Reinkarnasi Kedunia Novel Hunter

Reinkarnasi Kedunia Novel Hunter
Eps 3. APAAA?!!!


__ADS_3

Kekuatan magis terdiri dari kekuatan alam seperti tanah, air, petir, es, api, tanaman.


Tapi ada juga kekuatan yang sangat jarang ditemukan dan hanya orang orang terpilih yang memiliki kekuatan itu yaitu cahaya dan kegelapan.


Ada juga kekuatan magis yang tidak terkategori dengan kekuatan alam seperti benang merah, cermin, dimensi, dan ada berbagai macam lagi.


Biasanya orang yang mempunyai kekuatan alam adalah para bangsawan tapi ada juga orang biasa memiliki kekuatan tersebut


Kekuatan alam paling kuat yaitu api sedangkan air adalah kekuatan paling lemah karna hanya bisa digunakan untuk pengobatan.


Adapun keterampilan dasar dalam menggunakan kekuatan magis yaitu mengendalikan benda.


Setiap orang mendapatkan satu kekuatan magis tapi ada juga orang yang memiliki dua macam kekuatan magis


“He?bukannya aku pernah mendengar tentang ini? Tidak tidak, mana mungkin, pasti aku keliru”pikir Nava.


“jadi ibu berharap kalian tidak melakukan tindakan yang akan membuat diri kalian terluka ”ucap ibu Nava meyakinkan Nava dan adiknya.


Nava merasa sangat sedih karna kekuatannya tidak dapat melindungi orang lain terutama keluarganya.


“Ini adalah hal yang tidak boleh diketahui siapapun selain kalian berdua, Nava pada umumnya kekuatan air hanya untuk mengobati, tapi kamu berbeda, kamu bisa mengendalikan kekuatan air yang ada disekitarmu. Jadi Jika kau merasa dalam bahaya kamu harus mencari tempat yang memiliki banyak air, karna air yang bisa kamu keluarkan memiliki batas”.kata ibunya dengan serius.


“Apakah kalian mengerti?jika kalian berada disituasi bahaya maka kalian harus lari dan jangan mempercayai orang lain karna kalian hanya memiliki satu sama lain, uhuk uhuk”


“Ibu?!!”kata mereka serentak menghawatirkan ibu mereka.


“Ava ambilkan air untuk ibu, aku akan membantu meredakan sakit ibu”kata Nava.


“Uhuk-uhuk”batuk ibu mereka semakin keras hingga mengeluarkan darah berwarna merah kehitaman.


Ava langsung bergegas mengambil air dan Nava mencoba membantu ibunya untuk duduk agar ibunya bisa bernapas dengan baik.


“Aku akan meredakannya”kata Nava sambil mencoba mengeluarkan kekuatannya.


Tapi ketika Nava ingin mengeluarkan kekuatannya dia merasakan sakit disekujur tubuhnya. Namun hal itu tak dapat menghambat Nava untuk tetap melanjutkan pengobatannya.


“Sekarang aku memiliki sesuatu yang berharga bagiku. Tak kan kulepaskan dan takan ku biarkan hal buruk terjadi pada mereka” kata Nava dalam hatinya. Tekad nya sangat kuat karna dia merasa harus melindungi keluarganya walaupun dia yang akan tersakiti.


...


Dua hari telah berlalu, penyakit ibu mereka mulai membaik dan Nava terus mempelajari tentang kekuatannya, dia pun menyadari bahwa dia juga memiliki kekuatan dari ayahnya.


Sebenarnya Nava tidak ingin menggunakan kekuatan yang dia dapatkan dari ayahnya itu tapi dia merasa harus mempelajari kekuatan angin itu.


Nava berpikir bagaimana jika dia mencoba menggabungkan kekuatan air dan angin. Orang-orang pasti berpikir akan menjadi apa kalau air dan angin digabungkan?, tapi Nava membuat kekuatan angin miliknya menjadi angin yang memiliki suhu dingin kemudian dia membekukan kekuatan air yang ia miliki dengan angin miliknya hingga terciptalah kekuatan es.

__ADS_1


Sudah dua hari ayah Nava tidak pulang, hal itu membuat Nava merasa tenang karna dia tau bahwa mereka akan aman, karna biasanya ayah mereka akan pulang sekitar satu minggu sekali untuk mengambil darah ibunya agar bisa mendapatkan uang yang banyak untuk berjudi dan bersenang senang.


Nava perlahan mencari informasi tentang tempat yang dia tinggali sekarang ini. Dia tinggal dipulau bernama pulau tetesan hujan, dan hanya anak diatas 10 tahun yang bisa meninggalkan tempat itu.


Disana pun Nava tinggal agak jauh dari desa sehingga orang-orang tidak tau apa yang terjadi pada mereka.


Karna pulau yang ditinggali Nava sekarang adalah pulau yang memilki keanekaragaman hewan dan tumbuhan yang unik maka banyak turis yang datang kepulau itu, sehingga pulau ini memiliki banyak distrik hiburan.


Nava merasa seperti pernah mendengar cerita tentang kekuatan dan tempat yang ia tinggali sekarang, tapi dia tetap menyangkal tentang apa yang terjadi, sebelum dia bertemu seseorang.


“Ibu, aku mau mencari kelinci dulu dan beberapa sayuran” kata Nava sambil memakai sepatunya untuk pergi berburu” Ava jagain ibu yah”


“Oke kak” katanya dengan senang sambil memeluk tangan ibunya yang tengah duduk dikursi.


“Hati-hati yah Nava” kata ibunya sambil melambaikam tangan. Nava pun membalas nya dengan lambaian tangan dan senyum lebar sambil berjalan mundur.


