarkan jelas akan kembali dengan dropan dari puluhan bahkan ratusan ribu monster disana. Jadi apa yang dia khawatirkan. Mengeluarkan 15.000 Kristal Eden jelas harga yang murah jika ada item seperti yang dimiliki Adam, belum lagi dropan item sihir, level yang meningkat, dan Guild yang dikenal orang.


“Berapa besar keyakinan mu terhadap ucapan itu”


Kali ini Ubur malah ditanya balik. Dia juga memiliki pemikiran sendiri. Jika Adam di dapatinya mengatakan hal tersebut hanya dengan setengah keyakinan.


Maka yang menjadi harapkan Adam untuk mendapat Kristal Eden sebanyak 15.000 tidak akan pernah terjadi. Untuk mengeluarkan Kristal Eden sebanyak itu, jelas harus untuk sesuatu yang benar-benar sangat meyakinkan.


Ubur jelas tahu bisa mendapatkan lagi Kristal Eden yang dia keluarkan dalam penyerbuan ke Dungeon Pulau Permata tetapi, jaminan yang dia milik tidak ada. Apalagi dia baru mengenal Adam jelas tidak mungkin dia memberikan Kristal Eden sebanyak itu dengan enteng.


15.000 Kristal Eden adalah harga astronomi yang sangat tinggi. Tidak ada seorang kaya sekalipun memiliki Kristal Eden sebanyak itu untuk dibuang percuma.


Karena artinya mereka harus membunuh Hewan siluman diatas Level 60 dengan jumlah yang banyaknya dan tak terhitung. Hanya untuk mendapatkan Kristal sejumlah itu. Sementara jika membunuh monster, mereka semua hanya bisa mendapatkan Fragment Kristal Eden. Sedangkan 10 Fragment akan bisa di Konversi seorang Pengrajin menjadi 1 buah Kristal Eden.


Artinya seseorang harus mendapatkan 150.000 Fragment Kristal Eden untuk di konversi. Belum lagi biaya Konversi dan juga waktu melakukan konversi. Karena seorang pengrajin hanya bisa mengonversi paling banyak dalam sehari 100 Kristal Eden.


Sedangkan, yang diperlukan Adam untuk menjalankan Black Pearl sebenarnya hanya memerlukan Fragment Kristal Eden jadi bukan Kristal Eden itu sendiri.


Tujuannya melakukan itu agar Kristal Eden tersebut dapat sekali Jalan di lakukan dengan skill Instant duplicate. Sehingga skill instant duplicate tidak akan membebani mental Adam sama sekali. Jika diperbanyak satu persatu sampai ke angka astronomi tersebut jelas membuat dia akan kelelahan memenuhi kuota yang diminta.


Menggunakan duplikat terhadap 15.000 Kristal Eden pun akan menghasilkan monster yang mungkin sama kuatnya dengan permintaan Black Pearl sebab yang diminta hanya Fragment Kristal bukan bentuk Kristal itu sendiri.


Tetapi jika dia menduplikasi Fragment Kristal Eden. Maka Kekuatan Fragment itu hanya akan menurun lebih jauh lagi. Jadi kenapa tidak menduplikasi sebuah Kristal Eden, agar kekuatan monster yang dipanggil sama-sama kuat.


“Aku memiliki keyakinan 100% akan berhasil membersihkan Monster di pulau ini sendirian dan juga Dungeon ini mungkin, Jika anda dapat menyediakan Kristal tersebut sebagai bahan bakar Item sihir yang ku punya” Ucap adam kali ini dengan tegas.

__ADS_1


Mendengar itu ubur menatapnya sekali lagi. Memang mata Adam menunjukkan keseriusan yang besar dan percaya diri yang tinggi. Tidak ada kata berbohong dalam mata nya. Membuat Ubur sekarang mengeluarkan sesuatu dari cincin dimensi.


“Di dalamnya ada 20.000 Kristal Eden. Anggap 5.000 Kristal Eden lagi sebagai biaya pertukaran yang pantas dengan cincin tadi” ucap Ubur sambil memberikan sebuah cincin dimensi kualitas rendah yang menyimpan Kristal Eden sebanyak itu.


