Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Bencana Tiba (Bag.I)


__ADS_3

Setelah memberikan mereka semua contoh dan pemahaman, adam keluar dari Dunia Dimensi itu dan meninggalkan mereka.


Didalam Dunia Dimensi Air tersebut waktu berputar dengan cepat karena waktu yang digunakan adalah waktu bumi, jumlah massa bumi yang lebih kecil 1.000 kali dari Eden, membuat nya seperti itu, selain itu orbit eden lebih jauh dari orbit bumi dalam tata surya yang ada belum lagi rotasi nya, sehingga perbedaan waktu kedua planet ini jelas jauh berbeda.


Adam tinggal bersama mereka saat itu selama 10 hari penuh tapi di eden mungkin hanya sehari saja, adam tinggal disana dan mengajarkan mereka semua hal dasar proses pembuatan dan lainnya kepada semua grup yang ada, selain itu dia juga meninggalkan buku-buku teknik yang dia ciptakan sebelumnya.


Dia tidak bermaksud untuk mengajarkan mereka semua pengetahuan yang ada didalam kepalanya, pengetahuan adam itu berasal dari sejak dirinya dipanggil oleh cahaya misterius, walaupun begitu dia masih banyak tidak mengetahui segala macam hal, karena informasi dikepalanya yang terbatas mengenai Eden.


Tidak lama adam berada diluar dia pergi ruang tungku pembakaran kertas sebelumnya, pada tungku itu adam membuat sistem mekanis yang bergerak sendiri sehingga menghasilkan energi konstan yang dapat mengaduk-aduk kuali besar milil nya secara otomatis, gunanya memang untuk memecah serat-serat yang ada didalamnya agar menjadi partikel-partikel kecil dan mengaduk rata campuran didalam kuali itu.


Setelah 5 hari berselang kayu-kayu dalam bentuk serpihan tadi pun mulai menjadi serat dalam bentuk bubur, namun bubur kertas tersebut belum sempurna menurut adam, karena yang ada dikepalanya adalah menciptakan kertas ajaib.


Jadi adam sekarang memasukan bubuk-bubuk Kristal Eden kedalamnya dengan rasio takaran yang dia ketahui, dia juga memasukkan darah dari Bla’ak kedalam kualai yang ada ditungku itu.


Sedangkan dikuali lainnya dia memasukkan darah Urks, dan Darah Winka’a, adam juga mengkategorikan kuali-kuali itu kedalam element-element yang ingin dia ciptakan.


Darah Bla’ak bersifat Element Angin Murni, Urks memiliki energi Tanah, sedangkan Winka’a adalah Air, dia juga menambahkan serbuk-serbuk Kristal element sesuai dengan element-element yang ada pada tungku-tungku tersebut.


Dalam Eksperimennya kali ini adam ingin membuat Kertas Ajaib untuk mencatat pengetahuannya dan beberapa bentuk-bentuk sirkuit sihir yang sudah dipelajarinya, namun menurutnya agar kekuatan magic itu dapat tercipta dengan baik, maka Katalisator atau materi yang mencatat bentuk itu harus kuat dan tahan dengan kerusakan, juga harus memiliki energi murni dari element yang ingin dia bentuk.


Kalau adam ingin mencatat skill berelement Angin dia harus membuat kertas dari element kristal angin sama juga dengan element yang lainnya.


Dengan telaten adam selalu mengecek 6 tungku pembakaran itu sesuai dengan element mereka masing-masing, dia juga menambahkan jumlah kristal api pada tungku disetiap Kuali yang terbuat dari bahan vibranium itu untuk memperkuat proses pembakaran, karena adam tidak ingin debu-debu kristal element tadi malah mengental dan tidak hancur sehingga tidak menyatu dengan serat-serat kertas yang dia bakar.


proses ini berulang-ulang dicek oleh adam selama hampir 30 hari, disela-sela waktunya adam terkadang keluar goa dan terbang mengitari benua Nar’aka untuk mengumpulkan herbal-herbal, tumbuhan-tumbuhan, Kristal-kristal dan bahan-bahan logam lainnya, selain itu dia juga banyak menangkap jenis-jenis reptil herbivora dan jenis-jenis reptil yang sudah berevolusi menjadi burung-burung dengan beberapa bulu.


Hari itu tepat 40 hari adam melakukan kegiatannya sebelum mendinginkan bubur-bubur kertas itu dan menghentikan proses pengadukan adam melukai jarinya dan meneteskan 3 tetes darahnya kedalam setiap kuali-kuali itu.


