Release My Soul : Story of Shinigami

Release My Soul : Story of Shinigami
Penampakan Di Rumah Sakit


__ADS_3

“Al, yang pake baju putih itu siapa?” tanya Prilly melihat seorang pria berwajah pucat dengan tubuh transparan berdiri disamping pembaringan. Sebuah rantai perak nampak keluar dari dadanya dan ujungnya tersambung dengan dada tubuh nyata diatas tempat tidur.


“Roh yang belum lepas, belum memiliki status pasti antara hidup dan mati. Mereka koma dan tinggal menunggu ajal atau kesempatan.”


“Roh nanggung.” Celoteh Prilly.


“Begitulah.”


“Tapi kasian juga sih.”


“Begitulah hidup.”


“Kayanya mirip di film-film begitu ya.”


“Segala sesuatu didunia ini ada dengan alasan. Tidak tercipta sendiri. Alasan itu ada yang dipercaya dan ada yang tidak. Tapi kepercayaan tidaklah penting karena keberadaannya itu nyata. Termasuk film. Mengerti?” Prilly menggeleng bingung.


“Hei berhenti!!!” Sebuah suara teriakan terdengar membahana. Seorang pemuda berjas hitam berlari kearah Prilly. Prilly tercekat takut melihat apa yang dikejar pemuda itu. Serang suster berwajah pucat yang susah payah mengesot tubuhnya dilantai rumah sakit. Jejak darah kemerahan terlihat jelas diatas lantai yang ia lewati.


“Suster ngesot Al.” Pekik Prilly bersembunyi ketakutan.


“Udah jangan takut. Dia nggak bahaya.” Ucap Alian.


“Eh berhenti nggak.” Handi salah satu anggota klan Jigoku itu ngos-ngosan. Suster itu duduk didekat kaki Prilly, ia memandang wajah Prilly dengan mata putih yang menyeramkan. Nampak darah menetes di robekan kulit pipinya. Membuat Prilly beringsut bersembunyi sambil mencengkram bahu Alian.


“Al, serem banget sih. Suruh pergi deh.” Pinta Prilly. Jarak antara suster hantu itu dengan kakinya hanya sekitar 30 cm meter.

__ADS_1


“Kan udah aku bilang jangan bandel, kamu nggak diijinkan menganggu manusia. Kalau mau berkeliaran harus sesuai jadwal.” Bentak Handi mengeluarkan catatannya. Suster itu merenggut kesal dan menggeram tak jelas. Tapi ia bergerak maju membuat Prilly ketakutan dan menggeser tubuhnya berlindung dipunggung Alian.


“Hush..hush.. pergi ya mbak... jangan ganggu.” Prilly mengibas-ngibaskan tangan seperti mengusir kucing.


“Heh anak manis, emang saya kucing apa.” Suster hantu itu membentak. Prilly tersentak kaget tak menyangka akan dimarahi suster hantu.


"Ngomong dong! Al, hantunya ngomong!"


“Heh kamu juga. Kan saya udah bilang bosan menunggu jadwal. Lagian cuma sesekali kok. Energi penambah stamina lah.” Ucap suster hantu menatap Handi kesal. Sayangnya pemuda Jigoku itu menatapnya dengan tatapan melotot.


“Sekali lagi melanggar, kamu akan saya deportasi ke lawang sewu.” Ancam Handi.


“Iya iya, bawel.” Runtuk si suster sambil mengesot pergi menembus tembok putih rumah sakit.


“Ada-ada aja deh.” Keluh Alian menggeleng-geleng kepala.


“Emang tuh hantu kenapa sih suka ganggu manusia. Heran deh.”


“Hantu itu sebenarnya nggak jahat.” Ucap Alian.


“Hah? What?”


“Iya, mereka justru seneng bercanda. Justru mereka mau ngehibur manusia.”


“Ngehibur? Gila lo? Nakutin iya."

__ADS_1


“Itulah bedanya, hantu dan manusia punya selera humor yang berbeda. Mereka menganggap lucu hal-hal yang membuat manusia cenderung takut.”


“Iya, benda melayang sana sini, suara aneh, serem.” Prilly bergidik ngeri.


“Itu ada istilahnya loh?”


“Hantu punya istilah?”


“Iyap. Istilahnya poltergeist.”


“Apaan tuh?” pengetahuan baru bagi Prilly seputar dunia persetanan dan makluk ghaib.


“Poltergeist adalah hantu dan makluk ghaib yang nggak terlihat tapi suka berisik. Lagi pula ya, hantu itu bukan cuma bentuk orang. Ada loh hantu binatang. Kucing, anjing, mobil, bahkan tanaman.”


“Ah masa’?”


“Selain itu, kalau manusia merasakan takut, tubuh mereka akan mensekresikan semacam energi yang jika diserap oleh hantu, itu akan menjadi tenaga bagi mereka, semakin manusia takut, semakin kuat mereka, sebaliknya jika manusia tidak takut justru hantu itu yang semakin lemah. Lo mesti banyak belajar lagi.”


“Belajar baca buku ghaib?”


“Iya.” Alian tersenyum setengah menyindir.


“Eh itu.” Prilly mendengar ribut disalah satu bilik dalam kamar yang mereka kunjungi.


***

__ADS_1


__ADS_2