Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Kamu dan Sejarahmu (Bag.I)


__ADS_3

Brak.. brak.. brak.. brak...


Sekitar 300 orang menaiki Kuda Reptil dua kaki berpakaian lengkap menuju kediaman Klan Bay kali ini, mereka memakai persenjataan lengkap dan armor-armor plat besi kokoh menghiasi tubuh mereka.


Sedangkan dari Udara Terlihat 200 orang sedang menaiki reptil reptil terbang sebesar kuda juga menuju kearah Klan Bay.


**


“Mengakulah tetua Azeroth agar kami mengampuni keluarga-keluarga mu, siapa orang-orang yang menyerang ke kawasan produksi Klan kita sebelumnya.” ujar Bet.


Bet menginterogasi Azeroth yang sekarang ditangkap didalam penjara ruang bawah tanah, tangan dan kakinya dirantai menggunakan rantai khusus yang dapat menyerap manna.


disana 3 tetua lain yang tersisa bersama adam dan Near sedang memperhatikan proses interogasi yang dilakukan Bet.


“Aku sungguh tidak tau bet, aku tidak akan melakukan cara seperti itu.” ujar azeroth mempertahankan perkataannya.


“kuakui bahwa aku yang menghasut tetua orka sebelumnya, tapi aku benar-benar tidak akan melukai klan kita dengan cara seperti itu.” ucapnya lagi meyakinkan bet.


dari 1000 orang tetua Klan Bay; Azeroth, Orka dan Riot adalah ketiga tetua yang selalu setia saat itu, bahkan saat 980 orang tetua lainnya keluar dari Klan disaat terburuk mereka, dia jugalah salah satu tetua yang selalu berada disisi Klannya.


Bahkan dia juga pernah beberapa kali memberikan hampir seluruh harta yang sudah dia kumpulkan untuk diberikan kepada Peor agar dapat membangun Klan Bay lagi.


Tapi Bet yang sudah sangat buta oleh dendam terhadap Klan Ija tidak mendengarkannya dan terus melakukan interogasi kepadanya ditemani 2 orang penjaga yang ada.


Kedua penjaga disebelah bet kembali mengangkat tubuh lemah Azeroth yang mulai hilang kesadarannya itu.


“Sekali lagi tetua azeroth kuberikan kesempatan kepadamu, apa rencana yang kalian susun dengan Klan Ija kali ini."


"Jika kamu masih tidak memberikanku penjelasan maka aku akan menjebloskan semua keluarga mu kedalam penjara Klan dan membiarkan mereka semua membusuk dipenjara bawah tanah ini bersama mu.” ujar bet semakin kesal.


“Bet, aku tahu kamu sekarang sedang tidak dalam kondisi yang dapat memikirkan sesuatu dengan kepala dingin, aku bahkan berani bersumpah atas nama leluhur bahwa aku tidak terlibat atas kejadian serangan terhadap Klan ini.” ujar nya yang masih membela diri.


Walaupun sekarang dia sudah dipukuli dan disiksa habis-habisan tapi dia tidak mengaku sedikitpun, bahkan dirinya bingung siapa gerangan yang melakukan serang-serangan itu, didalam pikirannya sendiri azeroth dulu hanya menghasut orka agar dapat memecah suara dalam pemilihan ketua klan..


Tapi tidak dengan rencana licik yang dapat menghancurkan kredibilitas klan mereka sendiri, apalagi jika dia terpilih sebagai ketua klan nanti dia tidak akan mau dipusingkan dengan masalah yang harus dia hadapi lagi kedepannya.


Bagi azeroth Kredibilitas dan kepercayaan adalah pegangannya, dengan menyerang Klan secara terang-terangan dan membiarkan kabar menyebar bahwa mereka tidak bisa melindungi markas utama dan tambang mereka sendiri, akan berdampak buruk bagi kerjasama mereka dengan Guild dan fraksi-fraksi lain.


