Reinkarnasi Dewa Pengetahuan

Reinkarnasi Dewa Pengetahuan
Saburau Saburai


__ADS_3

Beberapa Minggu setelah itu Kota Nelayan memang sangat sibuk dari para petualang. Kota Air Mata yang juga semakin padat membuat Para Petualang bahkan mendirikan tenda-tenda di sekitar lokasi hunting mereka. Tidak sedikit juga mereka memutuskan untuk pindah ke Kota Nelayan untuk melakukan Grinding.


Teknik mob yang diajarkan Adam sedikit demi sedikit sudah dikuasai orang-orang yang datang ke Kota Nelayan. Mereka juga membagikan teknik ini ke siapa saja yang ingin bergabung dengan grup mereka.


Petualang yang berani pergi ke Kota Nelayan pun bukan para Petualang biasa, setidaknya mereka sudah berada di level 60 ke atas.


“Veviolla apa sih yang kita lakukan di sini, monster di sini tidak akan bisa memberikan exp yang tinggi untuk kita,” seorang Assassin pria terlihat sedang berbicara kepada teman perempuannya yang terus saja berjalan menuju arah Pantai Permata.


“Ayolah Sam, walaupun kita berdua di Tier 2 sekarang aku sangat tertarik dengan isu teknik Mob itu, kita harus mempelajarinya secepat mungkin.”


“Kita sudah jauh-jauh datang kesini dengan teleport stone dan membuang banyak Gold dari Benua Sinear, aku tidak ingin malu jika kita bergabung dengan Guild Horizon nanti kita tidak mengetahui teknik standard dari guild ini.” jawab Veviolla warrior pedang Tier 2.


Kedua petualang kuat itu merupakan para pendatang yang tertarik bergabung dengan Guild Horizon yang setiap hari ketenaran nya semakin meningkat, mereka menuju ke Pantai Permata.


Keistimewaan Pantai Permata tempat para skeleton berada adalah karena tergabungnya para hewan siluman dan monster tengkorak yang menjaga disana.


Bentuk yang tidak biasa antara pantai dan daerah pegunungan yang berada Pantai Permata menjadikan lokasi ini istimewa. Pertemuan kedua kondisi alam itu membuat hewan siluman juga banyak terdapat disana. Jadi banyak pilihan bagi mereka.


Di dekat Kota Nelayan Shiro dan grupnya terlihat sedang berkuda mendatangi kota tersebut. Keberadaannya memang sudah diketahui oleh Walikota Air Mata. Membuat Chin Han memerintahkan rekonstruksi Pemerintahan disana. Dia menunjuk pejabat Kota di tempat tersebut.


Kota ini sekarang dijaga sekitar 1.000 Prajurit level 60 lebih, dengan beberapa Kapten berlevel 70 – 80 juga berjaga disana.


Shiro dan grupnya langsung memasuki Kota setelah memberikan pengenal ke pada Penjaga di Gerbang kota. Tujuan mereka berada di sini untuk melihat Base Guild Horizon yang ada di sini.


Tiba di Bangunan paling besar di Kota itu, mereka semua langsung disambut oleh Kapten Guild yang bertanggung jawab disana, Sebelumnya kedatangan mereka telah diberitahukan Jun melalui gelang DOD.


“Silahkan masuk Tuan Shiro, kami sudah menyiapkan kamar untuk anda dan tim anda di dalam,” ucap Kapten itu sopan.


“Tidak diperlukan, Langsung bawa orang-orang yang memenuhi syarat yang kuminta minggu lalu, aku ingin mengadakan rapat.”


Perintah Shiro itu langsung dituruti oleh sang kapten tanpa membantah lagi, memang sebelumnya ada sekitar 20 orang berlevel paling tinggi di Kota Nelayan ini yang merupakan bagian dari Guild Horizon, Juga hadir karena permintaan Shiro sebab dia akan merekonstruksi dan memberikan beberapa Perintah ke mereka semua untuk mengelola cabang di Kota Nelayan.


Rapat yang mereka hari ini adakan juga menyangkut pengembangan Kota Nelayan menuju kota pelabuhan yang besar. Persiapan juga diberikan kepada orang-orang ini, Barang material untuk jual beli, Sistem sihir untuk registrasi dan segala macam keperluan untuk mendirikan sebuah cabang juga dibawa Shiro.


Dia juga memberikan sepucuk surat untuk diberikan kepada Eiko jika gadis itu ternyata sudah terlihat kembali dari Dungeon. Memang dia sibuk kesana kemari sekarang. Selain Pergi beberapa kali ke Kota Uji untuk merekonstruksi dan mendirikan Guild Horizon di wilayah yang dulu menjadi tanah bagi Clan Bay.


