
Suara kesunyian dimalam itu menyatu dari suara daun bambu kuning yang ditiup angin. Ditambah lagi dengan suara kayu bakar yang dimakan oleh api, membuat keheningan itu terlihat menyedihkan.
"Huh.."
Sesekali Aiko menghela nafasnya, karena mengingat perlakuan nya kepada adam, belum lagi dia harus memikirkan apa yang harus dia katakan kepada Near nanti. Bukan lah hal mudah bagi seseorang umtuk menjelaskan sebuah kesalah pahaman.
Jika saja ada perkataan yang salah saat menjelaskan nya, maka kesalah pahaman itu akan menjadi lebih besar lagi. Sementara itu Aiko juga belum menemukan anggota party yang lain nya. Membuat dirinya semakin pusing menghadapi situasi seperti sekarang.
Sedangkan Keiko hanya terdiam seribu bahasa, bagi Keiko diri nya belum pernah sekalipun seperti itu memandang seorang pria, sulit untuk melupakan. Walaupun realita sudah mengungkapkan yang sebenarnya.
**
Adam harus mempercepat langkah kaki dan lari nya, dia melompat dari satu pohon ke pohon bambu yang lain, sesekali dia menghindari monster Mirror Leech, yang sebelumnya mengungkapkan diri dengan cara mengcopy wujud di depan Keiko.
Dalam pikiran adam monster ini menyusahkan, selain dapat mengcopy wujud, monster Mirror Leech juga dapat mengcopy Skill dan Kekuatan seseorang bahkan sampai ke atributnya. Dulu adam paling suka melihat monster ini dan menangkap beberapa dari mereka untuk eksperiment, alhasil topeng seribu wajah berhasil dibuat nya.
Setelah berjalan cukup jauh ke arah timur adam akhirnya berhenti, posisi nya sekarang sedang berdiri diatas daun pohon bambu kuning, dia terlihat gagah dengan armor perak kebiruan dan juga Pedang katana Morn Amlug dipinggang. Memandang dengan tatapan lurus dan mantap kedepan.
Gunung Batu Haikad, sebenarnya bukan lah sebuah gunung yang ada dipikiran semua orang, saat mendengar nama nya Itu bukan lah sebuah gunung biasa, tapi itu adalah batu dan batu. Hanya sebuah batu yang sangat besar dengan banyak nya kandungan Kristal Unobtonium, sehingga gunung batu Haikad yang bentuk nya seperti gunung terbalik itu dengan puncak kerucut gunung nya berada dibagian bawah, melayang diatas permukaan tanah.
"Ah, akhir nya aku menemukan mu lagi."
"Dulu aku tidak bisa membawa mu pulang, karena level ku masih rendah."
"Kali ini, akan benar-benar ku buat pulau mengapung raksasa, yang dapat menjelajahi seluruh Eden."
Adam berbicara sendiri, menatap bukit batu Haikad.
Bukit batu Haikad memang sangat Indah dibagian atas nya banyak tumbuh pohon Sakura Abadi, pohon disana berbeda jenis dengan Pohon Sakura Abadi yang banyak terdapat ditempat lain. Disana pohon-pohon itu mengambil pigmen warna dari beberapa kristal sihir, ada lima warna yang hadir menghiasi pohon sakura abadi itu. Merah Muda, Emas, Hijau, Cyan, Ungu. Di bagian tengah pulau melayang itu terdapat danau indah yang tercipta karena sebuah Kristal Air Raksasa yang tersimpan ditengah-tengah danau tersebut.
Air tanpa batas, murni dan penuh dengan manna itu, meluap dari Danau yang bernama Meril Ellon atau sering disebut Danau Mawar Elf. Air-air tersebut membentuk beberapa anak sungai dan juga sungai besar yang mana ujung nya jatuh kebawah, membentuk Air Terjun Langit melayang. Disetiap sisi Gunung Batu Haikad yang mana air terjun langit itu menjatuhkan air nya, saat diterpa angin kencang di langit air-air tadi menyebar menjadi embun. Pelangi indah terbentuk saat embun air yang diterpa tadi tersinari oleh cahaya matahari buatan di dungeon. Pemandangan nya membuat orang menghela nafas dan takjub.
