
“Ke-kenapa ini?”kata Julian yang masih tetap menarik narik tangan dan kakinya dari ikatan itu.”ughh”
Julian begitu takut. Julianemguarkan wajah gelisah hingga kegelisahannya saat melihat ruangan ruangan kosong yang tertutup rapat yang hanya menyisakan dirinya dan kursi yang diduduki nya itu serta pintu kayu yang terpampang didepannya membuat dirnya ingun muntah.
Huuu huuuu, Julian menjadi sulit bernafas karna kegelisahannya dan sudah merasah lelah karna mencoba melepaskan diri dari kursi itu.
Tapi saat Julian masih mencoba melepaskan dirinya, terdengar suara deringan kunci dari luar.
Gring gring, tap tap.
Bunyi lonceng dan bunyi kaki yang terdengar semakin mendekat membuatnya lebih tergesah gesah untuk melepaskan tali yang terikat dikaki dan ditangan kirinya.
Julian mengetahui bahwa yang mendekat kearahnya adalah sesuatu yang berbahaya sehingga dia harus lebih cepat melepaskan diri dengan cepat.
“Ke-kenapa ini tidak mau terlepas” gumam Julian sambil melirik sesekali kearah pintu dengan tatapan takut sampai-sampai keringat nya bercucuran begitu banyak jatub dari kulitnya dan detak jantungnya begitu kencang sampI sampai terdengar ingin meledak.
Julian melihat kearah ikatan yang ada ditangannya mulai melonggar karna gerakan nya tadi. “Sedik lagi, ayo tinggal sedikit lagi” Pikir Julian mulai senang tapi sayangnya semua sudah terlambat.
Tak tak
Suara kunci yang tengah membuka pintu itu membuat ketegangan makin terasa sampai ke ubun ubun, tapi Julian tetap berusaha melepaskan diri lebih cepat lagi dengan begitu tergesah-gesah.
Dia mendengar suarak kunci yang telah selesai berputar, tapi tak ada seseorang pun yang membuka pintu yang didepannya untuk masuk yang membuatnya merasa mungkin masih ada kesempat lagi.
__ADS_1
Memang pada Saat titik titik terkhir Julian ingin menyerah tapi melihat situasi itu membuat senyumnya yang sudah hang dari wajanya perlahan mulaiterukir kembali.
“Tidak ada orang?”pikir Julian merasa senang dan langsung cepat cepat melanjutkan gerakannya agar dia bisa keluar.
Pfffttt ha ha ha
Tiba tiba seseorang tertawa, ternyata di saat Julian sedang sibuk melepaskan diri, orang itu sudah melihat julian dari sela pintu yabg sudah terbuka sedikit.
Julian yang mendengar itu langsung tercengang kaku, karna dia mengetahui pasti siapa pemilik suara itu. Sampai sampai wajah Julian tidak biaa melihat lurus lagi dan hanya melihat kelantai karna tak mampu untuk melihat wajah orang itu.
“ ha ha ha, kau ini memang sangat lucu yahh, sa\~aangat sa\~aangat lucu pftt” orang itu perlahan berjalan mendekat kearah Julian dengan penampilan seperti lelaki yang imut dengan kulit putih dengan rambut berwarna kuning yang indah serta bola mata yang besar yang berwarna kuning pula, hal itu lah yang membuat keimutannya muncul.
Tapi sayangnya dia adalah salah satu kelompok ******* yang bernama “ TATO SNAKE” yang memiliki kekuatan kedua terkuat setelah bosnya itu. Karna wajanya yang terlihat imut membuatnya tidak terlihat seperti penjahat tapi sebenarnya dia adalah seorang psikopat gila yang suka menyiksa mangsanya sambil tertawa senang.
...
Perlahan dia mendekat, semakin dekat hingga suara tawanya semakin jelas terdengar oleh Julian.
Orang itu mulai mengeluarkan pisaunya yang kecil dari kantong pisau yang terletak dipinggir pinggangnya dengan begitu ahli.
Swiing swing.
Orang itu mulai memutar mutar pisau kecil itu seakan akan pisau itu hanyalah mainan belaka.
__ADS_1
Saat orang itu sudah mendekat dia menatap wajah Julian dengan sanyumannya yang begitu manis dan dia kemudian langsung mengangkat wajah Julian dengan ujung pisau kecilnya yang berada didagu Julian.
Perlahan dagu Julian mulai terangkat tapi dia tidak tidak membuka matanya karana merasa takut.
“Emm?” Orang itu bergumam bingung sambil memiringkan kepalanya kesamping, karna melihat Julian yang tidak mau membuka matanya membuat orang itu merasa sangat kesal dan langsung meremas tangan kanan Julian yang sudah terpotong, hingga membuat Julian meraung kesakitan.
Orang itu yang melihat Julian tersiksa membuatnya tersenyum lebar dengan senyum yang begitu mengerikan.
Karna tak kuasa menahan sakit Julian pun mengeluarkan suara sampai sampai dia mengeluarkan keringat dingin. “Ugghhh, tuan Shine to-tolong hentikan, rasanya sangat sakit”
Shine yang mendengar hal itu langsung melepaskan cengkramanya dan berdiri tegak, sheni mulai menatap tajam kearah Julian yang begitu kesakitan, tapi bukannya dia merasa kasihan dengan situasi Julian malahan Shine menjadi lebih senang dan lebih ingin untuk menghancurkan Julian hingga senyumnya perlahan kembali lagi.
Karna tak kuasa ingin lebih menghancurkan Julian dia pun memendang Julian yang masih terikat itu.
Bukkkk bukkk
Suara tendangan itu begitu keras hingga membuat Julian terjatuh dengan posisi kursi masih menempel ditubuh julian dengan kaki dan tangan yang masih terikat dikursi.
Julian pun merasa mual karna ditendang diperut sampai sampai dia muntah muntah dilantai.
Tapi seseorang masuk kedalam ruangan itu, dan ternyata dia adalah bos meraka yaitu bos tato snake. Dia mulai berjalan perlahan kedalm ruangan yang sempit itu.
Saat dia telah masuk dia melihat karah Julian yang masih ditendang tendang oleh shine dengan sangat kuat, tapi tatapannya tidak menunjukan ekspresi sama sekali.
__ADS_1
Maaf ceritanya cuman pendek🙏 soalnya udah lelah karna buat tugas praktek sampe pulang pulang malam😩. Rasanya mata udah gk mampu nahan lagi.