
Daerah yang mereka masuki benar-benar terlihat angker, di kejauhan terlihat sebuah Kuil Pagoda Tua dengan warna putih yang sudah kusam.
Terbuat dari bahan batu putih yang sudah kusam termakan waktu, namun bangunan nya kokoh dan tidak rusak sedikitpun.
Kuil itu tidak berpenghuni selama lebih dari ratusan tahun, bangunan yang kokoh mengakibatkan struktur tanah sekitarnya tidak kuat menahan bobot kuil tersebut, sehingga bangunan itu terlihat miring.
Letaknya ditengah cekungan lembah antara dua bukit tinggi yang dipenuhi oleh pohon-pohon besar, Pohon-pohon dihutan itupun ditutupi lapisan lumut tebal yang berkibar-kibar seperti kain kusam.
Membuat suasana malam disana menjadi angker, dibeberapa daerah sekitar kuil terlihat tengkorak-tengkorak hidup yang berdiri dan berjalan tanpa jiwa.
Mata tengkorak itu di isi kegelapan abadi dan ditengah nya diterangi cahaya api biru, membuat mata mereka menjadi lebih menakutkan, ada sekitar seribu dari mereka disana dengan level 35.
Sedangkan, beberapa dari mereka berlevel 45, perbedaan nya adalah mereka yang memiliki level lebih tinggi itu, pada bagian namanya yang berbentuk hologram memiliki ukiran khusus, membuat mereka mudah dibedakan.
Walaupun mereka masih berada ditempat yang jauh dari para pasukan skeleton itu, tapi sekarang mereka bersiap memasuki kawasan hutan lebat sebelum sampai ke Kuil Anggrek Bulan.
"Bentuk formasi bertahan, Tanker dan Bestial didepan, warrior mengikuti dibelakang, yang miliki job magic semua ke bagian tengah, Sedangkan, Assasin gunakan skill menghilang berjaga mengelilingi para magic attacker." ucap Gato ketua guild Sphinx.
Langsung saja setelah mendengar komando itu, semua orang memasuki formasi bertahan, Ketua Sphinx hanya memerintahkan mereka sekali tapi semua orang mendengarkan nya.
"Berhenti!!" ucap Jun.
Kemudian jun memberitahukan mereka bahaya didepan hutan sebelum mencapai Kuil Anggrek Bulan, karena dungeon yang mereka masuki bukan lah sebuah goa atau labirin biasa.
Tetapi dungeon itu awal nya berbentuk hutan dan lapangan rumput luas seperti yang mereka lihat, dihutan akan ada monster Tree Folk yang berbentuk seperti pohon, juga ada Grey Wolf Fang yang akan muncul saat mereka mulai bertarung dengan pasukan monster Skeleton didepan Kuil Anggrek Bulan.
"Jun, Near lakukan Scout sekarang laporkan keadaan kepadaku jika menemukan sesuatu yang aneh." ucap Gato.
"Siap.."
Dengan segera Jun bersama Near menghilang dari pandangan mereka semua, kedua assasin itu menggunakan skill Shadow nya agar tak terlihat dan tak terdeteksi.
Ouuuaa..
Suara teriakan menakutkan dari area dalam hutan terdengar sesekali, tim mereka yang sudah memasuki hutan itu menjadi semakin waspada.
Walaupun mereka berada di Level 50 lebih dan Monster disitu hanya berada di level 30 - level 40, tidak sekali pun mereka meremehkan monster di dugeon. Sebab peringatan jun sebelumnya, tapi kebanyakan orang akan meremehkan monster disini, karena mereka melihat level nya, menurut jun walau berlevel rendah stat atribut monster disini sepuluh kali lebih besar dari level nya.
"Ketua Party, beberapa monster sudah merasakan kehadiran kalian, 30 jumlah monster Tree Folk itu, sedang menuju lokasi party dari arah utara." ujar Jun melaporkan keadaan lewat jalur telepati.
"Baik, Terima Kasih." ucap Gato menjawab nya.
"Segera aktifkan buff masing-masing, Tanker dan Bestial hadang musuh didepan arah utara, tetap waspada jangan menyerang sendirian."
Kali ini Gato memerintahkan anggota nya bersiap untuk konfrontasi langsung, tanker dan bestial segera memberikan buff blessing mereka, dengan segera HP anggota grup itu naik beberapa ratus point.
Warrior memberikan buff Aura of Stell, membuat defense fisik semua party naik, sama dengan job lain nya mereka juga memberikan blessing buff, karena efek buff lengkap dari semua job, kekuatan atribut mereka seperti naik satu sampai dua level.
Whuzzzz..
Baru saja selesai memberikan blessing, sebuah tombak kayu besar terbang menuju mereka semua.
Pengg..!!!
