Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Perebuatan Posisi Ketua Klan (Bag.VI)


__ADS_3

Fyuuhhhh..!!


“Hampir saja aku terjebak kesituasi yang tidak ku inginkan.”


gumam adam pelan setelah menghembuskan nafasnya, dia baru saja keluar dari ruangan pertemuan itu dan sekarang sedang duduk di bawah pohon sakura rindang tidak jauh dari tempat pertemuan itu.


memang dimusim-musim tertentu apalagi sekarang sedang musim semi, adam sering menghabiskan waktunya menikmati alam..


kondisi eden yang memiliki 5 buah satelit dan karena orbit satelit-satelit itu sendiri juga melintasi garis equator dan menutupinya, sehingga disemua benua memiliki 4 musim sama seperti dibumi kecuali dikutub utara dan selatannya selalu musim dingin.


Selain itu Eden juga memiliki 5 kali gerhana dalam beberapa tahun sekali karena 5 satelit tersebut, sehingga akibat efek gravitasi antara 5 satelit tersebutlah yang juga mempengaruhi iklim dan suhu dieden.


Dalam pikirannya adam memastikan bahwa inventory bag yang mereka buat itu merupakan salah satu penemuan besar dibidang sihir, jadi pikirannya kembali bertanya-tanya.


Bagaimana mungkin teknologi sangat tidak berkembang didunia yang dipenuhi hewan sihir, dan bagaimana mungkin zaman dulu ada teknologi sihir yang sangat maju kemudian hilang ditelan perubahan waktu.


“Apa orang-orang disini menghilangkan catatan-catatan atau manuscript dari peradaban sihir yang maju itu? apakah ada seseorang atau organisasi yang menghancurkan peninggalan-peninggalan tersebut?.” Pikir adam bertanya-tanya dalam hatinya.


Lamunannya terganggu karena seseorang penjaga berlari cepat melewatinya menuju kearah gedung pertemuan, adam melihat curiga kearah penjaga itu sebab raut wajahnya sangat ketakutan.


Beberapa saat kemudian Leon bersama beberapa tetua lain yang berpangkat tinggi keluar dari gedung pertemuan itu, melihat muka leon yang juga tidak menunjukan sesuatu yang baik, membuat adam berlari kearahnya.


“Paman Leon apa yang terjadi?” ujar adam bertanya kepamannya tersebut.


“Ada kelompok perampok yang menyerang tambang dan tempat produksi.” ucap Leon kepada adam.


Mendengar itu muka adam menjadi masam, dan dia memutuskan ikut bersama pamannya Leon ke lokasi pabrik produksi Klan mereka, karena Leon enggan menjelaskan lebih lanjut ada apa yang terjadi sebenarnya.


Tapi Leon memberhentikannya dengan alasan tempat itu berbahaya, adam jelas tidak mendengar Leon sampai akhirnya Bet datang dan menyusul mereka, Bet bersama beberapa orang Tetua dan juga diikuti oleh Shiro dan Michelia, membawa adam keruang pertemuan khusus Klan mereka.


Beberapa tetua yang ikut bersama Bet adalah para tetua yang membawahi cabang tertinggi disemua wilayah Klan, sehingga adam menjadi yakin kondisi ini pasti sangat serius.


Melihat Adam, Shiro dan Michelia yang juga mengikuti mereka keruang khusus dibawah tanah, membuat mereka menjadi khawatir karena yang dapat memasuki tempat tersebut beberapa orang saja.


Membuat 14 orang tetua Klan itu bertanya-tanya dalam hati mereka, apakah yang akan dilakukan Bet sebenarnya.


Dirumah utama Klan Bay, Bet membawa mereka masuk sebuah ruang belajar, disana dia membuka sebuah pintu rahasia yang berada dibalik Alas lantai tatami yang dianyam secara tradisional.


Setelah bet membuka alas lantai tatami itu mereka melihat lantai tersebut ternyata terbuat dari Logam Vanium yang kuat, dan disitu ada pintu rahasia menuju kebawah tanah.


Dalam 10 Menit dan melewati beberapa jalan yang bercabang-cabang akhirnya mereka tiba disebuah ruangan khusus.


Untuk para tetua itu, memang dulu mereka pernah memasuki ruang bawah tanah di Klan Bay sebelumnya, tapi bentuk ruang bawah tanah itu berbeda dengan bentuk dan jalan kali ini yang mereka lihat.


Bahkan bisa dibilang jika mereka harus masuk kedua kalinya kesana sendirian mereka tidak akan mengingat jalan lagi menuju ruangan mereka sekarang dan kemungkinan tersesat.


