Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Belajar Sihir (Bag.IV)


__ADS_3

“Iria.. keluarkan Stone Barrier..” teriak Peor segera.


“Kalian semua cepat lariii.. “


Buuuummm.. bummmm.. bummmm..!!!


Bola api yang datang dari Fire Imp mengenai kerumunan pengungsi.


**


Sekitar 63 orang pengungsi saat itu langsung tewas seketika, sedangkan yang lainnya lari kesana kemari menyelamatkan diri, sebagian dari mereka yang ditugaskan oleh Peor sebelumnya ada yang melarikan diri dan sebagian lagi melanjutkan ingin bertarung.


“Shadow Walk:”


Setelah berteriak mengeluarkan skillnya peor seketika itu menghilang dari pandangan semua orang, memang asassin adalah Job yang mengandalkan element kegelapan, sehingga harus memanfaatkan semua skill nya untuk bertarung dan berkerja diam-diam.


Kelompok siluman seperti Fire Imp bukan lah mahluk evolusi sempurna, memang bentuknya humanoid memiliki dua tangan dan dua kaki, tetapi pikiran mereka masih seperti anak yang dibawah 5 tahun.


Agag yang saat itu sedang mencerna situasi pertarungan, memperhatikan serangan yang dilakukan oleh sekitar 50 Fire imp yang diperintahkannya memang kondisi sekarang tidak seperti yang dia harapkan, dia sedikit kesal terhadap mage yang ada diparti peor.


“Windpush: Shadow Walk: Aktif.”


Agag yang adalah seorang bangsa marmaid jelas memiliki job sebagai assasin, dia mengeluarkan skill yang sama dengan Peor, seketika itu dia menghilang.


Memperhatikan itu dari jauh Peor langsung mendekati Yoav untuk melindunginya, pikiran peor saat itu adalah Agag yang sedang menghilang akan mengendap dan menyerang Yoav yang saat ini sedang melakukan serangan AOE milik nya.


“Headhunt;..”


Dengan mendadak seperti sesuatu benda yang muncul tiba-tiba entah dari mana, Agag muncul didekat Iria, perkiraan Peor salah Agag tampaknya ingin membuat banyak warga terbunuh dan yang menghalanginya adalah Mage Perempuan yaitu Iria.


Iria yang dengan segenap kekuatannya, dengan cekatan mengeluarkan skill Pelindungnya Stone Barrier kearah lintasan jatuh bola api yang dikeluarkan Fire Imp, sehingga banyak warga yang dia selamatkan, tapi dia dikejutkan dengan skill Headhunt yang dikeluar agag.


Seketika itu pula pukulan belakang dari dagger yang digunakan agag mengenai kepalanya, dan karena efek skill Headhunt yang dikeluarkan agag, Mage Perempuan itupun mendapatkan efek Stun, Kepalanya pusing seketika itu padangannya kabur dan tidak bisa bergerak.


Peor yang melihat itu langsung mengeluarkan skill Knife Throw, karena jarak antara mereka cukup jauh, lemparan Shuriken tersembunyi nya, tenaga Peor sangat kuat dan tepat sasaran.


Akibat mengeluarkan skill lemparannya kini posisi Peor terekspos, skill menghilang yang dia gunakan memiliki efek yang dapat membuat seorang assasin menghilang seketika, tapi jika assasin itu mengeluarkan skill atau melakukan gerakan selain mengendap maka seketika itu pula tubuhnya dapat terlihat kembali.


Agag mengambil jarak dari Iria, Assasin yang memiliki Rank S class Petualang itu memang diatas angin dari ketiganya, tapi walaupun mereka bertiga masih di berada di Rank A class Petualang, mereka tidak gentar menghadapi agag.


Dengan Cepat, Peor mempersempit jaraknya dengan Agag dia menggunakan skill Shadow Teleport, dengan skill ini dia dapat menghilang dan muncul secara tiba-tiba didepan target.


“Raving Slash;..”