Shiro juga terlihat beberapa kali memasuki Kuil Dewa Cahaya di Kota Air Mata beberapa hari yang lalu, untuk merubah perjanjian yang ada pada gulungan suci sebagai bagian perjanjian kontrak dengan anggota Guild Horizon yang baru. Kali ini dia tidak ingin mengambil anggota yang hanya mengambil manis kenikmatan saja dari Guild Horizon kemudian membuang Guild itu jika mereka sudah bosan.


**

__ADS_1


“Bagaimana ini kita tidak bisa melanjutkan masuk kedalam sana, kita sudah mencoba beberapa kali masuk kesana dan menerobos pasukan itu, tetapi hasilnya nihil bahkan ada bermunculan beberapa monster lebih kuat lagi saat kita berada didepan Skeleton King,” Tiger Don mengeluh dengan kondisi mereka.


Semua mendengarkan keluhan yang dia lakukan. Mereka yang memutuskan untuk berkemah di depan pintu masuk ruangan last boss itu sekarang sedang terlihat duduk di depan sebuah api unggun yang cukup besar untuk menghangatkan badan di lorong lembap dan gelap ini.


“Jika kita lari ke arah kiri, mereka juga akan tetap mengikuti kita, memblokir semua jalur yang ada, kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” ucap Siau Fei menjawab.


“Apakah kalian semua memiliki ide lain yang bisa dipakai?” ucap Ubur yang tiba-tiba melihat ke arah adam. Membuat semua orang disana juga segera melirik ke arah pemuda berambut merah ini.


“Mengapa kalian semua melihatku, Ketua Party bertanya kepada kita semua sekarang,” jawab Adam datar sambil menyantap semangkuk sup panas yang tadi dia keluarkan dari cincin dimensi.


“Biasanya kamu selalu memiliki Ide hebat, apakah kali ini tidak ada yang bisa kamu lakukan, kita sudah berhari-hari di sini tetapi tetap juga bahkan tidak bisa mendekati boss itu barang seratus langkah saja?” ujar Keiko menyahut perkataan yang dia kira Provokasi Adam itu.


“Tidak diperlukan, tujuan ku kemari adalah melakukan leveling, bukan menyelesaikan langsung dungeon ini, jadi Tidak diperlukan membersihkan mereka.”


Pernyataan Adam itu membuat semua orang menjadi kesal mendengarkan perkataan tersebut. Mereka langsung menatap adam dengan mata yang memicing hampir membuat mata mereka semua menjadi se sipit mata Siau Fei.


“Mengapa kalian semua menatap ku seperti itu? Aku berkata sebenarnya, mengapa tidak kita gunakan saja kemampuan aneh bos itu untuk meningkatkan level kita sepuasnya sampai monster-monster itu tidak bisa lagi memberikan exp yang berarti untuk kita semua, belum lagi dropan yang kita dapatkan bisa membuat kita semua kaya raya dengan mudah?”


“Jika kita sudah mengalahkan boss monster itu maka aku yakin status dungeon ini akan menjadi seperti Dungeon Hutan Hiros, akan ditempati oleh bangsa reptil dan bisa saja tidak ada kesempatan kita lagi untuk menaikan level.”


Kali ini Mata semua orang membelalak hampir keluar dari tempatnya, mendengar perkataan adam. Memang benar jika saja mereka memanfaatkan itu semua mereka bisa menaikan Level dengan cepat. lagi pula Grinding Mob sangat mudah dilakukan.


Ide tersebut bukan hanya brilliant, tetapi juga sangat sempurna, membunuh ribuan monster dalam sehari dengan exp yang tinggi diberikan Sistem Dewa Utama dapat meningkatkan kekuatan mereka semakin jauh lagi.


Tujuan seorang Petualang adalah untuk menjadi lebih kuat dan kuat, tujuan keduanya jelas untuk menjadi kaya raya dan terkenal. Jika mereka membersihkan dungeon tersebut setelah mereka menjadi sangat kuat jelas tidak ada salahnya mencoba dalam sekali jalan.


“Baiklah kalau begitu kita ikuti saran Adam,” Dengan semangat yang membara Ketua Guild Airy Glyph tersebut langsung mempersiapkan semua orang.


“Tunggu!” sekali lagi ucapan Adam menghentikan mereka semua yang sudah terlihat berdiri itu.


“Apa lagi sekarang? mengapa tidak kamu selesaikan tadi?” Tiger Don yang malas berdiri tadi dengan susah payah mengangkat tubuh gemuknya, sekarang jika disuruh untuk duduk lagi dia jelas kesal.


