
keesokan paginya putri astin dan yue pergi kearena pertandingan dan bertemu dengan pangeran han, " sepertinya si tuan uang tiba-tiba menjadi pangeran dan menyuruh pelayannya membuntutiku, apakah itu sikap seorang pangeran" putri astin sengaja mengejek pangeran han dan membuat pangeran han lirik shin yang pura-pura tidak tahu.
" itu adalah sebuah kesalahan dan siapa juga yang menyangka seorang wanita yang hebat ternyata anak seorang jendral yang dianggap gila" pangeran han kembali membalas ejekan putri astin.
"jadi apa yang akan kau beritahu padaku disini" tanya putri astin,
"karna aku sudah mau bekerja sama dengan dramamu semalam maka aku akan mengajakmu bekerja sama dengan dramaku, bagaimana? " siapa yang menyangka seorang pangeran yang terlihat baik dengan senyuman yang lembut mempunyai sebuah rencana untuk balas dendam.
"baiklah tapi saat ini aku harus menyelesaikan pekerjaanku dikediaman jendral" putri yang memperlihatkan sedikit muka kesal saat mengatakannya membuat pangeran han mengerti apa maksud putri astin, "baiklah tapi untuk saat ini kamu harus bisa masuk sekolah spirit karna saat itulah rencanaku dimulai, kalau begitu karna aku dan pangeran lainnya akan meninggalkan kota ini sekarang dan kembali ke kerajaan jadi aku akan menunggumu bulan selanjutnya, hmmm dan semoga pekerjaanmu berhasil" pangeran han dan shin mengucapkan salam dan pergi kearah putra mahkota dan pangeran ega yang sedang dikelilingi wanita dan warga kota saat perjalan pulang.
__ADS_1
"putri apakah anda percaya dengan mereka " yue sedikit khawatir dengan rencana sang putri,
"tenang saja yue mereka tidak akan berani menyakiti kita karna mereka sudah tau siapa aku, dan hari ini aku akan memperkenalkanmu pada sahabatku" putri astin membawa yue kegunung dekat kota.
sesampainya digunung putri astin memanggil mosnter rubah dan mambuat yue hampir pingsan karna kaget,
"ratu biarkan dia menenagkan diri dulu" rubah yang tertawa melihat yue masih kaget dan belum percaya akan kehadirannya,
__ADS_1
"tapi putri kenapa dia menyebutmu ratu? " yue memberanikan diri bertanya,
"yaaaa itu karna... sudahlah yang terpenting kamu akan menjadi kuat dalam waktu sebulan ini dan tidak akan ada yang meremehkan kita lagi" putri yang bingung ingin menjawab apa, langsung membalik perkataannya.
"jadi putri apa anda sudah memberi nama rubah cantik ini? " yue mulai terkesan melihat bulu dan bentuk indah dari rubah putih itu,
"nama? aku tidak pernah terpikirkan kalau begitu aku akan memberikannya nama shiroi karna dia putih " dengan sembarang putri memberikan nama kepada rubah kecilnya.
"kita akan berlatih kegunung setiap siang hingga sore dan lanjut mambangun spirit pada malam hari, kita akan bekerja keras agar kita tidak diejek lagi" putri memberitahu segala rencananya kepada yue dan membuat yue sedikit takut dan kemudian tertawa geli.
__ADS_1
" jadi paginya kita akan membuat rencana untuk menghancurkan kediaman jendral, hahaha ternyata tuan putri mempunyai hati yang kejam" yue keceplosan dan menutup mulutnya yang masih tertawa karna ditatap sang putri.