Tidak lama kuali-kuali tadi bergoncang dengan hebat dan memancarkan cahaya terang.


“Tampaknya aku berhasil membuat kertas ajaib dari berbagai element.” adam bergumam dalam hati.


Tidak lama setelah itu adam mendinginkan bubur-bubur kertas itu dan mulai memakai skill Instan Creations untuk membentuk bubur-bubur kertas tadi menjadi kertas-kertas berbagai ukuran dan dari element-element mereka masing-masing, setelah menciptakan kertas.


Adam lalu masuk kedalam ruangan kerjanya, didepannya dia mentriger sebuah batu putih, batu putih itu juga adalah yang dia juga gunakan sebagai lampu cahaya yang ada disetiap langit-langit goa ditempatnya.


Batu putih itu dia jadikan sebagai lampu meja tempatnya mencatat semua skill dan pengetahuan yang dia ketahui, buku-buku itu dikategorikan adam menjadi beberapa Judul; Material, Herbal, Produksi, Skill Serang, Skill Pendukung Kultivasi.


Buku-buku tersebut juga dibagi lagi menjadi buku untuk membimbing mereka yang ada dijalur Jantung Manna, Juga yang untuk memperlajari Aura Manna sekitar 1.000 buah buku yang dibuat adam, dia bahkan lupa waktu membuat itu tidak terasa sudah sekitar 1 tahun dia membuat itu semua..


1000 buku untuk proses Material, Herbal, Produksi.


1000 buku untuk Skill Serang.


1000 buku untuk skill pendukung.


Masing-masing buku itu dia bagi menjadi 500 buah setiap jenisnya kecuali untuk untuk skill proses.


Setelah selesai membuat itu semua adam sekarang mulai, membuat kristal proyeksi, yang dimaksud kristal proyeksi adalah sebuah kristal yang dapat merekam kejadian seperti kamera video yang ada dibumi.


Kristal-kristal proyeksi itu adam bentuk sebesar bola baseball dengan bentuk yang juga sama yaitu bulat, tapi terbuat dari Vibranium, didalamnya dia memasang sikuit magic.


Sebelumnya adam sempat mengasah beberapa kristal element dan kristal eden menjadi bentuk-bentuk seperti permata-permata di bumi namun dengan bentuk seperti Kristal Polygon Star, bentuk-bentuk khusus pada permata kecil itu benar-benar sangat menawan, tetapi memiliki keunikannya tersendiri.

__ADS_1


Kristal-kristal tadi memiliki besaran diameter yang kecil hanya sebesar 1-5 cm, didalam inti kristal itu adam memasukan ukiran sirkuit rumit yang membentuk kegunaan setiap kristal tadi, ada yang berguna sebagai Pendingin seperti Kristal Air, ada yang berguna sebagai Anti Gravitasi sistem terbang seperti Kristal Angin dan Batu Unobtanium, ada yang berguna sebagai Sparks dan Bahan Bakar Seperti Kristal Api dan Kristal Eden, ada juga digunakan Adam sebagai Lensa Kamera yang disemua suduh permukaan Seperti batu perekam.


Setelah persiapannya selesai yang dilakukan adam adalah menyatukan semua material yang dia bentuk itu menjadi sebuah Drone terbang Cangih, bahkan dibumi pun drone harus mengisi energinya kembali tapi Drone yang dibuat adam berbeda karena sirkuit-sirkuit magic sangat kecil yang diukir adam diinti Batu dan Kristal-kristal tadi.


Juga dengan Kristal Eden sebagai bahan bakarnya dan kristal-kristal berbentuk-bentuk indah tadi sebagai inti lainnya, drone itu dapat terbang terus menerus terbang.


Langkah terakhirnya adam mensinergikan Drone tadi dengan inti mannanya sehingga berkat skill sinergi itu ruang dalam drone tadi menjadi penuh dengan energi, yang dapat bersinergi dengannya.


"hmm.. apakah sebaiknya kusinergikan saja dengan inventory ku agar dapat menampilkan gambar video dihologram pada inventory sehingga aku bisa membagi visualku dengan yang lainnya.." dia berpikir dalam kepalanya.


Adam mulai mengandai-andai dan mencoba melakukannya namun beberapa kali dia mencoba benda itu tidak bisa bersinergi dengan inventorynya.


“Bisa bersinergi dengan baik pada inti drone, namun tidak bisa bersinergi dengan inventory milikku.”


“Apakah inventory ku hanya bisa bersinergi dengan benda hidup?.”