"Akan ku buat benteng raksasa alami dari mu."
Ujar adam lagi, menyesali karena dulu dia hanya anak usia lima tahun dengan kekuatan yang kecil, sehingga angan-angan dan impian nya dulu tidak bisa dia wujudkan. Tapi sekarang berbeda. Mungkin, keinginan adam ini bahkan akan dapat menggemparkan Eden.
"Wind Walk:"
Adam mengeluarkan skill nya, melesat cepat ke bawah Gunung Batu Haikad, dia berlari kencang sekali lagi, kali ini dia menebas akar-akar raksasa yang menjuntai dari bawah Gunung Batu Haikad dan menghujam ke tanah, seolah akar-akar inilah yang menghalangi gunung batu tersebut terbang bebas dilangit. Setelah beberapa kali mengorbankan Qi dan juga Manna milik nya, gunung batu itu terlepas dan mencoba melayang lebih tinggi lagi.
Segera saja adam meraih untaian akar panjang raksasa yang terakhir dia potong, kemudian adam memanjat ke atas melalui akar itu. Akar-akar tadi memang tidak tidak sampai ke puncak datar di bagian atas gunung, hanya berada dibagian bawah nya saja yang berbentuk kerucut.
Sampai disitu adam memanjat lagi melalui bebatuan-bebatuan disana, dibagian bawah pulau melayang itu ada terdapat goa cukup besar, tujuan adam selanjutnya adalah goa itu, tempat Last boss Hutan Bambu Kuning bersarang.
**
Memasuki goa boss sedikit lebih dalam, adam melihat beberapa Soul Spirit yang sedikit aneh, melayang di atas tumpukan tengkorak-tengkorak yang sudah lama membusuk. Nampak nya tengkorak-tengkorak itu adalah sisa-sisa dari para petualang yang dulu pernah masuk kedalam dungeon Hutan Hiros.
"Seharusnya Soul Spirit itu menghilang setelah tiga hari seseorang meninggal."
Adam sempat bergumam beberapa saat, sebelum mengambil beberapa tulang lengan dari mayat yang sudah lama menjadi tengkorak itu. Dia melakukan analisis terhadap tulang yang ada dilengan nya, yang membuat nya terkejut adalah tengkorak disana masih memiliki Manna Point, walaupun Health Point sudah menjadi 0. Sehingga membuat dia menjadi sangat senang karena mendapatkan bahan eksperiment yang baru.
[Mage Leg Bone]
HP : 0
MP : 7.500
Fragment dari seorang Mage yang sudah lama meninggal, namun akibat Yellow Bamboo Leech, tulang ini dijadikan sebagai wadah bersarang, dan penuh dengan kekuatan sihir.
Begitu ingin nya adam bereksperiment terhadap tulang itu, dia pun memasukan ribuan dari tulang-tulang dan tengkorak yang ada disana kedalam inventory space nya. Yang membuat adam sekarang merasa lebih takjub adalah Soul Spirit tadi yang melayang-layang diatas gundukan tulang itu, ikut masuk juga kedalam inventory space nya, layak nya jika adam ingin menyelamatkan orang yang sudah meninggal.
"Apakah mereka dapat kuhidupkan lagi saat aku berhasil menguasai skill restruction?."
Beberapa kali adam terlihat berbicara sendiri, tak ada yang pernah melihat sosok adam yang seperti ini kecuali near, dia akan selalu seperti itu jika sedang memikirkan sesuatu menarik baginya.
**
Ledakan demi ledakan terjadi, Hutan Kelabu yang awal nya gelap kini penuh dengan api, area disana sangat mengerikan seperti lautan api dan bergerak sangat cepat membakar hutan itu.
