Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Perang Dagang (Bag.V)


__ADS_3

Ruangan Ketua Guild Horizon sekarang berbeda dari biasanya, dengan kemunculan adam dan beberapa anggota guild Horizon yang berlevel rendah disana, mereka melaporkan hal yang menimpa party itu sebelumnya kepada Black Stalker.


Melihat sosok Black Stalker yang gagah, misterius dan dipenuhi armor yang memancarkan warna-warni aura menakutkan, membuat party tim Ethan meneguk liur beberapa kali.


Ketakutan mereka sebelumnya terhadap Assassins di Level 78 yang menyerang mereka pun kalah saat mereka melihat sosok Black Stalker.


Sosok Black Stalker didepan mereka ini memang adalah sosok suci bagi mereka sekarang, bahkan Nobu yang di level 95 pun kalah menakutkan dari Black Stalker yang berada di level 100 lebih, dengan Armor Light nya yang seluruhnya berwarna hitam, ditutup oleh jubah panjang yang juga berwarna hitam gelap, sungguh serasi dengan tubuhnya yang tinggi.


Selain itu di tangan kiri nya Black Stalker memegang sebuah wand, tongkat sihir berkepala naga itu terlihat sedang menggigit sebuah kristal hitam yang menakutkan, membuat aura misterius keluar dari nya dan melayang-layang di sekitar tangan Black Stalker.


"Ketua maafkan kelancangan kami, tapi kali ini kami ingin meminta bantuan mu."


Ujar adam dengan sopan kepada black stalker.


"Master Forger, jangan terlalu formal selain kamu adalah pimpinan penempa di Guild ini, kamu juga adalah murid ku, sebaiknya katakan yang ingin kamu katakan dengan segera." ujar Black Stalker.


Kemudian adam mulai menjelaskan situasi yang mereka alami tadi di Hutan Hiros, mencoba memberikan pemahaman yang sederhana namun tepat adam juga menceritakan tentang kematian beberapa anggota guild mereka.


Selain sosok Black Stalker di ruangan ketua guild itu sekarang hadir juga Eiko dan juga Yoav, mendengar hal tersebut mereka berdua sekarang memberikan ekspresi terkejut.


"Siapa yang berani menyerang kita di Kota Air Mata.?" Ucap Eiko marah.


"Maaf kan kami wakil ketua, kami tidak bisa mendeteksi dan mendapatkan informasi dari orang tersebut."


"Sedangkan ciri-ciri nya kami tidak bisa beritahukan lebih, karena dia menggunakan topeng, namun di tangan nya sepasang dagger dengan ukiran bunga teratai disebelah kiri, dan bunga sakura disebelah kanan terukir."


Ucap Ethan juga menambahkan perkataan adam sebelumnya.


Tidak bisa mencari informasi lain lagi adalah kelemahan mereka, sementara saat bertarung tadi memang dari semula adam sudah merekam semua pertarungan nya dengan sosok assassins misterius itu, tapi dia menyimpan nya untuk nanti.


Sebab masalah serius sekarang bagi nya adalah membangkitkan beberapa anggota party Ethan yang sudah mati, jika adam tahu mereka semua adalah mata-mata yang berkerja sama dengan Guild Zone of God dia tidak akan se dermawan itu membantu.


Sedangkan bagi Eiko dan Yoav sekali lagi mereka terkejut mendengar bahwa ada item misterius yang dimiliki oleh Black Stalker, apalagi item itu dapat membangkitkan orang yang sudah mati.


"Keluarkan semua Jasad mereka."


Perintah Black Stalker menggema di ruangan tersebut.


Seketika adam mengeluarkan jasad anggota guild itu dilantai ruangan, beberapa darah segar pun membasahi juga lantai itu yang keluar dari tubuh-tubuh yang terbujur kaku tersebut.


Bagi Ethan hati nya pilu melihat gadis yang dia cintai selama ini harus mengalami nasib seperti itu, bahkan Ethan sejauh ini belum sekalipun pernah mengungkapkan perasaan nya kepada Elise.


Mendekat dengan hati-hati black stalker sekarang mengambil beberapa darah dari tubuh-tubuh yang terbujur kaku tersebut, dia mengeluarkan sekitar 12 gulungan hitam misterius dari cincin naga hitam milik nya.


Black Stalker sekarang meneteskan setiap darah itu kebagian tengah tulisan sirkuit sihir pada gulungan, satu tubuh satu gulungan, selesai melakukan itu dia diam sejenak.


"Akan sulit menghidupkan mereka tanpa adanya tumbal hidup, sebab mereka telah mati tanpa pernah melakukan kontrak suci sebelum nya menggunakan gulungan kegelapan ini." ujar black stalker.