Peor juga langsung mengeluarkan skill Raving Slash kearah agag, karena Peor melakukan kombinasi skill nya itu dengan cepat, agag yang sebelum nya sempat terkejut karena skill lemparan yang dikeluarkan Peor, menjadi sedikit lengah dan serangan peor mengenainya.

__ADS_1


“Mundur Iria biarkan para warga untuk sementara waktu..”


Setelah mengucapkan itu, peor yakin dapat mengulur waktu, karena skill raving slash level 9 yang dia miliki mampunyai efek melukai target dan mengurangi hp target sebanyak 1.610, selain itu skill ini dapat mengurangi kecepatan target sebanyak 32%.


Agag terlihat senang malam itu sehingga dia tertawa dengan kerasnya, dan membuat suasana disana makin mencekam, sebagian warga yang sempat terdiam melihat pertarungan mereka kembali ketakutan.


“Hahahaha..”


“Anak dari Tetua Bayloh memang sangat menarik, sekarang kamu berada di level 60 bukan?”


“Tidak kusangka aku akan menemukan musuh yang menarik walau berada dibawah levelku..”


Peor merupakan anak dari Tetua Bayloh pendiri Klan bay, Agag jelas tau itu karena mereka berasal dari bangsa yang sama yaitu bangsa Marmaid.


“Jangan membawa-bawa nama ayahku.. jika kamu”


“Shadow Teleport; Throatcut;..”


Seketika itupula, sebelum sempat menyelesaikan pembicaraannya Peor diserang oleh agag dengan skill Throatcut, Jika skill ini mengenai target, maka akan memberikan efek 90% serangan fisik diberikan ke target, dari kekuatan orang yang mengeluarkan skill itu beserta 2.226 HP akan dikurangi dari target, dan memiliki kemungkinan membuat target lumpuh dapat waktu 3,6 detik, karena skill Throatcut milik agag adalah skill yang berlevel 8, Skill ini adalah salah satu skill pemungkas Assasin.


“Celakaa, tidak sempat..” pikir peor dalam hati.


Peor saat itu benar-benar sudah pasrah, kecepatan gerak dan hindarannya memang jauh dibawah Agag, jadi dia yakin skill ini akan mengenainya.


“Stone Barrier; Morning Dew..”


Sedangkan skill Morning Dew hampir sama seperti skill Heal atau penyembuhan pada Job Cleric, tapi efek penyembuhannya terbilang cukup kecil.


“Kurang ajar mage ini mengganggu..” ucap Agag kesal dalam hati nya.


Jleeeppsssss..


Peor terkena skill dari Agag, memang Barrier Protections yang diberikan oleh Iria dapat melindungi Peor tapi tidak sepenuhnya dapat membuat Peor tidak menerima damage akibat dari tusukan dagger Agag.


Melihat Peor terluka, sekali lagi Iria mengeluarkan skill Morning Dew untuk memberikan tingkat pemulihan HP kepada Peor, tapi Agag tidak berhenti disitu, dia menyerang titik-titik kritis dari Peor, dan Peor dengan cekatan melindungi dirinya dari serangan agag.


Kecepatan kedua assasin itu sungguh mengerikan, selain dapat mengimbangi kecepatan permainan dagger Agag, Peor juga dapat menangkis semua serang yang masuk, hal itu membuat agag semakin frustasi.


“Knife Throw;..”


Tiba-tiba agag mundur dari pertarungan langsung tersebut dan melemparkan Shuriken ke arah Iria, dia melukai Mage perempuan tersebut, Peor yang menyaksikan kecepatan lemparan Senjata rahasia agag juga tidak bisa berbuat banyak.


Dia langsung menyerang agag secara membabi buta, namun kecepatan keduanya memang benar-benar sama, karennya Peor tidak bisa melukai agag.


