
Setelah mencapai tebing kematian rombongan Ratu Winka’a segera menemui adam, mereka semua terlihat kelelahan karena pergi tanpa air, Bangsa pholidota lainnya yang tersisa tidak memberikan mereka pilihan lain selain pergi dari sana tanpa membawa apa-apa.
Ditebing kematian yang penuh dengan air murni mereka melepas lelah, bahkan tidak sedikit dari mereka yang masuk kedalam danau yang berada disitu.
Sedangkan Ratu Winka’a, Jendral Bla’ak dan beberapa orang elder dari bangsa pholidota mendatangi adam yang saat itu sedang bersama Urks.
Bukk.. bukk. bukk
Suara pintu didepan goa adam berbunyi.
“Jarvis buka pintu goa.” ujar adam berteriak dari ruang pengolahannya.
“Baik Tuan.”
Setelah itu, Jarvis melesat kedepan pintu goa dan melihat Bla’ak bersama dengan bangsa pholidota lainnya.
“Selamat datang Jendral Bla’ak, silahkan ikuti aku, Tuan Adam sudah menunggu” ujar jarvis kepada bla’ak.
Mereka pun mengikuti pixie kecil itu, sedangkan Ratu Winka'a sedikit takjub melihat Jarvis tanpa mengetahui dia adalah bangsa kerub yang membuat mereka harus mengungsi dari benua manusia dahulu kala.
Sebenarnya bentuk awal Pholidota ada lah reptil berkaki empat, namun Ratusan juta tahun lalu mereka bertemu bangsa kerub dan tinggal menetap dengan bangsa itu.
Selama tinggal menetap itulah bangsa kerub mengajarkan mereka untuk melakukan kultivasi, sehingga membuat mereka dapat berevolusi dan menjadi pelindung bagi bangsa kerub di Garden of Eden.
Namun, salah satu keturunan raja bangsa pholidota saat itu menyukai putri dari raja kerub, mereka berdua melarikan diri dari benua manusia.
Hal tersebut jelas membuat raja bangsa kerub sangat murka dan membantai sebagian besar dari mereka.
Sebagian dari mereka yang selamat, kabur ke benua Elvan dengan bantuan dari Naga langit dan Naga Air.
“Permisi Tuan Adam, Jendral Bla’ak tiba dengan Ratu Winka’a ingin menemui anda.” Ujar Jarvis kepada Adam.
“Oh Selamat datang digoa ku.” adam melihat sekitar.
“Maafkan aku Yang Mulia, aku tidak dapat meyakinkan mereka yang lain untuk bergabung bersama-sama dengan kami.” ucap Ratu Winka’a.
“Oh Ratu Winka’a jangan kau pikirkan hal tersebut, aku rasa sekarang lebih baik seperti itu.” ujar adam menjawab.
“Baiklah, bisakah aku meminta waktu kalian semua, sebaiknya kita segera melakukan pertemuan membahas rencana kedepan.”
“Bagaimana menurut kalian?.” ucap adam bertanya.
“Baik Yang Mulia, kami menerima perintahmu.” ucap Ratu Winka’a.
“Pertama jangan memanggil ku Yang Mulia, panggil aku adam atau adama saja.”
“Kedua, Ratu Winka’a kamu tetap akan memimpin mereka, akan ku jelaskan nanti lebih rinci.” ujar adam.
Adam pun membawa mereka keruang pertemuan disisi timur dalam goanya, disana mereka membahas tentang tugas dan apa saja yang akan mereka lakukan kedepannya.
Mereka juga diingatkan adam agar tetap menjaga tradisi keturunan darah murni sebagai pemimpin, sisanya adam akan dianggap menjadi dewan tertinggi yang dapat memberi perintah kepada mereka bahkan dapat memerintah Ratu.
Dengan adanya sistem hirarki ini adam menginginkan mereka tidak membuatnya pusing dengan urusan sehari-hari, setelah membuat sistem hirarki adam pun segera membuat satu pintu portal.
Pintu portal yang dibuat adam adalah pintu portal ke Dunia Dimensi, tempat keluarnya berada di dalam goa tinggalnya tapi berada disisi sebelah barat.
Adam berdiri disebuah pintu yang akan dijadikannya sebagai pintu portal, ruangan itu dia gunakan sebelumnya untuk ruang penempaan, dia merubah tempat itu menjadi pintu portal ke ruang Dunia Dimensi.