Setelah Bet membuka pintu setinggi 4 meter dengan lebar 2 meter didepan mereka, dapat terlihat lorong panjang dan dikiri kanan lorong itu terdapat seperti lemari kaca yang didalamnya tersusun satu persatu armor Kualitas terbaik dan untuk semua Ranker kelas petualang.


Shiro saja yang pembawaannya selalu tenang dan tidak terlalu banyak bicara itu secara tidak sadar membuka mulutnya dengan bentuk 0 yang sangat besar.


Didalam sana mereka bisa melihat ada 10 lorong lain yang menuju ruang masing-masing berada di kiri kanan lorong utama, tetapi Bet membawa mereka sekarang ke ujung lorong utama dari pintu masuk masuk itu.


Pikiran mereka sempat bercampur aduk tidak terkecuali Shiro dan Michelia, dipikiran mereka sekarang lorong luar saja sudah banyak armor kelas harta karun nasional dipajang seakan benda-benda itu tidak berharga, apalagi didalam lorong-lorong tersebut.


Namun setelah Bet membuka pintu ruangan yang mereka tuju, mereka hanya melihat ada banyak kursi yang dilapisi kulit berkualitas tinggi dan tersusun rapi seperti ruang kelas di bumi pada umumnya dan 1 buah kaca berukuran besar tepajang didepan kursi-kursi empuk tersebut.


Bet pun mempersilahkan mereka semua duduk dan memilih kursi masing-masing sedangkan dia duduk dikursi yang memiliki meja disamping Kaca bening besar tersebut, untuk adam dia berjalan kearah lemari yang terbuat dari besi dipojok ruangan.


“Naoki hidupkan layarnya dan periksa kejadian beberapa jam lalu.” ucap bet meminta kepada adam.


Tanpa pikir panjang adam membuka lemari besi itu dan mengeluarkan sebuah bola Kristal bulat mirip seperti kaca transparan, dan setelah beberapa saat memainkan benda itu.


Ssiingggg..!!!


Kaca transparan seperti papan tulis didepan mereka itupun menyala dengan cahaya putih dan tidak lama setelahnya sudah tidak terlihat transparan lagi, kemudian menampilkan pecahan-pecahayan proyeksi yang ada disetiap sudut rumah dikediaman Klan Bay.


“Apaa ini.” gumam Azeroth terkejut.


Bukan hanya azeroth yang terkejut tetapi semua tetua pimpinan 14 cabang dari seluruh kekaisaran dan kerajaan yang ada di Eden itupun terkejut. bahkan Michelia dan Shiro juga sama terkejutnya.


Sebenarnya Bet juga khawatir membawa semua tetua yang ada juga perwakilan dari kedua Guild tersebut masuk keruang control Klan Bay, tapi sudah menjadi peraturan Klan untuk mengamankan para VIP jika terjadi serangan di Klan mereka, mereka harus segera melarikan tamu VIP kedalam ruangan ini.


Karena peraturan itulah bet membawa mereka kemari, sedangkan hatinya menjerit, adam pun paham situasi ibunya tersebut.

__ADS_1


Baginya benda-benda penting yang ada diruang penyimpanan Klan ini tidak sepenting orang-orang yang ada diruangan ini apalagi nyawa ibunya, karena keberadaan para tetua ini yang menentukan nasib Klan mereka, dan biarpun mereka membawa benda-benda yang ada disini.


Maka mereka hanya akan menunjukan taring asli mereka saja, tidak menjadi masalah baginya jika mereka mencuri semua yang ada disini sebab mereka tidak akan bisa membuat benda tersebut, dan tidak mengetahui susunan sihir yang telah dia buat secara khusus itu.


“Ini adalah cermin proyeksi, benda ini bisa menunjukan setiap sudut tempat yang ingin kami awasi selama 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam 1 minggu secara penuh.”


Ucap bet tanpa menjelaskan lebih lanjut kegunaan lain cermin proyeksi ini. bagi adam itu hanyalah monitor LCD layar datar yang besar dan dilengkapi kamera CCTV dari semua sudut dikediaman Klan Bay.


Mereka semua masih terkejut-kejut melihat cermin proyeksi itu dan melihat semua kejadian-kejadian diluar secara langsung melaluinya, seorang mage kelas tinggi saja akan memerlukan skill dan manna yang tidak sedikit untuk membagi vision mereka kepada teman partinya tetapi ini dapat dilakukan secara langsung tanpa menggunakan skill.