“Bagi menjadi dua tim maka peningkatan level kita akan maksimal,” ujar adam menjawab kekesalan Tiger Don.


“Benar juga, sepuluh orang akan masuk kesana dan sepuluh orang lagi akan bersiap-siap di sini memulihkan tenaga dan mental,” Aiko pun terdengar semangat kali ini menyahut ide adam.


“Baiklah kita bagi saja Tim ini, Pasukan Tier 2 ditambahkan dengan Aiko, Eiko dan Jun akan mengikuti ku masuk paling pertama, Setiap 8 jam kita akan melakukan Hunting tanpa henti, sedangkan sebelas orang lainnya kalian ikuti adam masuk setelah kami, Apakah ada yang keberatan?” pertanyaan Ubur jelas tidak membuat mereka semua protes.


Pembagian seperti itu sangat menguntungkan bagi Tim yang berlevel sama seperti mereka, dengan cepat mereka akan menaikan level jika dalam kondisi seperti itu.

__ADS_1


Untuk Tim Ubur pun jelas akan sangat cepat menaikan Level. di tambahkan dengan Aiko, Jun dan Eiko yang keberadaan level mereka ditengah-tengah party itu, membuat kondisi sedikit balance untuk pasukan Ubur.


Selesai melakukan pembagian Tim tersebut, Ubur memimpin mereka masuk kembali kedalam ruangan boss tersebut, kali ini selama delapan jam mereka akan berada disana. Sedangkan Adam, dia jelas sengaja mengusulkan hal tersebut. Selain pasti diterima dia sebenarnya ingin menyusup kembali ke ruang harta.


...


“Aku rasa waktu itu menemukannya di sekitar sini, dimana sekarang benda tersebut sekarang?” Adam yang sudah berada di Ruang harta sedikit kesulitan untuk mencari benda yang menarik perhatiannya sebelum itu.


Beberapa hari lalu saat mereka membersihkan ruang harta dan menjarah di sini dia melihat beberapa tulisan aneh yang berada di salah satu peti 13 pahlawan. Menarik untuk menyelidik hal itu lebih lanjut dia mengutarakan pendapatnya tadi.


“Eh, ini dia..”


Pada bagian dalam salah satu peti tersebut adam mengenali tulisan yang hanya bisa dibaca oleh orang yang pernah mempelajari bahasa tersebut, Kanji Jepang.


Tulisan itu mengingatkan Adam saat pernah mempelajari Kanji tersebut saat dia hidup di Bumi, sempat be nostalgia sebentar dia meraba tulisan kanji tersebut dan mulai mencoba membaca tulisan itu kata perkata.


Seperti sejarah pernah membawa kami bangsa manusia menapaki Dunia yang baru...


Seperti sejarah pernah membawa kami bangsa manusia berperang dengan sesama ras kami...


Seperti sejarah bangsa kami pernah mengingat tiga belas Ronin, namun kami berbeda. Kami memiliki master untuk dibela. Kami memiliki negara untuk mengabdi...


Kami bersumpah setia sampai kami mati akan melindungi peninggalan berharga paling kuat yang pernah kami ciptakan...


Kehormatan bagi kami bertiga belas untuk dapat mengamankan peninggalan berharga dari seorang Shinobi sejati seperti Bayloh...


Semoga Armor ini dapat mengenali keturunan dari Klan Bay dan dapat sekali lagi melayani mereka...


Armor yang kami sebut “Saburau Saburai” terbuat dari Kulit Naga Hitam yang pernah mengamuk di Dunia ini...


Memimpin pasukan Raja Iblis Habel dan membunuh manusia dengan kekuatannya...


Adam bahkan sedikit bergetar mengikuti petunjuk yang ada dan segera menghancurkan peti mati yang sekarang duduk ditengah-tengah ruangan harta.


Dibalik peti itu sebuah Armor Samurai Hitam Pekat lengkap dengan Helm yang menggunakan Kumis naga sebagai aksesoris nya itu, dia takjub saat melihat kekuatan dari armor tersebut yang meluap-lupa.


Bahkan dalam hidupnya sekalipun dia tidak pernah berpikir untuk membuat sebuah armor sekuat itu, dari semua tempat dahulu hanya benua reptilians saja yang berhasil menekan invasi pasukan Raja Iblis walaupun itu membawa pertukaran nyawa 13 pahlawan mereka.


“Appraisal Item Saburau Saburai”

__ADS_1


————


Thanks XL


__ADS_2