Semua orang di ruangan ini jelas menjadi takut dan putus asa, tidak ada seorang pun yang ingin mengorbankan hidup nya demi orang lain, apalagi hubungan mereka hanya sebatas teman saja. tanpa memikirkan pertarungan batin semua orang di ruangan ini Black Stalker melanjutkan lagi pernyataan nya.


"Seseorang harus mati dulu agar bisa memberitahukan mereka semua yang sedang berada di dalam gulungan kegelapan ini, untuk menerima syarat gulungan, sehingga mereka bisa dihidupkan lagi." ucap black stalker.


Jelas saja semua orang sekarang mundur sedikit karena takut dimintai tolong, tidak ada satu pun yang ingin mati demi orang lain, itu adalah konyol. sedangkan, Ethan saja tidak berani berkata-kata, memang didepan nya terbujur tubuh seseorang yang dia cintai, tapi ketakutan nya masih menguasai hati pemuda itu.


"Dia yang mengalahkan orang lain adalah Kuat, Tetapi Dia yang mengalahkan dirinya sendiri adalah Perkasa."


Perkataan Adam mengguncang mereka semua yang masih terdiam karena takut, namun. bagi Ethan perkataan adam itu seperti sebuah lilin yang menyala di kegelapan malam, seperti sebuah harapan di saat ini.


Ethan kembali mengingat masa-masa bersama dengan semua kawan-kawan nya itu, ditambah lagi dalam menjalani hidup sebagai petualang, tak ada sehari pun bagi nya merasakan kelelahan mental sebab setiap hari, dia menerima Senyum indah penuh kebahagiaan dari seorang gadis yang dia cintai, hal tersebut memberikan semangat bagi Ethan dalam menjalani hidupnya yang sebagai petualang.


"Aku akan mengorbankan diriku."


Suara Ethan membuat semua orang mengarahkan pandangan pada nya, mereka semua tahu bahwa Archer tim party mereka itu adalah seorang pemberani, tapi dia juga orang yang penuh perhitungan dan pintar, tak mungkin dia memberikan hidup nya agar kedua belas teman mereka tersebut dapat hidup lagi.


"Apakah kamu yakin?" ucap Black Stalker.


"Demi Teman-teman ku dan demi orang yang kucintai, tak masalah bagi ku, lagi pula tanpa mereka apalah arti hidup ku ini."

__ADS_1


Ucap nya lagi seperti seorang pahlawan.


Black Stalker melangkah mendekatinya, tubuh pemuda itu yang awal nya mantap untuk berkorban sekarang bergetar ketakutan, adam yang melihat nya di awal, sedikit terkejut karena tekad pemuda itu, tapi saat melihat dia kembali takut dan gemetaran, namun tidak merubah keputusan awalnya di saat terakhir, membuat adam kembali berkata.


"Tenang saja kamu tidak mati untuk selama nya, kamu hanya perlu mati sebentar dan akan juga dihidupkan kembali."


"Jika kamu tidak berani biar aku yang mengorbankan diri." ujar adam.


Sekali lagi Ethan memandang adam dengan mata berkaca-kaca, sekarang dia menganggap adam adalah sosok seorang pimpinan yang penuh Karisma, sebagai angin penyejuk di saat panas dan sebagai rumah pelindung di saat musim dingin.


Sedangkan, bagi adam itu adalah hal biasa, sebab dia yang membuat gulungan tersebut jadi dia tahu kekuatan kekal nya, tapi yang tidak dia ketahui adalah dia yang memiliki Body of Forbidden jelas tidak akan bisa dimusnahkan karena jiwa nya adalah jiwa dari seorang dewa.


"Tidak mereka adalah teman-teman ku, aku yang akan membantu mereka." ucap nya.


Sekarang Ethan sudah melakukan kontrak dengan gulungan kegelapan, semua orang di ruangan itu pun di kejut kan oleh tindakan black stalker setelah nya.


Dengan kecepatan tinggi black stalker mengeluarkan sebuah dagger dari tangan kanan nya, dia menyayat leher archer didepan nya itu dan menusuk ke arah jantung pemuda itu.


-4.204, -5.509


Sebenarnya dengan sekali serang saja black stalker bisa membunuh Ethan yang memiliki HP hanya 3.500, tapi dia menusuk nya dua kali membuat semua orang di ruangan itu terkejut.


"Eh."


"Aku terlalu bersemangat, maafkan."


Ucapan black stalker yang acuh tak acuh itu sambil melihat dagger di tangan nya, tanpa memperhatikan ekspresi ketakutan dan keterkejutan semua orang disana.


Eiko saja meneguk liur nya melihat adegan itu, dia yang memiliki HP hanya 4.200 jelas akan mati juga dalam sekali serangan biasa black stalker, pikiran nya sekarang menjadi sangat kalut, dia tidak tahu bahwa kekuatan seorang mage seperti black stalker bisa segila itu menyerang job fisik.


