RENCANA(JODOH)

RENCANA(JODOH)
PART 28


__ADS_3


Sepertiga malam yang sudah menjadi kebiasaan kedua sejoli itu, dan benar Indah bangun terlebih dahulu yang mana sepertinya ada alarm tersendiri dihatinya yang membuatnya bangun tepat dipukul 2 malam.


Sepertiga malam dirumah baru mereka, awalnya Indah kaget saat membuka mata ia merasa asing namun setelah otaknya memutar mundur kekejadian beberapa jam yang lalu ia sadar jika ia tinggal dirumah baru mereka, dimana Zain memberitahunya setelah mereka melakukan ibadah tadi malam. Mengingat hal itu membuat pipi Indah bersemu merah.


“heum.. sayang.. kenapa pipinya merah” ujar Zain dengan suara serak khas bangun tidur niat sekali menggoda istrinya walau matanya tetap terpejam.


“siapa juga.” Kilahnya “ lagian bangun tidur bukannya berdoa dulu malah godain is” cibirnya, ia turun dari kasur dan berlari menuju kamar mandi bukan apa dia kebelet.


“ck.. istri siapa itu sih kok gemesin banget” gumam Zain gemas, ia juga bangun dan menuju keluar kamar membersihkan diri di kamar mandi luar.


Indah keluar dari kamar mandi dan tak menemukan suaminya dimanapun dia bersyukur karna ia hanya menggunakan piayama mandi jadi ia bisa leluasa berganti pakaian di walk in closet dan yang membuat Indah tercengang semua barang yang ada diapartemen dibawa kemari lebih tepatnya baju dan barang pribadi mereka, seperti bingkai foto album serta kebutuhan lainnya, sedangkan prabotan dibiarkan saja diapartemen suaminya itu.

__ADS_1


“suami ku itu kemana ya” gumamnya seraya menghamparkan dua sajadah didepan dan belakang dan dia terjengit saat sebuah tangan kekar merengkuhnya dari belakang jantungnya berdetak cepat seiring dengan pekikan takbir karna terkejut dan tak berperasaannya Zain malah tertawa.


“yaallah Ji.. kalo Istri kamu ini jantungan gimana mau jadi duda”


“ck.. ngomongnya yank” decaknya sebal


“heum.. sorry lagian Uja kaget By.. jangan marah” rayunya


++++++


Sepulang dari masjid, indra penciuman Zain langsung disambut dengan aroma makanan yang membuat perutnya keroncongan dengan paduan suaranya cacing\-cacing diperut, diam\- diam ia berjalan menuju istrinya yang asik berkutat didapur dan benar ia mengejutkan istrinya akan tindakan kebiasaannya yaitu merengkuh istrinya tiba\-tiba dari belakang entahlah aroma istrinya yang selalu membuatnya mau menempel dengannya berlama\-lama bahkan menajdi candunya. Ibarat sepatu dengan talinya gak bisa dipisah.


“kaget ya sayang..”

__ADS_1


“huft.. untung suami sendiri kalo gak udah Uja getok tuh” cibirnya membuat Zain terkekeh.


“masak apasih yang enak banget”


“apa aja ji… yang penting halal dan…” Indah berbalik mengelus perut sispex suaminya itu “ ini gak meronta minta diisi yakan” candanya, Dan Zain menicumi wajahnya gemas.


“bisa aja, yaudah ayo sarapan” ajaknya bersemangat.


Dan benar saja di dipannya terhidang cumi krispi pedas manis, cabcai dan sup toge dan tahu aromnya lezat sekali rasanya. Keduanya makan dalam hening seperti biasa mereka akan makan sepiring berdua, suaminya ini tidak mau makan sendiri-sendiri dan saat ditanya ‘ berasa jomblo lagi dong Hun’ jawabnya, emang penuh kejutan sekali suaminya ini.


Rumah yang dibangun diatas tanah yang hendak dibeli Indah ternyata Zain yang membelinya, penuh kejutankan. Dan lebih mengejutkan lagi rumah ini atas namanya saat Zain menjelaskan itu Indah menolak namun gelengan tegas dari suaminya tak bisa dibantah nanti lagi ia akan mencoba bernegosiasi.


Terimakasih...😊😊

__ADS_1


__ADS_2