Semua orang sekarang hanya menatap Elf ini dengan tatapan Kagum dan Takjub. Bahkan seorang Raja saja harus memikirkan dua kali untuk menyerahkan Kristal Eden sebanyak itu. Sedangkan Adam dia bahkan miskin sekarang semua harta benda yang dia miliki sudah dia berikan ke Guild Horizon.


Hanya tersisa item original dan beberapa emas, juga item-item sihir yang dia ciptakan di Inventory space miliknya. Adam hanya bisa menghela nafas sekarang.


Gaya Parlente yang dikeluarkan Ubur sungguh menyayat hati. Bahkan dia berpikir seandainya saja Skill Duplicate bisa dia dapatkan kembali maka gaya seperti itu hanya angin lalu baginya.


Memasukkan semua itu kedalam inventory space, Adam langsung melakukan skill instal duplikat terhadap Kristal Eden tersebut, benar saja seperti yang dia pikirkan. sebuah layar hologram terlihat di depannya saat ingin memasukan duplikat kristal eden tersebut kedalam Black Pearl.


“Memanggil Skeleton Army dan Pasukan Cavalry dapat menggunakan perintah suara, Apakah kamu ingin mengorbankan 1.100 Kristal Eden kualitas sedang ini (Yes/No)”


“Apa... Jadi jika menggunakan Kristal Eden hanya memerlukan 1.100 Kristal bukannya 11.000?”


Dia bergumam dalam hati, sempat terdiam dan takjub akibat beberapa perbedaan yang ada terhadap sistem dari Black Pearl.


“Yes.”


Tiba-tiba Black Pearl yang tadinya tidak aktif sekarang mengeluarkan cahaya redup dari core bola permata tersebut. Membuat kekuatan manna dari Mutiara tersebut keluar menyeruak.


“Baiklah Ketua Party sekarang aku siap” ucap adam dengan percaya diri.


“Apakah kamu akan melakukannya sendiri?” Eiko sekarang khawatir terhadap keponakannya itu.


“Benar Wakil Ketua Guild, Kalian hanya perlu terbang diatas ku” ucap Adam.


“Kalau begitu segera lakukan kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi”


Segera perintah Ubur dia jalankan membuat mereka semua sekarang terbang semakin rendah dan mengarah ke Pintu Masuk Dungeon Pulau Permata.


“Undead Army, Skill Aktif 1”


Mutiara Hitam tersebut segera mengeluarkan lebih banyak energi sihir, tangan Adam yang sekarang memegangnya juga sedikit bergetar, Awan manna energi Element Kegelapan berkumpul hebat di sekitar Adam.


Dari atas mereka dapat melihat Adam sekarang masih terbang rendah dibawah mereka, mengarahkan skill itu ke pasukan Musuh yang berjaga didepan Goa.


Undead Army menyerang semua monster yang berjaga disana. Seperti Kegelapan yang menakutkan. Terjadi pertarungan antara tengkorak. Undead Army yang di summon oleh Adam berada di level 100. Melawan 3.000 lebih Skeleton Army dan Archer Army yang ada dilevel 70 itu dengan ganas.


Terdengar Ayunan Pedang yang membentur tengkorak dari bawah. Suara benturan logam pun menghiasi pertempuran tersebut. Langkah demi langkah. Sedikit demi sedikit Undead Army menekan pasukan yang dibawah jumlah mereka tersebut.


Kengerian yang mereka berikan membuat beberapa Petualang yang berada di sana meneguk liur, karena Undead Army tersebut dapat hidup kembali. Jelas mereka tidak ingin melawan pasukan kegelapan itu.


+356 Exp, +452 Exp, +559 Exp, +354 Exp, +456 Exp dengan mudah mereka mendapatkan Exp tanpa melakukan apapun. 10.000 Skeleton Army yang dikeluarkan Adam benar-benar luar biasa meneror kematian itu sendiri dengan kematian yang lebih menakutkan.


