Reinkarnasi Kedunia Novel Hunter

Reinkarnasi Kedunia Novel Hunter
2. Serangan yang sia-sia


__ADS_3

“AKUUUU BILANG LEPASKAN TANGAN IBU, KAU AYAH BRENGS*K !! ”teriak nava dengan suara yang kecang yang membuat ayahnya marah kepadanya.


“Apa kau bilang ?!!, ternyata kau harus diberi pelajaran juga agar tau bagaimana cara menghormati orang tua”katanya langsung mendekat kearah Nava.


“Suami ku ja-jangan lakukan itu, aku akan melakukan semua yang kau inginkan jadi jangan sakiti anak kita.”kata ibu Nava menangis ketakutan dengan pakaian yang penuh sobekan dan bercak darah dipunggung karena dicambuk, dan memohon sambil memeluk kaki suaminya agar tidak melakukan apapun pada kedua anaknya.”Nava ayo cepat minta maaf ke ayah”katanya


“Aku tidak mau!”ucap Nava dengan tegas.


Pria itu langsung naik pitam ketika mendengar jawaban Nava dan langsung menendang perut Nava.


“Buk”suara tendangan


Nava langsung terjatuh kelantai dan muntah. Tak hanya sampai situ, ayah Nava langsung mencambuk nava beberapa kali hingga dia hampir pingsan.


“Plak plak”suara cambukan


“Ughhh”desah nava hingga mengeluarkan air mata


Nava yang sudah hampir pingsan melihat ibunya yang tengah memohon mohon sambil menangis dan adiknya yang berada dibelakangnya juga tengah menangis karna ketakutan, hal itu membuat Nava sangat marah.


“Kenapa aku melakukan ini,padahal dulunya aku penakut. I-Ini bukan perasaanku tapi perasaan ini mengalir keseluruh tubuhku, aku tak bisa menahannya lagi. Perasaan ini, perasaan penuh amarah dan takut ini, sangat menyiksa diriku”. kata Nava dalam hatinya.


Tiba tiba sebuah kekuatan muncul dari dalam tubuh Nava, yang membuat dia mengeluarkan air dalam dirinya. Tanpa pikir panjang Nava langsung berlari kearah ayahnya dan menyerang dengan kekuatan itu.


“AKUUU TAKKAN MEMAAFKANMU!”teriak nava sambil berlari kearah ayahnya.


Air itu terkumpul ditangan Nava, hal itu membuat ayah Nava terkejut karna melihat Nava akan menyerang dia, sentak ayah Nava langsung menutup matanya, tapi ketika serangan itu mengenai ayahnya, tidak ada sesuatu yang terjadi.


“Ha ha ha,apa ini yang kau sebut serangan? ternyata kekuatanmu sangat lemah tak seperti ibumu” tawa pria itu sambil mencengkram tangan nava dan mengangkatnya.


“Ini yang namanya serangan”kata pria itu mengangkat tangan yang satunya kemudian mengeluarkan kekuatan angin yang menghempaskan Nava dengan kuat kearah dinding.


“Brakkkk”suara benturan tubuh Nava kedinding yang menyebabkan Nava muntah dan langsung pingsan.

__ADS_1


....


“Kakak,akhirnya kakak bangun”kata ava yang tidak lain adalah adik laki laki Nava.


Nava perlahan membuka matanya dan dia melihat dia berada dipangkuan adiknya ava.


“Ibu dimana?”kata Nava tergesah gesah


“Ibu sudah ada dikamar”


“Syukurlah”kata Nava sambil mengusap dada nya.”ugghh”Nava mulai merasa sakit disekujur tubuhnya hingga rasanya ingin mati, tapi dia tetap menahannya karna dia sudah terbiasa dengan rasa sakit yang dia alami sekaligus dia tidak ingin memperlihatkan dirinya yang lemah kepada adiknya.


“Kak,maafkan aku hiks aku tidak bisa melakukan apapun karna aku penakut.” Tangis ava


Nava tersenyum kecil dan mengusap kepala ava dengan lembut”tidak apa apa ini bukan salahmu, aku juga takut sama seperti mu tapi kita harus sedikit memberanikan diri untuk melakukan sesuatu kalau tidak kita akan menyesalinya.”kata Nava dengan lembut sambil mengulurkan tanganya kepada adiknya untuk berdiri.


“Kalau begitu ayo kita pergi”kata Nava sambil tersenyum, Ava yang melihat kakaknya yang tersenyum ikut tersenyum.


