Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Elemental Dragon Eyes


__ADS_3

“Tuaaan Adaaamaaaa.” Urks memanggil adam dengan keras.


Suara itu menggema di tebing kematian, dan dia memanggil adam.


Adam yang saat itu sedang mengeluarkan beberapa Kristal element mendengarnya, dia tau suara itu milik Urks, kemudian dia menyuruh Jarvis membawa mereka berdua ke goa tempat adam tinggal.


Zyuuuuuttt...


Suara itu seperti suara jet yang sangat cepat, terbang keluar menuju kedua naga itu.


Bentuknya adalah mahluk transparan memancarkan cahaya berwarna keemasan berwujud seperti manusia, bertelinga panjang dan memiliki sayap, memakai baju jirah lengkap.


Kedua Naga yang melihat jarvis terbang ke arah mereka menjadi waspada.


“Siapa Kamu, dari spesies apa? dimana tuan adam.?” ujar Jendral Bla’ak.


“Aku bangsa Kerub, Pelayan tuan adam, beliau memanggil kalian berdua ketempatnya, silahkan ikuti aku.” ujar Jarvis.


Dengan sedikit heran mereka bertanya-tanya dalam hati, bangsa kerub merupakan bangsa yang penuh keangkuhan dan tidak terkalahkan, bagaimana mungkin mahluk seperti itu menjadi pelayan adam.


Tanpa berpikir lebih lama lagi mereka berdua mengikuti Jarvis ke goa dibelakang air terjun di tebing kematian.


Goa itu memiliki Pintu setinggi 4 meter dan lebar 4 meter lebih dengan pintu logam dari vanium yang sangat kokoh, didalamnya ada ruangan sangat besar berbentuk kotak sempurna.


Didalam sana mereka melihat banyak sekali pintu-pintu seperti dimulut goa, namun lebih kecil ukuran nya, setidaknya pintu itu setinggi 2 meter namun memiliki lebar hanya 1,5 meter.


Ada sekitar 14 pintu itu yang mereka lihat, adam keluar dari salah satu pintu yang berada ditengah ruangan, bentuknya masih dalam bentuk naga merah.


“Hey, aku sudah memperingatkan kalian bahwa jangan datang kemari lagi.” ucap adam dengan cuek.


“Maafkan kami Tuan Adama yang Agung.”


“Kami diutus oleh Ratu Winka’a untuk melakukan perundingan dengan tuan adama.” ujar Jendral Bla’ak.


“Perundingan, Perundingan seperti apa yang bisa kita lakukan?”


“Aku rasa kalian sudah tau kekuatan ku, bahkan tanpa perundingan sekalipun, jika aku ingin aku dapat melenyapkan keberdaan kalian semua dari Eden.” Ujar adam yang dengan serius memandang kedua naga itu.


Setelah mendengar adam berkata seperti itu, tubuh kedua Naga itu bergetar hebat karena ketakutan, dan mengingat apa yang sudah mereka alami, sehingga mereka tidak dapat berkata-kata lagi memandang adam.


“Jendral Bla’ak dan kamu Urks.”


“Apakah aku perlu melakukannya, sebab ku lihat, kalian benar-benar tidak membiarkan ku hidup dengan tenang disini.”


Sebelum menjawab pertanyaan adam, kedua mahluk itu melihat kearah adam dan bangsa kerub yang berdiri dibelakang adam, mereka berdua berlutut dan meminta ampunan kepada adam.


“Tuan Adama Mahluk Agung yang diciptakan Dewa dengan sempurna.”


“Maaf kan kami tuan, bukan itu maksud kami kemari.”


“Jadi apa maksud kedatangan kalian berdua kemari, jika bukan kristal air itu.” adam bertanya penasaran.


“Kami semua dari semua Spesies dan suku dibawah Ratu Winka’a siap melayani tuan adama selamanya.” Ujar Bla’ak.


“Kami akan menjadi Abdi setia dari tuan adam dan siap mengorbankan nyawa demi melindungi tuan.” ujar Urks melanjutkan.


“Apakah kalian ingin menjadi pelayan-pelayanku.?” ujar adam bertanya.


“Pelayan, Maksud Tuan?” Urks bertanya-tanya.


“Apakah kalian tidak mengetahui, arti kata pelayan.” ujar adam bertanya keheranan.


“Maafkan kami tuan adam, pengetahuan kami masih dibawah tuan adam, mohon tuan adam menjelaskan.” Bla’ak melanjutkan ucapan nya.


“Kalian berdua memang menyusahkan.”