“Aku masih bisa membuat 6 lagi dunia dimensi serupa dengan yang ada didalam inti manna ditubuhku.” Pikirnya dalam hati sambil melihat hologram didepan nga yang hanya dapat dia lihat sendiri.
[Sub Skill : World Creations]
Level : Maximal
Dunia Dimensi : 1/7
Status :
Dunia Dimensi Element Cahaya : Inti Mana Adama
Dunia Dimensi Element Air : -
Dunia Dimensi Element Api : -
Dunia Dimensi Element Tanah : -
Dunia Dimensi Element Angin : -
Dunia Dimensi Element Ruang : -
Dunia Dimensi Element Waktu : -
Syarat Skill :
Kristal Eden : 100/100
Kristal Elemental : 100/100
Jantung Elemental : 0/1
Element Dasar Ruang : Level Max
Element Dasar Waktu : Level Max
__ADS_1
Sub Skill ini dapat membuat Dunia Dimensi dengan menggunakan element Ruang dan Waktu.
Besarnya Dunia Dimensi yang dapat diciptakan berdasarkan jumlah besar manna dari pemilik.
Syarat agar skill ini dapat digunakan Element Ruang dan Waktu harus berada di Level Maksimal
Pemilik : Adama, Ras Manusia.
“Hmmm, apakah harus kupakai Jantung dari naga bumi, atau naga langit yang memiliki jatung element murni.”
Adam berpikir saat itu setelah melihat 1 bahan yang kurang dalam pembentukan Dunia Dimensi, jika sebelumnya Dunia Dimensi yang dimiliki adam menggunakan jantung element cahaya yang berasal dari jantungnya sendiri.
Sekarang pilihannya hanya ada 2, yaitu jantung elemental yang ada di tubuh duplikat kedua Jendral Naga yaitu Element Tanah Murni milik Urks dan Element Angin Murni milik Bla’ak.
Tapi pilihan tersebut kurang baik menurutnya, karena mengingat spesies ini memerlukan kondisi dengan air manna yang sempurna dan kemurnian yang baik, jika memasukan Duplikat Kristal air jelas dia bisa memberikan mereka nanti pasokan air manna yang tanpa batas dan murni.
Kendalanya adalah element pembentuk dunia itu, jika menggunakan Jantung elemental Angin, maka suhu disana bisa menjadi sangat berangin dan air yang keluar mungkin bahkan bisa membeku karena diterpa angin yang dingin.
Kendala lainnya adalah jika menggunakan jantung elemental tanah milik Urks, kondisi dunia yang keluar nantinya adalah padang pasir atau gunung berbatu yang kering dan panas, itu bisa mengkontaminasi air manna mereka.
Jadi saat itu adam sangat pusing memikirkannya.
“Ada apa Tuan Adam, apa yang akan kita lakukan di depan pintu ini.?” Ucap Winka’a bertanya.
“Winka’a apakah kamu memiliki Element Air Murni?.”
Adam cukup yakin saat itu, sebab Ratu Winka’a memiliki skill heal, dan Sub Skill Creations of Life; Restructions, dia pasti memiliki element dasar pembentuk dari element Air Murni.
“Benar Tuan Adam aku adalah seorang elemental tipe Air murni.”
“Apakah ada yang bisa kubantu.” ucap Winka’a.
“Bagus, Aku akan membuat dunia dimensi untuk bangsa kalian agar lebih aman bagi kalian nanti jika berada didalam sana, sehingga tidak ada predator yang mengganggu kalian.” ucap adam.
Urks dan Bla’ak saling bertatapan saat mendengar itu, karena mereka berdua adalah satu-satunya mahluk yang pernah memasuki Dunia Dimensi milik adam, jadi kurang lebih mereka tahu apa yang adam maksudkan.
Bagi mereka yang lain, yang dibicarakan adam itu masih seperti kertas kosong warna putih yang belum dicoret-coret, jadi mereka tidak tahu maksud adam.
“Winka’a kamu memberitahukanku sebelumnya bahwa kamu akan memberikan nyawamu untuk melindungi bangsa Pholidota dari apapun, benar?.” adam bertanya.
“Benar, tuan adam...”
Sebelum menyelesaikan kalimatnya tangan naga adam menembus dada ratu winka’a dan membunuhnya seketika.
