
Malam sudah semakin larut, jendela-jendela di Rumah Lelang Daun Merah pun sudah ditutup, banyak para tamu yang sudah pulang dari bar yang ada tersedia di Rumah lelang.
Adam masih bersandar pada dinding lobby menunggu seseorang di Rumah lelang itu sambil ditemani Near, dua gadis cantik yang baru saja dia temui tadi sedikit mencurigakan menurutnya, karena itu dia bersih keras untuk menunggu mereka dan mencari tahu hubungan apa yang ada pada mereka berdua dengan Jun mantan pengawalnya dulu.
Kembali teringat masa lalu saat penyerangan, adam hari itu tidak ada melihat lima pengawal pribadi nya saat terjadinya penyerangan ke Klan Bay, hal itu membuat nya semakin menguras otak mencari garis besar yang terjadi pada Klan nya.
“Mungkin kah terjadi pengkhianatan skala besar yang ter organisir, dimulai dari markas pusat Klan Bay?” Gumam nya dalam lamunan.
Tak lama berselang, dari lantai dua terlihat kedua gadis turun ditemani oleh Jun, nama lengkap nya adalah Jun Kazama Bay dia adalah seorang assassins yang berpengalaman, berbakat dalam menempa dan membuat peralatan.
“Kalau begitu Nona Aiko saya undur diri, terima kasih atas bantuan nona Aiko.” ucap Jun kepada Aiko dan Keiko yang kemudian melangkah keluar dari Rumah lelang tersebut.
Adam hanya bisa menatap laki-laki itu melangkah keluar sana, karena dia sudah mengetahui tempat laki-laki itu berada, ke depan akan mudah melacaknya di sana mungkin seperti itu yang ada di pikiran adam, tapi near menjadi gelisah karena takut kehilangan Jun untuk dapat mencari petunjuk.
“Nona Aiko siapakah orang itu, sampai anda rela meninggalkan Tuan Muda Wei yang tadi menawarkan bantuan?” ucap adam bertanya kepada gadis yang memiliki tatapan es itu.
Namun, aiko hanya menatap adam sebentar dan melangkah keluar rumah lelang, sedangkan Keiko yang menjawab pertanyaan adam, Keiko tidak menyembunyikan status dan hubungan mereka dengan orang itu.
Katanya orang itu adalah salah satu pengawal kenalan keluarga Aiko 10 tahun lalu dan dia adalah salah seorang dari 20 anggota tim party yang berhasil masuk ke Dungeon Hutan Hiros yang berada dilantai 1, tadi dia memberikan informasi terkait monster dan kekuatan boss dilantai 1 dungeon itu, jadi mereka berdua meminta bantuannya untuk memandu masuk kedalam sana.
“Kalau kak near yang berlevel 67 mau ikut kami, mungkin kami akan mempertimbangkan Dia agar dapat ikut.” ucap keiko menggoda ketertarikan near dengan meremehkan adam.
“Maaf nona Keiko aku bukan dia, namaku adama dan juga aku mohon maaf lupa memperkenalkan diri sebelumnya” ujar adam.
Setelah adam memperkenalkan dirinya, Aiko yang tadinya berjalan sedikit cepat sekarang memperlambat gerakan kakinya itu, dia bahkan sempat melirik adam sebentar.
Aiko sekarang berada di Level 59 sedangkan Keiko di Level 52, memang adam memiliki skill yang dapat menganalisis seseorang tapi hanya sekedar Level orang tersebut dan tidak informasi lain termasuk nama, job dan status lainnya.
Jika seseorang itu sudah memperkenalkan diri kepada pemilik skill mata analisis atau observasi maka nama itu yang akan muncul saat mereka melakukan observasi kepada orang lain, selain nama hanya Level yang akan muncul dalam hasil penglihatan mereka.
Setibanya di penginapan Naga Hitam mereka berpisah dan memasuki kamar mereka masing-masing, sedangkan near yang sebelumnya di ajak oleh Keiko menerima tawaran tersebut, mereka akan memasuki dungeon setelah melakukan beberapa persiapan dalam 1 minggu lagi, dan adam sedang berekperimen terhadap kartu registrasi masuk di kota.