Tapi kebenaran nya adalah Near yang berada dibalik sosok black stalker jelas seorang assassin berlevel tinggi, jadi wajar saja dia bisa memberikan damage tinggi dalam sekali serangan biasa, dan tubuh mage replika nya hanya sebagai kedok, hanya adam saja yang dapat menggunakan semua skill dari semua job karena element cahaya milik nya yang dapat menguasai semua element kehidupan.


Untuk Near itu hanya topeng, bahkan jika dia memakai wand tongkat sihir bernama Samsara itu, dia tidak akan bisa menggunakannya sebab wand atau staff sihir hanya bisa digunakan oleh job magic, bagi job fisik sepertinya itu hanya tongkat biasa yang bisa digunakan untuk memukul anjing liar.


"Sekarang bagaimana." ucap seorang dari party Ethan.


**


Di sebuah ruangan megah lainnya dalam Guild Zone of God, Nina yang sebelumnya berjalan-jalan di lantai dua toko penjualan item sihir milik mereka, terlihat beberapa kali tersenyum tipis.


"Kapten tampak nya kamu cukup bahagia hari ini." ujar seorang Cleric wanita yang mendampingi Nina sebagai asisten.


"Rika, jelas aku bahagia, tidak kah kamu melihat toko kita sekarang penuh dengan para pelanggan." ucap nina melihat ke arah asisten elf nya tersebut.


Orang-orang diruang itupun berkali-kali melirik kearah mereka berdua, jelas saja karena kedua gadis yang sedang berkeliling ini memiliki kecantikan luar biasa lainnya. tubuh mereka yang sangat matang membuat semua pria siap untuk memetiknya, tapi adakah yang berani?.


"Lihat petinggi guild Zone of God itu bagaikan Putri."


"Yang benar saja, dia bukan putri tetapi seorang dewi."


"Kulit mereka putih, wajah mereka merah merona, seandainya dia mengijinkan ku menjadi pelayan nya."


"Jangan bermimpi, menjadi penjaga di toko ini saja aku sudah bersyukur karena bisa tiap hari melihat kecantikan seperti itu."


Beberapa kali pengunjung toko Zone of God saat itu menggosipkan kedua gadis canti tersebut, sementara dari pojok ruangan toko, Aiko dan Keiko terlihat sedang memilih beberapa item yang dijual Zone of God, agar tidak menarik perhatian mereka berdua menggunakan topeng setengah wajah dan jubah hitam menutupi tubuhnya.


Di Eden penampilan mereka adalah biasa, sebab tidak sedikit para petualang yang rusak wajah nya karena pertempuran dan memilih untuk menutupi nya, sehingga semua orang bahkan tidak memperhatikan Putri Es itu.


"Huh, jika saja mereka melihat mu, aku berani bertaruh bahkan kedua gadis itu akan muntah darah karena para Fans nya akan berlarian kearah mu didepan mereka semua." ucap Keiko.


"Tidak diperlukan, aku bukan item sihir jualan di counter ini." ucap putri es dingin.


Selanjutnya mereka berdua membeli hampir semua item dari lantai satu dan lantai kedua toko tersebut, jika orang-orang dari Guild Horizon melihat yang mereka beli, bahkan Eiko saja bisa keluar mata nya, sebab Putri Es mengeluarkan uang sebesar 1.200 gold untuk membeli semua item itu.


Di saat sekarang bahkan para petualang berlevel 50 ke bawah saja hanya bisa menghasilkan sekitar 20-80 silver setiap hari nya, itu saja dapat dikatakan sebagai orang kaya di Kota Air Mata, belum lagi jika seorang itu berlevel 60 - 70 mereka bisa mendapatkan 10-20 gold perhari nya, sebab mereka bisa mendapatkan quest dengan hadiah yang lebih tinggi nilai nya, tapi pengeluaran Aiko ini jelas dapat membuat mereka muntah darah.


Sedangkan, untuk Guild seperti Guild Horizon, setiap hari guild berlevel tiga itu hanya bisa mengeluarkan dana cair harian sebesar 1.000 gold, jadi jika Eiko mengetahui Putri Es ini adalah boros dan boros, Eiko pasti akan tambah marah kepada gadis cantik ini.

__ADS_1


Alasan Aiko membeli semua itu bukan lah sebagai pemborosan, sebab di Ibu Kota sebenarnya item seperti itu akan lebih mahal harga nya, mungkin 2-3 kali lipat harga ditempat ini, karena Guild Zone of God mengadakan diskon pembukaan toko mereka jadi dia juga terlibat di dalam situ.


Selain untuk investasi pada Guild Sphinx dan dibagikan ke beberapa anggota Guild, Aiko juga ingin membandingkan item-item tersebut dengan item produksi guild horizon.


