Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Menjadi Penempa (Bag.II)


__ADS_3

[✯ ✯ BLACK DRAGON RING]


Daya Tahan : 500/500


Kualitas : Epic


Ruang Dimensi : 500 x 500


Inventory Space, item ini berguna menyimpan barang dengan kapasitas ruang 500 meter kubik


Vitality : +25


Strength : +25


Dexterity : +25


Intelligent : +25


HP +500


Deff +250


Deff Magic +250


Critikal Hit Rat +3%


Akurasi +50%


Casting time Speed +12%


Dibuat oleh : ???


Udara di Kota Air Mata masih sangat bersih tanpa polusi, tapi di sebuah gang di daerah kumuh walaupun udara yang bersih tadi tidak menjamin tidak adanya bau di sini, di semua kota pasti ada yang namanya wilayah kumuh, wilayah ini berada di bagian selatan Kota Air Mata.


Di sana mayoritas nya adalah bangsa mermaid, setelah Kota Air Mata di kuasai oleh bangsa manusia mereka yang kalah akhirnya terasing di kota mereka sendiri, dan sekarang banyak bermukim di daerah selatan kota, karena saking padatnya di sana menjadi tempat itu sangat kumuh sekaligus berbau dan banyak menimbulkan penyakit menular.

__ADS_1


“Aiko apa yang kita lalukan di sini, tempat ini bau dan jorok.” ujar Keiko bertanya.


Awalnya dia sangat bersikap acuh dan tidak menjawab keiko, tapi hanya terus berjalan dengan pandangan lurus ke depan dengan gerakan yang anggun tapi sedingin es, teman nya itu jelas tidak membiarkan dirinya mati penasaran dia terus bertanya hal serupa kepada Aiko.


“Aku akan mencari satu atau dua pekerja kasar di sini untuk membawa perbekalan kita nantinya.” ucap gadis yang sedingin es itu dengan acuh menjawab.


“Bukan kah kita bisa membawa nya dalam cincin dimensi?” ucap Keiko heran.


Keiko jelas tidak paham maksud Putri Es itu, dia tidak sadar betapa berbahaya nya di dalam sana, sejarah saja membuktikan bahwa banyak petualang rank SSS saja menghilang di sana dulu karena persiapan yang kurang.


“Apakah kamu tidak ingat kejadian 10 tahun lalu? bahkan dengan persiapan petualang rank SSS dari guild-guild besar saja masih kurang sehingga mereka tidak bisa kembali lagi.” ujar aiko.


“Iya aku tahu, tapi kan kita memiliki paman jun yang membantu kita nanti pastinya kita tidak akan tersesat dan bisa keluar dengan mudah dari sana.” jawab keiko lagi.


“Salah satu kunci penting untuk sukses adalah Rasa Percaya Diri. Sebuah kunci penting untuk Kepercayaan Diri adalah Persiapan. dengan gagal dalam Persiapan, kamu bersiap-siap untuk gagal.” ujar Aiko lagi sambil berjalan terus ke daerah kumuh tersebut.


Mendengar itu wajah Keiko menjadi kosong, dia tidak bisa mencerna kata-kata yang dimaksudkan Putri Es didepan nya, Aiko sadar bahwa sebuah Guild besar yang sangat besar se kaliber Garden of Eden, Dandles, Zone of God, Light of Legacy dan lain sebagainya. pasti melakukan persiapan berharga bahkan mereka menggunakan inventory bag yang kualitas nya memuat persediaan pasti tidak sedikit.


Guild-guild seperti itu saja gagal kembali dari Dungeon, bahkan mereka yang sekarang akan pergi ke dungeon hutan Hiros yang masih digolongkan dungeon level rendah, dapat dibilang masih jauh dari persiapan berarti.


Namun, Putri Es jelas tidak berpikir sesimpel itu dia menggunakan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi kedepan, Party Zone of God masuk dan keluar lebih dahulu dari sosok misterius yang melakukan First Clear di Dungeon Hutan Hiros, sehingga muncul kemungkinan-kemungkinan lain dikepala Putri Es.


Apakah monster yang muncul setelah First Clear akan tetap di level yang sama? apakah monster yang muncul nantinya bertambah banyak atau lebih sedikit? Apakah Peta atau Map yang ada bisa dipakai masih di dalam sana? akibat kemungkinan-kemungkinan itu Putri Es jelas tidak ingin mengambil resiko, apalagi yang membuat nyawa nya terancam.