Adam sampai berbicara sendiri dan sedikit pusing dengan yang dipikirkannya, karena gagal beberapa kali ingin mensinergikan benda itu dengan inventorynya kali ini dia sedikit kesulitan membuat benda itu bisa menampilkan apa yang direkamnya.


Memang karena berhasil bersinergi dengan inti manna adam dan berfungsi dengan baik terhadapnya, sehingga adam bisa melihat apa yang juga direkam oleh drone itu tapi masalahnya penglihatan dan apa yang didengar oleh adam jelas tidak bisa dia bagikan dengan orang lain.


Diapun mengeluarkan Kaca bening setinggi 1 meter terbuat dari Kristal Immortal Stone dan Kaca murni seperti dibumi, Kristal ini memang aneh selain digunakan untuk menempa dan memperkuat senjata, armor dan aksesoris lainnya..


Immortal Stone juga dapat berguna memperkuat gelombang energi yang sudah ada pada kristal dan material lain, sehingga sekarang adam mulai mengukir kaca bening didepannya tersebut menggunakan immortal stone berbentuk seperti pensil dengan ujung yang lancip.


Karena Kaca tadi ditempa oleh immortal stone sehingga menjadi sangat kuat jadi adam tidak takut kaca tadi pecah akibat gesekan ukiran dari immmortal stone.


Sekarang adam menggambarkan polygon star berbentuk octagram yang melambangkan bintang penghubung galaxy, dia mencoba apakah teorinya berhasil jika kedua benda itu diberi gambar sama dan diberikan energi yang sama dan dalam jumlah yang sama pula.


“mungkinkah akan saling berhubungan 1 dan yang lainnya..” ucap nya lagi berbicara sendiri


“Mmm ... tampaknya berhasil.”


Adam tidak menyangka hal dilakukannya dapat berhasil, tapi karena sudah seperti itu, sekarang saatnya dia menduplikat drone-drone itu.. ada sekitar 1.000 dari benda itu yang dia duplikat, dan dia memberikan nomor pada drone-drone itu agar dirinya dapat memberikan perintah sesuai pada nomor-nomor itu kemudian dia menggunakan immortal stone sebelum menempa plus mereka agar menjadi sangat kuat.


memang melelahkan harus mengukir benda itu secara manual apalagi karena proses menempa plus-plusan (memperkuat benda menggunakan immortal stone) dan membuat sirkuit sihir ke benda tidak bisa memakai skill blue print.


setelah semua selesai adam sekarang mengirim semua drone tersebut menggunakan perintah seperti jarvis, dan menambahkan beberapa jalur lintasan bagi mereka yang berjaga disekitar tebing kematian.


banyak dari drone itu dia kirim ke benua-benua lain di Eden, dan hanya sedikit dari mereka yang diperintahkan adam berkeliling benua Nar’aka untuk mencari sumber Kristal Unobtanium yang sangat besar.


“Mungkin aku juga sebaiknya berkeliling Benua Nar’aka dan mencari material-material dan tumbuh-tumbuhan lain yang berguna..” ucap adam berbicara sendiri.


Tidak lama diapun terbang keluar goa dari tebing kematian.


**


Phoenix merupakan reptil berbulu seperti burung tapi tubuhnya besar sebesar manusia dengan kepala dan paruh seperti elang, bulunya berwarna merah, hewan ini memiliki ekor sangat indah, dibagian ekornya ada 9 bulu yang lebih indah lagi mencuat dan lebih panjang dari ekor lainnya.


Bentuk dari ekor phoenix ini seperti selendang yang berayun-ayun sangat indah ketika mereka terbang, dan terseret ketika mereka berjalan ditanah.


Adam juga menangkap ratusan jenis burung ini dan memasukkannya kedalam Dunia Dimensi Cahaya miliknya, dari hasil jalan-jalan hari itu dia memang cukup heran karena pergerakan hewan-hewan reptil terbang yang banyak melintas menuju pusat benua.


Memang Phoenix sebelumnya pernah dia lihat bersama-sama dengan bangsa Pholidota tapi yang dia lihat kali ini adalah keturunan murni, artinya itu merupakan hewan, tidak seperti yang ada di Pholidota, Phoenix-phoenix yang berada diantara mereka adalah Phoenix yang berasal dari kawin silang dengan spesies naga langit.

__ADS_1


Spesies yang berada di bangsa pholidota merupakan Phoenix yang berjalan dengan kedua kaki, dan berburu dengan kedua tangan, namun memiliki sayap dibelakangnya layaknya malaikat, tetapi kepala mereka tetap seperti burung.