Seorang tanker segera menangkis tombak kayu itu menggunakan perisai nya, walaupun sempat ditangkis tapi tanker itu mundur beberapa langkah akibat daya hancur yang menghantam perisainya cukup kuat.
Tidak beberapa lama mereka semua melihat sekitar tiga puluh monster berbentuk pohon menghadang mereka. Pertempuran pun terjadi beberapa tanker dan bestial menghadang dari depan.
Sedangkan para warrior ikut menyerang ditengah-tengah pasukan monster, Putri Es sendiri yang awal nya hanya memperhatikan saja juga sudah ikut bergerak bersama party nya. Kilatan cahaya dari busur-busur magic para archer ditembakan menuju monster pohon itu, sedangkan Mage dan Physic sedang melantunkan mantera mereka.
Para Cleric sigap dengan memberikan skill cahaya penyembuh mereka kepada Tanker dan Bestial, juga kepada pasukan Warrior yang berada ditengah-tengah musuh.
Warrior memang bertugas sebagai pasukan huru-hara, mereka yang menggunakan kapak, tombak dan dual-blade bertugas memporak porandakan formasi musuh, sedangkan warrior yang menggunakan single blade dan fist bertugas membantu tanker memberikan damage untuk membunuh elite tree folk yang sedikit lebih kuat dari pasukan biasa.
Adam beserta tiga orang anggota party yang membawa perbekalan sekarang mundur sedikit menjauh dari area pertempuran, mereka dijaga oleh satu Assasins dan seorang Archer.
Tiap party kecil berjumlah enam orang, jadi dari mereka sekarang ada tiga party kecil, sementara Near dan Jun adalah party terpisah mereka membagi pasukan itu sedemikian rupa agar memenuhi syarat memasuki dungeon yaitu hanya dua puluh orang saja, karena dungeon akan menolak mereka masuk jika dalam satu kelompok party melebihi jumlah dua puluh orang.
Dalam sekejap mata hutan yang awal nya sepi berubah menjadi arena pertarungan hebat, para petualang dengan sigap memberikan perlawanan, skill demi skill dikeluarkan dengan bantuan para Magic Attacker dari jarak aman, arah pertempuran dapat dikuasai oleh Guild Sphinx.
Boommmb..
Dari arah belakang tiba-tiba terdengar suara ledakan kuat yang meratakan pepohonan disana, semua orang yang sudah menguasai pertarungan dibagian depan, saat itu melihat dengan khawatir, karena dari sana terlihat monster besar berwarna merah dan setinggi 6 meter.
[✯ Fang Yi Zi ELITE]
Level : 50
__ADS_1
HP : 300.000
Monster itu berkaki dua, tangan nya panjang seperti gorila namun tidak berbulu, kulitnya seperti reptil terlihat kuat tapi tidak bersisik, dikedua lengan nya ada keluar tulang seperti pedang yang terpasang dengan kokoh.
Dengan cepat dia berlari kearah party kecil adam dan menerjang mereka.
Peng.!!!
Isamu yang saat itu menjaga anggota perbekalan segera memblok serangan dari monster tersebut, sempat terjadi pertukaran serangan sebentar diantara mereka, sampai akhirnya seorang Bestial datang membantu Isamu.
Bestial itu bernama Daha, bentuknya seperti singa dengan kulit berwarna hijau terang, rambutnya berwarna merah, lehernya berkalungkan tengkorak dan memakai kapak dikedua tangannya.
Dia menahan pedang tulang ditangan Fang Yizi, membuat mini bos itu sedikit terkejut, sebelumnya isamu saja termundur beberapa kali akibat serangan seperti itu, sampai dia memutuskan menghindari setiap serangan bos tersebut secara langsung.
Lion Roar..
Seorang pembawa perbekalan datang membantu Daha, dia menggunakan skill warrior auman singa dengan maksud memberikan efek stun kepada mini bos tersebut, tapi Warrior berlevel 50 itu terkejut karena skill nya tidak berpengaruh kepada Fang Yizi.
Monster itu marah, tangan nya dengan cepat mencengkram leher warrior tersebut, sementara Daha ditendang telak dan meluncur bebas menghantam pepohonan.
Brukk brukk bruk..
Bestial itu terlihat kesakitan, dia memegang rusuk bagian kiri nya yang patah akibat hantaman dari tendangan Fang Yizi.
Jlebb..
Tidak memberikan waktu pasukan lain membantu, mini bos itu menusuk tubuh warrior yang tadi dia cengkram, warrior itu mati seketika, dia kemudian melihat ke arah adam dan tersenyum dengan gigi-gigi nya yang semua adalah taring.
Monster itu melesat langsung kearah adam, tangan nya sudah dalam posisi setengah menebas, adam diam ditempat dia sudah siap melakukan konfrontasi langsung dengan monster itu, namun.
Water Gleina..