“Baiklah jika itu maumu, aku akan memerintahkan untuk segera menangkap seluruh keluargamu dan menjebloskan mereka.”


Setelah berkata seperti itu Bet segera meninggalkan penjara bawah tanah itu dan kembali bersama 3 orang tetua keruang komando.


diruang komando mereka semua kembali berbincang satu dengan yang lain nya.


“Mungkin ada orang kuat dibelakangnya yang dapat membuat dia merasa terancam sehingga tidak mau memberitahukan kabar tersebut.” ujar tetua burn meminta pendapat dari mereka semua.


“kurasa mungkin juga seperti itu, azeroth hanyalah seorang pengecut, karena sudah tertanggap basah dia pasti akan berbicara, tapi melihat sikapnya tadi jelas ada kekuatan besar dibelakangnya yang mengancam dia sehingga tidak membuka mulut.” ujar tetua uzu menjawab pendapat tetua burn.


Tetua uzu dan tetua burn adalah tetua Klan Bay yang berada dicabang Kekaisaran Sinear mereka berdua adalah bawahan langsung dari Riot, dan Bet yang tidak menyadari adanya bahaya masih mempercayaai mereka berada didekatnya untuk memberikan saran.


Tetapi adam didalam pikirannya, setelah memperhatikan tetua azeroth bersama gerak gerik tetua tersebut sebelumnya mengambil keputusan lain, dipikirannya adam melihat tetua azeroth bukan lah orang yang ambisi.


Tetapi orang itu adalah orang yang setia, dia yakin jika Klan dipimpin oleh Leon yang hanya tau bertarung saja, maka masa depan Klan ini akan hancur dan dia tidak menginginkan hal tersebut sehingga dia memulai sebuah siasat untuk menyelamatkan klan tersebut.


“benar-benar ada sesuatu yang mencurigakan disini, tapi aku tidak memiliki garis merahnya.. agghh benar-benar memusingkan.” pikir adam dalam hati.


“adam.. adam...”


“Naoki.!” ujar bet yang membangunkan adam dari lamunannya.


Dia terkejut melihat ibunya tersebut memanggilnya, sepertinya bet tidak ingin membuat anak tersayangnya yang masih kecil terlalu memikirkan masalah klan, namun. dia juga tidak bisa memecahkan masalah klan ini tanpa bantuan alat-alat berharga dari anaknya itu.


Dia melangkah mendatangi anaknya yang sekarang duduk diam dikursi tersebut, kemudian memeluk adam dengan hangat.


“Naoki, kamu benar-benar mirip dengan ayahmu.”


“Jika Peor memiliki suatu masalah dia akan selalu memikirkan semua itu dan tidak memperhatikan sekitar.”

__ADS_1


“Yang ingin ibu katakan, anak ku tersayang ini jangan memikirkan apa-apa lagi biar ibu dan paman Shiro yang mengatasi masalah kita.”


Bet kemudian dengan hangat mencium kening anak nya tersebut, adam disisi lain merasakan perubahan didirinya.


“Oh jadi, inikah yang disebut kasih sayang..” pikir adam dalam hati nya.


dalam kehidupan pertamanya dia adalah anak yatim piatu yang selalu kesepian dan sendirian, tapi setelah dia datang kedunia ini, walaupun hanya sebentar dia bisa berinteraksi dengan mahluk-mahluk lain, kemudian dia memiliki keluarganya sendiri.


Perubahan kecil inilah yang malah melekat dihati adam, dan tanpa mereka sadari suara ledakan dan sihir sudah menghujani kediaman mereka sehingga menggetarkan ruang bawah tanah dengan kuat.


**


“Aura Stell; “


“Beast King Inspirations;”


“Wings of Protection;”


Suara-suara para prajurit yang mengeluarkan skill buff blessing mereka menghiasi area dihalaman Klan Bay, dengan blessing yang sudah diaktifkan tersebut, para penjaga menyerang kepintu gerbang utama Klan Bay dimana saat itu ada sekitar 300 Prajurit musuh yang merangsak masuk kedalam kediaman mereka.