“Abdi Setia, apa yang kalian maksud dengan itu?” ujar adam bertanya lagi, bukan nya dia tidak tahu itu, tapi yang ingin dia ketahui adalah pemahaman bangsa rept itu terhadap arti sebuah kata.


“Maksud kami dengan Abdi yang setia adalah, kami siap mengikuti semua perintah tuan adam bahkan jika tuan adam memerintahkan kami untuk mati sekalipun.” Bla’ak membuka suara.


“Kami akan berburu dan menyediakan makanan bagi tuan adam, serta menyediakan apa yang tuan adam butuhkan.” Ujar Urks menambahkan perkataan Bla’ak.


“Hmm, kedengaran menarik.”


Adam berpikir sambil menggosok dagunya.


“Apakah kalian memerlukan uang, kristal air, herbal sebagai bayarannya?.” adam bertanya lagi.


“Uang, apa itu tuan.” ujar Urks


“Uang adalah bentuk pembayarannn..” adam agak kesal.


“Kami memerlukan uang tuan adam, kami memerlukan tuan adam menjadi pelindung bagi kami semua.” ujar Bla’ak menjawab.


“Yang ku maksud bukan uangg itu, sudahlah jangan bahas uang.”


“jadi kalian hanya perlu aku melindungi kalian semua, agar kalian semua menjadi abdi setiaku?.” ujar adam bertanya.


“Benar Tuan, tuan hanya harus melindungi kami.”


“Jadi perlindungan seperti apa yang kalian perlukan.?”


adam ingin mengkonfirmasi pemikirannya dan semakin penasaran dengan apa yang diinginkan spesies-spesies reptil ini.

__ADS_1


“Tuan adam kami ingin tuan adam dapat melindungi kami dari bangsa kerub dan Spesies lainnya, dan kami ingin tuan adam juga dapat memberikan kami Air murni.” ujar Bla’ak menjelaskan.


“Hanya itu?.”


adam bertanya lagi karena penasaran, tidak mungkin keinginan mahluk yang berevolusi seperti mereka ini bisa hanya sesimpel itu pikir nya.


“Benar tuan, apakah itu terlalu sulit bagi tuan?.” ujar Bla’ak merasa cemas perundingan mereka gagal.


“Ha ha haa, itu sangat gampang sekali bagiku.” adam tertawa dan cukup puas.


“Benarkah, apakah tuan adam mengabulkan permintaan kami?.” ujar Urks penuh antusias.


“Benar aku akan melakukannya.“ ujar adam dengan yakin.


“Baiklah tuan kami akan mengatakannya kepada ratu Winka’a agar beliau dapat memberikan jabatannya kepada Raja Adama yang Agung.” ujar jendral Bla’ak lagi.


“Hey Hey sebentar, aku tidak ingin menjadi raja.”


“Itu sangat merepotkan.”


“Apakah maksud tuan adam, tuan adam tidak ingin melindungi kami tuan?” ujar bla’ak dengan cemas kembali.


“Maksudku aku tidak ingin mengatur sistem perintah yang sudah kalian buat, biarkan ratu winka’a yang menjabat.”


“Lagipula ratu winka’a adalah ratu yang baik dan bijaksana, dia akan menjalankan tugasnya dengan baik, sedangkan aku akan tetap melindungi kalian, tapi aku tidak ingin direpotkan dengan urusan-urusan keseharian spesies kalian.”


Adam menjelaskan bahwa dia tetap akan melindungi bangsa-bangsa reptil itu, tetapi dia tidak ingin semua permasalahan kecil pun harus diurus olehnya, dia ingin cepat melakukan eksperiment-eksperiment yang sudah ada didalam kepalanya.


Mendengar hal itu kedua naga tersebut menjadi sangat senang.


“Baiklah Yang Mulia Raja Adama, kami akan menyampaikannya segera kepada ratu winka’a, kalau begitu kami ijin untuk undur diri.” ujar bla’ak.


“Hey tunggu.”


“Ada apa Yang mulia Raja.” ujar bla’ak.


“Kamu bisa pergi kesana dan memberitahukannya kepada Winka’a, biarkan Urks tinggal disini ada yang perlu ku diskusikan dengannya.”


“Baiklah Yang Mu..” Perkataan bla’ak dipotong segera oleh adam.


“Oh ya satu lagi, jangan memanggilku Yang Mulia Raja Agung atau apalah itu.. Panggil saja Adam atau Adama.” ujar adam yang merasa kerepotan dengan panggilan itu.