Ini pertama kalinya Nava berburu, karna saat ini stok makanan mereka telah menipis. Biasanya ibu mereka yang selalu mencari makanan tapi karna Nava merasa sudah bisa berburu sendiri jadi dia mengajukan dirinya.


“Aduhh, udah dari tadi nyari-nyari tapi kok kelincinya gk timbul timbul sih?” Kata Nava dengan perasaan kesal karna sudah setengah jam di mencari kelinci.” Huu\~ aku cari sayur dulu aja deh”kata Nava menghela napas.


Nava berjalan perlahan sambil mencari cari sayuran, disaat dia berjalan dia melihat genangan air, dia pun bercermin di situ.” Walaupun aku bereinkarnasi tapi wajahku dan namaku tak berubah, yang berbeda hanya rambutku yang sedikit panjang, emm apa aku potong jadi pendek aja kayak dulu yah? Rambutku masih berwarna hitam, mataku juga warna hitam tapi cuman wajahku yang terlihat lebih muda”.


“Kreek krekk” suara ranting yang patah


Nava merasa sangat senang karna dirinya yang menjadi umpan untuk menangkap hewan predator akhirnya berhasil. “Tak sia-sia aku menjadi umpan.”


“Akhirnya akhirnya, setelah sekian lama he he” tawa Nava dalam hatinya


Tapi ketika Nava sudah bersiap siap,


seseorang berteriak dan langsung membunuh beruang itu duluan.


“BAHAYAAA!!!” Kata seorang anak kecil berambut abu abu yang melompat tinggi untuk memukul beruang itu dengan tangan kosong. Tapi di tangannya nampak sebuah cahaya yang mengelilingi tangannya.


Nava bengong melihat pemandangan dimana beruang yang ingin dia bunuh telah dibunuh oleh orang lain.


Nava langsung tersungkur hingga membuat pedang es yang ia buat langsung mencair menjadi air karna Nava tidak konsentrasi.


“Heee?” Gumam Nava sambil melihat beruang yang telah mati didepannya


“Apa kamu tidak apa apa?” Tanya anak laki-laki itu sambil tersenyum polos sembari mengulurkan tangannya. “Pasti kamu sangat syok karna beruang tadi menyerangmu dengan tiba tiba”


“Hee, apa yang kau lakukan dengan beruang ku?” Tanya Nava dengan suara pelan


“Emm?” Gumam anak laki laki itu dengan polos.

__ADS_1


“APAA YANG KAMU LAKUKAN DENGAN BERUANG KU?!!! “Teriak Nava berdiri kemudian dia langsung menarik kerah anak laki laki itu.


Anak itu langsung bingung dengan tindakan Nava hingga tanpa sadar dia mengangkat kedua tangannya keatas karna terkejut.


“Eehh? Kenapa? Apa aku berbuat salah? Dan wajah mu terlalu dekat” kata anak itu dengan gugup karna wajah mereka terlalu dekat.


“Aku pikir kamu dalam bahaya jadi aku mau menolong mu, he he” kata anak itu dengan tawa canggung


Nava yang melihat anak itu kebingungan langsung melepaskan genggaman tangannya dari kerah anak laki laki tersebut.


“Maafkan aku karna telah berbuat kasar, tapi beruang ini masih milikku jadi jangan kau coba-coba mengambilnya” kata Nava sambil mengeluarkan pisau untuk menguliti bulu beruang itu.


“Ahh....jadi kau sedang berburu? A-aku minta maaf karna merebut buruan mu, maafkan aku.”


“Oke sekarang kita impas” kata Nava sambil memotong-motong daging beruang itu “ ambil ini” ucap Nava melemparkan sepotong daging beruang kepada anak itu.


Anak itu kebingungan tapi dia tetap mengambil daging beruang yang telah dibungkus dengan daun yang besar.


Nava mulai menaruh daging daging itu didalam keranjang besar yang dia gendong, sedangkan kulit beruang itu ditaruhnya didalam tas rotan yang ia pegang.


“Ngomong ngomong siapa nama mu” tanya anak laki laki itu.


“Nama ku Nava” ucap Nava acuh tak acuh sambil menggali tanah untuk memasukan isi perut dan kepala beruang itu.


“Emm nama ku Gin.” Ucap Gin dengan senyum yang lebar.


Nava terdiam hingga membuat senyum yang datar yang aneh.“ tadi si-siapa nama mu?”tanya ulang Nava karna dia merasa ada sesuatu yang terasa ganjal.


“Nama ku Gin”


“He? Heee?!!”


“Emm itu. Karna dipulau ini sangat jarang ada anak anak kecil seperti ku, mau gk kamu menjadi temanku?” Kata Gin malu malu karna dia tidak pernah melihat anak yang seumuran denganya dipulau itu kecuali anak anak turis yang pernah datang kesana.


Tapi sayangnya Nava sudah tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Gin dan hanya bengong.


“Pulau tetesan hujan, kekuatan aneh, dan anak kecil yang berambut abu abu bernama Gin?!! Jadi maksudnya aku masuk kedunia novel hanter yang aku baca sebelum aku meninggal ?!!!”Kata Nava dalam hatinya sambil melihat kearah Gin yang tengah berbicara tapi Nava tidak dapat mendengarnya.


“Kalau gitu siapa Nava?” Pikir Nava sambil melihat kearah tangannya.


“Nava ada apa, wajah mu kelihatan pucat?” Tanya Gin.


“HAAAAAAAAAA, APA APAAN INI ?!!!!” Teriak Nava


Isi hati author: gw itu rada rada kagak ngarti sama cerita cerita yang lain, gimana yah kalo misalnya mereka itu bangun langsung tahu gitu, kalo mereka ada di dunia novel🙂.

__ADS_1


Jangan lupa sukai dan cintai karya ini😘


__ADS_2