Jika setiap job berhasil membunuh hewan siluman dan menyelesaikan misi-misinya maka mereka akan menerima sejumlah besar Experience dan setiap Exp tersebut akan diakumulasikan ke dalam Status mereka, sehingga jika nilai Exp seseorang mencapai jumlah tertentu maka akan membuatnya dapat menaikan level.

__ADS_1


Setelah seseorang itu berhasil menaikan 1 level mereka, maka setiap kenaikan level mereka akan menerima 5 Point Status Atribut, dan 10 Point skill, point-point inilah yang akan dibagikan oleh mereka untuk menaikan status atribut dan membeli skill pada pohon skill job mereka masing-masing tapi untuk skill awal mereka harus membeli gulungan skill di Kuil Dewa untuk mempelajarinya.


Sedangkan, untuk Point Status dapat dibagian ke Vitality atau Daya Hidup, Strength atau Kekuatan, Magic Inteligent atau Kekuatan Sihir, dan Dexterity atau Ketangkasan. 5 point atribut perlevel untuk 4 pilihan peningkat kekuatan itu harus didistribusi secara bijak.


Peor yang seorang assasin level 60 saat itu memiliki kecepatan menyamai Agag yang yang berada di level 70, jelas merupakan tanda tanya besar bagi agag, yang tidak agak ketahui adalah Peor hanya menambahkan point statusnya 1 untuk Vit, 1 untuk Str dan 3 untuk Dex tanpa menambahkan kekuatan Magic nya artinya, dia lebih mengutamakan Kecepatan dan Ketangkasannya.


“Kamu benar-benar menarik aku tidak akan membiarkan mu hidup lebih lama, karena akan menyusahkan nantinya.” ucap agag kesal.


Peor yang saat itu tidak ingin mengurangi kewaspadaan nya lagi seperti sebelumnya, hanya berfokus pada serangan yang dikeluarkannya kearah agag.


“Power Dash;..”


Sekali lagi Agag mengeluarkan skill dengan kecepatan luar biasa, dia berakselerasi kearah Peor karena sebelumnya terpojok dan mengambil jarak.


Power Dash skill ini adalah skill mematikan lainnya dari job assasin, dan hanya dapat dipelajari oleh seorang assasin yang berada di level 59 itupun baru berada di level 1, sedangkan milik agag yang berada di Level 70 adalah level 2, namun. biarpun seperti itu kekuatannya berhasil melukai Peor.


“Kaptennn...”


Yoav yang sudah berhasil membasmi kelompok Fire imp melihat kearah Peor yang terpukul dan terbang menghantam tanah, kemudian tubuhnya terseret beberapa meter, membuat yoav sangat khawatir kepada Peor.


“Cepat gunakan skill AOE kalian berdua..”


Ucap Peor dengan keras, saat melihat agag terbang meluncur kearahnya.


Agag tidak membiarkan iria dapat melakukan penyembuhan lagi kepada Peor, karenanya dia memanfaatkan moment itu untuk membunuh Peor..


Jlleeeeebbb...


Seketika itupula dada Peor ditusuk oleh Agag dan dengan kekuatannya yang masih ada Peor dengan keras menusuk dan memeluk agag, dari jauh kedua teman partinya melepaskan skill Pemungkas mereka dan menghantam keduanya.


“Lindungilah orang yang kalian sayangi dengan semua kekuatan kalian..”


Perkataan Peor itu menggema dikegelapan malam yang mencekam saat itu dan suara ledakan skill AOE milik kedua rekannya memecah keheningan malam itu.


Booommmbbbbb....


Buumbbbbb...


Daratan dibawah kaki pegunungan adama malam itu bersuara sangat keras, semua pengungsi yang sudah menjauh dari sana hanya melihat Jamur asap ledakan yang dahsyat dari kejauhan.


Malam itu Peor ayah adam, meninggal dengan gagah berani, mengorbankan dirinya untuk membunuh 1 dari 10 Jendral bangsa Marmaid.


***


Hallo Pembaca,

__ADS_1


tetap Like, Vote dan komen ya


Thanks XL


__ADS_2