"Jangan ada yang memasuki hutan ini, mage, archer terus tembakan skill berelement api, bakar terus hutan ini."
"Yang lain jangan berhenti, melempar terus granat api."
Near berteriak kepada kelima anggota party nya sekarang, disana mereka melempari hutan lebat itu dengan granat api dan skill-skill berelement api. Tujuan nya jelas ingin membakar habis Hutan Kelabu yang sangat luas itu.
Akhir nya setelah lima jam melakukan itu tanpa henti, mereka sekarang beristirahat, sambil melihat kobaran api melahap hutan rindang itu. Bagaikan kertas yang dibakar hutan itu juga terbakar dengan sangat cepat.
"Bagus, kita sebaiknya sekarang cepat mengisi tenaga, aku yakin para penghuni hutan ini akan marah dan keluar nanti."
Ujar near kepada rekan-rekan setim nya, tujuan utama nya adalah menarik boss Ghoul King yang menjaga tempat itu.
__ADS_1
Saat bersama adam dulu, mereka berdua beberapa kali ingin di bunuh oleh bos ini, karena mereka berdua bertarung didalam hutan yang menjadi sumber tenaga dari Ghoul King. Dengan siasat adam mereka berdua membakar habis hutan kelabu selama berminggu-minggu, sampai akhir nya boss monster disana keluar dan melawan mereka.
"Dirikan tenda, kita akan bergantian jaga." ujar near lagi.
"Kak Near sebaiknya istirahat dulu, biarkan kami yang membakar hutan ini."
Ucap sakura yang adalah mage berlevel 60 di tim itu, berkata kepada Near.
"Tidak usah, aku masih memiliki banyak energi, kalian sebaik nya istirahat saja." ujar near lagi menjawab.
"Apakah tidak apa-apa merusak hutan ini.?" ujar Selin cleric di tim near.
"Tidak apa, hutan ini adalah hutan didalam dugeon, bukan seperti hutan asli di Eden, jika kita sudah membunuh boss monster disini hutan ini hanya perlu beberapa menit saja untuk kembali seperti sedia kala."
Ucap near lagi menyakinkan selin yang khawatir karena mereka membakar hutan.
Memang segala yang ada didalam dugeon dapat tumbuh lagi kembali ke awal, jika boss dungeon itu dikalahkan, karena dunia dimensi didalam dungeon berorientasi pada kekuatan Kristal Dungeon itu sendiri. Bahkan jika perlu membakar semua hutan itu berbulan-bulan pun akan dilakukan nya.
Bagi near yang memiliki Qi, jelas jika berbulan-bulan pun melakukan itu, dia tidak akan terbebani mental dan fisik nya, sedangkan yang lain pasti akan kelelahan mental dan tingkat kejenuhan nya akan meningkat.
Tak beberapa lama, kobaran lautan api itu sampai ke bagian tengah hutan dan diatas kepala mereka semua sekarang bar EXP meningkat dengan sendiri nya.
"Kak near apa yang terjadi.?"
gumam sakura lagi mendatangi near dari arah tenda, gadis itu tidak mengira baru sekitar setengah jam masuk ketenda, bar pengalaman nya naik sendiri seperti kejadian dengan tetua pedang.
"Tampak nya api dan kebakaran hutan itu membunuh beberapa monster di hutan."
"Bagaimana, kurasa lebih efektif jika seperti ini."
Setelah berkata demikian near sekarang duduk menuju di perapian didepan tenda dan bergabung dengan yang lain nya.
Satu jam berselang, dari kejuhan di arah utara terlihat kepulan kabut abu yang terjadi karena bakaran hutan kelabu membumbung tinggi, layaknya seperti dilalui oleh ratusan pasukan berkuda.
"Semut seperti kalian berani membakar rumah ku."
Terlihat mahluk hijau dengan kepala besar bertubuh pohon, setinggi empat meter berteriak ke arah Daha, yang saat itu berada sekitar lima puluh meter dari tenda mereka.