**
Suasana pagi di Kota Air Mata yang semakin padat hari ini terlihat sangat sibuk, orang-orang terlihat asyik sedang melakukan transaksi jual-beli bahkan sampai diluar Penginapan Naga Hitam, adam juga terlihat sedang asyik menyantap makanannya pagi ini ditemani near.
“Menurut ku kita sebaiknya mendaftarkan diri di Guild hari ini, dengan identitas baru ini tidak akan ada orang yang curiga.” ujar adam meminta pendapat kepada near.
gadis itu hanya mengangguk kemudian melanjutkan menyelesaikan sarapan paginya, setelah mereka menyelesaikan makanan yang mereka dua santap dan hendak pergi meninggalkan ruang makan di penginapan itu, Gadis yang sedingin es itu dan teman nya terlihat memasuki ruang makan itu.
“Kak near selamat pagi.” ucap keiko dengan sopan.
Keiko memang sopan kepada near mungkin dikarenakan level near yang berada di level 67, zaman ini orang berlevel di atas 60 lebih akan dianggap sebagai petualang kelas Rank SS karena sangat jarang orang bisa naik ke level itu lagi sekarang, Aiko saja berhasil sampai ke Level 59 bisa dibilang karena bantuan banyak orang yang mendukung nya dari balik layar.
Sedangkan Keiko yang tampak seperti teman bagi Aiko itu sebenarnya adalah pengawal pribadi Aiko, jadi sejak lama dia sudah berada di level 50 dan saat bersama Aiko perkembangannya dapat lebih meningkat pesat sampai naik dua level menjadi level 52.
“Mungkin kah gadis ini adalah putri Raja Kota Uji? Aiko Yamato?” pikir adam dalam hatinya.
“Halo Aiko, Halo Keiko, Selamat pagi kami berdua sudah selesai sarapan.” ujar near dengan sopan menjawab Keiko.
“Kami akan membeli perbekalan di kota ini setelah sarapan apakah kak near ingin ikut.?” ujar keiko menawarkan near.
Jelas keiko ingin membangun hubungan erat dengan near, jadi dia tidak akan melepas near begitu saja, mereka yang sekarang sangat mendambakan seorang berlevel tinggi untuk menjadi pengawal-pengawal mereka, akan mencoba menjalin hubungan yang baik dengan seseorang seperti itu.
__ADS_1
Bahkan guild saja akan merekrut secara langsung orang-orang yang berada di level 60 ke atas dengan menawarkan fasilitas-fasilitas yang hanya bisa didapatkan petinggi-petinggi guild.
Mendengar itu adam mengirimkan telepati kepada near agar terus menempel juga dengan mereka berdua, sedangkan dia sendiri akan ke guild petualang untuk mencari informasi sekaligus mendaftarkan diri.
“Kak near jangan memikirkan apapun, karena level yang sudah di seting aku yakin guild akan menerima kakak tanpa masalah nantinya.” ujar adam lewat telepati berkata kepada near.
Sedangkan Near hanya mengangguk tanda setuju.
**
Di bagian timur kota air mata terdapat satu bangunan besar bergaya eropa abad pertengahan, bangunan itu terlihat berbeda dengan bangunan lain di sekelilingnya yang bergaya asia, terlihat banyak para petualang yang keluar masuk di sana, diatas pintu masuk yang besar itu tertulis nama “Guild Horizon."
Sebenarnya adam juga terkejut melihat itu karena dia tahu bahwa pamannya shiro terbunuh saat melakukan misi pemberantasan perampok tambang akibat pengkhianatan tetua riot. dengan segera adam melangkahkan kakinya memasuki guild itu.
Di dalamnya adam melihat banyak sekali petualang yang mengantri untuk menjalankan quest yang diberikan oleh guild, selain itu banyak juga petualang yang hanya duduk-duduk di meja-meja yang disediakan guild di lobby mereka.
