Reinkarnasi Kedunia Novel Hunter

Reinkarnasi Kedunia Novel Hunter
Eps 11 kau harus membayarnya


__ADS_3

Perlahan wanita itu mendekat kearahnya, kemudian dia langsung menendakan telapak tangannya yabg terbuk kearah pria itu. “Berikan aku uang” katanya, yang bisa kita panggil Audra.


Perkataan Audra membuat suasana terhening sejenak, “Eh?” pria itu menjadi bingung. Siapa juga yang tidak bingung jika seseorang datang ke arah mu dan langsung meminta uang, itulah yang dirasakannya.


Bagi Audra, hal yang dia lakukan merupakan hal yang sudah seharusnya ia lakukan, “Aku bilang berikan aku uang” katanya lagi memperjelas percakapan mereka.


Pria itu masih bingung dengan yang dikatakan Audra, “Kenapa juga aku harus memberikanmu uang?” tanya pria itu dengan nada yang membuat si Audra kesal.


“Hey, kalau aku tak menyelamatkanmu tadi malam, kau pasti sudah mati dari tadi malam” kata Audra dengan perasaan kesal sampai-sampai urat di kepalanya terlihat begitu jelas hingga menyondorkan jari telunjuknya itu ke dahi pria tersebut berulang kali.


“Eh?” Pria itu langsung memiringkan kepalanya karna bingung sampai sampai membuatnya salah tingka. Tanpa menunggu lama dia pun mencoba mencari uang didalam saku celananya tapi tak ditemukan sepeserpun uang disana.


Audra pun menghela napasnya ketika melihat perilaku pria tersebut dan langsung mengambil kursi yang berada tidak jauh dari jangkauannya kemudian menariknya kedekat tempat tidur pria itu.


Dia menduduki nya secara terbalik sambil melipat kedua tanganya diatas sandaran kursi dan langsung menyandarkan dagunya. “Kau tidak perlu membayar ku sekarang, tapi aku harus mengetahui nama mu terlebih dahulu agar aku bisa mencari mu dan beritahukan juga dimana kau tinggal agar kau tidak bisa lari. Tapi jika kau lari maka nyawa mu lah yang jadi taruhannya, camkan itu!” Audra yang mengatakan itu terlihat begitu menakutkan, seakan matanya menunjukan bahwa semua yang dikatakannya harus dituruti.


Pria itu mengangguk anggukkan kepalanya dan menjawab pertanyaan itu emm bukan bukan itu lebih seperti ancaman”Na-nama ku julian” jawabnya


Julian pada masa mudanya adalah seorang nelayan biasa tapi saat dia menikah dengan isabella, dia menjadi begitu serakah. Semua orang didesa menganggap julian adalah orang yang sangat kaya raya, tapi tidak ada satu pun dari sana yang mengetahui kalau dia sudah menikah dan tempat tinggalnya pun mereka tidak tau dimana.


Tapi disaat bersamaan orang orang desa tidak menghiraukannya dan malah menjadi penjilat untuk mengambil keuntungan darinya.


semua orang segan terhadap dia, hingga julian menjadi angkuh, tapi berbeda saat dia bersama wanita ini, wanita ini memiliki aura yang begitu menekan hingga membuat julian seperti tikus yang dikejar oleh kucing.

__ADS_1


“Jadi nama mu julian, eemm sepertinya aku tidak asing dengan nama itu” Audra mulai berpikir keras karna tadi kalau tidak salah ada beberapa orang menyebut namanya” emmmm” gumam nya yang masih berpikir tapi tiba tiba dia mengingat sesuatu.” Ahaa aku baru ingat, tadi ada orang yang mencari mu..”


Braakkk


Tiba tiba pintu dibuka dengan begitu kuat yang membuat Audra dan julian menjadi begitu terkejut.


“Ternyata kau ada disini” kata seorang pria berjaket hitam seperti seorang mafia. Ditanganya terdapat gagang pintu yang sudah patah karna kekuatannya yang begitu kuat saat membuka pintu tadi. Wajahnya terlihat begitu marah, bekas luka bakar yang berada dimata kirinya pun membuat wajahnya begitu menakutkan.


Audra yang mendengar itu langsung berdiri karna merasa kesal dengan perilaku yang ditunjukan pria itu.