Daha memang mendapat giliran melempar puluhan bomb granat api ciptaan adam, membuat bestial itu terkejut, rambut singa merah milik nya berdiri mengembang, dikarenakan aura yang dipancarkan oleh boss monster.
[✯ GHOUL KING, CAPTAIN]
HP. : 1.000.000
Semua orang dapat melihat bos monster tersebut, dibelakang nya terlihat 5 druid bergaun merah berambut tanaman merambat.
"Cepat aktifkan buff." ucap near.
Setelah berkata demikian, dia segera mengaktifkan skill langkah petir, jurus yang menggunakan energi Qi miliknya, sehingga dengan cepat dia mendekat kearah boss itu dan menarik aggro, sementara para anggota party lain mengejar dari belakang.
"Daha bersiap bertempur, Minamoto ambil alih Aggro, segera lakukan Taunt." ujar near lagi.
Minamoto job Tanker Lv.56 segera maju dan melakukan taunt, jadi semua monster disana juga para druid yang mengawal nya menjadi marah akibat tanker itu memukul-mukul perisai miliknya, menimbulkan suara berisik, karena benturan pedang yang dipukul ke perisai kaplan, seakan mengatakan hit kalian akan ku redam dengan perisai ini.
Sejak Taunt yang dilakukan Minamoto berhasil aggro berubah menuju tanker itu, near mundur sejenak, dia memakan beberapa pil dan meminum potion.
Pertempuran terjadi, bahkan minamoto yang memiliki HP 7.500 pun, merasa bahwa pukulan boss hutan kelabu ini terlalu kuat, bagaimana tidak, dalam sekali pukul saja HP minamoto bocor sebanyak -2.000, tanker itu terlihat menyedihkan, selain karena pukulan boss berelement kayu, minamoto juga menerima racun element kayu yang membuat pertahanan fisik dan magic miliknya menjadi lemah, sehingga pukulan boss terlihat sangat kuat.
"Cleric, lakukan dispel berulang jika efek racun muncul."
"Minamoto mundur, Daha lakukan TB." ujar near.
Segera pergantian demi pergantian dilakukan, sementara near saat itu fokus membunuh para druid, anak dari boss Ghoul King.
Saat minamoto mundur dia segera meminum antidot racun element kayu, setelah meminum itu manna nya menjadi normal kembali, memang saat terkena racun seperti itu, HP seseorang akan selalu tersedot dan terkuras, Tapi tidak hanya itu saja, Manna mereka pun juga akan ikut dikuras habis. Sedangkan, dispel adalah skill Cleric yang dapat memberikan efek blessing menghilangkan kutukan, hanya saja bekerja pada HP tapi tidak pada MP. Jadi hanya dengan meminum antidot saja MP seseorang dapat dipulihkan.
Bommbb...
Ledakan demi ledakan terjadi selain menyerang menggunakan skill, mereka juga menyerang boss Ghoul King itu menggunakan granat api. Sakura mage yang berada di level 65 sekarang, terus menerus mengeluarkan skill-skill yang berafiliasi dengan element api.
Selain itu Arblase archer di party near juga menggunakan Aim Shot berelement Api, dengan menahan panah di busur dan mengumpulkan energi element api dari sekitar nya, kemudian melepaskan skill panah Api Blazzing Arrows kearah boss monster.
Ghoul King yang tampilan kepala nya lebih besar dari tubuhnya itu, sedikit demi sedikit bentuk kepala nya mengecil akibat HP yang dimiliki nya berkurang.
"Jadi kekuatan nya ada dikepala nya.?"
Pikir sakura yang melihat keanehan dari boss monster itu, sedangkan near terus memperhatikan HP dari boss itu. Tidak sedikit dari mereka kagum dengan serangan-serangan yang diberikan oleh near. Akibat serangan near yang masuk bisa mencapai nilai puluhan ribu dalam sekali serang, sedangkan pukulan mereka hanya ribuan saja, bahkan dari para magic attacker yang terkenal dapat memberikan hit kuat, selisih mereka pun masih banyak tertinggal dari hit biasa yang dilakukan near. Membuat beberapa dari mereka lebih kagum lagi dengan near.