Sempat terdiam dan berpikir sejenak Jendral Bla’ak melanjutkan perkataannya.


“Baiklah jika itu yang di inginkan Tuan Adam.”


Dia pun melangkah keluar goa tempat adam dan segera terbang ke Gunung arta untuk melaporkan kabar gembira ini kepada Seluruh Spesies Reptil disana dan Kepada Ratu Winka’a.


Sementara itu pikiran adam yang penuh dengan khayalan akan benda-benda dan alat yang bisa dia buat nanti tidak bisa diam, dia menanyakan beberapa informasi terkait batu-batuan dan logam-logam juga beberapa kristal dan material lain kepada Urks.


Baru kali ini dia melihat logam yang bisa dibentuk menjadi sesuatu yang tajam dan bisa menembus sisik dengan mudah seperti yang dilakukan adam kepada elder wola.


Dia pun bertukar pikiran dengan adam tentang beberapa informasi yang diketahuinya dan tentang kekuatan Mata Spesial yang dia punya untuk melihat detail semua material.


“Tuan adam, yang anda inginkan apakah keterangan mengenai struktur pembentuk, dan pengikut dari setiap material ini.” ujar Urks bertanya ke adam.


Adam yang saat itu tengah berdiri didepan sebuah meja batu besar dimana diatas nya ada terdapat banyak material-material seukuran kelereng pun membenarnya apa yang ada dipikiran Urks.


“Benar Urks aku masih harus mengetahui Keterangan atau informasi lebih menyeluruh lagi dari benda-benda ini.”


“Mulai dari Bebatuan, Pasir, Debu, Kayu-kayuan, tanaman, Kristal, dan beberapa logam ini.” ujar adam


“Itu sangat gampang tuan, Naga bumi memiliki kekuatan mata yang dapat melihat setiap unsur yang terkandung dari semua benda yang ada di Eden.”


“Seperti pisau logam panjang yang tuan gunakan sebelumnya untuk menusuk elder wola, aku juga sudah melihatnya.” ucap Urks.


“Hah, benarkah Urks, apa yang kamu lihat.”


“Benda itu terdiri dari Debu pasir Vanium, Debu pasir Adamatine, Kristal pasir Eden, Tanah, Unsur air beserta energinya, Unsur Api yang sangat besar dan juga beberapa partikel arang dari pohon dunia.”


“Benda itu benar-benar sangat menggagumkan tuan, namanya Logam Vibranium, benarkah?” ujar Urks bertanya.


“hahaha benar sekali, jadi dari mata mu kamu bisa melihatnya?” ujar adam.


“benar tuan, mata bangsa naga kami disebut Mata Pembesar” ucap Urks.


“Hah Mata Pembesar? bisakah kamu menjelaskannya” Ujar adam terheran-heran.


“benar tuan, Mata Pembesar kami dapat melihat unsur-unsur terkandung dalam sebuah materi, bahkan yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa.”


“Lebih tepatnya mungkin melihat material itu sampai kebagian terkecil mereka tuan.” ujar Urks.


“Apa kamu punya Kaca Pembesar? hahah, sungguh menarik apa mungkin itu bahkan memgalahkan Microscope.” gumam adam.


Adam terkagum-kagum atas informasi yang baru diterimanya, karena memang dia ingin membuat microscope untuk meneliti material-material ini, tapi dia perlu membuat beberapa kertas terlebih dahulu untuk mencatat hasil penelitiannya itu.


“Kaca Pembesar? Micro-sekop?” ujar Urks heran.


“hahaha sudahlah jangan kamu pikirkan, nanti akan ku jelaskan padamu.” ujar adam.


“Aku ingin memakai matamu untuk penelitianku.” Ujar adam.


Adam kemudian mengeluarkan duplikat tubuh naga Urks didepannya, Urks yang terkejut melihat tubuh yang mirip dengannya namun tidak bernyawa.

__ADS_1


tanpa menjelaskan hal tersebut adam melanjutkan mengeluarkan tubuh tanpa nyawa milik jendral bla’ak, dan mengambil kedua mata dari tubuh-tubuh itu.


Keempat bola mata itu terlihat seperti semua kelereng yang besar, bahkan mata milik Naga bumi lebih besar dari mata milik naga langit, tanpa pikir panjang lagi adam menggabungkan beberapa skill untuk menyelesaikan percobaannya.


“Kuharap ini berhasil.”


Adam bergumam yang saat itu dilihat Urks dengan sedikit cemas.