Sedangkan disebelah pria itu terlihat seorang suster yang mencoba menghentikan pria itu sekuat tenaga.


“Pak, anda tidak boleh masuk kesini sembarangan karna ini adalah fasilitas negara dan anda mengganggu pasien yang sedang beristirahat” kata suster itu berdiri didepannya untuk menghentikan pria itu.


“Bos kenapa bos ada disini” tanya Julian yang tak ada takut takutnya seperti sudah biasa menghadapi sikap bosnya itu.


“Heee sial*n” katanya sambil mencengkran baju Julian dengan tangan kanannya yang terlihat begitu besar dan kasar.” Apa kau tau benda kristal merah yang kau jual kepada ku” tanya si bos dengan suara seperti sedang menahan emosi.


Baju Julian yang ditarik oleh bos itu membuatnya terngakat dari tempat tidurnya hingga kaki nya sudah tidak mencapai lantai lagi. Sampai sampai dia sudah sangat sulit untuk bernapas karna cengkraman itu.


“A-aku tidak mmengeertii” ucap Julian yang sudah sangat sulit untuk bernapas hingga sangat sulit untuk bernapas.


“Kau bede*ah sial*n” BUKKK. Suara pukulan yang telak mengenai perut Julian hingga dia terjatuh dilantai dan hingga membuatnya langsung muntah muntah.

__ADS_1


Semua orang yang ada disekitar situ langsung merasa takut dan kaget, suster yang tadi bersama mereka pun langsung lari ketakutan untuk memanggil bantuan.


Tapi beda halnya dengan Audra, dia seperti tidak peduli dengan apa yang terjadi disana selama itu tidak merugikannya. Hal yang dilakukan Audra saat itu pun hanya menonton dengan santai seperti sedang menonton drama jalanan.


Kemudian bos itu langsung berjongkok dan langsung menarik rambut julian “aku tidak mau tau, kau harus segera mengganti uang yang sudah aku berikan kepada mu sekarang juga” katanya sambil menatap tajam karah mata julian.


“Bos apa salah ku?” Tanya Julian bingung dengan yang dikatakan bosnya itu, Julian juga merasa sangat takut karna dia mengetahui sikap bosnya itu yang begitu kajam hingga membuat Julian merasa begitu ketakutan


“Kau mau tau?”tanya si bos kepda Julian.


Julian yang mendengar itu langsung merasa senang karna dia mengetahui bahwa bosnya itu bukan tipe orang yang akan menjelaskan kesalahan orang lain.


Julian juga merasa seperti akan diampuni jika dia mengikuti apa yang diakatakn bosnya itu.


Bosnya pun menceritakan tentang kristal yang dia pegang tadi malam saat suduk dikursi tiba tiba langsung berubah menjadi air yang begitu terlihat jernih.” Apa kau sudah paham ha?!”kata si bos.


Julian yang mendengar ucapan itu langsung terdiam dam mengingat semua yang terjadi semalam, dimana saat dia ingin mengambil darah yang ada ditubuh istrinya tanpa disangaka yang keluar buakanlah darah tapi air.


Julian tidak pernah menyangkah bahwa istrinya yang mati akan membuat semua darah yang telah diambilnya tetap berubah menjadi air.


Bos yang melihat sikap Julian yang terlihat seperti hanya bengong dan tidak mendengarkan apa yang dia katakan membuatnya begitu murka dan langsung memukul kepada julian hingga dia pingsan.


...

__ADS_1


“ Auughh, kenapa ini? Kenapa kepala ku sangat sakit?” Tanya julian sambil perlahan membuka matanya, tapi saat dia sudah membuka matanya dia begitu kaget ketika dia berada di dalam ruangan yang tertutup rapat dengan posisi duduk dengan tangan kirinya terikat dibelakang kursi sedangkan tangan kanannya yang sudah tidak ada hanya dibiarkan begitu saja tak diikat.


Julian mencoba melepaskan ikatan itu dari kaki dan tangannya tapi usaha itu sia sia saja. Dia pun mencoba menggunakan kekuatan angin milik nya tapi kekuatan itu tidak bisa muncul walaupun dia sudah berusaha keras untuk melepaskan ikatan itu.


__ADS_2