Yang mereka tidak ketahui adalah near menggabungkan skill milik nya dengan energi Qi yang merubah wujud menjadi api. -45.855, -20.859, -79.089 serangan-serangan dari near sungguh mengerikan, bahkan Daha saja yang memiliki HP sekitar 10.500 meneguk liur nya. Dalam pikiran bestial itu hanya dengan sekali tusukan dari dagger near saja dia dapat langsung mati.
Pertarungan cukup melelahkan, bahkan sudah memakan waktu sekitar satu jam, HP Ghoul King sudah terkuras setengah dan tiba-tiba boss yang awal nya menyerang dengan serangan fisik itu mundur beberapa langkah, kemudian dia mengeluarkan energi kayu, energi manna berelement kayu langsung saja terbentuk dan membulat didepan dada boss tersebut, melepaskan energi itu seketika kesegala arah.
__ADS_1
"Maatii.."
Boss itu berteriak nyaring dan energinya menyebar, menghantam seluruh party disana, near hanya bisa menangkis energi tersebut. Sedangkan yang lain terpukul mundur, dan masing-masing dari mereka menderita kekurangan HP yang tidak sedikit.
"Boss merubah pola serangan, sekarang berada di mode rage magic selama 5 menit, tanker tarik dan bawa berlari-lari sebentar, dan rubah arah membelakangi kami, yang lain nya mundur." ucap near
Dengan merubah pola serangan mereka menjadi serangan jarak jauh, tanker yang biasa menahan aggro sekarang hanya sesekali memukul boss dan menarik boss membelakangi anggota party lain nya. Agar skill nya tidak mengenai anggota party lain. anggota party lain nya hanya melempar granat api dari jarak aman.
Near melesat membantu minamoto dan daha bertarung di garis depan, dengan kombinasi itu mereka akhirnya dapat mengalahkan boss dungeon lantai pertama hutan kelabu.
Puluhan dropan item berhasil mereka dapatkan ada beberapa kristal eden juga beberapa kristal element, dan beratus-ratus fragment kristal terlihat dari dropan boss Ghoul King. Sebelumnya dari pasukan boss yang merupakan anak penjaga di dungeon itu, mereka hanya mendapatkan fragment dari kristal eden juga fragment element. Bukan mendapatkan kristal utuh.
Fragment adalah pecahan dari kristal-kristal atau benda-benda yang memiliki kekuatan, dengan energi kristal yang kuat jika pecah sekalipun tetap dapat memberi kekuatan magic, namun kekuatan nya akan jauh berkurang, sehingga fragment kristal biasanya dapat dibentuk lagi jika dikumpulkan cukup banyak.
Sebuah fragment kristal biasanya senilai 1 gold, hanya pecahan kecil dari itu bisa sangat berharga, dan 100 fragment kristal dapat disusun kembali menjadi sebuah kristal utuh oleh seorang pengrajin, saking sulit nya didapatkan sekarang kristal-kristal eden atau element juga menjadi mata uang di eden.
Near segera mengambil dan mendistribusikan dropan item tersebut, kepada semua anggota sesuai dengan job mereka masing-masing, juga membagi kristal dan fragment yang didapat tim itu.
Sebelumnya memang adam mengincar dropan-dropan khusus disana dengan memimpin tim itu, tapi diluar dugaan nya sistem didalam dungeon membagi lagi tim mereka dan membuat mereka terpisah-pisah, sehingga rencana dan siasat adam sebelum nya gagal. Sedangkan near hanya bersikap bijaksana agar tidak ada keluhan nanti kepada adam jika dia memonopoli dropan.
Dengan segera setelah membagi teleport stone fragment dari dropan bos, party near kembali.