Tidak ada yang menyangka semua itu bisa dengan semudah ini dihancurkan. Bahkan Adam sendiri merasa takjub dengan Mutiara Hitam yang dia pegang.


Baru 5 menit berselang mereka yang berada dilevel 75 sekarang bertambah 1 level lagi, sedangkan yang berada diatas itu hanya sedikit sekali menerima pembagian Exp jahat tersebut.


Jahat karena pembagian sistem yang tidak adil ini. Sehingga normalnya semua petualang yang berada di Eden mencari kawan party yang levelnya tidak terpaut jauh dari mereka. Tetapi bagi Party Kecil ini yang sudah biasa melakukan hunting dan grinding. Mereka jelas sangat bersyukur dengan Exp yang mereka terima ini. Lebih cepat dari yang pernah mereka terima.


“1.000 Skeleton serang mini boss itu”


Teriakan Adam langsung di lakukan oleh pasukan Undead miliknya. Keberadaan Mini Boss sedikit mengganggu. Sebab kekuatannya dapat dengan mudah ******* 100 Skeleton Army.


Serangan yang beringas dan ganas mereka lakukan untuk menyerang mini boss ini, seberapa pun kuatnya mini boss itu level yang dia miliki masih berada dibawah Skeleton army. Dia tidak berkutik sekarang.


“Bagus mereka sudah bersih, kita bisa turun sekarang sebelum tim patroli datang” ucap adam.


Segera mereka turun rendah sebelum akhirnya mengikuti adam yang sudah menginjakkan kaki di depan pintu Dungeon. Dengan cepat mereka membersihkan dropan disana dan melakukan persiapan juga melakukan rebuff ulang.


Mereka pun segera menghilang dari depan Pintu Dungeon tersebut ssperti kabut yang hilang di tiup angin.


“Selamat Datang di Dungeon Pulau Permata”


“Kalian adalah Tim Pertama dalam 1 bulan terakhir yang memasuki Dungeon ini, Sistem akan memberikan Blessing Kepada Kalian semua”

__ADS_1


Segera tubuh mereka diselimuti oleh beberapa cahaya blessing, selain buff lengkap semua Job yang mereka miliki. Blessing dari Sistem Dewa Utama ini juga menambahkan kekuatan mereka semua lebih kuat lagi.


“Sistem juga akan memberikan kalian tambahan Double Experience”


“Dengan Blessing dan Berkah ini semoga kalian semua dapat menyelesaikan Dungeon Pulau Permata, Selamat Mencoba”


Setelah pemberitahuan sistem tersebut. Adam sekali lagi mengeluarkan Mutiara Hitam dari inventory space.


“Undead Army, Skill Aktif 1”


“Sistem mendeteksi adanya kecurangan, Kekuatan Black Pearl akan ditekan menjadi 5%... Melakukan Sinkronisasi terhadap Black Pearl”


“Untuk Skill Undead Army, Skill Aktif 1 akan dikunci di dalam Dungeon ini, Kamu hanya bisa menggunakan Skill Aktif 2 dengan kekuatan sebesar 5%”


“Selamat mencoba”


Terlihat kerutan di kening Pemuda berambut merah ini, sebelumnya ia sangat yakin bisa dengan mudah membersihkan Dungeon Pulau Permata dengan Black Pearl. Sekarang semua itu hanya seperti angan-angan bagi Adam dan Tim nya.


“Bagaimana apa yang terjadi?” ucap Ubur yang melihat kekhawatiran di muka Adam.


“Sistem Dewa Utama tidak mengizinkan untuk menggunakan kekuatan sebesar ini di dalam Dungeon, Kekuatan Black Pearl hanya dapat digunakan sebesar 5% saja”


Jawaban itu membuat mereka semua yang tadi terlihat senang sekarang memasang raut wajah khawatir. Mereka bahkan lupa tujuan awal mereka ke Dungeon Pulau Permata yang sebelum ini berapi-api. Hanya karena Adam berhasil membersihkan Monster penjaga Dungeon. Mereka sekarang melupakan tujuan awal yang Siap bertarung tanpa mengetahui keberadaan Black Pearl.