“Adam segera lacak kejadian tadi..” ucap bet lagi kepada adam.


Adam dengan lincah memainkan kristal sihir yang ada ditangannya dan merubah sudut pandang yang ada dicermin proyeksi kebagian kawasan Produksi Klan, disitu terlihat ada hampir sekitar 150 orang pengawal mereka yang tewas mengenaskan.


“Tidak mungkin, bagaimana bisa ada kekuatan yang hebat memasuki tempat ini, Klan kita terkenal dengan Ranker Elite dan merupakan salah satu kekuatan besar di Kerajaan Nihon.” ucap Tetua Riot.


Menurutnya bagian penjagaan dikawasan produksi klan sangat ketat dan ada 3 lapis, lapisan pertama dijaga oleh Ranker Kelas B yang berada di Level 31 – 40, dan lapis kedua dijaga oleh Ranker Kelas A yang berada di level 41 – 60, sedangkan di Lapisan ke tiga dijaga oleh Ranker Kelas A+ yang dijaga oleh Level 59-60.


Lapisan pertama dijaga oleh 100 orang, lapisan kedua dijaga oleh 75 orang dan lapisan terakhir dijaga oleh 50 orang.


Jadi bagaimana mungkin ada kelompok yang tanpa disadari dapat menyusup kesana, kalau pun ada jelas mereka akan membawa orang-orang banyak dan menyebabkan perang yang bisa diketahui 1.000 orang tetua yang hadir.


Tapi Pemikiran itu pun pecah, sebab pada layar kali ini terlihat 6 orang dalam satu parti yang masuk dari sisi utara dan membunuh semua penjaga itu dengan koodinasi dan gerakan yang terorganisir secara akurat, gerakan mereka lincah dan sangat cepat dalam membunuh.


“ini.. “ ucap Shiro kemudian terdiam.


“Apakah kamu mengenal mereka onichan..?” ujar Bet lagi bertanya.


Walaupun terlihat dari Layar proyeksi tapi wajah mereka tidak terlihat karena menggunakan topeng perak, namun yang membuat Shiro tadi sedikit terkejut adalah karena tulisan di bagian Kening Topeng itu 3 huruf yang membuatnya bertanya-tanya..


“Zone of God.” Michelia menjawab dan memecah keheningan itu.


ZOG, tulisan itu yang ada dikening Topeng perak milik ke 6 orang tersebut, itulah sebabnya Shiro bergumam. karena ZOG adalah Guild nomor 2 terbesar setelah Garden of Eden, mereka yang berada diruangan itupun semuanya terkejut.


“Tidak mungkin, Guild Sekaliber itu tidak akan mengurusi Klan kecil seperti Klan Bay, dan lagi jika mereka ingin rahasia mesin produksi kertas, mereka akan datang kesalah satu dari ketiga calon ketua dan mendukungnya, tidak akan meninggalkan jejak seperti ini.” ujar Shiro yakin.


Shiro dari Ketua Guild Horizon adalah seorang yang bertindah hati-hati dan perhitungannya jarang meleset, memang benar dari lokasi tempat kejadian ini mereka tidak membiarkan satupun dari penjaga itu hidup dan tidak akan ada saksi.


Tapi menggunakan topeng hunting mereka, itu sama saja seperti menulis dibaju penyerang itu bahwa “Kami dari ZOG ayo tangkap kami” jelas pemikiran seperti itu yang menjadi pemikiran Shiro.


Tetapi dari kubu Azeroth sangat yakin itu dari ZOG bahkan Michelia pun sangat yakin itu dari kubu ZOG, sebab menurutnya dia pernah bertemu beberapa anggota dari Guild ZOG yang memiliki ciri-ciri sama seperti itu, dengan senjata dan skill mereka yang sama persis.


Sebelumnya Shiro juga sempat berpikiran sama seperti Michelia namun dia mencoba menepis pikiran tersebut, walaupun skill bisa dihilangkan dari kecurigaan karena semua Job sama akan memiliki skill yang sama, tetapi senjata mereka semua bentuknya sama.


Shiro pun yang Guildnya berada di 19 besar dari semua Guild di Eden, memang pernah bertemu beberapa anggota ZOG yang memiliki senjata sama seperti yang ada dilayar, tapi tinggi tubuh mereka yang tidak sama membuatnya berpikir dua kali menyimpulkan itu dari ZOG.


“Mungkin keputusanku benar membawa mereka semua kesini." pikir bet sebelum melanjutkan investigasinya.


Dari bagian dalam dilayar itu juga terlihat cara mereka memasukan mesin-mesin besar yang ada disana.