Melangkah kebagian informasi saat itu adam dihentikan oleh seseorang Bestial berwujud Serigala Hitam bertubuh besar dengan zirah besinya, dia sedikit melotot adam.
“Hey bocah, kamu tidak melihat kami semua sedang antri? sebaiknya jika kamu tidak ingin terjadi masalah cepat mundur dan mengantri ke belakang.” ujarnya sedikit dengan nada marah.
“Maaf tuan, aku hari ini akan mendaftar di guild petualang ini, jadi bukan untuk meminta quest.” ujar adam menjawab.
Dia tau bagian resepsionis sebelah kiri adalah tempat mereka yang ingin mengajukan permintaan quest dan melaporkan quest, sedangkan resepsionis yang sebelah kanan adalah tempat mereka yang ingin mengajukan permohonan pendaftaran sebagai anggota guild dan dikhususkan untuk anggota guild.
Setiap guild petualang biasanya akan memberikan quest khusus untuk anggota guild nya saja, dan anggota petualang dari guild lain memang bisa meminta quest kepada guild yang berada di sebuah kota jika guild mereka tidak memiliki cabang di sana, tapi hanya sebatas quest umum.
Jadi sebagian dari mereka yang berasal dari guild luar akan dilayani oleh resepsionis yang berada di bagian sebelah kiri, untuk mereka yang memiliki guild yang sama dengan guild yang ada di kota itu akan dilayani oleh resepsionis di bagian sebelah kanan.
Mengingat Kota Air Mata yang banyak didatangi pendatang setiap harinya, tampak nya resepsionis yang berada di sebelah kiri saat ini sedang kerepotan, sedangkan adam yang merasa guild horizon ada sedikit kedekatan dengan dirinya jadi dia memutuskan untuk mendaftar di guild horizon, dia melangkah ke resepsionis sebelah kanan, tapi karena sesuatu hal langkah nya terhenti.
“Huh, apa bagusnya guild ini hanya guild tingkat 3 saja dibanggakan, hey bocah sebaiknya kamu masuk ke guild kami saja karena guild kami adalah guild besar tingkat 1.” ujar Boris si serigala besar itu.
“Boris jangan menyerobot orang yang ingin masuk ke guild kami, apakah ketua Zone of God tidak memperingatkan mu akan hal tersebut.” ujar seorang perempuan muda yang berpenampilan seperti bangsawan datang mendekat juga.
Kali ini seorang perempuan muda seumuran dengan Near datang mendekat bersama dengan archer tadi.
“Ah, Ketua guild horizon Nona Eiko juga ada di sini, maaf kan tindakan ku sebelumnya, tapi aku hanya tidak ingin anak muda ini salah mendaftar guild, dari penampilannya dia pasti dari desa dan tidak tahu menahu tentang tingkatan guild, sangat disayangkan anak muda yang gagah seperti dia masuk ke guild tingkat 3 seperti ini.” ucap Boris meremehkan.
“Kamu...” ucap perempuan itu sedikit kesal tapi tidak melanjutkan perkataannya.
Memang Ketua Guild dapat segera mengusir orang seperti Boris yang mengganggu di guild mereka tapi Boris adalah deputi dari guild Zone of God yang merupakan guild tingkat 1.
Setelah peperangan besar terjadi dan banyak guild yang tidak mampu bertahan, enam kekaisaran besar sekarang hanya memiliki guild basis mereka masing-masing, dan guild yang awalnya tidak memihak kekaisaran itu pun sekarang menjadi bagian dari kekaisaran sebagai cara mereka untuk dapat bertahan.
Garden of Eden contohnya Guild ini menduduki dan berbasis di Kekaisaran Sinear, sedangkan Guild Dandles yang menjadi guild terkuat nomor 2 berbasis di Kekaisaran Goyi, dan Zone of God yang sempat bersaing dengan Garden of Eden memperebutkan wilayah kekaisaran Sinear, kekuatan mereka menurun sangat banyak dan harus angkat kaki dari sana, berpindah ke wilayah Kekaisaran Funo, karena itu kedudukan dan kekuatan mereka tergeser oleh Guild Dandles.