“Apa itu?” Karna merasa penasaran Nava mengambil benda itu.”bukankah ini kristal?” tanya Nava ke adiknya.


“Apa kakak lupa kalau itu darah ibu?”kata Ava


Sontak Nava langsung terkejut mendengar itu.” Darah?”


“Setiap kali ayah kalah dalam permainan judi, dia selalu marah dan mencambuk ibu untuk mengambil darahnya agar bisa mendapatkan kristal dari darah ibu. Karna darahku dan kakak tidak bisa menjadi kristal jadi ayah selalu menggap kita berdua tidak menguntungkanya.” Ucap Ava dengan suara yang bergetar sambil menundukan kepalanya.


“Ternyata aku masuk kedalam tubuh seorang anak kecil yang namanya sama dengan ku, nasib kami juga hampir sama tapi nasib anak ini lebih tidak beruntung dari padaku. Tapi perasaan kami bercampur aduk, dia yang pemberani dan gampang marah tapi mudah menyerah menyatu dengan perasaan ku yang penakut dan lebih ingin bertahan. Dan kekuatan ini....” Pikir Nava sambil memegang erat tangan Ava.


“Jadi aku berada didunia fantasi” gumam Nava .


...


“Ibuuu” teriak Ava langsung memeluk ibunya sambil menangis “ibu maafkan aku karna aku anak laki laki yang payah”kata Ava sambil memeluk erat ibunya yang terbaring sakit ditempat tidur.

__ADS_1


“Tak apa apa kamu juga sudah menjaga kakak mu dengan baik”kata ibu mereka sambil mengusap kepala Ava.


Nava mulai mendekat” maafkan aku” katanya sambil menundukan kepala karna perasaan tak berguna.


Ibu Nava hanya tersenyum lembut melihat Nava”Nava ayo mendekat kemari”kata nya, Nava perlahan mendekat kearah Ibunya. “Kamu anak yang pemberani”katanya sambil mengusap kepala Nava.


Nava merasa sangat senang hingga wajahnya memarah walaupun sekujur tubuhnya sakit.


“Ternyata Nava mewarisi kekuatan ibu, kalau begitu ibu akan ajarkan bagaimana cara mengendalikan dan mengajarkan tentang jenis jenis kekuatan yang ada.”


Nava sangat antusias setelah mendengar hal yang dikatakan ibunya dan mereka berdua langsung duduk di atas kasur ibu mereka.


“Sebelum ibu mengajarakan tentang jenis jenis kekuatan, pertama ibu akan mengajarkan mu cara menggunakanya, pertama-tama coba kamu keluarkan lagi kekuatan mu melalui tangan”


Nava melihat tangannya dan mecoba untuk mengeluarkan kekuatan itu perlahan lahan hingga kekuatan itu keluar.” Ibu aku bisa melakukannya”kata Nava sangat senang.


“Kerja bagus, kemudian kamu bayangkan didalam air itu bisa menyembuhkan luka. Jika sudah kau bayangkan, letakan air itu di area tubuhmu yang sakit”Nava mengikuti semua yang dikatakan ibunya dan menaruh air yang ditangannya diarea bagian tubuh yang terasa sakit.


Seketika timbul cahaya di bagian tubuhnya dan membuat lukanya tidak terasa sakit lagi dan lukanya perlahan tertutup tapi semua bekas luka itu masih tetap ada.


Nava terkejut melihat kekuatan yang ia keluarkan.” Jadi aku bisa menyembukan ibu?”katanya dengan gembira, Ava pun yang mendengar itu langsung melihat kearah ibunya dengan sangat senang.


“Jadi kakak bisa menyembuhkan ibu” katanya dengan sangat gembira.


“Tak apa ibu sudah menyembuhkanya sendiri tapi karna kekuatan ibu sudah tidak seperti dulu lagi jadi ibu gampang sakit.”


“Kalau begitu aku akan membantu menyembuhkan luka ibu” kata Nava sambil memegang tangan ibunya.


“Tak perlu karna kekuatanmu masih sangat sedikit dan mungkin kamu hanya memiliki setangah dari kemampuan ibu, jadi ibu akan mengajari semua yang ibu tau kepada kalian berdua.


Semoga kalian suka😘jangan lupa like dan komentarnya,untuk membantu author bayar uang kuliah mweee he he🤣


Kata adek di YouTube: jangan lupa laik dan skerket yah.

__ADS_1


__ADS_2