"Teleport, Kota Air Mata:"
**
Disisi lain Tim Gato bersama Jun juga dengan susah payah memenangkan pertarungan mereka, dengan mati nya Megumi dan Vio mereka membayar mahal harga pertempuran di Goa Batu Hijau, sedangkan Matsuo tanker tim itu merasakan kesedihan mendalam, bagaimana tidak ternyata dia yang sering mengganggu sang mage megumi, dalam hati nya diam-diam mencintai gadis tersebut.
"Baiklah ini teleport stone, dengan ini kita kembali ke Kota, aku berharap yang lain juga dapat kembali." ucap Gato ketua Guild Sphinx.
Dengan membawa luka dan tubuh tak bernyawa dari kedua anggota party mereka tersebut kedalam cincin dimensi, mereka juga akhirnya kembali.
**
"Aiko monster disini sangat banyak, bahkan mereka bisa meniru kita." ucap Keiko.
"Jangan khawatir mereka dapat di bedakan dengan melihat map dari anting komunikasi."
"Titik Biru berarti kita, dan Titik Merah berarti musuh."
Terkejut mendengarkan perkataan Aiko, membuat teman nya itu menjadi linglung, sebelumnya Keiko cukup bodoh melawan monster mirror leech dengan hanya memakai perasaan dan hampir menebas adam.
Dengan bersusah payah mereka berdua berhasil bertahan dari para monster tersebut, sedangkan HP keduanya sekarang dapat dikatakan kritis, jika saja tidak ada sebuah pulau mengambang yang besar melewati mereka, ratusan monster itu tidak akan melarikan diri. Seakan takut melihat pulau mengambang itu mereka membubarkan diri.
"Aiko apa itu, mengapa para monster tadi berlarian hanya dengan melihat bayangan dari benda tersebut."
Keiko bertanya sambil ketakutan melihat benda besar yang melayang didepan mata nya.
"Kurasa itu adalah sarang boss dungeon ini."
"Waktu kita hanya sedikit, jika kita tidak bisa meningkatkan kekuatan dan menemukan anggota lain, kita berdua tidak akan selamat."
"Bahkan melawan monster tadi saja kita hampir mati, kurasa tidak ada kesempatan bagi kita berdua melawan bos diatas sana."
Ucap Aiko meratapi nasib mereka berdua yang sangat terpuruk sekarang.
Bruaakkk...
Tak lama suara pohon-pohon bambu patah terdengar dari jauh, mereka berdua melihat sebuah akar besar yang menjuntai dari atas pulau terbang itu, terseret ditanah dan menghancurkan apa saja yang dilewati nya.
Aiko tiba-tiba berpikir bahwa mungkin saja adam diatas sana dan mungkin saja nasib mereka akan lebih buruk lagi jika sampai kehilangan pulau terbang itu.
Bayangan dipikiran Aiko jelas, walaupun mereka berdua leveling dan cukup keras meningkatkan kekuatan nya dalam dua bulan, belum tentu mereka bisa melawan boss monster disana jika mereka tidak bisa menemukan posisi nya. Benar walau mereka di level 100 sekali pun, jika tidak dapat menemukan lokasi boss dalam waktu tiga bulan yang diberikan sistem, sehingga hukuman dari sistem dewa utama tidak dapat mereka bayangkan dan hindari lagi.
"Ikuti aku, ayo kita naik keatas."
Ucap Aiko segera kepada Keiko, walaupun kedua gadis cantik itu sedang kritis dan sedang memulihkan HP dan MP milik mereka, tak ada kata menyerah dari mereka berdua.
***
Hallo Pembaca,
Cukup sulit jika kita memiliki pemikiran dan khayalan yang tidak tersalurkan.
Cukup sulit jika situasi kerja sedang sibuk sekali dan menuntut perhatian lebih.
Author hanya dapat meluangkan waktu sedikit ditengah kesibukan, berharap karya author dapat dinikmati orang lain.
Dukung terus karya author dengan Like dan Vote.
Thanks XL
__ADS_1