Semua yang berada disitu menjadi sangat ketakutan karena sikap adam, Dia dengan entengnya memberitahukan mereka, agar jangan takut sebab dia akan menghidupkan lagi Ratu Winka’a, adam berkata hanya perlu bagian tertentu ditubuhnya.
Kemudian adam memasukan tubuh Winka’a yang terkujur kaku dilantai goa kedalam inventory spacenya, dengan segera dia membuat duplicate Ratu Winka’a sebanyak 1jt copy, membuat folder sendiri di inventory nya didekat tubuh dari Urks dan Bla’ak untuk Ratu Winka'a.
hhaaahhh.. haahhh..
Nafas Winka’a menjadi tidak teratur setelah dihidupkan kembali, ketakutannya sekarang menguasai dia lagi.
Melihat itu adam menenangkan Ratu Winka’a juga mereka semua yang ada disitu dengan penjelasannya.
“Ratu maafkan aku tanpa bertanya terlebih dahulu melakukan itu, aku memerlukan Jantung Elemental Air Murni agar aku dapat membangun dunia dimensi yang cocok dengan kondisi kalian."
"Sehingga pasokan air manna untuk kalian dapat tetap murni dan tidak terkontaminasi.”
“Selain itu kondisi cuaca dan suhu didalam nanti dapat lebih menyesuaikan dengan kalian jika menggunakan Jantung dengan element air murni.”
ucap adam menenangkan mereka.
“Maafkan aku Tuan adam, tapi jika hanya memerlukan jantung element air murni, aku pun memilikinya.”
ujar Elder Tug memotong perkataan adam dengan nada sedikit kesal.
Elder Tug adalah abdi setia raja Winko sebelumnya, elder Tug mempertimbangkan bahwa Ratu Winka’a masih sangat muda sehingga yang dilakukan adam dapat merusak mental Ratu, jadi dia sangat menyayangkan sikap adam tadi.
“Oh benarkah, haha, maaf-maaf.” ujar adam dengan santai.
Dengan itu adam menyelesaikan syarat pembentukan Dunia Dimensi element air.
[Sub Skill : World Creations]
Level : Maximal
Dunia Dimensi : 1/7
Status :
Dunia Dimensi Element Cahaya : Inti Mana Adama
Dunia Dimensi Element Air : -
Dunia Dimensi Element Api : -
Dunia Dimensi Element Tanah : -
Dunia Dimensi Element Angin : -
Dunia Dimensi Element Ruang : -
Dunia Dimensi Element Waktu : -
__ADS_1
Syarat Skill :
Kristal Eden : 100/100
Kristal Elemental : 100/100
Jantung Elemental : 1/1 (Air)
Element Dasar Ruang : Level Max
Element Dasar Waktu : Level Max
“Syarat terpenuhi, apakah anda ingin membentuk Dunia Dimensi. (Yes/No).”
“Yes..”
“Dunia Dimensi berhasil dibuat, harap tetapkan pintu portal.”
Dengan segera adam menunjuk pintu goa didepannya untuk menjadi Pintu Portal tersebut.
Sebelum nya adam membuat pintu portal kedunia dimensi cahaya miliknya berada didalam jantung nya sendiri, jadi dia bisa dengan mudah membuka dan menutup pintu itu dimanapun dia ingin.
Untuk pintu masuk didunia dimensi air ini, dia menunjuk rangka pintu yang terbuat dari Logam Vibranium, adam memang mempersiapkan pintu itu sebelumnya. Menurutnya menggunakan pintu dengan logam vibranium akan menopang pintu dimensi itu dan membuatnya menjadi sangat kuat.
“Ohh baiklah tampaknya sudah selesai, mari kita masuk.”
Dia membawa mereka semua kedalam dunia dimensi tersebut, didalamnya yang ada hanyalah ruangan kosong dan sangat besar sampai mereka semua tidak bisa melihat ujungnya, didalamnya juga sangat gelap karena tidak ada cahaya.
Disini lah adam mulai bersikap seperti dewa pencipta didunia kecil miliknya.
Walau dunia itu tidak seperti eden dan planet-planet lainnya, tapi menurut adam sudah cukup untuk menampung bangsa reptil pengikutnya itu. Wajar saja dia berpikir seperti itu karena dunia itu besarnya tidak terbatas dan dapat diperluas seperti yang dia mau selama manna nya melimpah.