“Mereka menggunakan inventory Bag.” ucap tetua Riot.


Dan semua orang diruangan itupun menatap azeroth dan Michelia setelah tetua riot berkata seperti itu, memang mereka juga melihat itu dari dalam rekaman juga.


Sontak saja tetua Azeroth membela diri, bahwa itu bukan dirinya yang merencanakan, sedangkan tetua lain tidak peduli apa yang dikatakan azeroth karena inventory bag hanya dimiliki olehnya dan Michelia yang memberikan itu.


Kecurigaan kini mengarah ke mereka berdua, dan para tetua yang berkoalisi dengan azeroth pun sekarang mulai menuduhnya juga terlibat dalam rencana tersebut, memang para tetua itu adalah orang yang setia kepada Klan dan Azeroth berhasil meyakinkan mereka sebelumnya dengan adanya Guild Dandles dibalik dirinya.


Michelia tidak menanggapi langsung tuduhan-tuduhan kepada azeroth dan dirinya itu, bahkan tetua orka juga membeberkan bahwa azeroth lah yang memancing tetua orka untuk mencalonkan diri dan membuat suara tetua lainnya terpecah agar azeroth dapat terpilih dan membagikan cara membuat mesin cetak tersebut.


Keadaan sekarang menjadi berbalik 360 derajat dan sangat tidak menguntungkan bagi tetua azeroth dan michelia.


“Memang kuakui kami yang telah membawa Inventory Bag itu, tapi."


Michelia sempat terdiam beberapa saat, dia dengan berat hati membeberkan cerita dibalik Inventory bag itu.


"Sebenarnya inventory bag itu sudah 1 tahun terakhir ini sangat populer dikalangan 10 besar guild teratas, dan itu hanya menjadi rahasia bagi kami..” ucap Michelia menjelaskan asal Inventory bag tersebut sebelum kembali melanjutkan perkataannya.


“Seperti yang dikatakan adam sebelumnya Inventory bag tersebut memang terbuat dari kulit Siluman Fugu yang berada disamudera pesisir utara, itulah sebabnya beberapa bulan yang sudah lalu kami melakukan ekspedisi bersama tetua azeroth ke Kaisaran Elazar untuk berburu siluman tersebut, dan kami sempat beberapa malam berada dikediaman tetua orka.”


Gadis cantik utusan guild dandles itu tidak memungkiri sekarang bahwa yang dikatakan adam tadi adalah benar, dan siasat yang dilakukan tetua azeroth sebelumnya kepada tetua orka juga dia benarkan, tetapi dia menjelaskan bahwa Guild Dandles tidak akan menggunakan cara licik untuk mencapai tujuan mereka jadi mereka tidak ada hubungannya dengan yang dilakukan oleh tetua Azeroth.


“kamuuu gadis silumaannn, berani nya.“ ucap azeroth kepada michelia.

__ADS_1


Tetua azeroth yang merasa semakin disudutkan dan tidak memiliki aliansi lagi sekarang, membuatnya naik pitam dan sangat marah tapi dia sadar bahwa levelnya masih jauh dibawah michelia sehingga dia hanya berhayal dalam kepalanya bisa membunuh gadis itu.


“Near tangkap dia.” ujar bet


Segera dari bayangan Bet anak perempuannya itu muncul dan dengan sekali kedipan mata saja dia sudah berada dibelakang tetua azeroth kemudian menghunuskan daggernya ke arah leher tetua itu.


Azeroth yang merasa sangat tidak beruntung hari ini tidak berani bergerak, dia hanya kembali duduk ketempat duduk nya semula dan diam mencari jalan keluar dari tempat itu untuk melarikan diri.


Namun dilayar saat itu terdengar suara seseorang.


“Bet, apakah kamu mendengarkan ku?”


Suara Leon terdengar jelas dari ruangan itu dan membuat semua orang kembali takjub dengan alat tadi.


“Ya kami mendengarmu tetua.” ujar Bet menjawab.


“Bagaimana situasinya apakah kamu sudah menemukan kemana arah mereka pergi.?” ujar Leon lagi bertanya.


“Tidak usah dikejar mereka bukan tandinganmu, bahkan jika dengan armormu yang sekarang, paling-paling kamu hanya mengantar nyawa.” ujar bet lagi.


“Bersihkan lokasi produksi, dan tunggu kabar selanjutnya.” ucapnya lagi.


Setelah memerintahkan Leon menunggu dia langsung meminta adam sekali lagi memutar cermin proyeksi kearea tambang, dan mulai menyelidiki apa yang ada diarea tambang tersebut.