Pertempuran pun tidak terelakan, pertahanan Klan Bay yang sebelumnya dikhawatirkan oleh Shiro benar-benar rapuh, tapi karena kesiapan pasukan penjaga yang sudah menerima arahan dari Shiro berhasil menahan pasukan musuh didepan gerbang.


“Tembak..”


Wuuzhhh Wuuzhhh Wuuzhhh..


Beberapa anak panah ditembakan dari dalam kediaman kearah pintu gerbang, didalam sana sudah terbaris rapi para archer dengan panah-panah baru mereka yang sudah diperkuat.


“pimpinan mereka memiliki pasukan yang kuat didalam sana, kita tidak bisa menekan masuk lebih kedalam.” teriak salah satu kapten regu melaporkan ke pimpinannya.


“Job Tanker, berdiri paling depan halang panah-panah itu..” Teriak sang pemimpin pasukan.


Dengan segera job tanker dengan sebuah perisai ditangan mereka masing-masing maju kedepan dan mendorong para penjaga musuh yang sempat bertarung dengan mereka sebelumnya.


Kali ini mereka berbaris rapi dan tidak memberikan celah kepada regu pemanah musuh untuk dapat melakukan clear shot kearah pasukan mereka.


“Bagus, Job sihir sekarang serang para pemanah musuh itu..”


Melihat itu dilayar, Bet memerintahkan semua pasukan Archer mereka mundur, dan memerintahkan pasukan assasin yang memiliki counter tertinggi kepada job magic untuk segera bersiap masuk kejantung pertahanan musuh.


Bumm.. bumm.. bum.. !!!


Walaupun sudah disuruh mundur tapi karena area skill magic musuh yang cukup besar tidak sedikit dari para archer tadi terkena serangan dan terbang beberapa meter dari tempat mereka,


Kamu terkena Stone Rain; Mage


HP mu dikurangi -100 Point.


Kamu terkena Stone Rain; Mage


HP mu dikurangi -120 Point.


Kamu terkena Ground Vector; Physic


HP mu dikurangi -250 Point.


Pemberitahuan demi pemberitahuan ke para archer yang terkena dampak serang tadi terus muncul dikepala mereka, melihat itu dengan cepat para Cleric memberikan skill penyembuhan ke mereka.


“Cleric berikan skill heal regen HP – Calm; dan Wellspring Surge;” ujar bet memberi perintah kepada para Cleric itu.


“Calm; Wellspring Surge;”


“Calm; Wellspring Surge;”


Secara bersamaan mereka mengkombinasikan kedua skill heal tersebut dan menyelamatkan para archer yang terluka tadi dari kematian.


Skill Calm adalah skill penyembuhan yang seperti cahaya biru sedikit remang-remang menyelimuti diri seseorang target seperti kabut dari langit, memberikan efek penyembuhan menambah HP secara instan sebesar HP+ 40 dan HP Regen +10 Point setiap detik selama 1 menit.

__ADS_1


Sedangkan, Wellspring Surge adalah sebuah cahaya biru terang seperti laser dengan efek memberikan penyembuhan instal sebesar +80 point.


Karena semua job healer yang tersisa di Klan Bay hanyalah level rendah jadi mereka hanya mempunyai level heal yang kecil juga jadi tidak bisa secara instal menambahkan efek penyembuhan kepada targetnya.


“Mundur pancing mereka ke Area depan kediaman utama.” ujar bet memerintah pasukannya lagi.


Pasukan Klan Bay yang sudah dipasangi oleh anting komunikasi tersebut mendengar perintah Bet, karena efek pemancar yang ada diatas tiang kecil keatap rumah utama klan berfungsi sebagai penguat frekuensi, jadi dia tidak sulit mengatur pasukannya dari ruang kendali.


tidak seperti Shiro yang sebelumnya berada diluar jangkuan tersebut yang hanya bisa memberikan frekuensi energi kepada sesama jenis anting komunikasi yang dia miliki.