Karena itulah adam menangkap jenis-jenis hewan murni yang berkeliaran di Eden, adam sebenarnya ingin melakukan eksperimen-eksperimen terhadap hewan-hewan dia Eden agar memahami proses-proses terbentuknya spesies-spesies seperti Pholidota dan yang lainnya.


Dunia Eden memiliki mahluk-mahluk yang merupakan hasil-hasil evolusi dari Bangsa Reptilianz, dulu adam sempat berpikir bahwa semua yang ada di eden adalah berasal dari bangsa reptilianz saja, sampai dia mengetahui mahluk dengan energi Murni seperti Jarvis yang merupakan Bangsa Kerub, artinya ada bangsa spesies lain di Eden.


Karena terlalu asyik melakukan kegiatannya adam tidak melihat sebuah meteor raksasa yang ukurannya sangat besar...


Meteor itu bernyala-nyala api biru dan hijau setelah bergesekan dengan atmosper di Eden, karena gesekan tersebut terciptalah energi sangat kuat mengelilinginya.


Bentuknya sebesar Bulan di bumi, dan menghantam bagian tenggara benua Nar’Aka, memang agak jauh dari tebing kematian tapi pikiran adam yang sedang kacau saat itu hanya memikirkan efek gelombang kejut yang akan terjadi jika benda itu berhasil menghantam Benua Nar’Aka.


“Predictions;..”


Adam mengeluarkan skill prediksinya untuk mengetahui lintasan dan efek benturan Meteorit,.. dia sempat diam sesaat ketika mengetahui meteorit itu benar-benar akan menghantam benua Nar’Aka.


Dari langit memang banyak meteorit-meteorit sangat besar juga menghantam Eden dan juga satelit-satelit bulan yang berada di Eden.


Sekitar Ribuan dari Mereka, tapi yang menuju dan menghantam ke benua Nar’aka adalah yang paling besar.


“Sepertinya benda itu akan sampai dalam waktu 1 jam..” Jarvis mengingatkan adam.


Dengan peringatan jarvis itu membuat adam terbangun dari lamunannya, dia segera terbang keudara.. dalam perjalanan kembali ke tebing kematian dia juga sudah melihat banyak sekali spesies reptil dari semua jenis sudah berlarian terlebih dahulu.


Sampai akhirnya dia sadar bahwa hewan-hewan ini ternyata sudah mengetahui akan bencana itu, sehingga mereka sudah berlarian sebelumnya.


Adam juga sempat memikirkan efek gelombang kejut dari energi yang sebegitu besarnya ini jika sampa berhasil menghantam Benua Nar’Aka, pasti akan memusnakan semua reptil kecil dan besar ini dari Eden.


Karena selain Benua Nar’aka meteor-meteor ini menghantam hampir semua belahan dunia dan semua sudut eden.


karenanya dia merasa kasihan terhadap hewan-hewan ini adam memutuskan menyelamatkan mereka, dia dengan segera membuka gebang dimensi besar menuju Dunia Dimensi Cahaya miliknya didepan lintasan lari hewan-hewan itu.


Dia juga membuka lintasan itu di udara untuk memasukan hewan-hewan terbang dan reptil-reptil terbang, kali ini dia tidak perduli terhadap hewan-hewan predator yang kemungkinan masuk ke dalam Dunia Dimensi miliknya.


Dengan cepat dia membuka ribuan gerbang-gerbang besar serupa dan setelah sebagian besar dari semua jenis mahluk dan spesies itu berhasil dia masukan, adam sekarang melesat dengan bantuan jet manna yang dia keluarkan dari bagian belakangnya.


Whusssszzzzzzz ...


Boooommmbbbbb ...


Dia terbang sampai dengan kecepatan suara, dan lebih cepat dari beberapa pesawat jet tempur yang ada dibumi.


Setelah tiba di Tebing Kematian adam melihat 8.000 Spesies Pholidota yang sebelumnya tidak mau mengikuti dia, mereka berada didanau tebing kematian.


Melihat itu adam cukup heran padahal Gunung Arta merupakan bagian paling besar dan tertinggi di benua Nar’Aka, mereka jelas-jelas bisa bertahan disana tapi mereka semua bermigrasi malah ketebing kematian yang seharusnya akan dihantam terlebih dahulu oleh gelombang kejut itu.


***


Hallo Pembaca,


Jika Kamu suka dengan Karya ini..


Yaahhh Baca aja terus

__ADS_1


Thanks XL


__ADS_2