Tetap tenang dan mempersiapkan segalanya dengan rapi adalah salah satu sifat Aiko bahkan di tengah pertempuran sekalipun dia jarang terlihat gegabah dan terpancing emosi, dengan emosi yang datar itu dia sering di juluki sebagai Putri Es.


Tak berapa lama mereka pun mendapat beberapa pekerja dari area kumuh tersebut, kemudian mereka melanjut kan perjalanan mereka ke daerah pertokoan di pusat kota untuk membeli beberapa item sihir, namun sebelum mereka masuk ke sebuah toko mereka melihat Adam dan Ketua Guild Horizon sedang jalan bersama dan tampak dekat.


“Hey kak near bukan kah itu adam, baru kamu tinggal sebentar dia sudah membawa perempuan cantik berjalan-jalan di kota ini.” ucap Keiko memanas-manasi near.


“Aku tidak tahu siapa itu, tapi sebaiknya kita ikuti mereka aku tidak ingin adam melakukan kesalahan dia masih sangat muda, lagi pula bisa kalian lihat penampilan perempuan itu rok nya terlalu pendek.”


Tanpa sadar mereka bertiga mengikuti adam kesebuah toko, near sedikit terkejut melihat nama toko itu, dia jelas mengetahui toko itu adalah salah satu toko cabang milik Klan bay hal itu membuatnya semakin penasaran.


“Permisi apakah ada orang?” ujar Keiko yang bertanya saat mereka memasuki tempat tersebut.

__ADS_1


“Silahkan masuk, ada yang bisa ku bantu.” ujar gadis muda tersebut kepada mereka bertiga, gadis muda itu baru keluar dari sebuah lorong di samping meja resepsionis.


“Dapat kah kamu membawa kami kedalam, kami tadi bersama nona Eiko dan adam, kami agak tertinggal dibelakang mereka jadi sedikit terlambat.” ucap Aiko.


Sontak saja kedua teman nya itu langsung menatap Aiko dan bertanya-tanya, mereka berdua tadi sudah kebingungan bagaimana cara untuk dapat masuk ke situ karena ruangan yang berbeda dengan toko itu. tapi karena bantuan Aiko, ran langsung menunjukkan arah kepada mereka.


“Oh, silahkan melewati pintu itu dan di sana kalian belok kanan maka akan berada di ruang tempat penempaan ayah ku.” ucap Ran lagi.


“Apakah Paman Jun ada dibelakang juga?” ujar Aiko lagi melanjutkan.


Bagikan cahaya terang yang tiba-tiba hidup ditempat gelap yang bernyala keiko akhirnya mengerti bahwa tempat yang mereka masuki sekarang adalah tempat paman jun.


**


Eiko dan juga Jun terkejut melihat yang dibuat adam adalah Aksesoris berlevel Epic, sebuah item sihir aksesoris itu dinilai dari kualitasnya dari Rank F sampai dengan Rank SSS, namun diatas itu ada sebuah item ilahi yang disebutkan dalam sejarah yang hanya ada di zaman terdahulu sebelum zaman kegelapan, yaitu adalah item sihir Rank Epic.


Mendengar itu adam hanya tersenyum, dalam pikirannya rank tertinggi yang pernah dia ciptakan dulu mungkin setingkat Rank Mythic jika di zaman ini, karena ada tingkatan lagi diatas rank epic yang disebut rank Legendary. walaupun dia bisa membuat item-item sekelas itu, tapi sekarang kendala baginya adalah bahan material dan juga adalah level nya yang masih berada di level 105 hanya seorang ranker tier 1.


“Hallo apakah ada orang?” terdengar suara keiko dari luar tempat itu sedang memanggil orang yang berada didalam.


“Apakah kamu menerima tamu?” ucap Eiko kepada Jun.


“Ah kurasa tidak.” jun penasaran siapa yang memanggilnya dan dia pun keluar dari tempat itu disusul oleh adam dan eiko.


Adam sedikit terkejut melihat mereka bertiga yang berada ditempat jun, sedangkan Eiko mengetahui siapa kedua tamu didepannya itu sedangkan untuk 1 orang lainnya yang berlevel tinggi dia tidak mengenalnya.


“Mungkin dia adalah anggota Guild Sphinx juga sama seperti mereka berdua?” Pikir Eiko dalam hatinya.


Dalam pikirannya Eiko kembali mengingat hubungan darah yang ada diantara dirinya dan juga Putri Aiko.


***


Halo Pembaca,


Like, Vote dan Koment

__ADS_1


Thanks XL


__ADS_2