“Mereka mundur, pasukan penyerang maju terus jangan gentar.” ucap pimpinan pasukan musuh.


Saat berada di depan halaman kediaman utama, terlihat sekitar 700 pasukan Klan Bay siap menyambut pasukan penyerang musuh itu.


“Lemparkan Bomb asap..” teriak tetua orka yang memimpin 700 pasukan mereka tersebut.


Musuh yang sekarang berada dihalaman kediaman utama tersebut terlihat sedikit gentar karena jumlah pasukan Klan Bay ternyata masih banyak, tidak seperti informasi yang mereka terima dari mata-matanya.


“Jangan takut mereka hanya berlevel rendah, tanker dan warrior masuk ke jantung pertahanan musuh, gunakan skill area untuk menghambur pertahanan mereka.” teriak pasukan pemimpin musuh itu.


Duar.. duar..


beberapa puluh bomb asap terlihat terbang menuju kerumunan musuh dan mengeluarkan asap berwarna putih yang pekat.


Namun dari kepulan asap tersebut terlihat ratusan tanker dan warrior menyerang mereka yang berbaris rapi disana.


“Siapkan pertahanan, pasang buff kalian masing-masing dan telan Pill yang sudah disediakan guild dandles sebelumnya.”


Ujar tetua orka, memerintahkan pasukannya, karena memang butuh waktu untuk pill tersebut diserap tubuh jadi memakannya diwaktu yang terpat adalah kunci agar pertempuran dapat berjalan sesuai rencana mereka.


Mage, Physic, dan Foxlady gunakan skill area hancurkan para Warrior mereka jangan sampai masuk ke tengah pasukan. melihat jarak pasukan musuh semakin mendekat mereka semua menelan ludah, walaupun mereka berjumlah banyak tapi mereka hanya berada di Rank D dan Rank C.


Sedangkan musuh yang menyerang berada di Rank B dan Rank A, jelas membuat mereka sedikit gentar.


Wuuuzzz... bummm..bumm


“Raging Roar;.”


Seorang Warrior berlevel 60 dari pihak musuh saat itu tiba-tiba berada ditengah mereka semua dan mengeluarkan skill Raging Roar, skill ini dapat membuat musuh berhenti bergerak karena efek Stun yang ada dari teriakan yang dihasilkan skill ini.


Sontak saja telinga mereka yang berada diradius 10 meter dari Warrior itu mendengung, pandangan mereka tidak fokus dan bergoyang-goyang, tanpa menunggu efek skill nya berhenti dalam 5 detik kedepan.


Warrior itu mengkombinasikan Skill nya dengan hentakan keras Kapak ditangannya ketanah menyebabkan semua orang yang berada diarea 10 meter darinya terkena efek isapan kepusat pukulan, dan menerima Luka fisik sebesar 300 – 450, dia tidak hanya menunggu tapi kemudian melanjutkan dengan mengeluarkan skill.


“Heaven Flame.”


Dari ruang hampa tiba-tiba muncul dua sosok ular naga api yang menyala-nyala dengan energi besar berputar menghantam semua orang yang berada disitu.


Kamu terkena Raging Roar; Warrior


Tidak dapat bergerak selam 5 detik,


Kamu terkena Skill Fissure; Warrior


HP mu dikurangi -385 Point.


Kamu terkena Skill Heaven Flame; Warrior


HP mu dikurangi -1.250 Point.


Walaupun yang derita yang diterima setiap orang berbeda-beda tapi untuk seseorang dengan level setara dengan Warrior itu akan menderita 1.635 pengurangan HP.


dan Tidak sedikit yang levelnya dibawah itu dengan HP hanya 900 – 1.300 langsung tewas seketika. sedangkan arah pertempuran sekarang sudah diketahui akhirnya.


***


Halo Pembaca,

__ADS_1


Like, Vote dan Komentar ya, Jangan lupa.


Thanks XL


__ADS_2