“Tidak usah khawatir Urks, saat kalian mati waktu itu aku menggunakan skill Duplikat ketubuh kalian, dan menjadikan tubuh kalian sangat banyak, namun yang ada hanya tubuh kalian saja tanpa nyawa.”


“Karena tubuh asli sajalah yang memiliki nyawa, atau Soul Spirit.” ujar adam menenangkan Urks.


“Iii..Ia tuan adam.” ujar Urks.


“Baiklah aku mulai : Skill Blue Print, Skill Molding, Skill Analisis, Skill Instal Duplikat.”


"Aktif."


Kemudian skill-skill itu membentuk sebuah kubus dimensi yang melayang didepan adam berbentuk Kotak Kaca berwarna biru terang transparan.


Adam memasukan ke Empat bola mata tadi kedalam situ, bola mata itu mengambang di tengah kubus kotak didepan adam, kemudian muncul kotak hologram didepan adam dipenuhi dengan goresan-goresan huruf yang tidak diketahui oleh Urks.


Adam membaca sebentar hasil analisa yang muncul itu, dan melanjutkan percobaannya.


“Reconstruction; ”


Tiba-tiba keempat bola mata itu membelah dan menjadi mata baru lagi sehingga jumlah nya ada delapan bola mata, namun ke empat bola baru itu bentuknya transparan seperti hologram dan berwarna biru.


Kemudian bola-bola mata hologram itu berputar sangat cepat ditengah kubus, sedangkan bola-bola mata yang asli tadi melayang dipojok kubus.


Siiiiiiing singgg siiiiiiiing...


Suara yang keluar dari proses penggabungan itu benar-benar seperti suara putaran kipas pada pesawat jet remote control.


Tidak lama setelah itu objek ditengah kubuh tadi menyatu menjadi bola mata besar, kemudian dengan cepat adam mengeluarkan skill lagi.


“Synergi; Establish.”


Setelah adam mengeluarkan kedua skill itu, bentuk bola mata besar tadi menjadi sangat bersinar dengan tiga buah warna, Ungu, Hijau, dan Biru.


Bola cahaya itu menjadi sangat terang dan membuat mata Urks sakit karenanya walaupun hanya sebentar, kemudian bola cahaya itu berhenti bersinar dan berputar ditengah kubus dengan perlahan dan dibagian luarnya seperti terbentuk kabut asap berbentuk seperti cincin.


Hal itu membuat bola mata tadi terlihat seperti planet saturnus dengan cincin awan disekitar luarnya.


Tanpa pikir lagi adam mengeluarkan skill terakhir untuk ciptaannya yaitu penggabungan dan pembentukan.


“Forming: Synergi:”


Setelah skill itu keluar sekarang cincin awan yang mengitari bola mata itu ditarik kedalam bola tersebut dan menjadi stabil begitu melakukan pembentukan dan bersinergi. lalu muncul pemberitahuan sistem,


“Selamat, Penggabungan berhasil.”


“Anda telah menciptakan bola mata baru, silahkan memberikan nama."


“hmm, apa nama yang harus kuberikan kepada bola mata ini.”


“Tuan adam ini adalah..”


Urks pun takjub terhadap apa yang dilakukan adam, dia selama hidupnya yang sudah berumur ratusan ribu tahun itu tidak pernah melihat hal yang seperti itu.


“Haha, ini adalah cetakan untuk membuat mata yang lebih baik dari mata mu itu.” ujar adam.


“Ohh benarkah.” ujar Urks terkagum.


“Kita beri saja dia nama mu dan mata bla’ak, haha sebagai pengingat bagiku, karena informasi darimu lah aku bisa membuat ini.”


Jarvis yang berdiri diam disamping adam sambil melihat hologram didepan adam itu membuatnya tersenyum dengan puas terhadap adam.


“Baiklah, akan kuberikan namanya”


“Silahkan memasuk kan nama."


“Elemental Dragon Eyes” ujar adam.


“Nama sudah diberikan apakah akan disimpan (Yes/No)."


“Yes.”


“Jika sudah menyimpan nama, kamu tidak bisa merubah nama item ini lagi."


"Apakah kamu yakin untuk tetap melanjutkan, (Lanjut/Tidak)."


“Lanjutkan.” ujar adam puas.


“Menyimpan nama mohon menunggu."


“Nama berhasil disimpan, apakah anda ingin menampilkan informasi terkait mata ini."


“Tampilkan Informasi.”


***


Halo Pembaca,

__ADS_1


Jika Kalian Suka dengan Karya ini “Like dan Komen” biar Author makin semangat, ngetik ceritanya.


Thanks XL


__ADS_2