Adapun yang dia beli antara lain adalah, Gulungan Es, Gulungan Api, Pill Pemulihan HP dan MP tingkat medium, Cincin dimensi, Heavy Armor, Light Armor, Jubah Magic grade Rank A, Senjata Sihir, Pedang, Kapak, Tombak, Perisai, Bow grade Rank A. item-item itu dia beli dalam jumlah besar.


"Kamu menghabiskan lagi banyak uang untuk hal seperti ini." ujar Keiko.


"Meningkatkan kualitas pasukan jelas menjadi investasi lain bagi kita, selain itu akan meningkatkan loyalitas mereka, ini juga dapat meningkatkan kekuatan, sehingga ke depan aku yakin tanpa bantuan Jun, Near dan Adam kita bisa melakukan clear dungeon juga."


Pikiran Aiko itu sungguh berpandangan ke depan, bayangkan saja kekayaan yang mereka dapatkan sebelumnya karena berhasil membersihkan dungeon lantai pertama saja sudah bernilai astronomi sekitar 2.000 - 3.000 gold. jadi jika berinvestasi untuk mempercepat pertumbuhan anggota guild nya lebih lagi, dia tidak akan segan, tapi berbeda dari Keiko gadis itu tidak terlalu memikirkan hal tersebut.


"Sebaik nya sekarang kita kembali ke penginapan, dan menunggu beberapa hari lagi, aku yakin harga dari Guild Horizon akan diturunkan karena persaingan dagang ini."


"Kita harus menyimpan beberapa dana cair lagi untuk memborong barang dari mereka, kamu saja tahu kualitas barang produksi guild horizon."


Ucap Aiko yang mengajak Keiko kembali ke penginapan.


**


Di sebuah kegelapan abadi seorang gadis manis duduk dan menangis merapi nasib nya. dia mengingat setiap kenangan bersama dengan teman-teman nya, bahkan seorang pria yang selalu lekat diingatan nya membuatnya lebih sedih, kini perlahan bayangan akan semua itu mulai kabur, membuatnya semakin sedih dan sedih lagi berada di kegelapan abadi ini.


Tiba-tiba suara yang familiar bagi nya memanggil dari ketiadaan.


"Elise, Elise kamu dimana."


Gadis itu beberapa kali ingin berteriak menjawab, namun tak ada satupun suara yang bisa dia keluarkan, dari kejauhan sekarang dia bahkan bisa melihat sosok pemuda yang menjadi pangeran dihati nya itu.


Semakin memberontak dia sekarang menjadi takut akan kematian dan kegelapan yang tidak ber ujung, mencoba menggapai keatas tempat lobang dimensi dimana pria tadi memanggilnya, apalah daya nya bahkan sekarang tangan kegelapan pun merangkul nya erat dan mencoba menariknya lebih lagi.


"Ethan maafkan aku."


Dia hanya bisa meneteskan air mata melihat pria itu dari kejauhan.


Tik.. tik.. tik..


"Suara tetesan Air, dari mana asal nya."


Ethan mendengar suara tetesan air begitu jelas, dia tidak tahu itu adalah tetesan air mata Elise, setelah mencari beberapa lama dia akhirnya menemukan asal suara itu.


"Elise.."


Ethan berteriak melihat kebawah.


Dengan segera dia melompat kelobang dimensi dibawah nya, dia terjun bebas kesana dan menangkap gadis itu.


"Jangan Khawatir teman kita yang lain sudah kembali, sekarang hanya tersisa kamu saja, dan aku tidak akan kembali tanpa mu."


"Mari kembali bersama ku."


Suara lemah lembut Ethan tersebut membuat aura disekitar gadis cantik itu menjadi terang, bahkan saking terang nya membuat tangan kegelapan yang mengenggam nya tadi melepaskan cengkraman seketika.


Diruang Ketua Guild Horizon sekarang cahaya putih sangat terang menyinari ruangan tersebut, sosok Elise dan Ethan kembali dari kematian dihadapan semua orang.


"Melelahkan, sungguh melelahkan." ucap adam dalam hati nya.


Bagaimana tidak bahkan hari ini saja sudah dua kali dia melakukan upacara kebangkitan, sampai sekarang hari sudah berganti malam dia masih melakukan nya lagi beberapa.


***


Hallo Pembaca,


Bagikan karya ini untuk teman-teman kalian, berikan juga ide-ide cerita untuk author siapa tahu bisa disisipkan dalam cerita ini.


"Dia yang mengalahkan orang lain adalah Kuat, Tetapi Dia yang mengalahkan dirinya sendiri adalah Perkasa." - Lao Tzu


Like, Vote dan Koment

__ADS_1


Thanks XL


__ADS_2