
karna penasaran dengan kekuatan tidak biasa putri astin, shin disuruh oleh tuannya untuk mengikuti putri astin sedangkan disisi lain putri astin dan yue segera meninggalkan arena dan menuju arah pasar.
" yue sebaiknya kita berpisah disini dulu, aku akan pergi kesuatu tempat dan mungkin akan pulang 1 jam sebelum kedatangan pangeran "
"tapi putri, kemana anda akan pergi dan bagaimana jika pulang nanti hamba tidak bersama tuan putri, apa yang akan saya katakan? " yue yang masih teringat dengan tamparan putri ketiga waktu itu masih takut untuk pergi sendiri tapi putri astin kembali menenangkan.
dan saat mereka berpisah shin nampak bingung untuk mengikuti yang mana dan karna perintah ia tetap mengikuti putri astin, yue yang sudah pulang merasa lega karna tidak ada selir ataupun putri yang menghadang seperti biasanya.
putri astin yang sudah sampai tujuan yaitu gunung yang tidak jauh dari kota mengeluarkan sebuah seruling dan meniupnya dengan suara yang indah tapi kuat , tidak lama kemudian dari kejauhan dengan kekuatan yang super besar datanglah monster spirit yang terlihat marah.
__ADS_1
"siapa yang membunyikan nada yang terlarang itu! " rubah putih ekor sembilan menatap putri astin dengan seksama hingga ia yang terlihat marah menjadi seperti anak anjing yang baru bertemu majikannya dengan jangka waktu yang sangat lama.
" Ratu, apakah itu kamu? " tanya rubah itu dengan mengibaskan ekornya,
"rubah kecil ternyata kau sudah bertambah besar dan kuat" dengan bahagia putri astin memeluk rubah kesayangannya tapi karna penciuman rubah yang tajam ia mengetahui bahwa ada manusia lain disini selain putri astin dan segera memberitahu putri astin.
" siapa disana, keluar! sebelum rubah ini menemukanmu, " dengan melihat sekitar putri astin melihat seorang pria yang tidak lain adalah shin,
"maaf nona aku tidak bisa menjawabnya" shin bersih keras tidak mau menjawab dengan wajah sedikit takut
__ADS_1
"sepertinya dengan tingkah lakumu, kamu sudah bisa menebak rubah yang sedang bersamaku ini"
"iya nona, dia adalah rubah legenda yang paling susah dijinakan karena dia adalah monster spirit ratu monster " shin yang kagum sekaligus takut melihat monster spirit yang langka berada dihadapannya tapi siap untuk membunuhnya.
"kalau kau sudah tau capat jawab, siapa yang menyuruhmu untuk mengikutiku" putri astin masih tetap sabar bertanya,
" yang menyuruhku adalah pangeran kedua karna dia jatuh cinta kepadamu" shin berbohong rentang cinta tapi dia keceplosan menyebut pangeran kedua.
"hmm pangeran kedua, kamu jujur kalau dipaksa, dan apa kamu bilang dia jatuh cinta kepadaku? pangeran kedua? baiklah ayo buktikan perkataanmu jika tidak malam ini aku akan membunuhmu, malam ini kamu akan ikut kerumahku tapi tenang saja pangeranmu itu akan ada disana " putri astin memikirkan sebuah rencana.
__ADS_1
"baik nona, tapi apa yang akan kamu lakukan" shin yang mulai heran akan rencana putri astin tapi tidak lagi berani bertanya karna sirubah sudah ada dibelakangnya.
"rubah kecil, hilangkan 3 ekormu dan perkecil badanmu, untuk saat ini kamu akan menjadi monster spiritku dan jangan tampakkan kekuatan aslimu" putri bergegas pulang bersama shin karna malam sudah datang, sementara itu dikediaman jendral, putra mahkota, pangeran kedua han dan pangeran ketiga ega sudah memasuki kediaman jendral.