Adam mengeluarkan manna element cahaya miliknya, dan mengeluarkan seribu Kristal eden juga beberapa kristal element, kemudian dia melakukan Sinergi menggunakan skill nya dan melanjutkan dengan skill Creations.
“Create; Forming, Sun.”
Ssingggggg...
Dengan cepat kristal-kristal eden tadi bersatu dan menjadi tidak stabil, adam langsung melepas kumpulan kristal itu, segera kristal itu terbang tinggi dan semakin tinggi hingga cahayanya pun tidak terlihat lagi.
Dunia Dimensi yang sempat terang sebentar tadi sekarang menjadi gelap lagi, tetapi tidak beberapa lama diatas mereka muncul bola cahaya sangat terang bahkan saking terangnya bola cahaya itu menerangi semua dunia itu.
Semua yang ada disitu takjub dengan apa yang dilakukan adam seolah dia adalah dewa pencipta, mereka bahkan berlutut didepannya.
“Hei.. hei.. apa yang kalian lakukan, cepat berdiri aku tidak senang jika seperti ini.” ucap adam marah.
Mereka pun berdiri kembali dan adam melanjutkan apa yang dia buat sebelumnya, tapi kali ini agak berbeda dia mengeluarkan tanah liat bulat berbentuk dan sebesar kepala.
Tanah itu berwarna putih dengan permukaan kasar, adam mengeluarkan lagi duplikat kristal eden sebanyak seratus buah dan melakukan lagi proses seperti yang dia buat sebelumnya, kali ini dia membuat bulan.
Setelah membuat bulan dan bintang-bintang kecil dari satu juta buah kristal eden yang sebesar kelereng, adam melengkapi Dunia Dimensi itu dengan benda-benda langit.
“hmm, ini sangat melelahkan, sekarang mari kita atur waktu untuk mereka.” ucap adam melanjutkan Creationsnya.
“Creations; Times.”
Sekali lagi didepannya muncul hologram dari sub skill nya dan memberinya petunjuk pembuatan.
“Silahkan memasukan zona waktu.”
Hologram itu meminta adam memasukan zona waktu agar benda-benda langit tadi dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Zona Waktu, Rotasi Bumi.” ucap adam.
Zona waktu rotasi bumi adalah yang dipilih adam saat itu, karena bumi lebih kecil dari eden jadi dia menginginkan segala yang ada disitu dapat berputar tepat seperti waktu di bumi.
Hal tersebut juga sama seperti yang dia lakukan di Dunia Dimensi Cahaya miliknya.
Maksud adam adalah agar dunia dimensi itu dapat berputar lebih cepat dari waktu yang ada di Eden, sehingga semua yang ada disitu nantinya dapat 10 kali lebih cepat berkembang dan melakukan evolusi mereka sendiri agak berbeda dari Eden.
Setelah menseting waktu benda-benda langit itu, adam melakukan creations terhadap semua yang ada disitu, dia membuat tanah, gunung, bukit, lembah, Jalur Sungai, Laut, dan lain-lainnya.
Dia menggunakan skill blue print melakukan semua itu, jadi setelah semuanya selesai dia menentukan lokasi kristal air dan kristal kristal lainnya.
Walapun dunia buatan, adam ingin benda-benda logam, kristal dan lain nya tetap dapat ditambang dan diproduksi disana, benar-benar seperti kondisi planet-planet yang asli.
Selain menentukan lokasi pertambangan, lokasi sungai, gunung dan lainnya, adam juga menentukan lokasi semua tanaman-tanaman dan tumbuhan-tumbuhan lainnya.
Karena dunia ini beda dengan dunia asli, jadi air dari dunia itu benar-benar diproduksi dari duplikat kristal air yang besar.
Namun untuk cuaca, suhu, dan iklim semua bergantung jantung inti, yang disediakan adam hanyalah dasarnya, perubahan waktu nanti tetap akan mempengaruhi dan memunculkan bentuk sesuai jantung awal yang dipakai.
Adam membuat tempat itu sangat besar dan mencakup besaran Benua Nar’aka jadi agar semua dapat tumbuh dengan semestinya.
Dalam sekitar Setengah hari adam menyelesaikan itu semua, kemudian dia keluar dari sana, dan meninggalkan 8 spesies reptil yang berada didalam situ dengan kekagumannya.
***
Hallo Pembaca,
Jika Kalian suka dengan Karya ini mohon Komen, Like dan Vote.
Trims XL
__ADS_1