“Tidak diperlukan. Bahkan tanpa ini Kita bisa membersihkan Dungeon Pulau Permata” Ketua Guild Airy Glyph itu terlihat percaya diri mengucapkan kata-kata itu.


Dia menyadari kekecewaan semua anggota party itu. Untuk menghindari kejatuhan mental anggota party yang dia pimpin. Sekarang Ubur bahkan harus terlihat yakin. Maka dengan gagah perkataan tersebut kembali menyadarkan semua orang sekarang.


“Sebelum Ketua memulai penyerbuan sesuai rencana kita di Desa Nelayan, aku memiliki cara lain?” Ucap Adam.


“Cepat Katakan” ucap Ubur.


“Kekuatan Black Pearl memang telah ditekan tetapi tetap bisa memberikan bantuan sebesar 5%, artinya 50 Pasukan Cavalry di Level 150 bisa menjadi keunggulan kita"


"Jadi aku akan menarik sebagian monster di dalam dungeon ini, kalian bersiap di sini” ucap adam yang dengan segera memanggil Undead Army miliknya.


"Segera mulao rencana"


“Baik Ketua Party”


Menarik monster tidak diperlukan pasukan yang banyak jadi dengan 50 Pasukan Cavalry itu dia jelas bisa melakukannya.


Menjauh dari sana dengan pasukan berkuda yang membuka jalan. Membentuk formasi V dengan Adam berada dibelakang. Membuat dia lebih aman bergerak di dalam Dungeon. Sekarang punggung Adam saja sudah Tidak terlihat.


Dungeon yang terlihat seperti celah tebing yang sangat tinggi tersebut. Membuat suasana disana memang seperti belahan dunia lain yang misterius. Kabut diatas kepala mereka menjadikan semua orang tidak bisa melihat jauh ke atas, walaupun jarak pandang di Dungeon ini benar-benar Jernih.


Ratusan Monster yang berjaga di lereng tebing semua bersih mengikuti Adam. Meninggalkan kesunyian bagi mereka yang sekarang membentuk Formasi bertahan disana.


“Ketua Apakah cara ini bisa dilakukan?” ucap Arlene yang sekarang sedikit khawatir melihat Adam.


“Apakah kamu khawatir karena dia baru berlevel 75?”


“Benar dia tidak terlihat terlalu kuat, mengapa tadi ketua tidak memerintahkan Tiger Don untuk mengikuti dia?”


“Tidak diperlukan. Adam lah yang mengendalikan pasukan tengkorak-tengkorak itu. Jadi hanya dia yang bisa melakukan Lure. Jika kita menarik semua monster maka akan diperlukan waktu lebih lama, akan menjadi tidak efektif”


“Aku menyadari sesuatu selama seminggu ini, Mob Grinding yang mereka lakukan di Pantai Permata sudah mengajarkan ku bahwa Dungeon juga bisa dilakukan gerakan yang sama” ucap Ubur menenangkan Arlene.


Tiba-tiba gelang komunikasi Ubur bergetar. Sebuah Panggilan Komunikasi masuk. Adam yang sudah dari tadi menarik pasukan monster disana menghubunginya untuk segera mempersiapkan Formasi.



Seorang gadis yang berdiri di dalam dungeon. Dengan rambut yang di ikat rapi menatapi kejauhan. Wajah yang cantik dan mulus tidak bisa menyembunyikan perasaan yang dia lihat sekarang. Sedikitnya ada dua ribu pasukan Skeleton yang terlihat sedang mengejar seorang pemuda berambut merah.


Kejadian lalu di Hutan Bambu mengingatkan dia akan semua ini. Warrior berlevel rendah yang dulu tidak dianggap oleh Party mereka telah menyelamatkan mereka semua dari sana dan kembali hidup-hidup. Sekarang sang Warrior tersebut terlihat berlari lagi. Bahkan dia juga mengingat kejadian memalukan yang dulu dia alami.


Perasaan gadis itu sekarang bercampur aduk. Jantungnya tiba-tiba berdetak sedikit kencang melihat ke arah Pemuda tersebut.

__ADS_1


————


Thanks XL


__ADS_2