RENCANA(JODOH)

RENCANA(JODOH)
PART 35


__ADS_3


“assalamu’alaikum A’ Malik” salamnya dengan suara lembut dan benar itu Nasila yang terlihat dimata itu hanya Zain, Zain hanya melirik sekilas lalu duduk lagi disamping istrinya.


“eh sorry ganggu, gak tau kalo lagi makan siang” ucapnya polos, Humaira mencibir ia tau cerita Zain dan Indah yang bikin mata sahabatnya ini mirip ikan koi. Indah terkekeh karna suasana akward.


“ah gak kok kak Sila.. mari gabung sini, tapi maaf ya duduknya lesehan” ajak Indah dan menepuk tempat kosong diujung antara Indah dan Humaira.


“ah gak papa kok, dulu Zain juga pernah ajak aku lesehan diwarung lalapan”


“kayaknya gak Cuma kamu deh yang diajak Sil” celetuk Aril gemas dengan modus Sila itu


“eh.. mas Aril”


“oh hai.. baru sadar Ukh..” ujarnya Sarkasme, dan Sila menunduk malu.


“ada aku juga kok disana, malahan kamu yang meminta ikut” cetusnya lagi dan suasana kembali seperti tadi.


“yasudah aku lapar, suami aku juga mending kita makan.. kasian takut cacing ini pada demo” ujar Indah tiba-tiba dengan seidkit bercanda seraya mengelus perut suaminya, dan Zain terkekeh.


“ya dong masakan kamu bikin cacing – cacing diperut suka nge rap yang” balas Zain ikut bercanda dan suasana ikut mencair. Seperti kebiasaan Zain dan Indah makan sepiring berdua, dan jujur hati Sila panas dan kesal melihat hal itu dia makan dengan tidak berminat. Indah terbatuk dengan cepat Zain memberinya minum dengan gelas tetap ia yang pegang selanjutnya menepuk pelan punggung itu agar sisa batuknya mereka.

__ADS_1


“pelan-pelan dong sayang.. makanan kamu gak ada yang ambil” bibir Indah mengerucut


“dan Zain jika diperhatikan istrimu ini tambah berisi ya.. dan lagi makannya banyak lihat” ujar Humairoh dan Zain mengangguk dan tersenyum penuh.


“ia aku seneng jadinya, pipi cubbynya dia jadi gigit able” ucapnya, Aril dan Humairoh menggelang akan tingkah Zain, sedangkan Sila kesal bukan main wajahnya merah padam.


“tapi kamu gak malu A’ nanti kalo Indah gemuk”


“kenapa harus malu, yang aku bawa istri aku, aku baru malu kalo aku bawa istri orang, atau deketin-deketin orang yang sudah sangat jelas aku beristri” ada nada penekanan disana. “ lagian dia gak gemuk tapi sexi” Indah tak peduli ia menikmati makannya.


“ji” panggil Indah


“yes honey”


“ohho dengan senang hati princess” ujarnya, saat Zain menyuapi Indah, Indah begitu antusias dan senang entah apa, sesutau yang mengganjal tadi kini terlepas terlihat sekali Indah bagaia disuapi suaminya.


“sayang.. aku punya firasat baik deh” bisik Humairoh pada suaminya yang hanya mengernyit heran. Sedangkan si tamu tak diundang alias Sila memendan rasa marah dan cemburu serta kekesalannya yang ia lampiaskan pada ayam goreng crispy tanpa ada salah itu. apalagi dia dijadikan nyamuk tiga roda oleh duo couple.. yang sedang asik beromantis ria.


Makan siang telah selesai kini ada secangkir the hijau dan cemilan diatas meja dan semua orang duduk disofa yang disediakan, 4 pasangan itu duduk disofa panjang dengan Indah dan Humairoh ditengah, dengan Sila duduk si single sofa yang sudah menaha kesal dari tadi.


“oh ya Sil apa yang membawamu kesini?” Tanya Aril, dan Sila merasa Zain tidak mengajaknya bicara hanya baru tadi saat menyinggung istrinya. Membuat dia kesal sendiri.

__ADS_1


“oh ini aku mau ngundang Zain ke ultah ponakan aku, mereka kembar lagi dan dari yang aku tau menurut teman dokter aku jika ada keturunan kembar tak menampik juga aku akan punya anak kembar” jelasnya dengan nada lembut dan tersenyum manis Aril menggelengkan kepalanya ‘ modusnya kebaca’


“gak juga kok, yang gak punya keturunan kembar juga bisa, aku dokter.. dokter kandungan kenalin Humairah istri Aril” ucapnya tegas dan menjabat tangan sila tegas.


“kalian juga datang ya.. kamu juga A’ sekalian bawa istrinya”


“aku terserah istri aku aja ya nanti, dan lihat jadwal aku juga” jawab Zain tanpa menatap Sila, sila hanya mengangguk tipis.


“kalo aku lihat kalian sudah menikah lama, sudah punya anak?” Tanya Sila dan Zain mengepalkan tangan, tapi Indah mengusapnya.


“masih dibiarkan pacaran dulu sama allah kak” jawabnya, Sila tersenyum miring


“gak kasian kamu sama A’ Malik, dia sudah wakatunya dipanggil ayah, mau nunggu berapa lama lagi, masak ia kamu taunya cuman nimbun lemak diperut tapi gak bisa mengandung udah 2 tahun loh” perkataan yang terkesan kasar bagi Indah ia menatap perutnya benar jika duduk perutnya menonjol tapi tidak berlipat-lipat.


“kamu gak tau apa-apa tentang rumah tangga aku jadi jangan sok tau” tekan Zain


“tapi A’..”


“kak Zain” panggil Humairoh dimana tangannya mengusap perut Indah yang menonjol cukup jelas sedangkan Indah hanya mengerjapkan mata tak paham.


“heh.. udah sadar kalo lemak aja tuh perut kamu In.. perempuan kok gak bisa jaga tubuh” ledeknya Zain ingin angkat suara.

__ADS_1


“manusia memang diharuskan menjaga setiap pinjaman yang allah titipkan, dan ingat yang lebih utama untuk dijaga adalah hati agar tidak menjadi dengki dan hasad apalagi sombong, sebanyak apapun perbuatan amal baik yang dilakukan manusia tetap terbakar hangus dengan secuil rasa sombong yang bersarang dihati” tekan Aril membungkam Sila.


Terimakasih...😊😊


__ADS_2