Kumpulan air besar yang datang entah dari mana menghantam Fang Yizi membuat kecepatan gerak nya berkurang, serangan itu memberikan damage magic sebesar -2.580 kepada Fang Yizi.
Walau terbilang serangan dengan efek damage mengurangi HP musuh yang begitu besar jika di luncurkan kepada orang lain, tapi kepada Fang Yizi serangan itu seperti gigitan nyamuk saja, tidak membunuh tapi membuat jengkel.
"Adam menjauh dari sana." ucap megumi mage perempuan itu dengan cepat memperingatkan adam.
Mendengar itu adam mulai bergerak menjauh, walaupun dia bisa membunuh monster tersebut, tapi dia tidak ingin mengungkapkan penyamaran nya. Daha berlari ke arah Fang Yizi memberikan nya beberapa skill bite, menyebabkan mini bos itu berfokus kepada nya dan menghentikan langkah untuk mendatangi megumi.
"Tahan monster itu, tim dua bantu mereka, lindungi perbekalan." ujar Ketua Guild Sphinx.
- 8.825.
Megumi pun tidak membiarkan monster itu membalas, dia memberikan skill Stone Rain kepada Fang Yizi dikombinasikan dengan Crown of Flame, membuat heath point dikepala Fang Yizi terua terkuras.
- 2.485
- 1.895
Kini monster itu ditahan oleh dua grup party sedangkan party level tinggi ketua Guild Sphinx menahan 15 monster tree folks yang masih tersisa. Dalam hitungan menit mereka sudah membereskan monster tree folk itu, dua party yang dibelakang terlihat masih melakukan perlawanan.
Sekarang HP Fang Yizi sang mini boss itu berkurang 50%, setelah bertarung selama lebih dari tiga puluh menit dengan Guild Sphinx, mereka yang menyerang dengan indah nya saling bergantian menghantam monster itu membuat nya pusing dan tidak berdaya dikeroyok banyak orang.
"Munduurr..."
Tiba-tiba adam berteriak ke semua orang dari jarak aman, mereka semua mendengar nya namun tidak mengindahkan teriakan adam.
Bummb.. Bumb bumbb..
Dari tubuh Fang Yizi keluar luapan energi besar yang berbentuk pedang energi tersebut menghantam segala arah, membuat mereka semua berhamburan dan terpental kebelakang.
- 859
- 965
- 1.542
Dari semua yang terkena skill itu dan yang tidak sempat mundur menjauh, akibatnya HP mereka terkuras banyak bahkan ada yang hampir mati.
Para Cleric sibuk memberikan skill cahaya penyembuh kepada yang sekarat, disini bukanlah game virtual yang jika mati seseorang dapat kembali hidup tanpa bantuan item sihir atau skill restructions, jika mereka mati disini maka mereka akan benar-benar tidak dapat dihidupkan lagi.
Semua orang menjadi panik karena Fang Yizi mendatangi mereka yang sedang berkelompok, segera saja mereka berpencar menjadi kelompok-kelompok kecil agar monster merah itu tidak kesana, namun na'as nya ternyata itulah yang di inginkan monster tersebut.
Saat mereka berpencar menjadi kelompok kecil dengan hanya satu atau dua orang, dari hutan muncul Serigala berbentuk manusia lengkap dengan senjata dan armor mereka.
Serigala berbentuk manusia itu tidak seperti bangsa bestial tapi memiliki bulu berwarna perak, mulutnya dipenuhi gigi-gigi taring yang tajam, sedangkan mata nya berbeda dari Bestial, mereka memiliki mata berwarna merah menyala.
__ADS_1
Awoouuuu..
Serangan tiba-tiba dari gerombolan monster serigala itu membunuh tiga orang secara langsung, sedangkan sisa nya kembali membentuk formasi dan berkumpul ditengah area pertarungan. Pandangan Ketua Guild itu sempat tidak fokus melihat kondisi anggota guild yang dibantai didepan mata nya.
"Jangan takut, level kita lebih tinggi. Kalau merasa ingin hidup ikuti perintah."
"Tanker bersiap, Bestial Lindungi dibelakang tanker, Warrior huru-hara ganti senjata ke Singel Blade bertahan diposisi, bantu assasin melindungi para magic attacker."
Suara anggun dan tegas dari Putri Es terdengar merdu namun menakutkan, mereka yang awalnya panik sentak merasakan takut karena peringatan itu. Jumlah mereka sekarang menjadi tiga belas orang saja, yang mampu bertarung sedangkan para Cleric sudah tidak bisa melakukan penyembuhan akibat manna mereka yang sudah hampir habis.
Namun, dari balik hutan yang gelap tersebut sekarang terlihat pancaran mata berwarna merah menyala, seratus pasang mata menatap mereka dari kegelapan yang berada dibelakang Fang Yizi.