Akibat masuknya Guild Zone of God ke Kaisaran Funo, menimbulkan masalah lain bagi Guild Horizon yang kehilangan ketua mereka saat terjadi insiden di Kota Uji, kalah bersaing dengan guild ZOG mereka pun harus angkat kaki juga dari sana, kemudian memindahkan basis mereka ke Kerajaan Nihon.
Sementara itu Zone of God terus saja memperluas wilayah mereka dan pengaruh mereka di Kekaisaran Funo hingga menyeberang ke Kerajaan Nihon yang masih berada di bendera wilayah Kekaisaran Funo, akibat itu Guild Horizon terus ditekan di semua kota kerajaan Nihon dan mulai kehilangan taring mereka.
“Nona Eiko, nikmati saja minggu terakhir mu di sini, karena minggu depan kami akan membuka basis di kota air mata, saat itu terjadi tidak akan ada lagi pemasukan yang akan kalian terima dari para petualang ini.” ujar Boris lagi melanjutkan.
Memang guild horizon yang sedang mengalami krisis finansial saat ini juga tidak bisa menolak para petualang dari guild lain untuk meminta quest umum walau kehadiran mereka sering membuat masalah di sana.
__ADS_1
Hal tersebut dikarenakan biaya menyelesaikan quest yang diterima para petualang itu di potong sebesar 15% untuk keuntungan guild horizon yang merupakan satu-satunya guild yang ada di kota air mata, dilema itulah yang membuat mereka dari guild horizon tidak bisa sembarangan mengusir orang, karena akan menyebabkan turunnya kepercayaan para petualang ke guild horizon.
Boris tahu betul dengan keadaan tersebut karenanya setiap hari mereka dari guild Zone of God sering membuat onar dan menjelekkan guild horizon di markas guild itu sendiri untuk menurunkan reputasi mereka.
“Aku tetap ingin mendaftar di guild horizon, dan juga guild tingkat 1 seperti zone of god pasti malu menerima petualang level 28 seperti ku yang hanya berasal dari desa.” ujar adam.
Perkataan adam tersebut membuat semua orang yang tadinya sibuk sendiri melirik ke arahnya, dan untuk Nona Eiko perkataan adam itu sudah menyelamatkan muka nya.
Bahkan orang biasa saja bisa mengetahui perbedaan kekuatan guild level 1 dan guild level 3 seperti guild horizon, perbedaannya seperti langit dan bumi sangat jauh, satu serangan saja dari guild Zone of God bisa memusnahkan guild horizon yang berada di peringkat 3 itu.
Adam yang diundang sendiri oleh Deputi Guild tersebut di muka umum sekarang malah menolak undangan tersebut dan mencari masalah dengan memanas-manasi deputi nya, semua orang jelas tahu akan nasib adam nantinya. mereka juga menyesali perbuatan adam tersebut.
“ku harap ketua guild horizon tidak menganggap ku terlalu tinggi seperti tuan Boris karena aku takut nanti tidak bisa memenuhi ekspektasi kalian.” ujar adam lagi melanjutkan.
Bagaikan menyiram minyak kedalam api adam melanjutkan ejekannya kepada deputi Guild Zone of Gold, muka Boris yang awalnya dipenuhi senyum licik sekarang berubah menunjukkan erangan gigi serigala nya karena merasa sangat marah.
“ha ha ha tidak apa, tidak apa, aku Yoav Deputi dari Guild Horizon akan membimbingmu.” ucap archer tadi kepada adam.
Mereka pun membawa adam ke ruangan khusus dilantai dua meninggalkan Boris dengan kemarahannya, karena akibat diselesaikannya dungeon lantai pertama oleh guild Zone of God dan party beberapa member dari guild lain termasuk dari guild Horizon beberapa bulan lalu.
Reputasi Klan Horizon menjadi sangat jatuh bahkan di Kota Air Mata basis tempat mereka tinggal sekarang, walau ada 3 orang anggota mereka yang masuk kedalam party itu tetapi yang memimpin party dan sebagian besar adalah dari anggota Zone of God, jadi perhatian dan apresiasi diterima oleh guild ZOG.