Tampak pada layar hampir semua prajurit penjaga yang berada disana sudah terbunuh juga, tapi kali ini tidak sebrutal kejadian yang ada diwilayah produksi.


Dan beberapa jam lalu, terlihat sekitar 150 orang datang ke area tambang dan mulai membunuh para penjaga secara diam-diam, kemudian mereka menyerang secara bersamaan dan terjadilah pertempuran diarea tambang.


Tapi yang membuat mereka semua menjadi geram adalah saat berhasil menyusup kedalam dan mengambil semua stock kristal yang ada di tambang.


Tetua Hatori yang baru datang bersama pasukannya dan diminta untuk membantu para prajurit lain menyerang kesana, setelah tiba dilokasi mendatangi Kapten Nori yang seharusnya sebagai kapten penjaga tambang.


Mereka melihat bahwa setelah berbicara sebentar, kedua orang itu dengan dibantu 5 prajurit elite mulai membunuh pasukan mereka sendiri dan kemudian membantu para perampok tadi memindahkan hasil-hasil jarahan.


Dari sudut proyeksi yang berada didalam tambang, mereka semua kali ini sempat mendapatkan petunjuk rekaman. dan memperhatikan rekaman itu dengan teliti.


Terlihat didalam lorong tambang seseorang dari kelompok itu melihat ribuan kristal api dan kristal tanah yang disimpan didalam kereta dorong disana sedang menghambur-hamburkan kristal tersebut seperti layaknya seseorang yang baru saja mendapatkan harta karun.


“Hahahaha kita kaya, kita kaya..” ujarnya sangat senang.


Tiba-tiba seseorang dari mereka mendatangi orang tersebut dan memukul kepala nya dari belakang.


“Bodoh cepat lakukan pemindahan jangan menghamburkannya, kita tidak ingin Ketua Kentori menjadi marah.” ucap orang tersebut.


Mendengar itu semua orang yang berada didalam ruangan tersebut memahami sesuatu, bahwa semua kejadi di Klan mereka mungkin ada kaitannya dengan Klan Ija.


Karena mendidih darahnya mendengar kejadian buruk pada Klan Bay kali ini ada kaitannya lagi dengan Klan Ija, membuat Bet segera menghubungi Leon.


“Tetua Leon kami mendapatkan bukti, para perampok itu menuju pegunungan timur, ku harap kamu bisa secepatnya menangkap mereka dan Tetua Hatori juga Kapten Nori bersama 5 orang dari Klan kita telah berkhianat.”


“Jadi jangan memberi ampun, tapi ingat lumpuhkan mereka kita harus menyisakan saksi karena Klan Ija berada dibalik ini., kita harus mendapatkan pengakuan mereka juga”


“dan Juga..”


Bet segera memberikan komposisi pasukan yang dibawa musuh, dia harap kali ini Leon dapat membawa pasukan counter untuk job-job itu sehingga dapat dengan mudah melumpuhkan 150 orang penyerang tersebut.


“Benar-benar ahli strategi yang hebat, hanya dengan sekali lihat kejadian serangan tadi dia dapat mengetahui komposisi pasukan penyerang dan memberitahukan secara rinci keadaan pada Kapten penyerang, Klan ini memiliki masa depan yang cerah” gumam Michelia dalam hati.


“Ketua Klan, ijinkan kami dari Guild Dandles ikut membantu untuk menunjukan niat baik kami." ucap michelia


Bet sempat menolaknya karena khawatir Guild Dandles ada dibalik ini tapi karena Shiro juga mengangguk kearah bet dan ucapan michelia selanjutnya yang membiarkan Bet menyetujui itu.


"Kuharap anda juga mempertimbangkan penyerang bertopeng perak yang berada disini sebelumnya.”


“Siapa tahu mereka memang memiliki hubungan dengan kejadian ini, kemudian bergabung dengan para penjahat tadi."


"Hanya Guild kami yang cukup kuat sekarang untuk menghentikan mereka.” Ucap Michelia menyakinkan mereka semua.


Shiro dari Guild Horizon pun mengajukan diri untuk ikut bergabung kepasukan mereka, dengan adanya elite berjumlah 15 orang di level Rank SS, sekarang mereka yakin bisa meringkus semua pasukan musuh, dan menyerang markas mereka.


***


Halo Pembaca,

__ADS_1


Thanks to Guild Zone of God, sudah memberikan inspirasi bagi Author.


Thanks XL


__ADS_2