Bersiap untuk pesta pembalasan kepada Guild Sphinx. Adam yang melihat situasi tidak menguntungkan sekarang bagi party mereka, mengirimkan telepati melalui anting komunikasi, meminta Near untuk membantu.
Konfrontasi langsung kali ini tidak bisa terhindarkan, Aiko memimpin mereka bertarung dalam formasi bertahan, pasukan Grey Wolf Fang itu satu persatu keluar dari hutan dan jumlah nya semakin bertambah dari dalam hutan, dari seratus menjadi dua ratus, dua ratus menjadi empat ratus.
"Tanker mundur, Bestial gantikan di depan."
Agghh...
"Cleric istirahat makan pill penyembuh MP, mage bantu heal dengan skill Morning Dew."
"Archer gunakan skill Barrage of Arrows, lemparkan hujan panah itu kearah kerumunan belakang mereka."
"Assasins lindungi Physic, yang sedang melantunkan mantra."
Kewalahan menghadapi pasukan itu Guild Sphinx sekarang semakin tersudut, mereka hanya bertahan pada koordinasi tunggal yang sangat akurat diberikan oleh Aiko, memang gadis itu ternyata lebih pintar mengatur strategi.
Setiap serangan yang masuk dapat dihalau berkat perintah-perintah nya, bahkan dia melakukan rotasi cepat merubah posisi ketiga belas anggota yang tersisa, sedangkan. Ketua Guild Sphinx pun harus mengikuti komando akurat dari Aiko.
Bagi ketua Guild Sphinx dia sebenarnya hanyalah bangsawan yang berhubungan darah dengan Empress dan Guild Sphinx sendiri dibentuk dari para pasulan tingkat tinggi di Kerajaan Nihon, tentu saja Aiko juga dipaksa masuk ke Guild itu.
Makin lama angin pertarungan semakin berubah mereka yang bertarung makin kelelahan, HP dan MP mereka juga semakin menipis, bahkan Aiko tidak bisa bertarung sendirian melawan ratusan Grey Wolf Fang.
**
"Dark Legion:"
Jun yang berada disebelah near saat itu, mengawasi keadaan sekitar party mereka dari atas sebuah pohon, bersiap bertarung dan membantu party mereka, tapi dia tiba-tiba melihat ada enam puluh sosok misterius berpakaian serba hitam menggunakan zirah khusus bagi pasukan samurai, dari tubuh mereka keluar aura yang meluap-luap seperti api hitam, wajah mereka tidak terlihat karena sangat gelap, tapi mereka menunduk didepan Near dan itu membuat jun terkejut.
Bagaimana tidak pasukan kegelapan sebanyak enam puluh orang itu semuanya berlevel 100, dan skill itu diketahui oleh Jun adalah skill warisan dari Klan Bay.
"Kamu, Siapa?." Ucap jun serius kepada near.
Gadis itu diam saja dan tidak segera menanggapi nya, Near melompat langsung ke depan anggota Guild Sphinx bersama nya turun juga 60 pasukan kegelapan yang tadi dia summon.
Semua orang terkejut melihat itu, mereka bahkan hampir tidak bisa bernafas melihat level pasukan kegelapan.
"Bersihkan area ini, ambilan dropan item yang ada."
Whuzz.. Whuzz..
Langsung saja area disana berubah menjadi cahaya indah berwarna warni, cahaya biru dan merah menghiasi area hutan tersebut didalam kegelapan. Sedangkan Fang Yizi yang tadi tersenyum sekarang menjadi ketakutan, Aura Kegelapan dari Near sekarang meningkat bahkan penindasan level menunjukan itu.
Ditangan nya dua buah dagger hitam berbentuk aneh dengan guratan honeycomb persegi enam memancarkan warna aura merah yang menakutkan, melihat nya saja sudah membuat bulu kuduk seseorang berdiri.
"Backstabs:"
Near langsung berada dibelakang Fang Yizi dan menusukan belatinya.
Booommb..
- 198.065
Mata semua orang membelalak melihat near, bahkan mata mereka tidak sempat berkedip karena hanya sekali serang near membunuh Fang Yizi, menyisakan segunung dropan item dibawah kaki nya.
"Selamat kamu berhasil membunuh mini bos Fang Yizi."
"Kepadamu akan diberikan kunci ruang harta karun bangsa Pholidota."
Pemberitahuan sistem itu mengejutkan semua orang sekali lagi, mereka sama terkejutnya dengan kekuatan Dark Legion yang dengan mudah membasmi sekitar lima ratus Grey Wolf Fang yang berada di level 46.
Nama Lien Near sejak saat itu membekas di hati mereka semua.
***
Hallo Pembaca,
__ADS_1
Tetap dukung saya dengan cara Like dan Vote
Thanks XL