Dalam perjalanan ke lantai dua adam tampak teringat sesuatu.
“Yoav, Yoav dimana aku pernah mendengar nama ini..??” gumam nya dalam hati.
Mereka pun duduk bersama ruangan ketua guild horizon dilantai dua itu, setelah melakukan pendaftaran adam menerima kartu lagi kali ini kartunya mirip seperti yang dia terima gerbang kota, bedanya di kartu itu tertulis logo Guild Horizon berlambang cakrawala dengan sinar mentari terang 7 pancaran.
Adam lalu mengeluarkan kartu registrasi tanda masuk kota miliknya dan membandingkan kedua kartu itu, tampaknya memang mirip tapi hanya logo nya saja yang berbeda, menurut adam hal ini memang bagus tapi bagi seorang ketua guild itu adalah hal yang buruk karena dia tidak bisa melihat perkembangan anggota mereka ke depan jika data yang ditampilkan hanya seputar level dan job saja.
Melihat adam membandingkan kedua kartu itu Yoav yang awalnya mencari-cari informasi terkait beberapa monster untuk pemula agar dapat diberikan ke adam, memperhatikan tingkah adam dan dia sedikit tersenyum karena kelakuan adam itu mengingatkan dirinya saat baru mendaftar dalam guild dan baru masuk kota dihari yang sama waktu dia masih muda dulunya.
Sedangkan Eiko berbeda, perempuan muda itu memiliki pemikiran lain melihat tingkah adam yang membandingkan kedua kartu itu, memang Eiko juga sempat berpikiran sama dulunya ada yang salah dengan kedua kartu itu tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa kepada hal tersebut.
“Adam apakah ada sesuatu yang salah dengan kartu itu.?” ujar Eiko bertanya kepada adam untuk melihat sejauh apa pemahamannya dengan kartu-kartu tersebut.
“Ketua guild menurut ku ini adalah kartu yang sama, tapi seharusnya untuk sebuah guild itu kartu anggota harus memuat informasi tambahan lain agar guild mereka dapat melihat dan memantau perkembangan para anggota nya sehingga dapat memutuskan dan memberikan quest yang sesuai berdasar perkembangan mereka, jadi itu bisa lebih efisien.” ujar adam
Pandangan Eiko sekarang menjadi lebih serius, seperti yang dikatakan adam Eiko juga berpikir demikian dulunya saat bergabung di guild, akan tetapi alat untuk mencetak kartu guild ini adalah alat peninggalan dari zaman terdahulu dan bisa dianggap artefak sehingga teknologi untuk membuatnya bisa dianggap sudah hilang.
Di sisi lain banyaknya mage berlevel tinggi yang hilang dalam dungeon dulu menyebabkan mundurnya teknologi itu sendiri karena sampai sekarang belum ada seorang mage pun yang berada di level 100 dan mempelajari skill bawaan Mage Tier 1 yaitu Production Enhancement; dengan adanya skill itu seseorang akan lebih mudah membuat dan berkreasi terhadap teknologi sihir.
Sekarang walaupun banyak teknologi sihir terbaru yang diproduksi oleh guild-guild dan Kekaisaran-kekaisaran di seluruh eden, hal itu di sebabkan karena mereka mendapat gulungan duplikat atau cetakan blue print dari drop an monster yang berkeliaran di sekitar Dungeon.
Perkembangan terbaru karena ditemukan drop an blue print untuk memproduksi alat-alat sihir tersebutlah yang membuat dalam beberapa bulan terakhir dilakukan lagi ekspedisi memasuki dungeon untuk mendapatkan cara memproduksi alat sihir.
“Yah memang yang kamu katakan itu adalah benar, tapi kami dari pihak guild tidak bisa berbuat banyak karena tidak ada yang dapat menciptakan item sihir pencetak identitas seperti itu.” ujar Eiko.
Adam pun tersenyum bahagia mendengar itu.
***
Hallo pembaca,
__ADS_1
Thanks sdh membaca karya ini
Thanks XL.